Kekerasan Anak di Banjarmasin Meningkat Saat Libur Sekolah

BANJARMASIN – Kekerasan pada anak di Kota Banjarmasin mengalami peningkatan pada saat libur sekolah.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Banjarmasin Muhammad Ramadhani menjelaskan, berdasarkan catatan dari pihaknya, untuk kejadian kekerasan pada anak tertinggi pada saat libur sekolah.

Kepala DP3K Banjarmasin M Ramadhani

“Hal tersebut terlihat dalam lima tahun berturut turut di Kota Banjarmasin. Terjadi peningkatan kasus kekerasan terhadap anak,” ungkap Ramadhan, kepada sejumlah wartawan, Selasa (31/12).

Pihaknya memberikan apresiasi terhadap meningkatnya laporan kejadian kekerasan pada anak ini kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

Dalam kesempatan tersebut, Ramadhan menghimbau, kepada orang tua selama libur sekolah untuk memantau keberadaan anaknya.

“Peran penting orangtua dalam menjaga anak anaknya selama sekolah diperlukan saat ini,” ucapnya.

“Sehingga, Pemerintah Kota Banjarmasin meminta agar orangtua dapat menjaga anak anak selama libur sekolah tersebut,” ucapnya.

Ramadhan berharap, orangtua dapat melaksanakan permintaan dari Pemerintah Kota Banjarmasin tersebut. (SRI/RDM/RH)

Jelang Nataru, DPRD Banjarmasin Imbau Masyarakat Agar Ciptakan Suasana Kondusif

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif berharap menjelang Natal dan Tahun Baru, semakin tercipta suasana kondusif.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi I DPRD Banjarmasin Aliansyah, pada Senin (23/12) mengatakan, kondusifitas dan kerukunan umat beragama hendaknya dijaga dengan baik, jangan sampai masyarakat terpancing dengan isu-isu miring, karena berdampak pada suasana perayaan Natal dan Tahun Baru yang menjadi tidak aman dan tidak nyaman.

“Demi menciptakan kehidupan yang damai dan harmonis, kerukunan warga harus terus dipelihara,” ucapnya

Disampaikan Aliansyah, masyarakat di masing-masing Kelurahan dapat juga meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi tindakan yang berpotensi menimbulkan ancaman, dengan terus menjalin koordinasi antar Tokoh Agama dan pihak Kepolisian setempat.

“Peran warga sangat penting dalam menjaga kebersamaan di tengah keberagaman,” jelasnya

Aliansyah menambahkan, petugas keamanan yang diturunkan di lapangan, bisa menciptakan situasi kondusif. Sehingga, membuat masyarakat di kota ini benar-benar merasa terlindungi. Mengingat Banjarmasin seperti pada tahun- tahun sebelumnya, selalu aman, damai dan tertib.

“Bagi masyarakat yang ingin beribadah silahkan, kemudian ke tempat wisata maupun pusat perbelanjaan tentu akan ramai, karena dibarengi libur sekolah juga inipun harus aman,” tutup Ali. (NHF/RDM/RH)

Di Banjarmasin, Pelestarian Dongeng Bahasa Banjar Terus Ditingkatkan

BANJARMASIN – Pelestarian dongeng berbahasa Banjar pada anak anak saat ini terus ditingkatkan di Kota Banjarmasin.

Ketua Petikemas Edukasi Bersinar Raidhatul Fatimah menjelaskan, peningkatan pelestarian budaya Banjar yang mereka lakukan, yaitu dengan mendongeng dalam bahasa Banjar.

Ketua Petikemas Edukasi Bersinar Raidhatul Fatimah

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya anak-anak, agar mengenai Budaya Banjar melalui bercerita,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, baru baru tadi.

Kegiatan mendongeng dalam Bahasa Banjar ini dilaksanakan di Halaman Kantor Kecamatan Banjarmasin Barat, serta didukung oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Pada kegiatan mendongeng yang kami lakukan tersebut, disambut antusias oleh anak anak, terutama di kawasan Kecamatan Banjarmasin Barat,” ucap Ade (saaan akrabnya).

Kegiatan ini menurutnya akan dilakukan secara rutin kedepannya. Sehingga, minat anak anak dalam pelestarian budaya Banjar tersebut meningkat.

“Untuk buku cerita dongeng berbahasa Banjar tersebut, dari pengarang lokal di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ade juga mengatakan, Komunitas NKRB House berkolaborasi dengan Petikemas Edukasi Bersinar menggelar, Basingah Setumat, di halaman Kantor Kecamatan Banjarmasin Barat.

“Basinggah Satumat, merupakan program salah satu nya mengadakan layar tancap pemutaran film banua sebagai apresiasi mengangkat budaya banjar,” jelasnya.

Pada kegiatan tersebut film yang diputar sebanyak 5 film bertemakan Budaya Banjar. Sehingga diharapkan, masyarakat dapat lebih memahami mengenai Budaya Banjar lebih mendalam lagi kedepannya. (SRI/RDM/RH)

Legislatif Harapkan Proyek Trotoar dan Drainase di Tengah Kota Selesai Tepat Waktu

BANJARMASIN – DPRD Banjarmasin mengharapkan pengerjaan Proyek Trotoar dan Drainase di tiga ruas Jalan dapat selesai tepat waktu.

Kepada sejumlah wartawan, Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin Zainal Hakim, pada Kamis (19/12) mengatakan, saat ini pengerjaan sudah mencapai sekitar 80 persen di pusat kota yakni kawasan Lambung Mangkurat, Jalan Hasanuddin HM, dan Pangeran Samudera. Namun, dengan adanya musim hujan dan air sungai pasang, diharapkan tidak berdampak besar untuk penyelesaian nanti.

Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin Zainal Hakim, saat diwancara

“Kami minta Dinas PUPR Banjarmasin, dapat menyelesaikan sesuai kontrak kerja,” ucapnya

Disampaikan Hakim, selama ini untuk di Jalan Lambung Mangkurat kalau air pasang dan hujan deras, otomatis akan terjadi genangan bahkan banjir Rob, maka memang sangat tepat dilakukan pengerjaan tersebut.

“Dengan pembenahan ini, bisa membantu mengurangi durasi genangan air, baik saat pasang maupun hujan,” jelasnya

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Banjarmasin Suri Sudarmadiyah menanggapi, untuk progres di Jalan Lambung Mangkurat dan Jalan Pangeran Samudera memang mengalami keterlambatan, karena banyaknya utilitas milik PT AM Bandarmasih dan PLN yang tertanam di bawah tanah.

Kepala Dinas PUPR Banjarmasin Suri Sudarmadiyah, (ditengah)

“Kami berupaya dapat diselesaikan tepat waktu, yakni akhir Desember 2024 ini,” tutupnya.

Untuk diketahui, pembangunan drainase dan trotoar tiga ruas jalan berlokasi di pusat kota, yakni Jalan Lambung Mangkurat dikerjakan sepanjang 946 meter, Jalan Pangeran Samudera sepanjang 1.334 meter dan Jalan Hasanuddin HM sepanjang 111 meter. (NHF/RDM/RH)

Desember 2024, Kota Banjarmasin Diprediksi 12 Kali Dilanda Banjir Rob

BANJARMASIN – Warga Kota Banjarmasin diimbau waspada terhadap ancaman banjir Desember ini.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin Husni Thamrin menyampaikan, pihaknya telah mengedarkan surat imbauan dari Walikota Banjarmasin serta BPBD Kota Banjarmasin kepada masyarakat, meski siaga dan hati hati ancaman bahaya banjir pada Desember ini.

Kalak BPBD Banjarmasin Husni Thamrin

“Kami terus melakukan himbau kepada warga Kota Banjarmasin,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Selasa (17/12).

Karena, lanjut Husni, dari sepanjang tahun dimulai pada November, Desember, hingga Januari terjadi curah hujan tinggi serta air pasang tertinggi terjadi di Desember.

“Semua warga Kota Banjarmasin diajak untuk selalu siaga dan berhati hati dalam menghadapi ancaman banjir yang bisa terjadi,” ucapnya.

Dikatakan Husni, diprediksi di Kota Banjarmasin akan terjadi 12 hari banjir rob atau air pasang tertinggi selama Desember 2024.

“Untuk fase pertama telah terjadi air pasang tertinggi dengan ketinggian 2,8 mdpl, beberapa waktu lalu,” ujarnya.

Namun, tambah Husni, pada fase kedua ini diprediksi pada Selasa 17 Desember 2024 ini, selama tiga hari kedepan. Pada fase kedua ini pasangnya diperkirakan lebih tinggi 2,9 mdpl.

Sedangkan, pada fase selanjutnya hanya sekitar 2,8 mdpl.

“Sedangkan untuk curah hujan tinggi puncaknya pada tanggal 25, 26, 27, serta 28 Desember 2024 mendatang,” ucap Husni. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Tinjau Pembangunan Rumdin Walikota dan Jembatan Gantung Baja

BANJARMASIN – Ketua DPRD Banjarmasin bersama Komisi III melakukan peninjauan, dua proyek pembangunan yang masih berjalan di kota ini.

Kepada sejumlah wartawan, disela kunjungan, Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri mengatakan, kunjungan ke lapangan tersebut ingin mengetahui progres dua proyek pembangunan yang sudah dilaksanakan, oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin yakni Rumah Dinas Walikota Banjarmasin berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, dan Jembatan Gantung Baja Kelurahan Sungai Andai.

Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, saat memberikan komentarnya

“Untuk Rumdin hampir 92 persen, sedangkan Jembatan Gantung Baja baru 72 persen,” ucapnya, Sabtu (14/12).

Disampaikan Rikval, dua proyek bangunan ini masing-masing akan dirampungkan pada 21 Desember 2024 untuk Rumah Dinas dan Jembatan Gantung Baja 27 Desember 2024, maka diharapkan dapat selesai tepat waktu sesuai dengan kontrak tersebut.

“Kita sarankan bisa menambah pekerja dan jam kerja untuk Rumdin,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Banjarmasin Suri Sudarmadiyah menyampaikan, pihaknya mengupayakan dua bangunan akan selesai sesuai dengan kontraknya, dan saran untuk menambah pekerja serta jamnya, akan direalisasikan khusus untuk Rumah Dinas Walikota Banjarmasin.

Kepala Dinas PUPR Banjarmasin Suri Sudarmadiyah, saat diwancara

“Kita upayakan seluruh bangunan selesai tepat waktu,” tutupnya.

Untuk diketahui, Komisi III DPRD Banjarmasin melaksanakan kunjungan kerja ke lapangan, dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, didampingi Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin Muhammad Ridho Akbar bersama Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin, pada Sabtu (14/12). (NHF/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Imbau Warga Waspada La Nina

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mengimbau warga di Kota ini, untuk mewaspadai fenomena La Nina.

Kepada sejumlah wartawan Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Nelly Listriani, pada Kamis (12/12) mengatakan, fenomena La Nina yang diperkirakan berlangsung hingga April 2025, maka harus meningkatkan kewaspadaan. Dimana, La Nina adalah anomali iklim global yang ditandai dengan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik tropis bagian tengah dan timur yang lebih dingin dari normal.

“Dampak La Nina seperti peningkatan curah hujan hingga 40 persen, dikhawatirkan akan terjadi banjir, tanah ongsor, dan puting beliung,” ucapnya

Disampaikan Nelly, untuk resiko penyakit yang biasa muncul akibat perubahan cuaca dan musim hujan, seperti diare, demam berdarah, dan ISPA. Dengan demikian, hendaklah warga terus berhati-hati kalau sedang melakukan aktivitas di luar rumah.

“Kalau mengalami hujan deras dan angin kencang, sebaiknya berteduh,” pintanya

Lebih lanjut Nelly menambahkan, peran masyarakat mulai sekarang secara aktif, turut serta membantu Pemerintah Kota, dengan melakukan rutin gotong royong, seperti gerakan membersihkan sungai, kolong rumah dan drainase, supaya tidak terjadi genangan, baik saat hujan maupun air sungai pasang rob.

“Mari kita lebih peduli menjaga lingkungan sekitar, agar tercipta kebersihan, kesehatan, dan keindahan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Pengerjaan Jembatan Titian Gusti Galuh Banjarmasin Rampung

BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Perkimnya telah menyelesaikan perbaikan Jembatan Titian Gusti Galuh.

Kepala Dinas Perkim Kota Banjarmasin Chandra Iriandi Wijaya menjelaskan, pihaknya bersyukur dapat menyelesaikan pekerjaan Jalan Titian Galuh tersebut.

Kadis Perkim Banjarmasin Chandra Iriandi Wijaya

“Alhamdulillah Jembatan Titian Gusti Galuh sudah dapat diselesaikan,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Selasa (10/12).

Sehingga, lanjutnya, warga dapat menggunakan Jembatan Titian Gusti Galuh ini.

“Pemko Banjarmasin meminta warga untuk menjaga fasilitas Jembatan Titian Gusti Galuh, jangan sampai dirusak serta lainnya,” ujarnya.

Jembatan Titian Gusti Galuh ini akan diserahterimakan lagi kepada Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin.

“Sehingga untuk menambahan lainnya seperti JPU serta Dermaga Sungai,” ucapnya.

Chandra menjelaskan, anggaran pembuatan Jembatan Titian Gusti Galuh ini sebesar 2,7 Miliar dari APBD Kota Banjarmasin.

Jembatan Titian Gusti Galuh ini dibuat sepanjang 260 meter, dengan kontruksi sekitar 60 meter dengan beton ditengahnya, dengan lebar 1,5 meter.

“Setelah pekerjaan Jembatan Titian Gusti Galuh ini, kedepannya kami akan melakukan pembangunan di daerah lainnya di Kota Banjarmasin,” ucap Chandra. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Imbau Warga Tidak Panic Buying Dalam Membeli Sembako

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mengimbau masyarakat di kota ini, untuk tidak Panic Buying, membeli keperluan sembilan bahan pokok (semboko), menjelang Natal dan Tahun Baru.

Kepada sejumlah wartawan Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin Muhammad Mustakim, Jumat (6/12) mengatakan, memasuki Desember ini yang sebentar lagi Natal dan pergantian tahun, bahkan Januari 2025 merupakan bulan Rajab, biasanya keperluan bahan pokok sangat diperlukan. Namun, jangan sampai membuat masyarakat membuat panic buying, karena berdampak menjadi harga tidak stabil di pasaran.

Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin Muhammad Mustakim, saat memberikan komentarnya

“Kami minta warga berbelanja sesuai keperluan,” ucapnya

Ia menyarankan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Banjarmasin dapat melakukan gelaran pasar murah tidak hanya di masing-masing Kecamatan, tetapi ke Kelurahan secara bertahap, dengan melibatkan para pelaku usaha lainnya.

“Keperluan masyarakat ada lima komoditi bahan pokok yang harus terpenuhi, seperti ketersediaan beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, dan telur ayam ras,” jelasnya.

Lebih lanjut Mustakim menambahkan, para pelaku usaha di pasaran juga jangan sampai menaikkan harga secara tidak wajar dan menimbun barang, agar menghindari terjadinya kenaikan harga, kekurangan stok/pasokan dan gangguan distribusi.

“Pemantauan harus gencar dilakukan, untuk mengantisipasi sejak dini terjadi lonjakan harga dan kekosongan barang,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Inspektorat Banjarmasin Sosialisasikan Pencegahan Antikorupsi Hingga ke Sekolah

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memperingati Hari Antikorupsi Sedunia Tahun 2024, di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Kamis (5/12).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dalam sambutan dan arahannya menyampaikan, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Inspektoratnya secara rutin setiap tahun memperingati Hari Antikorupsi Sedunia ini.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Atas nama Pemerintah Kota Banjarmasin mengucapkan selamat hari antikorupsi sedunia,” ungkap Walikota.

Tahun ini untuk peringatan hari antikorupsi sedunia di Kota Banjarmasin dimajukan, pada tanggal 5 Desember 2024. Sedangkan, peringatan jatuh pada tanggal 9 Desember setiap tahunnya.

“Tentunya, dengan adanya peringatan ini diharapkan, dapat mengingatkan semua pihak, untuk bersama sama mencegah tindakan korupsi,” ungkap Walikota.

Sementara itu Kepala Inspektorat Kota Banjarmasin Dolly Syahbana mengatakan, dalam rangka pencegahan antikorupsi sejak dini, maka Inspektorat Kota Banjarmasin melakukan sosialisasi anti korupsi di sekolah sekolah.

“Pencegahan antikorupsi penting ditanamkan sejak dini. Karena, itu Inspektorat Kota Banjarmasin bekerjasama dengan Dinas Pendidikan,” ungkapnya.

Selain itu, sosialisasi pencegahan antikorupsi juga diberikan kepada seluruh SKPD dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin.

Hadir pada kegiatan ini dari KPK RI, Kejaksaan Negeri Banjarmasin, Kepolisian, seluruh SKPD dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version