DPRD Banjarmasin Gelar RDP Dengan DLH

BANJARMASIN – Komisi III DPRD Banjarmasin, menggelar Rapat Dengar Pendapat, dengan Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin.

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, pada Kamis (11/1) mengatakan, Rapat Dengar Pendapat ini sangat penting untuk mengetahui evaluasi Capaian Kinerja tahun 2023 dan Program Kerja tahun 2024, bersama Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, agar setiap realisasi program kerja dapat berjalan maksimal.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, saat diwancara awak media

“Capaian kinerja tahun 2023 dinilai sudah bagus,” ucapnya

Disampaikan Yamin, untuk tahun 2024 ini dapat lebih ditingkatkan lagi, terutama dalam penataan kebersihan lingkungan dan pengelolan sampah di kota seribu sungai, dengan mengefisiensikan seluruh anggaran. Ia berharap, tidak ada lagi permasalahan sampah yang dikeluhkan warga nantinya.

“Mari kita ciptakan lingkungan yang bersih, sehat, indah, dan nyaman,” pinta Yamin

Lebih lanjut Yamin menambahkan, pihaknya juga mendukung Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di seluruh wilayah. Guna menekan volume sampah, agar tidak membebani Tempat Pengelolaan Sampah di kota ini.

“Kami apresiasi juga adanya Rumah Kompos, untuk mengurangi volume sampah,” tutupnya

Kepala DLH Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, didampingi Sekretaris

Untuk diketahui, Komisi III DPRD Banjarmasin, menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, Koordinator Rapat Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, didampingi Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, Hilyah Aulia, Wakilnya Afrizaldi dan Anggota. Dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, bersama Sekretaris bersama Kabid, bertempat di ruang Komisi III Dewan Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Polda Kalsel Gelar Deklarasi Pemilu Damai di Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel melalui Polresta Banjarmasin menggelar, Deklarasi Pemilu Damai bersama Komunitas Barisan Pemadam Kebakaran (BPK), Balakar, Ojol, serta masyarakat, di Deklarasi Pemilu Damai yang digelar ini untuk wilayah hukum Polresta Banjarmasin, Rabu Sore (10/1).

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto. Kapolda mengharapkan bagi peserta deklarasi dapat menjaga ketertiban pada saat Pemilu 2024.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto

“Pemilu Damai yang dijaga tersebut, baik pada saat menjelang, saat pemilu berlangsung, serta setelah Pemilu Berakhir,” ucap Kapolda.

Karena itu, lanjutnya, masyarakat diminta menjaga suasana kondusif di Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meminta daerah lainnya, di Banua, dapat melaksanakan deklarasi damai bersama masyarakat.

Seperti yang disampaikan, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor melalui Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan, Politik, dan Hukum Sulkan

Staf Ahli Gubernur Kalsel Sulkan

“Gubernur Kalimantan Selatan tentunya memberikan apresiasi yang tinggi terhadap pelaksanaan Deklarasi Pemilu Damai di Kota Banjarmasin, oleh Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan,” ungkap Sulkan.

Oleh karena itu, lanjutnya, Deklarasi Pemilu Damai bersama masyarakat oleh pihak Kepolisian di Kota Banjarmasin, hendaknya dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya di Provinsi Kalimantan Selatan.

Menurut Sulkan, dengan adanya Deklarasi Pemilu Damai ini membuktikan bahwa Pemerintah maupun Kepolisian serta didukung oleh masyarakat, bersama sama menjaga kedamaian terhadap pelaksanaan Pemilu di daerah tersebut.

“Maka dengan begitu Kalimantan Selatan dapat menyelenggarakan Pemilu serentak di Tahun 2024 ini dengan baik,” ucap Sulkan.

Pada kegiatan ini juga diserahkan bantuan kursi roda untuk penyandang disabilitas, bantuan BPJS ketenagakerjaan untuk petugas Balakar, bantuan paket sembako gratis, serta lain.

Hadir pada kegiatan tersebut, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana Atmojo serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

Jelang Pemilu 2024, Disdukcapil Kalsel Maksimalkan Perekaman Data di Lapas Narkotika Karang Intan

BANJAR – KTP elektronik merupakan identitas kependudukan yang harus dimiliki setiap warga negara, termasuk warga binaan di Lapas. Untuk memastikan hak para warga binaan ini, maka pads Selasa (9/1), Disdukcapil Provinsi Kalsel melakukan screening biometrik dan pencetakan KTP elektronik bagi warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Banjar. Tercatat 251 warga binaan mengikuti kegiatan ini.

“Kami menggandeng Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kabupaten Banjar, kota Banjarbaru dan Kabupaten Tapin, untuk pelaksanaan kali ini,” jelas Kepala Disdukcapil Provinsi Kalsel, Zulkipli, dalam rilisnya yang diterima Abdi Persada FM, Kamis (11/1).

Zulkipli menambahkan, pada proses pengecekan biometrik, apabila data yang bersangkutan sudah masuk dalam database, maka akan langsung dilakukan pencetakan KTP elektronik. Sedangkan bagi yang belum, maka dilakukan perekaman.

Selain itu menurut Zulkipli, perekaman data di lapas ini, juga sebagai bentuk komitmen perjanjian kerjasama yang sudah terjalin antara Disdukcapil Provinsi Kalsel dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalsel, tahun 2023 lalu.

“Ini juga sebagai upaya memaksimalkan target perekaman data penduduk di Kalsel,” tutupnya. (DISDUKCAPIL.KALSEL-RIW/ RDM/RH)

Disnakertrans Kalsel Komitmen Terus Bina dan Kembangkan Eks Permukiman Transmigrasi

BANJARMASIN – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen, terus melakukan upaya pembinaan dan pengembangan terhadap eks permukiman transmigrasi pada tahun 2024.

Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti, mengatakan pada tahun 2023 lalu Disnakertrans Kalsel telah melakukan berbagai macam program pengembangan eks permukiman transmigrasi melalui kegiatan-kegiatan.

“Salah satunya, budidaya ternak seperti domba di eks permukiman transmigrasi Lajar Papuyuan di Kabupaten Balangan dan ternak kambing di UPT Angsana di Kabupaten Tanah Bumbu. Selain itu, kami juga memberikan bantuan bibit sapi ke kabupaten Barito Kuala,” katany kepada wartawan, Rabu (10/1).

Disisi lain, lanjut Irfan, di eks permukiman transmigrasi tersebut juga dilaksanakan pelatihan wirausaha mandiri kepada masyarakat setempat, berupa pelatihan pembuatan kain sasirangan dan tata boga pembuatan kue-kue kering.

Irfan mengungkapkan dari hasil monitoring dan evaluasi di akhir tahun 2023 lalu, untuk budidaya ternak di tiga kabupaten tersebut sudah berkembang. Terutama ternak domba, ada yang hamil dan beranak.

“Diharapkan dengan kelahiran anak domba dan kambing tersebut dapat menguntungkan bagi para peternak di eks pemukiman transmigrasi,” tuturnya.

Sementara, untuk pelatihan wirausaha mandiri juga mulai berkembang, seperti di eks permukiman transmigrasi Lajar Papuyuan. Masyarakat setempat sudah dapat memproduksi dan turut serta dalam meningkatkan hasil-hasil produk kain sasirangan di kabupaten Balangan.

“Malah mereka dilibatkan oleh dinas setempat yang menangani ketenagakerjaan dan UMKM untuk produksi skala kecil dan menengah untuk kebutuhan disana apabila ada event-event,” terangnya.

Irfan menambahkan pelatihan wirausaha dan pembudidayaan ternak tersebut untuk mendukung peningkatan produktifitas dan perekonomian daerah sesuai dengan arahan dari Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dalam upaya pengembangan perekonomian, infrastruktur dan kelembagaan pada kawasan transmigrasi di Kalimantan Selatan.

Untuk itu, lanjutnya, di tahun 2024, Pemprov Kalsel melalui Disnakertrans akan terus melakukan upaya pembinaaan dan pengembangan dua eks permukiman transmigrasi tersebut mengingat permukimannya belum menjadi desa definitif.

“Sehingga terus diupayakan pembinaan dan pengembangan. Meskipun demikian, kami juga tetap memperhatikan eks kimtrans lainnya untuk dilakukan pembinaan sesuai dengan apa yang perlu dikembangkan dan dibutuhkan di daerah tersebut,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Lakukan Penataan Pasar Pagi Minggu di Pasar Baru

BANJARMASIN – Dalam waktu dekat ini Pemerintah Kota Banjarmasin akan melakukan penataan Pasar Pagi Minggu yang berada di kawasan Pasar Baru dan sekitarnya.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Ichroom Muftezar menjelaskan, rencana penataan pasar pagi yang berlokasi di Jalan Pasar Baru, Jalan Brigjen Katamso dan sekitarnya dilakukan pada Minggu (14/1).

“Kami akan melakukan penataan pasar pagi dikawasan Pasar Baru,” ungkap Tezar, kepada sejumlah wartawan, di Balaikota Banjarmasin, Rabu (10/1).

Menurut Tezar, penataan ini dilakukan karena saat ini pasar pagi tersebu semakin ramai. Sehingga, menimbulkan kemacetan pada jalan protokol.

“Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan penataan tersebut, dengan terbitnya Surat Edaran Walikota Banjarmasin tentang penataan pedagang dan lokasi parkir pengunjung pada kegiatan pasar pagi minggu,” jelasnya lagi.

Dan, lanjut Tezar, untuk persiapan penataan pasar pagi tersebut, pihaknya menggelar rapat koordinasi bersama pihak terkait lainnya.

Seperti, Kepolisian, Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, serta Satpol PP.

“Kami berharap para pedagang pasar tersebut, dapat mendukung Pemerintah Kota Banjarmasin, serta mau mengikuti penataan yang kami lakukan,” ucap Tezar.

Seperti diketahui, pasar pagi tersebut menjual pakaian hingga sepatu bermerek bekas pakai, yang menggunakan median jalan, hingga meluber ke jalan. Sehingga penataan perlu dilakukan. (SRI/RDM/RH)

OJK Kalsel Dorong Optimalisasi Peran Sektor Jasa Keuangan

BANJARMASIN – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Kalimantan Selatan, mendorong optimalisasi peran sektor keuangan, guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Suasana pertemuan rutin bulanan, dengan awak media

Kepada sejumlah wartawan, melalui Siaran Persnya, Kepala OJK Kalsel Darmansyah, pada Rabu (10/1) siang mengatakan, pihaknya menggelar pertemuan bulanan rutin dengan awak media, membahas kondisi sektor jasa keuangan di Provinsi Kalimantan Selatan. Ia menilai, tetap terjaga stabil dan kinerja intermediasi lembaga jasa keuangan konsisten tumbuh. Sehingga, dapat mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Kepala OJK Provinsi Kalsel, Darmansyah, didampingi Deputi Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Abidir Rahman

“Perkembangan Industri Perbankan pada November 2023, sektor Perbankan tumbuh dengan intermediasi, likuiditas dan risiko kredit terjaga dalam threshold yang memadai,” ucapnya

Disampaikan Darmansyah, aset perbankan Kalimantan Selatan tumbuh 11,81 persen yoy (25,48 persen ytd). Kredit perbankan tumbuh meningkat menjadi 11,06 persen yoy (6,70 persen ytd), utamanya ditopang oleh kredit investasi yang tumbuh sebesar 22,21 persen yoy. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada November 2023 tercatat tumbuh 9,08 persen yoy (18,58 persen ytd) menjadi Rp82,59 triliun dan 18,58 persen ytd.

“Utamanya didorong peningkatan deposito sebesar 22,50 persen yoy dan tabungan sebesar 7,68 persen yoy,” jelasnya

Lebih lanjut Darmansyah menambahkan, untuk rasio LDR 76,56 persen dan NPL nett maupun gross masing-masing 0,94 persen dan 2,42 persen. Hal ini menunjukkan Perbankan masih memiliki ruang penyaluran kredit dengan tetap menjaga kualitas kredit. Dimana, Proporsi penyaluran kredit UMKM terhadap keseluruhan kredit di Kalimantan Selatan, posisi November 2023 sebesar Rp22,9 triliun atau 36,33 persen dari total kredit dengan risiko kredit yang terjaga tercermin dari rasio NPL gross Kredit UMKM sebesar 3,24 persen. Berdasarkan Sektor, penyaluran kredit UMKM di Provinsi Kalimantan Selatan tertinggi pada Perdagangan Besar, disusul Pertanian, lalu Jasa Kemasyarakatan.

“Hingga triwulan III Tahun 2023, penyaluran KUR di Kalsel mencapai Rp3,65 triliun kepada 63.088 debitur. BRI merupakan bank penyalur KUR tertinggi di Provinsi Kalimantan Selatan, dengan total penyaluran Rp2,17 triliun kepada 48.459 debitur, menyusul BPD Kalsel sebesar Rp647 miliar kepada 5.204 debitur, Bank Mandiri sebesar Rp374 miliar kepada 4.123 debitur, BNI sebesar Rp293 miliar kepada 1.745 debitur dan BSI sebesar Rp96 miliar kepada 1.245 debitur,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

PWI Bentuk Tim Satgas Anti Hoax, Menkominfo Apresiasi Langkah Bersama Menjaga Keberlangsungan Pemilu 2024

JAKARTA – Kick off Satgas Antihoax Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dilaksanakan dengan meriah di kantor PWI, Gedung Dewan Pers, Jakarta Pusat, Selasa (9/1).

Acara ini dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi, Karopenmas Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andika, Dekan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana, Prof. Dr. Ahmadd Mulyana, dan Ketua Dewan Pers Ninik Rahayu. Hadir juga sejumlah mahasiswa dari Universtas Mercu Buana.

Dalam laporannya, Ketua Satgas Anti Hoax PWI, M. Iqbal Irsyad, menyampaikan sebelum kick off, satgas telah aktif melakukan kegiatan literasi tentang hoax dan menjalin kerja sama dengan Universitas Mercu Buana untuk menciptakan edukasi anti-hoax. Selain itu, mereka juga telah menghasilkan podcast tentang anti-hoax. Iqbal menegaskan komitmen satgas untuk terus bergerak melakukan sosialisasi dan pencegahan terhadap penyebaran hoax.

Sementara itu, Ketua PWI Pusat, Hendry Ch. Bangun, menyatakan bahwa PWI akan berpartisipasi aktif dan memberikan solusi terhadap masalah masyarakat. Hendry menekankan bahwa Satgas Antihoax akan fokus pada konten visual dan berencana melakukan patroli serta literasi anti-hoax di setiap provinsi. Ia berharap kehadiran Menkominfo pada kick-off ini akan memastikan kelancaran kerja satgas.

“Kegiatan ini sebagai komitmen PWI Pusat untuk ikut membantu masyarakat dan pemerintah dalam hal mencegah penyebaran hoax, khususnya masa Pemilu dan Pilpres ini. Satgas ini nanti akan membentuk tim patroli untuk meluruskan seluruh informasi bohong yang beredar di masyarakat,” kata Hendry.

Menkominfo Budi Arie Setiadi menyampaikan, bahwa keamanan siber selama masa pemilu merupakan ancaman utama, sebelum, saat, dan sesudah pemilu.

“Kementerian Kominfo terus berupaya menangani konten hoax lewat kontra narasi dan take down isu hoax,” ujar Budi Arie.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada PWI yang membentuk satgas antihoax dan mengajak mereka untuk bersama-sama melawan hoax.

Budi Arie menyoroti bahwa konten hoax, fitnah, dan ujaran kebencian memiliki dampak yang serius pada masyarakat.

“Hoax, fitnah, dan ujaran kebencian itu saudara kandung yang harus diperangi, selain merendahkan martabat orang lain yang jadi sepupunya,” kata Budi.

Ia berharap Satgas Antihoax PWI dapat bekerja sama dengan Kementerian Kominfo untuk menjadikan pemilu lebih kondusif.

Dalam penutupnya, Menteri Budi Arie mengajak semua pihak untuk bersama-sama melawan hoax dengan kolaborasi demi perdamaian dan persatuan di era transformasi digital.

“Era digital adalah era transformasi, banyak peluang menuju kemajuan, ayo lawan hoax dengan kolaborasi demi perdamaian dan persatuan,” pungkasnya. (RILIS/RDM/RH)

Ratusan Klien Ikuti Program l Keterampilan Angkatan V PRSTS Barakat Cangkal Bacari

BANJARBARU – Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan melalui Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial (PRSTS) Barakat Cangkal Bacari menggelar Program Kegiatan Bimbingan Fisik, Mental Sosial, Spiritual dan Bimbingan Keterampilan Dasar Angkatan V Tahun 2024 bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammadun di aula PRSTS Barakat Cangkal Bacari Kalsel di Kecamatan Landasan Ulin, Senin (8/1).

Pengalungan ID Card oleh Plt Kepala Dinsos Kalsel kepada Perwakilan Klien

Dalam sambutannya Muhammadun, mengharapkan dari kegiatan ini para klien dapat lebih termotivasi mengembangkan bakat dan keterampilannya sehingga mereka memiliki keterampilan suatu keterampilan atau keahlian dapat menjadikan klien hidup mandiri dan dapat menghidupi diri sendiri ataupun keluarga.

“Selain itu, kalian dapat memperoleh bekal dan ilmu dalam persiapan kalian dalam mempelajari keterampilan dan beradaptasi di lingkungan dengan baik,” harapnya.

Sementara itu, Kepala PRSTS Barakat Cangkal Bacari, Fathul Jannah menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas berkarya, pengembangan potensi diri, karakteristik klien yang lebih baik, serta menumbuhkan kemampuan kesejahteraan dan kemandirian bagi klien.

Kepala PRSTS Barakat Cangkal Bacari, Fathul Jannah ketika menyampaikan laporan kegiatan

“Program kegiatan ini akan dilaksanakan selama 6 bulan terhitung dari Januari sampai Juni 2024. Adapun kegiatan Praktik Kerja Magang (PKM) untuk klien akan dilaksanakan selama dua bulan terhitung dari Mei sampai Juni 2024,” katanya.

Target klien yang mengikuti kegiatan ini, lanjutnya sebanyak 101 orang yang terdiri dari 85 orang klien wanita dan 16 orang klien laki-laki. Untuk wanita yang belajar keterampilan Tata Busana 36 orang, Tata Boga 25 orang dan Tata Rias 24 orang. Sedangkan untuk laki-laki yang belajar keterampilan Tata Busana 4 orang, Tata Boga 3 orang, Barbershop 3 orang dan Bengkel Motor 4 orang.

“Selain bimbingan keterampilan dasar, terdapat pula kegiatan tambahan, seperti keterampilan membuat Sasirangan, komputer, dan kewirausahaan,” jelasnya.

Untuk bimbingan fisik dilaksanakan senam aerobik. Untuk bimbingan mental sosial terdapat bimbingan kedisplinan, kepribadian, sosial kemandirian dan psikologi. Untuk bimbingan spiritual keagamaan dilaksanakan sholat berjamaah, baca tulis Al-Qur’an, pendidikan agama dan kesenian Rebana.

Setelah menyelesaikan kegiatan ini, para klien akan mendapatkan bantuan stimulan berupa barang-barang atau peralatan usaha sesuai jurusan yang mereka pilih. (Rilis-NRH/RDM/RH)

Rumah Kompos Sungai Biuku Antisipasi Volume Sampah

BANJARMASIN – Keberadaan Rumah Kompos Sungai Biuku, berlokasi di Jalan Lakstarda RT 39 Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, diupayakan mengantisipasi volume sampah.

Salah satu petugas, memperlihatkan pupuk kompos

Kepada Abdi Persada FM, Ketua Kelompok Swadaya Masyarakat Sungai Biuku Banjarmasin, Aminuddin, ditemui setelah beraktivitas di Rumah Kompos, pada Selasa (9/1) mengatakan, sejak beroperasi tahun 2021 lalu, pihaknya bersama lima orang petugas, mampu memproduksi sekitar 60 kilogram dalam satu bulan pupuk kompos. Dengan adanya kegiatan ini tentu akan terjadi pengurangan volume sampah.

Ketua KSM Sungai Biuku (Baju Hijau) bersama para petugas

“Hasil pupuk kompos ini, dapat membuat tumbuh subur beberapa tanaman di sekitar, seperti cabai, dan terong,” ucapnya

Aminuddin menjelaskan, untuk pengolahan pupuk kompos ini melalui limbah sampah rumah tangga, dikelola oleh TPS 3R Sungai Biuku, dengan cara dipilah organik dan non organik, kemudian dari beberapa pedagang di pasar seperti kulit bawang, ampas kelapa, serta berbagai macam dedaunan yang dikumpulkan.

“Rumah Kompos ini beroperasi selama 6 Hari, mulai Senin – Sabtu, Jam 08.00 hingga 12.00 WITA,” jelasnya

Lebih lanjut Aminuddin menambahkan, teknis pengolahan pupuk kompos, pertama sampah dikumpulkan, selanjutnya dilakukan pencacahan bertujuan, sampah organik menjadi lebih lembut, kemudian mendiamkan yang sudah di cincang, supaya terjadi pembusukan. Lalu, sampah organik harus di tempat yang tertutup rapat dan kedap udara, dan diamkan pupuk esteminasi satu hingga dua minggu lamanya, agar pembusukan sempurna.

“Setelah itu pupuk kompos dipacking, karena rata-rata ada beberapa sekolah dan perkantoran yang berlangganan,” tutupnya

Untuk diketahui, Rumah Kompos Sungai Biuku, berlokasi di Jalan Latsitarda RT 39 Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara. (NHF/RDM/RH)

2023, Korban KDRT di Kalsel Capai 678 orang

BANJARMASIN – Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) di Provinsi Kalimantan Selatan mengalami peningkatan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Provinsi kalimantan Selatan Adi Santoso menjelaskan, untuk kasus KDRT meningkat dari Tahun 2022 jika dibandingkan dengan Tahun 2023.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Kalsel Edi Santoso

“Untuk kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kalsel Tahun 2023 tercatat 621 kasus dengan jumlah korban 678 orang,” ungkap Edi, saat menjadi narasumber pada program TKHI, di Radio Abdi Persada, edisi Selasa (9/1).

Sedangkan, lanjutnya, pada Tahun 2022 kasus KDRT tercatat sebanyak 616 kasus, dengan jumlah korban sebanyak 671 orang.

“Dari 678 korban tersebut menimpa anak dan perempuan terdiri dari korban laki laki sebanyak 148 orang dan perempuan sebanyak 531 orang,” jelas Adi.

Sedangkan, tambah Adi, untuk daerah tertinggi kejadian KDRT di Provinsi Kalimantan Selatan berada di Kota Banjarmasin. Kemudian disusul Kota Banjarbaru di urutan kedua, serta Kabupaten Tanah Laut (Tala) berada di urutan ketiga.

Tingginya kasus KDRT tersebut salah satu penyebabnya, permasalahan perekonomian.

“Kami meminta kepada seluruh keluarga yang ada di Banua, untuk dapat menjaga kerukunan hidup damai dalam berumah tangga,” ucap Adi. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version