Di Kalsel Terjadi Peningkatan Capaian Penuruan Emisi Gas Rumah Kaca

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya menggalakkan program untuk menurunkan emisi gas rumah kaca di banua ini. Salah satu program yang digalakkan yakni penanaman Revolusi Hijau oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, pada lahan kritis dengan target 22.000 hektare.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel Hanifah Dwi Nirwana menyampaikan, capaian penurunan emisi gas rumah kaca di Kalimantan Selatan tahun ini mencapai 25,4 Persen. Hal ini membuktikan terjadi peningkatan capaian penurunan emisi gas rumah kaca tahun 2023 sebesar 38,3 persen, dari target yang hanya sebesar 28, 15 persen.

“Gubernur Kalsel Sahbirin Noor terus berupaya meningkatkan ambisi mengurangi gas rumah kaca. Capaian penurunan emisi gas rumah kaca di Banua mengalami peningkatan dari sebesar 25,4 persen pada 2022 menjadi 38,3 persen pada 2023 dari target sebesar 28,15 persen,” ungkap Hanifah Dwi Nirwana, usai menghadiri peringatan hari lingkungan hidup sedunia, di halaman kantor Gubernur Kalsel Banjarbaru, Rabu (5/6).

Hanifah menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya dalam meningkatkan capaian penurunan emisi gas rumah kaca di banua ini. Hal ini membuktikan bahwa seluruh upaya yang dilakukan berhasil meningkatkan capaian untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.

“Segala capaian ini tentu dukungan dari semua pihak yang ikut terlibat baik SKPD hingga Instansi Vertikal yang ikut terlibat,” tutup Hanifah. (MRF/RDM/RH)

Buka Jambore Kader Posyandu se Kalsel, Paman Birin Apresiasi Kinerja Para Kader Hingga Pelosok Desa

BANJARMASIN – Dinas Kesehatan Provinsi bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan, kembali menggelar Jambore Kader Posyandu se Kalsel Tahun 2024. Jambore digelar di kota Banjarmasin, pada Rabu (5/6). Tercatat ratusan kader posyandu hadir, dan mengikuti sejumlah lomba yang digelar tahun ini. Diantaranya lomba penyuluhan kesehatan, cerdas cermat dan juga lomba penimbangan. Seluruh kabupaten kota di Kalsel, dipastikan mengirimkan perwakilannya pada lomba-lomba tersebut.

Jambore yang mengangkat tema Bergerak Bersama Kader Posyandu se Kalsel Mewujudkan Transformasi Kesehatan Menuju Banua Maju ini, dibuka langsung Gubernur, Sahbirin Noor. Pembukaan ditandai dengan penyentuhan layar oleh Gubernur, didampingi perwakilan Kementrian Kesehatan, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Kepala Dinas PMD Provinsi, plt Kepala DP3AKB Provinsi, dan juga Kepala BKKBN Provinsi Kalsel. Pembukaan Jambore Kader Posyandu ini, juga sekaligus menandai dimulainya Intervensi Serentak Pencegahan Stunting Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2024.

Gubernur Kalsel usai pembukaan Jambore Kader Posyandu Tahun 2024 dan peluncuran Intervensi Serentak Pencegahan Stunting Tingkat Provinsi Kalsel

Dalam laporannya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah memaparkan, bahwa Jambore Kader Posyandu ini merupakan agenda rutin tahunan yang digelar Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK serta sejumlah SKPD terkait di lingkup pemerintah provinsi.

“Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada kader posyandu yang telah bekerja secara tulus ikhlas penuh tanggung jawab dan tidak mengenal lelah, melaksanakan kegiatan pemberdayaan sesuai kebutuhan dan sasaran posyandu,” papar Acil Odah (sapaan khas Raudatul Jannah).

Gubernur Kalsel berfoto bersama usai pembukaan Jambore Kader Posyandu Tahun 2024

Lebih lanjut, Acil Odah yang juga Ketua TP PKK Provinsi Kalsel ini mengatakan, bahwa jambore ini juga sebagai upaya meningkatkan semangat dan motivasi para kader posyandu, agar lebih giat lagi untuk mendukung kelancaran atau keberhasilan dan capaian program integrasi layanan kesehatan primer. Dimana hal ini dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Sementara itu, usai pembukaan Jambore Kader Posyandu se Kalsel, kepada wartawan Gubernur, Sahbirin Noor menyampaikan penghargaan setinggi – tingginya terhadap kinerja para kader posyandu.

“Kader posyandu kita saat ini semangatnya luar biasa. Dan inilah yang mendasari perjalanan keberadaan posyandu, dengan tujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel) juga menegaskan, bahwa peran kader posyandu juga sangat penting, dalam perubahan status desa tertinggal di Kalsel.

“Keberadaan mereka terutama sangat membantu program pembangunan bidang kesehatan. Salah satunya pengentasan stunting,” tutup Gubernur.

Pada kesempatan ini, sejumlah kader posyandu mendapat apresiasi dari Paman Birin berupa hadiah yang uang tunai dan juga umroh. Selain itu, diberikan pula hadiah door prize, dengan hadiah utama satu unit sepeda motor. (RIW/RDM/RH)

Juara 1 Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Kalsel Jadi Wakil Banua Pada Tingkat Nasional

BANJARMASIN – Lima pemuda pemenang pada ajang Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Kalsel, akan menjadi wakil Banua pada ajang serupa tingkat Nasional mendatang.

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Anugrah mengatakan, saat ini sudah terpilih 5 pemenang masing masing bidang pada Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Tahun 2024.

Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Anugrah

“Pemuda pelopor yang sudah terpilih ini, untuk mempersiapkan diri, untuk mengikuti pemilihan tingkat nasional,” ucapnya.

Adapun pemenang tersebut, Bidang Pendidikan Anandty Amalia wakil dari Kotabaru, Bidang Pangan Yandi Aulia Rahman dari Kabupaten HSS, Bidang Agama Sosial dan Budaya Muhammad Rizani dari Kabupaten Tala, dan Bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam, Lingkungan, dan Pariwisata Ratu Salwa dari Kabupaten Hulu Sungai Utara serta Bidang Inovasi dan teknologi Muhammad Shohiburroyhan Akbar dari Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Kota Banjarmasin berhasil meloloskan satu perwakilan pemuda pelopor pada ajang Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Tahun 2024.

Jabatan Fungsional Analisis Kebijakan Disporapar Kota Banjarmasin Apriadi mengatakan, pada ajang pemilihan pemuda pelopor tingkat provinsi, wakil dari Kota Banjarmasin terpilih menjadi pemenang.

JFS Analisis Kebijakan Disporapar Banjarmasin Apriadi

“Untuk itu kami mempersiapkan wakil dari Kota Banjarmasin sebaik mungkin, agar berhasil menjadi juara pada tingkat nasional mendatang,” ujarnya.

Seperti diketahui, pada tahun 2023 lalu wakil Provinsi Kalimantan Selatan dari Kota Banjarmasin berhasil meraih juara 1 pada Bidang Agama Sosial dan Budaya. (SRI/RDM/RH)

Hewan Kurban Sudah Masuk Ke RPH Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Hewan kurban jenis sapi saat ini sudah masuk ke Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Banjarmasin.

Kepala UPT RPH Kota Banjarmasin Annang Dwijatmiko mengatakan, sapi yang masuk ke RPH Kota Banjarmasin sebanyak tiga ratus lebih ekor sapi.

Kepala UPT RPH Kota Banjarmasin Annang Dwijatmiko

“Saat ini di RPH Kota Banjarmasin sudah masuk sapi untuk kebutuhan ibadah kurban,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan, pada Rabu (5/6).

Dan, lanjut Annang, rencananya pada hari berikutnya akan masuk lagi sebanyak 200 ekor sapi. Sehingga, total sapi yang masuk sebanyak 500 ekor sapi.

“Dengan masuknya sapi sapi tersebut di RTH ini, maka kebutuhan hewan kurban mencukupi,” ucap Annang.

Sehingga, tambahnya, bagi masyarakat yang ingin membeli sapi untuk keperluan ibadah kurban, bisa datang ke RPH Kota Banjarmasin.

Dalam kesempatan tersebut Pemko Banjarmasin memastikan tidak ditemukan adanya hewan kurban, yang berpenyakit di RPH Kota Banjarmasin.

Annang menjelaskan, sapi yang datang saat ini langsung menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Tim Dokter Hewan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarmasin.

“Dan, dari hasil pemeriksaan tersebut sapi yang masuk dalam keadaan sehat,” jelasnya.

Pemeriksaan Hewan Kurban tersebut, terdiri dari pemeriksaan fisik, gigi, mulut, dan lainnya.

“Sapi untuk kebutuhan hewan kurban yang masuk di RTH, hanya dalam keadaan kelelahan saja. Karena perjalanan jauh. Namun, pada hasil pemeriksaan dalam keadaan sehat,” ucap Annang. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Peresmian Dapur Sehat, Klinik Pratama dan Gereja Pniel Lapas Kelas IIB Banjarbaru

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi sarana dan prasarana yang baru di bangun di lapas kelas IIB Banjarbaru diantaranya yakni Dapur Sehat, Klinik Pratama dan Gereja Pniel yang diresmikan oleh Plt. Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementrian Hukum dan HAM RI, Reynhard Silitonga, Selasa (4/6).

Suasana Peresmian Dapur Sehat, Klinik Pratama dan Gereja Pniel Lapas Kelas IIB Banjarbaru

Peresmian ini juga dirangkai dengan pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Kalimantan Selatan.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Agus Dyan Nur mengatakan peningkatan fasilitas seperti dapur sehat, klinik pratama maupun gereja adalah bukti nyata dari upaya bersama untuk mewujudkan lapas yang tidak hanya sebagai tempat pembinaan tetapi juga sebagai tempat untuk memberikan pelayanan.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Kalsel, Agus Dyan Nur saat Membacakan sambutan Gubernur

“Mudah-mudahan dengan diresmikan tiga fasilitas ini akan membawa banyak manfaat bagi seluruh penghuni maupun staf di Lapas Kelas IIB Banjarbaru dan tentunya pembangunan ini bukan hanya sebagai sebuah langkah dalam meningkatkan fasilitas namun juga sebagai wujud dalam memberikan pelayanan terbaik dan manusiawi,” ucapnya.

Agus menambahkan bahwa lingkungan lapas merupakan bagian dari sistem peradilan yang lebih besar oleh karena itu menjadi tanggung jawab bersama untuk memastikan lingkungan lapas harus mendukung rehabilitasi yang efektif bagi para penghuninya.

“Ini adalah langkah konkrit yang kita ambil bersama untuk mewujudkan Lapas yang humanis, berdaya guna dan mampu memberikan pelayanan terbaik,” katanya.

Agus juga mengatakan Pemprov Kalsel memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dan berdedikasi dalam mewujudkan pembangunan di Lapas Kelas IIB Banjarbaru ini.

“Untuk itu, saya mengajak kita semua untuk terus mendukung upaya-upaya peningkatan fasilitas dan layanan di Lapas ini serta mari kita bersama-sama menjaga dan memanfaatkan fasilitas dengan sebaik-baiknya demi kebaikan bersama,” tutupnya.

Untuk diketahui, Turut hadir pada peresmian tersebut perwakilan Forkopimda, perwakilan Pemko Banjarbaru, serta tamu undangan lainnya. (BDR/RDM/RH)

Lanal Banjarmasin Gelar Olahraga Bersama Forkopimda, Gubernur Kalsel : Jaga Kekompakan Sukseskan Pembangunan Banua

BANJARMASIN – Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin menggelar olahraga bersama dengan Forkopimda dan TNI-Polri Kalimantan Selatan yang diikuti ratusan peserta, Selasa (4/6) pagi.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor melepas peserta olahraga bersama Forkopimda

Acara diawali dengan pemberangkatan peserta Gowes yang dilepas oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor didampingi Ketua DPRD Kalsel, Supian HK dan unsur Forkopimda dari halaman Gedung Mahligai Pancasila menuju Tugu 17 Mei (putar balik) dan finish di Mako Lanal Banjarmasin. Kegiatan dilanjutkan dengan senam aerobik, lomba panahan dan pembagian ratusan doorprize kepada para peserta yang beruntung.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor Mengikuti Lomba Panahan

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin ini mengatakan bahwa kegiatan olahraga bersama rutin dilakukan oleh Pemerintah Provinsi dengan Forkopimda Kalsel dan instansi vertikal serta masyarakat.

“Olahraga hari ini sungguh mengesankan, semoga terus terjaga kekompakan serta soliditas TNI-Polri dan masyarakat. Bersama-sama kita sukseskan pembangunan dari berbagai sektor di Kalsel,” ucapnya.

Sementara itu, Danlanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Agus Setyawan mengungkapkan dengan semangat olahraga bersama Forkopimda dan TNI-Polri Kalimantan Selatan, menunjukkan kebersamaan yang solid terutama dalam menyongsong Pilkada guna mewujudkan rasa aman nyaman dan sejahtera bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Paman Birin juga memberikan hadiah Umroh kepada 4 orang yang beruntung. Kemudian, dilanjutkan dengan lomba panahan yang diikuti sejumlah unsur Forkopimda Kalsel. Paman Birin berhasil keluar sebagai pemenang atau juara 1 dengan perolehan skor tertinggi mengungguli peserta lain. (NRH/RDM/RH)

DPRD Kalsel Sampaikan Pandangan Umum Terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2023

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan pemandangan umum terhadap penjelasan Pemerintah Provinsi Kalsel atas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2023.

Anggota Fraksi PKS DPRD Kalsel, Fahruri membacakan pemandangan umum fraksi

Pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kalsel tersebut disampaikan dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel, Supian HK didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel, Mariana dan dihadiri Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili Sekretaris Daerah, Roy Rizali Anwar dan sejumlah pejabat SKPD lingkup Pemprov Kalsel, Senin (3/6).

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK (kanan) dan Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar (kiri)

Dalam pemandangan umumnya, fraksi-fraksi DPRD Kalsel memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemprov Kalsel yang telah menerima predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI untuk ke 11 (sebelas) kalinya berturut-turut sejak Tahun 2013. Hal itu sebagaimana yang disampaikan Fraksi Partai Golkar DPRD Kalsel dalam pemandangan umumnya yang dibacakan Athailah Hasbi.

“Disamping itu juga, Fraksi Partai Golkar memberikan apresiasi terhadap berbagai peningkatan dan perkembangan pembangunan menuju Kalimantan Selatan sebagai gerbang Ibukota Negara,” tambahnya.

Fraksi Partai Golkar DPRD Kalsel berharap untuk Pemprov Kalsel dapat lebih mengoptimalkan pendapatan dengan memperkuat jaringan ke Pemerintah Pusat sehingga pembangunan strategis Kalimantan Selatan sebagai daerah penyangga pintu gerbang perpindahan Ibukota Negara dapat terwujud sesuai perencanaan.

Hal senada juga disampaikan Fraksi Partai Keadilan Bangsa DPRD Kalsel dalam pemandangan umumnya yang dibacakan Fahruri. Ia menyatakan bersyukur bahwa Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemprov Kalsel Tahun 2023, kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke 11 kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2013.

“Tentu ini membuat kita bangga dan sangat diapresiasi, namun di sisi lain jangan membuat kita terlena dan berpuas diri, tetapi tetap berkerja optimal dan maksimal dalam melayani masyarakat Kalsel,” harapnya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Kalsel atas kerja sama yang baik selama ini, sehingga pemerintah provinsi kembali mendapatkan predikat Opini WTP yang ke-11 kalinya secara berturut-turut.

Ia mengatakan bahwa Opini WTP yang ke-11 berturut-turut itu tidak mungkin diperoleh tanpa kerja sama dari semua pihak yang terlibat, baik itu eksekutif maupun legislatif.

“Pemprov Kalsel juga menyambut dengan baik pandangan seluruh fraksi yang sifatnya membangun itu dalam rangka meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan rakyat di Banua. Adapun penjelasan lebih rinci atas raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Angggaran 2023 akan disampaikan pada saat rapat dengan Badan Anggaran DPRD Provinsi Kalsel,” pungkasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Polda Kalsel Musnahkan 14 Kilo Lebih Sabu

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan memusnahkan barang bukti narkoba sebanyak 14 Kilogram lebih, di Aula Mathilda Polda Kalsel, Selasa (4/6).

Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto melalui Ditresnarkoba Polda Kalsel Kombes Pol Kelana Jaya mengatakan, narkoba yang dimusnahkan ini hasil Pengungkapan Tindak Pidana Narkotika Dit resnarkoba Polda Kalsel Hasil Operasi Antik Intan Tahun 2024.

Ditresnarkoba Polda Kalsel Kelana Jaya

“Barang bukti yang dimusnahkan Sabu Sabu sebesar 14.399,67 gram, Extasi sebanyak 407 butir, serbuk extasi 35,64 gram, serta 411,68 gram ganja,” ungkapnya.

Dengan digagalkan peredaran Narkotika ini, maka ribuan jiwa warga di Provinsi Kalimantan Selatan dapat diselamatkan.

Kapolda tentunya memberikan apresiasi atas keberhasilan ini.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengajak masyarakat di Banua, untuk bersama berperang melawan narkoba.

Permintaan ini disampaikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalan sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Kalsel Husnul Hatimah, di Polda Kalsel.

Husnul Hatimah

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya memberikan apresiasi kepada Polda Kalsel yang telah berhasil mengagalkan peredaran narkoba,” ujarnya.

Dengan banyaknya barang bukti yang dimusnahkan ini, menurut gubernur dapat menyelamatkan warga di Banua ini.

“Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengajak warga untuk terus berperang melawan narkoba,” ucapnya.

Sekali lagi gubernur menekankan, bahaya narkoba sangat merugikan, oleh karena itu semua pihak, dapat bergerak bersama melawan peredaran narkoba di Banua ini. (SRI/RDM/RH)

Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor di Luncurkan di Banjarmasin

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin sebagai tempat peluncuran pelayanan keluarga berencana (KB) serentak sejuta akseptor di Kalsel, tepatnya di Klinik Pratama Gatot Subroto Denkensyah Banjarmasin, Selasa (4/6).

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPKBPM) Kota Banjarmasin Helfiannoor mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya memberikan dukungan atas di luncurkannya Pelayanan KB Akseptor tersebut.

Kepala DPPKBPM Banjarmasin Helfiannoor

“Dengan pelaksanaan Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan KBKR Bersama Mitra Kerja Provinsi Kalimantan Selatan. Yang diluncurkan di Kota Banjarmasin,” ungkapnya.

Diharapkan, dengan tercapainya keluarga berencana tersebut, maka keluarga sejahtera dapat dicapai di Provinsi Kalimantan Selatan termasuk di Kota Banjarmasin.

Helfi mngatakan, di tahun 2024 ini Pemerintah Kota Banjarmasin mendapatkan ditarget 3.153 Aseptor dari Pemerintah Pusat.

Target tersebut, lanjutnya, terbagi di layanan kesehatan yang ada di Kota Banjarmasin seperti, di puskesmas, paskes, bidan, rumah sakit serta lainnya.

Helfi berharap, pihaknya dapat mencapai target yang diberikan oleh Pemerintah Pusat tersebut.

“Kami berharap warga dapat memberikan dukungannya, untuk turut serta dalam kesuksesan program dan target dari Pemerintah Pusat,” ucap Helfi. (SRI/RDM/RH)

Paman Birin Tinjau Proyek Jalan Alternatif Banjarbaru-Batulicin, Akhir Juli Semua Terhubung Aspal

TANAH BUMBU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin meninjau progres pembangunan jalan Banjarbaru-Batulicin dengan menggunakan motor trail pada Minggu (2/6) pagi.

Selepas menghadiri acara Harjad ke-74 Kotabaru pada Sabtu (1/6) malam, diniharinya pada Minggu (2/6) Paman Birin langsung melanjutkan giat turdes dengan mengendarai motor trail dari titik awal di Desa Gunung Raya, Kilometer 58, Kecamatan Mantewe Tanah Bumbu.

Dari rest area di desa itu, sekitar pukul 04.00 WITA, Paman Birin bersama tim gabungan SKPD di lingkup Pemprov Kalsel berangkat menuju jalan yang menghubungkan jalan pintas (bypass) dengan Desa Awang Bangkal, Karang Intan, Kabupaten Banjar.

Sepanjang 104 kilometer itu, Paman Birin memimpin rombongan trail melewati jalan yang melintasi desa.

Perjalanan tim Paman Birin terus melewati sepanjang jalan yang pengerjaan digagas sejak 2016 dan dikerjakan bertahap sejak 2019 lalu hingga sekarang.

Paman Birin pun langsung meninjau, untuk memastikan proyek jalan alternatif Banjarbaru – Batulicin berjalan lancar.

Sejauh ini pun, Pemprov Kalsel telah mengaspal jalan sepanjang 78 kilometer hingga 2023 dan pada tahun 2024 tersisa 26 kilometer yang akan kembali digarap.

“Alhamdulilah, progres pembangunan terus berjalan, Insya Allah jalan tembus Banjarbaru – Batulicin akan kita selesaikan dan membawa manfaat bagi warga Banua,” ungkap Paman Birin usai finish dalam rangkaian peninjauan jalan dengan trail di Alam Roh 24, Desa Sungai Tiung, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru pada Minggu (2/6).

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kalsel Ahmad Solhan melalui Kepala Seksi (Kasi) Jalan, Handa Ferani mengungkapkan, penanganan tahun 2024 ini dari 26,178 kilometer, saat ini tersisa 7 kilometer saja yang belum diaspal dan proses pengerjaan.

“Sesuai rencana pada akhir Juli mendatang, semua jalan Banjarbaru – Batulicin akan terhubung aspal semua,” terang Handa. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version