BSEF Harjad ke-499 Kota Banjarmasin, Kompetisi Bahasa Inggris Pelajar Terbesar di Banua

BANJARMASIN – Masih dalam semarak Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin berkolaborasi dengan LearningRoom, menggelar Banjarmasin Student English Fest (BSEF) 2025. Babak akhir BSEF 2025 ini, berlangsung disalah satu hotel,l berbintang, Selasa (23/9).

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin menutup langsung rangkaian kegiatan, sekaligus membuka ajang Grand Final yang turut dihadiri Direktur PT 8 Elements, Joerg Tente, Head of Business Operations LearningRoom, Avinda Akil, Plt Kepala Disdik Banjarmasin, Ryan Utama, beserta guru-guru pendamping dari sekolah se-kota Banjarmasin.

Wali Kota Yamin, menyambut baik penyelenggaran BESF 2025 sebagai kompetisi Bahasa Inggris pelajar terbesar se-Kalimantan Selatan, yang menguji kemampuan siswa-siswi Banjarmasin berbahasa Inggris, dari berbagai jenjang pendidikan.

Hal ini, ujarnya, sejalan dengan visi Banjarmasin Maju Sejahtera yang menginginkan terciptanya generasi penerus yang handal, sehat, cerdas dan berkarakter.

“Saya yakin dan percaya anak-anak kita ini mampu untuk berkembang dalam kemampuan bahasa asing dan pengetahuannya. Kita ingin mereka ini siap untuk mempromosikan budaya lokal melalui bahasa Inggris,” ucap Yamin.

Yang lebih menariknya lagi, disampaikan bahwa, kompetisi yang melibatkan setidaknya sekitar 5 ribu pelajar SD hingga SMA di Kota Banjarmasin tersebut, tidak menggunakan sepeserpun dana APBD Kota Banjarmasin.

“Jadi saya kira antusiasmenya sangat luar biasa. Kita sangat mengapresiasi, inilah harapan kita dengan menggalakkan program bahasa asing atau bahasa Inggris di kalangan pelajar,” ungkap Yamin.

Apresiasi setinggi-tingginya, lanjutnya, kepada guru-guru dan para mitra yang telah mendukung penuh kegiatan ini. Sehingga semua berjalan lancar, murni tanpa dana APBD yang dikucurkan.

“Yang pasti semua ini kita lakukan agar sektor pendidikan di kota Banjarmasin itu dapat berkemajuan,” jelas Yamin.

Sementara itu, Plt Kadisdik Banjarmasin Ryan Utama mengatakan, bahwa event ini merupakan wujud dari Gawi Sabumi menuju Banjarmasin Maju Sejahtera, yang menyentuh seluruh aspek tak terkecuali di sektor pendidikan.

Ia menyebut, seluruh pelaksanaan kompetisi Banjarmasin English Student disokong penuh melalui berbagai skema kolaborasi dari beberapa lembaga, institusi hingga komunitas terkait yang membuat semangat Gawi Sabumi benar-benar hadir di tengah masyarakat.

“Sebagai bagian dari efisiensi sebagaimana arahan pusat dan juga arahan Pak Wali Kota Banjarmasin, pembiayaan untuk kegiatan ini melalui APBD itu nol rupiah. Adapun seluruhnya didukung penuh berbagai pihak, mulai dari LearningRoom by PT 8 Elements, Bank Indonesia perwakilan Kalsel, kemitraan GoJek Indonesia Banjarmasin dan partnership lainnya,” ungkap Ryan Utama.

Dirinya menuturkan, terdapat tiga kategori lomba yang dipertandingkan meliputi Cerdas Cermat, Karya Kreatif serta English Debate Competition. Melalui kompetisi ini, Kadisdik berharap, kreativitas pelajar dan kemajuan pendidikan di Kota Banjarmasin itu benar-benar dapat terwujud.

“Semoga student english fest ini bisa jadi simbol harapan bagi anak muda kita di Banjarmasin,” tutup Ryan.

Disisi lain, sebagai sponsor dan mitra utama kegiatan, Direktur PT 8 Elements, Joerg Tente dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Wali Kota Banjarmasin beserta seluruh pihak yang telah menyukseskan penyelenggaran BSEF 2025, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin.

“Pertama saya sangat tersanjung dengan sambutan yang luar biasa, khususnya ketika lagu kebangsaan bergema. Ini jadi momen berharga bagi pelajar yang ingin sekolah – sekolah di sini bisa naik kelas,” ucap Joerg Tente.

Di momen spesial HUT Kota Banjarmasin, begitu banyak partisipan yang ikut, ada sebanyak 5.000 pelajar.

“Ini harus kita rayakan dan kita apresiasi,” ucapnya.

Pihaknya berharap ini dapat meningkatkan semangat dan kemampuan anak-anak di Banjarmasin dalam berbahasa inggris.

Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kota Banjarmasin dengan LearningRoom by PT 8 Elements, berkaitan dengan kerja sama transformasi pendidikan untuk mendukung penub keberlanjutan program bahasa Inggris bagi sekolah-sekolah di Banjarmasin. (ADV-SRI/RIW/RH)

SMKN 5 Banjarmasin, Ciptakan Mesin Pengolah Sampah Plastik Jadi Batako

BANJARMASIN – Dalam rangka mendukung penanganan sampah di Kota Banjarmasin, Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 5 Banjarmasin, berhasil menciptakan mesin pengolah sampah plastik menjadi batako.

Mesin pengolah sampah plastik menjadi batako karya SMKN 5 Banjarmasin

Kepala SMKN 5 Banjarmasin Syahrir Sultan menjelaskan, mesin pengolah sampah plastik tersebut, merupakan hasil karya para siswa dan guru SMKN 5 Banjarmasin.

“Mesin ini merupakan 100 persen karya siswa serta guru di sini,” ungkap Syahrir, kepada sejumlah wartawan, usai menerima kunjungan Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin, pada Senin (22/9).

Diceritakan Syahrir, dibuatnya mesin pengolah sampah plastik ini, bertujuan untuk membantu permasalahan persampahan yang ada di Kota Banjarmasin.

“Pada awal Wali Kota Banjarmasin menjabat sampah menjadi permasalahan, yang dihadapi,” ucapnya.

Karena itu, lanjut Syahrir, pihaknya berdiskusi untuk membuat atau menciptakan mesin pengolah sampah, yang bisa menjadi alat untuk turut menyelesaikan masalah persampahan di Kota Banjarmasin.

“Alhamdulillah mesin pengolah sampah plastik menjadi batako telah selesai, dan siap untuk digunakan,” ujarnya.

Dikatakan Syahrir, mesin pengolah sampah plastik ini, telah mendapatkan perhatian dari Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin, yang telah melihat langsung bagaimana cara kerja dari mesin tersebut.

“Kedepannya kerjasama antara SMK Negeri 5 dengan Pemerintah Kota Banjarmasin dapat berjalan lancar, untuk penggunaan mesin pengolah sampah plastik,” ucap Syahrir.

Ia menambahkan, ada sejumlah mesin pengolah sampah plastik yang berhasil dibuat SMKN 5 Banjarmasin. Yakni, mesin pengolah sampah plastik menjadi batako, mesin pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar, serta mesin pencacah sampah plastik.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin memberikan apresiasi, terhadap mesin pengolah sampah plastik produksi sekolah binaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, SMKN 5 Banjarmasin.

“Tujuan kunjungan ke SMKN 5 ini, untuk melihat langsung mesin produksi dari para siswa serta guru tersebut,” ungkap Yamin.

Dikatakan Yamin, di bengkel produksi mesin tersebut, Ia tertarik pada mesin pengolah sampah plastik menjadi batako, mesin pengolah sampah menjadi bahan bakar, serta mesin pencacah sampah plastik.

Dengan melihat cara kerja mesin mesin tersebut, maka lanjutnya, Pemko Banjarmasin akan menawarkan kerjasama dengan sekolah yang berada di bawah binaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut, untuk penggunaan mesin pengolah sampah plastik tersebut.

“Kami berharap kerjasama yang ditawarkan tersebut, merupakan bentuk dukungan dari pemerintah terhadap hasil karya dari anak anak serta guru SMKN 5 Banjarmasin, agar dapat terus menghasilkan karya untuk mendukung pembangunan di Kota Banjarmasin,” ucap Yamin.

Untuk diketahui, mesin pengolah sampah plastik menjadi batako bekerja dengan cara mencacah, mencairkan, dan mencetak sampah plastik menjadi balok padat yang dapat digunakan sebagai bahan bangunan, seperti batako atau paving blok, sehingga mengurangi limbah plastik di lingkungan dan menawarkan alternatif bahan bangunan yang terjangkau. (SRI/RIW/RH)

Kolaborasi Lintas Sektor di Harjad Banjarmasin, Gelorakan Gerakan Bersih Sungai

BANJARMASIN – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin serta HUT ke-80 TNI dan TNI Angkatan Laut, Pemerintah Kota Banjarmasin bersama TNI dan Polri, melaksanakan kegiatan bersih-bersih sungai di sepanjang Jalan Ahmad Yani, dari kilometer 1 hingga kilometer 6, pada Senin (22/9). Kegiatan ini juga diikuti SKPD lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin.

Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi menjaga kebersihan sungai sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Yang pertama, hari ini adalah awal dari kegiatan bersih bersih sungai di sepanjang Ahmad Yani dari Pal 1 sampai Pal 6. Ini bersama TNI–Polri dalam rangka Hari Jadi Kota Banjarmasin dan HUT ke-80 TNI serta TNI AL,” ujarnya.

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin

Wali Kota Yamin menekankan kondisi sungai yang masih dangkal di banyak titik, serta adanya pencemaran di sepanjang aliran. Ia meminta upaya yang lebih maksimal dalam pengerukan dan pengangkatan lumpur, serta perbaikan sanitasi di bantaran sungai.

Selain itu, Yamin menyoroti keberadaan jembatan yang mempersempit aliran sungai. Dinas terkait diminta melakukan peneguran agar struktur jembatan dapat disesuaikan dan tidak menghambat aliran, khususnya di koridor Jalan Ahmad Yani kilometer 1 hingga kilometer 6.

“Nanti saya minta dinas terkait berdialog dengan pemilik lahan yang berada di pinggir sungai sepanjang Ahmad Yani agar memperbaiki jembatannya. Jangan sampai mempersempit sungai kita, karena aliran air akan terganggu jika semakin sempit,” tutur Yamin.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, Polresta Banjarmasin, serta jajaran SKPD Pemko Banjarmasin. Ia juga mengajak warga serta pelaku usaha di sepanjang Jalan Ahmad Yani untuk terus berpartisipasi aktif.

“Ke depan, kami berharap masyarakat dan para pengusaha di pinggir sungai bisa ikut serta, misalnya dengan menurunkan karyawan dalam setiap kegiatan bersih bersih, agar lingkungan di Pal 1 sampai Pal 6 semakin bersih dan sehat,” ucap Yamin.

Sementara itu, Lanal Banjarmasin mengajak seluruh warga kota seribu sungai, untuk ikut menjaga keberadaan sungai di sepanjang Jalan Ahmad Yani.

Komandan Lanal Banjarmasin Kolonel Laut Ahmad Ahsan mengatakan, sungai di sepanjang Jalan Ahmad Yani merupakan beranda depan dari sungai sungai yang ada di Kota Banjarmasin.

“Dengan kata lain, sungai ini menjadi hal pertama yang dilihat dari pendatang saat berkunjung ke Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Karena itu, lanjutnya, seluruh warga Kota Banjarmasin diminta untuk dapat bersama sama menjaga kebersihan, serta keberadaan sungai di sepanjang Jalan Ahmad Yani tersebut.

“Dukungan dari warga Kota Banjarmasin diperlukan, dalam menjaga keberadaan sungai di Kota ini,” ucap Ahmad Ahsan. (ADV-SRI/RIW/RH)

Resmi Ditutup, Banjarmasin Job Fair 2025 Terima 407 Lamaran

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin resmi menutup rangkaian kegiatan Bursa Kerja (Job Fair) 2025, yang berlangsung sejak 17 hingga 19 September 2025, di halaman Balai Kota Banjarmasin, Jumat (19/9). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin.

Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu langkah nyata pemerintah dalam menjembatani dunia usaha dengan masyarakat pencari kerja.

Sekdako Banjarmasin Ikhsan Budiman didampingi Kadis Koperasi Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Banjarmasin Isa Anshari

“Job Fair ini bukan sekadar ajang perekrutan, tetapi juga ruang untuk membangun jejaring, menambah wawasan, dan memotivasi generasi muda agar mengasah keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja,” ungkap Ikhsan.

Karena itu, lanjutnya, Pemerintah Kota Banjarmasin berkomitmen untuk terus memperluas kesempatan kerja, sebagai upaya menekan angka pengangguran.

“Jangan berhenti berusaha dan belajar, rezeki sudah diatur, tetapi ikhtiar, doa, dan semangat pantang menyerah adalah kunci masa depan yang lebih baik,” ucap Ikhsan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin Isa Anshari menyampaikan, antusiasme masyarakat cukup tinggi mengikuti Job Fair kali ini.

“Tercatat sebanyak 768 pengunjung menghadiri pameran, dengan 407 pelamar kerja yang mendaftarkan diri ke 28 perusahaan peserta,” ungkap Isa.

Meski, tambahnya, ditargetkan 500 lowongan kerja belum dapat terpenuhi, karena jumlah pelamar masih di bawah target.

“Kami berharap sebanyak mungkin dari 407 pencari kerja ini bisa terserap oleh perusahaan yang membuka kesempatan,” ujarnya.

Penutupan Banjarmasin Job Fair ini, lanjut Isa, juga menjadi sinyal bahwa pemerintah daerah ingin lebih fokus pada program keberlanjutan ketenagakerjaan.

“Semoga kegiatan ini membawa manfaat nyata dan membuka jalan bagi Banjarmasin yang lebih maju serta sejahtera,” ucap Isa.

Seperti diketahui, Banjarmasin Job Fair 2025 menghadirkan beragam peluang dari sektor perdagangan, perbankan, kuliner, hingga jasa teknologi.

Kehadiran kegiatan ini diharapkan, mampu mengurangi beban masyarakat dalam mencari pekerjaan sekaligus memperkuat citra Banjarmasin sebagai kota yang mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. (SRI/RIW/RH)

Gelar Job Fair 2025, Pemko Banjarmasin Siapkan 500 Lowongan Kerja

BANJARMASIN – Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin, Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja (Diskopumker) menggelar Job Fair 2025 di Halaman Balai Kota Banjarmasin, Rabu (17/09).

Kegiatan yang dibuka langsung Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR ini, berlangsung selama tiga hari, 17–19 September 2025, dengan menyediakan 500 lowongan pekerjaan dari 28 perusahaan lintas sektor.

Wali Kota Yamin menyampaikan, bahwa Job Fair menjadi wadah strategis bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja, untuk mendapatkan informasi dan peluang kerja secara langsung.

“Harapan kita, Job Fair ini dapat memberikan inspirasi bagi pemuda maupun pencari kerja di Banjarmasin, untuk melihat peluang yang ada, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ujarnya.

Yamin menambahkan, selain menghadirkan perusahaan penyedia lapangan kerja, Job Fair 2025 juga dimeriahkan dengan pameran produk olahan dari SMK-SMK di Banjarmasin. Mulai dari karya busana hingga peralatan rumah tangga seperti tumbler dan gelas hasil kreativitas siswa.

Lebih jauh, Wali Kota menekankan bahwa Job Fair merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran di Kota Banjarmasin.

“Harapan kita dengan kegiatan ini dapat terbuka lebih banyak peluang kerja dan usaha, serta membantu mengurangi angka pengangguran di Banjarmasin,” ucap Yamin.

Sementara itu, Kepala Diskopumker Kota Banjarmasin, Muhammad Isa Ansari, menegaskan, bahwa Job Fair 2025 menjadi salah satu upaya serius pemerintah dalam menjawab tingginya angka pengangguran terbuka di Banjarmasin.

“Dengan adanya Job Fair, setidaknya para pencari kerja bisa mendapat informasi langsung mengenai lowongan yang tersedia. Kita juga sengaja melibatkan SMK karena siswa SMK dipersiapkan untuk langsung terjun ke dunia kerja. Kesempatan ini sangat berharga bagi mereka,” jelas Isa.

Ia pun mengajak seluruh pencari kerja baik dari Kota Banjarmasin maupun luar daerah untuk memanfaatkan kesempatan ini.

“Kami harapkan semua pencari kerja dapat hadir dan mengikuti Job Fair tahun ini,” tambahnya.

Gelaran Job Fair 2025 ini diharapkan mampu memperkuat hubungan antara dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat, sekaligus menghadirkan peluang kerja baru demi terciptanya kesejahteraan dan kemajuan Kota Banjarmasin. (ADV-SRI/RIW/RH)

Dorong Peningkatan PAD, Bapenda Kalsel Gelar Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor

BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan bermotor, Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor, di Pemko Banjarmasin, Rabu (17/9). Gebyar Panutan Pajak ini, dihadiri langsung Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin.

Yamin menyampaikan apresiasi kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel, yang melaksanakan Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor tersebut.

“Atas nama pribadi serta Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi terhadap kehadiran mobil keliling pembayaran kendaraan bermotor, yang berlangsung hanya satu hari, pada Rabu 17 September 2025, di Halaman Balai Kota Banjarmasin,” ungkap Yamin.

Selain itu, Wali Kota Banjarmasin juga mengucapkan terimakasih kepada Bapenda Kalsel, yang telah melaksanakan kegiatan Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor di Banjarmasin.

Apalagi, lanjutnya, pelaksanaan Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor di Kota Banjarmasin ini, berbarengan dengan pelaksanaan Banjarmasin Job Fair 2025.

“Terima kasih kepada Bapenda Provinsi Kalimantan Selatan yang ikut meramaikan Job Fair. Bahkan masyarakat yang membayar pajak lebih awal diberikan hadiah atau sembako. Ini semakin memeriahkan kegiatan,” ucap Yamin.

Pemko Banjarmasin berharap, kegiatan ini memberikan kemudahan bagi wajib pajak, untuk membayarkan pajak kendaraan bermotor.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Banjarmasin 2 sekaligus Plt Kepala Samsat Banjarmasin 1 Mirza Luthfillah mengatakan, pada Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor di Pemko Banjarmasin ini, pihaknya menghadirkan dua unit mobil keliling.

“Kehadiran dua mobil keliling dari UPPD Samsat Banjarmasin 1 serta 2 untuk melayani pembayaran pajak bermotor bagi ASN, Non ASN Pemko Banjarmasin serta masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Pada Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor di Pemko Banjarmasin ini, pihaknya menargetkan dapat menghasilkan pembayaran pajak kendaraan bermotor sebesar Rp30 juta.

“Target tersebut berdasarkan pendapatan rata-rata harian pembayaran pajak kendaraan bermotor, di UPPD Samsat Banjarmasin 1 serta 2,” ucap Mirza.

Pada pelaksanaan, Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor di Pemko Banjarmasin, wajib pajak yang membayarkan pajaknya, mendapatkan bingkisan sembako serta kupon undian berhadiah.

“Kupon undian diberikan untuk wajib pajak yang membayarkan pajak kendaraan bermotornya, pada 14 Agustus sampai 20 Desember 2025 mendatang,” ujar Mirza.

Dalam kesempatan tersebut, Mirza mengimbau kepada seluruh wajib pajak, agar dapat memanfaatkan kesempatan yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dengan sebaik-baiknya.

Seperti diketahui, Gubernur Kalsel Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman meresmikan Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor pada 14 Agustus 2025, di Halaman Kantor Gubernur Kalsel.

Kegiatan ini menjadi bagian dari Peringatan Hari Jadi ke-75 Provinsi Kalsel, sekaligus wujud keteladanan kepala daerah dan ASN dalam meningkatkan kepatuhan pajak, khususnya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meluncurkan program pemutihan, dimana wajib pajak yang menunggak lebih dari dua tahun hanya membayar pajak PKB untuk satu tahun. Sementara denda dan tunggakan sebelumnya dihapuskan.

Program ini juga membebaskan biaya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Kedua (BBNKB II), serta memberikan diskon PKB sebesar 25 persen dan BBNKB sebesar 34,17 persen hingga akhir Desember 2025. (SRI/RIW/RH)

Dari Krayon ke Harapan, Anak Banjarmasin Berkarya Dalam Warna

BANJARMASIN – Ratusan anak dari berbagai kelompok bermain (KB) se-Kota Banjarmasin, mengikuti lomba mewarna dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin, di balai kota, Senin (15/9). Lomba mewarna dibuka Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin, didampingi Bunda PAUD Kota Banjarmasin Neli Liatriani.

“Yang terpenting bukan siapa yang menang atau kalah. Saya ingin anak-anak berani mencoba, percaya diri, dan bahagia. Inilah cara kita menumbuhkan generasi yang kreatif sejak dini,” ujar Yamin.

Menurutnya, lomba mewarna bukan hanya sekadar hiburan, melainkan ruang belajar yang mengajarkan anak – anak untuk menyalurkan imajinasi dengan cara menyenangkan.

“Kita bisa melihat kreativitas dan keberanian mereka, dan itu modal penting untuk masa depan,” ucap Yamin.

Karena itu, lanjut Yamin, pemerintah kota berharap lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, melainkan sarana edukasi dan rekreasi yang mempererat hubungan anak, orang tua, serta pendidik.

Sedangkan Bunda PAUD Kota Banjarmasin, Neli Listriani menilai, kegiatan ini sejalan dengan tema Hari Jadi Kota Banjarmasin, yakni, “Gawi Sabumi Menuju Banjarmasin Maju Sejahtera.”

“Saya bersyukur anak-anak bisa ikut berpartisipasi dalam Hari Jadi Kota Banjarmasin. Kehadiran orang tua dan guru menunjukkan betapa pentingnya dukungan bersama dalam membentuk generasi emas yang cerdas dan berkarakter,” ungkap Neli.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin dan Himpaudi, yang telah memfasilitasi wadah kreativitas bagi anak-anak usia dini.

“Kami ingin anak-anak tumbuh dengan karakter positif. Lomba mewarna ini hanyalah permulaan untuk membiasakan mereka berani mengekspresikan diri,” ucap Neli. (SRI/RIW/RH)

Ribuan Peserta Ikuti Lomba Burung Berkicau Wali Kota Cup 2025

BANJARMASIN – Ribuan pecinta burung kicau atau Kicau Mania dari berbagai daerah, mengikuti Lomba Burung Berkicau Wali Kota Cup 2025, yang digelar Pemerintah Kota Banjarmasin dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin, Minggu (14/09).

Ajang ini berlangsung meriah di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarmasin.

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin foto bersama pemenang serta panitia

Wali Kota, Muhammad Yamin menyampaikan, bahwa lomba ini tidak hanya menjadi ajang adu kualitas burung kicau, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta mempersatukan komunitas Kicau Mania dari Kalimantan Selatan hingga seluruh Kalimantan.

“Mari kita ramaikan acara ini dengan semangat kompetisi yang sehat dan sportivitas yang tinggi. Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini,” ungkapnya.

Wali Kota juga berharap ajang ini mampu menjaga semangat persaudaraan serta kecintaan terhadap budaya Kicau Mania, sehingga dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

“Selamat bertanding, semoga yang terbaiklah yang akan keluar sebagai juara. Semoga Hari Jadi Kota Banjarmasin yang ke-499 ini membawa berkah dan kemajuan bagi masyarakat Banjarmasin,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Lomba Jamek mengungkapkan apresiasinya, atas antusiasme peserta yang sangat tinggi.

“Alhamdulillah, Lomba Wali Kota Cup Burung Berkicau tahun 2025 ini berlangsung meriah sesuai harapan. Antusias para Kicau Mania dari Kalimantan Selatan khususnya, dan Kalimantan umumnya, untuk kalkulasi peserta sekitar seribu lebih,” ujar Jamek.

Lomba kali ini, lanjutnya, mempertandingkan berbagai jenis burung di antaranya Murai Batu Borneo, Murai Batu Medan, Kacer, Cucak Hijau, dan Kenari. Para pemenang memperoleh piala, piagam, serta uang pembinaan.

“Peserta tidak hanya dari Banjarmasin, tapi juga datang dari berbagai daerah seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Palangkaraya, hingga Samarinda,” jelasnya.

Gelaran Walikota Cup 2025 ini menjadi salah satu agenda besar dalam rangkaian Hari Jadi ke-499 Kota Banjarmasin.

Diharapkan, kegiatan ini dapat mempererat kebersamaan, memupuk persaudaraan, serta menjadikan Banjarmasin semakin maju dan sejahtera.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Ketua TP PKK Neli Listriani, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman, Plt Kepala Disbudporapar Fitriah. (SRI/RIW/RH)

Syukuran Panen Padi BAMARA, Kota Banjarmasin Berhasil Lampaui Target Tanam

BANJARMASIN – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) melaksanakan Rembuk Tani dan Syukuran Panen Padi BAMARA bersama masyarakat Sungai Lulut Dalam, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kamis (11/09). Panen padi secara simbolis dilakukan langsung Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin.

Yamin menyampaikan, rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan panen padi BAMARA yang menjadi bukti nyata ketahanan pangan di Kota Banjarmasin.

“Kita bersyukur bisa berkumpul bersama para petani untuk syukuran panen padi sekaligus rembuk tani,” ungkap Yamin, kepada sejumlah wartawan.

Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin menyampaikan arahannya

Yamin menjelaskan, dari total luas wilayah Banjarmasin 98,46 kilometer persegi, lahan pertanian mencapai sekitar 2.609 hektar.

“Dari target tanam padi 1.782 hektar oleh Kementerian Pertanian, kita berhasil mencapai lebih dari 1.900 hektar,” ucapnya.

Yamin mengatakan, pentingnya menjaga Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) pertanian, dukungan infrastruktur, penyediaan bibit, pupuk serta kebutuhan lain agar para petani dapat terus produktif.

Pemko Banjarmasin, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder untuk mendukung keberlanjutan pertanian di kota ini.

“Kita akan koordinasikan semua pihak untuk pengairan, kita akan berkoordinasi dengan Balai Sungai, sedangkan terkait infrastruktur pertanian akan kita usulkan ke Kementerian PUPR. Ini penting karena lahan pertanian kita berada di bawah permukaan air laut, sehingga sangat sensitif terhadap banjir dan genangan,” tutur Yamin.

Selain itu, tambahnya, Pemko Banjarmasin juga mendorong agar pertanian di Banjarmasin dapat lebih produktif dengan mencoba pola tanam lebih dari satu kali dalam setahun.

“Saat ini panen padi di Banjarmasin rata-rata hanya sekali setahun. Ke depan, kita akan coba inovasi agar bisa dua kali, bahkan tiga kali dalam setahun, meskipun untuk tahap awal hanya di beberapa titik lahan tertentu,” ujarnya.

Oleh karen itu, Wali Kota Banjarmasin, Yamin menyampaikan apresiasi kepada para petani yang tetap konsisten menjaga dan merawat lahan pertaniannya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin Yuliansyah menjelaskan, pada musim tanam ini, petani menanam sebanyak 1.944 hektar, dengan prediksi hasil panen sebesar 10 ribu ton lebih.

“Sehingga, total secara keseluruhan rata rata di kawasan pertanian di Kota Banjarmasin, dapat menghasilkan produk sebesar 5,5 ton per hektar,” ucapnya.

Kegiatan rembuk tani ini sendiri, menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah, stakeholder, dan para petani, sekaligus momentum memperkuat kolaborasi dalam menjaga ketahanan pangan di Kota Banjarmasin.

Hadir pada rembug tani dan syukuran panen padi Bamara di Sungai Lulut Dalam, Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Neli Listriani, Dandim 1007/Banjarmasin, Kolonel Inf Sigit Purwoko, seluruh Kepala SKPD, jajaran Forkopimda serta kelompok tani setempat. (SRI/RIW/RH)

Direnovasi, Titian Kampung Hijau Ditargetkan Selesai Desember 2025

BANJARMASIN – Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin, mulai melakukan perbaikan Jalan Titian di Kawasan Kampung Hijau, Kelurahan Sungai Bilu, Kecamatan Banjarmasin Timur.

“Jalan Titian Kampung Hijau mulai diperbaiki,” ungkap Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin Suri Sudarmadiyah, Selasa (9/9).

Kadis PUPR Kota Banjarmasin Suri Sudarmadiyah

Suri menjelaskan, prioritas pekerjaan adalah pada jalan titian yang mengalami kerusakan, agar kawasan disekitarnya dapat tersambung kembali.

“Pekerjaan perbaikan jalan titian tersebut, sudah mencapai 30 persen, atau 52 meter dari total perbaikan jalan titian sepanjang 88 meter,” ujarnya.

Dijelaskan Suri, rencananya jalan titian tersebut akan dicor dengan beton tipis, yang disesuaikan dengan fondasi dari kayu Ulin dibawahnya.

“Kami akan menyesuaikan dengan kekuatan fondasi, serta angkutan yang melintas di jalan titian, seperti roda dua, pada saat pengecoran beton,” ucapnya.

Dengan rencana pekerjaan pada tahan pertama, pembuatan jalan titian, kemudian pada tahap kedua memasuki tahapan pengecoran.

“Untuk pekerjaan jalan titian Kampung Hijau ini, sama seperti titian di Mantuil,” ujarnya.

Dikatakan Suri, untuk pekerjaan perbaikan jalan titian tersebut, akan terus terus berjalan. Sehingga diharapkan dapat selesai sesuai dengan waktunya.

“Pekerjaan perbaikan jalan titian Kampung Hijau ditarget dapat selesai pada akhir Desember atau pada pekan ketiga Desember,” ungkapnya lagi.

Sehingga, lanjut Suri, pihaknya berharap para pekerja dapat melakukan percepatan pekerjaan, agar jalan titian ini dapat segera dimanfaatkan warga setempat.

“Meski terdapat kendala untuk pengangkutan bahan baku seperti kayu ulin ke lokasi pekerjaan, namun semua dapat diatasi,” ucapnya.

Namun, lanjut Suri, percepatan pembangunan tersebut tetap memperhatikan mutu atau kualitas yang dihasilkan.

“Selama perbaikan jalan titian ini, untuk aktivitas warga telah dibuatkan akses jalan darurat,” ujarnya.

Seperti ketahui, jalan titian Kampung Hijau di Kelurahan Sungai Bilu, mendadak ambruk pada Rabu (6/8) lalu.

Kondisi jalan titian tersebut, diketahui memang sudah mengalami kemiringan sejak lama. Untungnya, pada peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. (SRI/RIW/RH)

Exit mobile version