Jaga Ekosistem, Ratusan Regu Putri Tanam Bakau di Pantai Takisung

TANAH LAUT – Ribuan pohon berjenis bakau yang ditanam di kawasan hutan mangrove, Pantai Takisung, Kabupaten Tanah Laut, Rabu (12/7) siang, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap ekosistem pulau termasuk mencegah terjadinya abrasi.

Suasana kesiapan penanaman pohon bakau dari peserta KBN regu putri

Wakil Ketua Bidang Organisasi Kwarcab Tanah Laut, Abidillah, mengatakan, dengan adanya kegiatan konservasi yang digalakkan seperti gerakan menanam pohon tentu dapat berdampak baik terhadap perbaikan ekosistem.

“Yang jelas akan terselamatkan dari abrasi. Kemudian biota laut bisa berkembang,” ujarnya disela pelaksanaan penanaman pohon di kawasan hutan mangrove, Pantai Takisung, Tanah Laut, Rabu (12/7) siang.

Bersama jajaran Kwarnas, Kwarda dan Kwarcab Gerakan Pramuka bergabung untuk mengikuti penanaman pohon bakau di kawasan hutan mangrove, di Pantai Takisung, Kabupaten Tanah Laut.

Terutama, adanya kegiatan ini mampu mendorong sektor pariwisata khususnya di Pantai Takisung yang mulai digemari masyarakat untuk dikunjungi.

“Melalui gerakan pramuka ini diharapkan dapat mengangkat nilai promosi pariwisatanya termasuk Pantai Takisung dan Pagatan Besar. Semoga bisa meningkatkan minat masyarakat untuk berkunjung,” ungkapnya.

Senada juga disampaikan Ketua Harian Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel, Agus Salim. Menurutnya, pelaksanaan ini sangat positif dilaksanakan. Mengingat, konservasi penanaman harus terus dilakukan agar alam dapat terselematkan.

“Ada sekitar 1.500 pohon yang ditanam di lokasi. Kita berharap, dapat memberikan kesan positif terhadap perbaikan ekosistem,” ucapnya.

Penanaman ini juga diselenggarakan dalam rangka kegiatan Kemah Bela Negara (KBN) tingkat nasional 2023. Yang diikuti seluruh peserta dari kontingen kwarda/kwarcab dari berbagai daerah se Indonesia.

“Dibagi menjadi dua kegiatan, Rabu ini putri dan selanjutnya putera,” tuturnya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia pelaksana dari Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel mengajak bersama jajaran Kwartir Nasional (Kwarnas) dan regu putri melakukan penanaman secara serentak di kawasan hutan mangrove Pantai Takisung, Kabupaten Tanah Laut.

Selanjutnya, Kamis (13/7) nanti akan kembali dilakukan penanaman pohon bakau di kawasan hutan mangrove Pantai Takisung, khusus regu putera bersama dengan jajaran Kwarda dan Kwarnas Gerakan Pramuka. (RHS/RDM/RH)

Komitmen Paman Birin Wujudkan Kalsel Sebagai Gerbang IKN dan Mitra IKN

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin, membuka secara resmi Rapat Koordinasi Penyamaan Persepsi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalsel, untuk mewujudkan Kalsel sebagai gerbang Ibu Kota Nusantara (IKN), pada Rabu (12/7).

Gubernur Kalsel bersama Otorita IKN memegang komitmen dukungan gerbang dan mitra IKN dari seluruh Pemda di Kalsel

Pada acara yang diselenggarakan di Gedung Idham Khalid, Banjarbaru ini, berhadir sebagai narasumber, Kepala Otorita IKN, yang diwakili Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan IKN, Thomas Umbu Pati TB.

Dalam sambutannya sebelum membuka acara, Paman Birin menyampaikan, bahwa pemindahan ibu kota negara ke Provinsi Kalimantan Timur merupakan peluang emas bagi Kalsel dan daerah-daerah di Kalimantan, untuk memaksimalkan potensi yang ada.

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan

“Keberadaan ibu kota negara baru di Kaltim, membuka banyak peluang dan kesempatan baru. Baik bagi Provinsi Kalsel dan juga daerah-daerah di Kalimantan pada umumnya memiliki peluang untuk memaksimalkan potensi daerah yang ada,” sampainya.

Keberadaan Kalsel yang terletak di tengah-tengah Kaltim sebagai IKN dan Kalteng sebagai food estate, memberikan peluang bagi Kalsel untuk menjadi gerbang dan mitra IKN, yang akan menyokong berjalannya dan keberadaan IKN.

Oleh karena itu dalam kesempatan ini juga, Paman Birin mengajak pemerintah kabupaten/kota se-Kalsel untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menjawab tantangan untuk mewujudkan hal tersebut.

Pengembangan dan percepatan pembangunan infrastruktur, pengembangan sektor pariwisata serta sektor-sektor lain yang terkait, menurutnya harus segera dan senantiasa dilakukan, demi terwujudnya Kalsel sebagai gerbang dan mitra IKN.

Dirinya juga berharap, pertemuan ini akan menjadi awal dalam membangun kesepahaman dan kolaborasi antar pihak terkait.

“Saya berharap pertemuan ini akan menjadi titik awal yang berarti dalam membangun kesepahaman dan kolaborasi yang erat antara Badan Otorita IKN, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Kalsel.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Pemprov Kalsel, Gusti Rahmat, dalam laporannya menyampaikan, bahwa pertemuan ini diprakarsai pertemuan Tenaga Ahli Gubernur Kalsel dengan Tenaga Ahli Gubernur Provinsi Kaltim. Dimana kemudian dilanjutkan dengan pertemuan Tim Ahli Gubernur Kalsel dengan Pimpinan Otorita IKN di Jakarta.

“Pada pertemuan waktu itu, disepakati bahwa akan diadakan pertemuan gubernur dengan bupati/walikota se-Kalsel untuk mewujudkan Kalsel sebagai gerbang IKN,” ujarnya.

Pertemuan ini menurutnya dimaksudkan untuk menyamakan persepsi antara pemerintah kabupaten/kota dengan Pemerintah Provinsi Kalsel dalam upaya Kalsel sebagai gerbang IKN dan mitra IKN dengan memperhatikan beberapa sektor pendukung pada kabupaten/kota.

Dalam acara ini juga dilakukan penandatanganan komitmen Gubernur Kalsel, Kepala Otorita IKN, yang diwakili Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan IKN, serta bupati/walikota se-Kalsel.

Komitmen ini adalah untuk mensukseskan Provinsi Kalsel sebagai gerbang IKN dan mitra IKN dengan memprioritaskan pada sumber daya alam yang melimpah di Kalsel. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Bank Kalsel Gandeng BPKP Provinsi, Bakayuh Baimbai Mendukung UMKM Naik Kelas

BANJARBARU – Sebanyak 100 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari kota Banjarmasin dan Banjarbaru serta kabupaten Banjar, hadir pada diskusi terbatas yang digelar Bank Kalsel bekerjasama dengan BPKP provinsi Kalimantan Selatan, di aula kantor BPKP provinsi di Banjarbaru, pada Rabu (12/7).

Diskusi bertajuk Bakayuh Baimbai Mendukung Program P3DN Melalui Penguatan UMKM ini, mengundang Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin sebagai narasumber, yang diwakili Kepala Divisi UMK Bank Kalsel, Noor Imansyah. Hadir pula sebagai narasumber Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi, Sekretaris Dinas Perindustrian serta perwakilan dari BPKP provinsi. Acara dibuka Kepala BPKP perwakilan provinsi Kalsel, Rudy M. Harahap.

Dalam sambutannya saat pembukaan acara, Kepala Divisi UMK Bank Kalsel, Noor Imansyah mengatakan, diskusi ini digelar sebagai wujud dan peran Bank Kalsel sebagai agen pembangunan daerah. Dimana salah satu tugas penting Bank Kalsel, adalah menyalurkan dana atau mendukung permodalan bagi lancarnya kegiatan perekonomian di sektor riil, sehingga memungkinkan masyarakat terutama pelaku UMKM/IKM di Kalsel, melakukan kegiatan usaha.

“Tentunya ini juga untuk membantu mendorong salah satu program pemerintah, yaitu Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN).
Salah satu bentuknya adalah dengan mewajibkan kami serta instansi pemerintah memaksimalkan penggunaan produk – produk barang dan jasa dalam negeri, yaitu melalui kegiatan pengadaan barang dan jasa yang dibiayai oleh APBD dan APBN melalui E Katalog”, jelasnya.

Lebih lanjut Imansyah menambahkan, salah satu tujuan utama pertemuan ini juga untuk mendorong penggunaan atau pemanfaatan E Katalog di kalangan pelaku UMKM/IKM Kalsel. Dimana tujuannya, agar produk barang dan jasa milik UMKM, nantinya dapat digunakan atau dimanfaatkan instansi pemerintah.

“Dan apabila nanti Bapak/Ibu sudah ditunjuk sebagai pengada barang dan jasa dari suatu instansi maka jangan lupa nanti untuk kebutuhan kredit/pembiayaannya bisa kami bantu melalui KUR Bank Kalsel ya Bapak/Ibu”, tutup Imansyah.

Selain hadir sebagai peserta diskusi, para pelaku UMKM juga diberi kesempatan memamerkan produknya selama acara berlangsung. Termasuk juga dimudahkan untuk mengurus Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bank Kalsel, yakni dengan hadirnya seluruh tim divisi UMK Bank Kalsel, dari cabang utama, A. Yani Banjarmasin, unit Landasan Ulin Banjarbaru, cabang Banjarmasin serta kota Martapura. (RIW-ADV/RDM/RH)

KBN Nasional 2023, Event Perkenalkan Olahraga Tradisional

BANJARMASIN – Rangkaian kegiatan Kemah Bela Negara Nasional tahun 2023 ini, juga menjadi ajang untuk semakin memperkenalkan permainan olahraga tradisional.

Suasana peserta, mengikuti lomba olahraga tradisional, lari balok, dalam KBN

Hal itu disampaikan, Koordinator Lomba Permainan Olahraga Tradisional, Kemah Bela Negara (KBN) Provinsi Kalimantan Selatan, Agus Febrianto, kepada wartawan pada Selasa (11/7), saat di ekowisata Kiram Park Kabupaten Banjar.

Agus menjelaskan, guna memperkenalkan permainan tradisional ditengah maraknya penggunaan gadget, sangatlah tepat dalam rangkaian kegiatan Kemah Bela Negara (KBN) Nasional tahun 2023. Ia berharap, generasi muda dapat semakin melestarikan untuk menjadi sebuah kegiatan setiap akhir pekannya.

“Olga tradisional ini, kami gelar regu putra Selasa (11/7) dan untuk regu putri Kamis (13/7), ada sebanyak 600 orang yang tersebar di masing-masing perwakilan Provinsi,” ucapnya.

Disampaikan Agus, ada sepuluh olahraga tradisional, yang dilombakan diantaranya, bakiak, sumpitan, hadang, lari balok, enggrang, dan balogo, gebuk bantal, panahan, serta tarik tambang. Permainan ini merupakan warisan budaya lokal yang tidak boleh tergerus oleh zaman.

“Untuk hadiah kita beri doorprize dan souvernir,” jelasnya

Suasana peserta, mengikuti lomba olahraga tradisional, Gebuk Bantal, dalam KBN

Lebih lanjut Agus menambahkan, dengan adanya permainan olahraga tradisional ini ke depan, akan dipilih bakat-bakat pemuda pemudi Pramuka, khusus di Kalimantan Selatan, untuk dibina menjadi pengiat olahraga tradisional.

“Ayo generasi kita lestarikan olahraga tradisional,” tutup Ketua Persatuan Olahraga Tradisional Kalimantan Selatan (Portina) Kalsel. (NHF/RDM/RH)

Dukung Pelaksanaan KBN 2023, Dinsos Kalsel Sajikan Makanan Ramah Anak

BANJAR – Dalam rangka mendukung suksesnya pelaksanaan Kemah Bela Negara (KBN) Tingkat Nasional Tahun 2023, Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyediakan konsumsi bagi ribuan peserta KBN.

Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, Achmadi mengatakan pihaknya bertanggungjawab penuh atas konsumsi para peserta, pembina pendamping, pimpinan kontingen daerah, panitia pelaksana maupun para pendukung kegiatan KBN.

Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinsos Kalsel, Achmadi

“Konsumsi yang diberikan sebanyak tiga kali sehari. Sampai saat ini kita prediksi sudah mencapai 2500 paket makanan siap saji setiap hari. Jadi total untuk tiga makan sebanyak 7500 paket makanan siap saji per hari yang disediakan,” jelasnya kepada wartawan, Senin (10/7).

Achmadi menerangkan khusus untuk peserta KBN, pembina pendamping dan pimpinan kontingen daerah, baik yang berasal dari 13 kabupaten/kota se Kalsel maupun 17 provinsi di Indonesia, Dinsos Kalsel menyiapkan makanan dengan pengemasan secara khusus.

“Kami siapkan packing secara khusus, nasi terpisah, lauk terpisah, sayur terpisah. Satu jam sebelum jadwal mereka makan, kita sudah bagikan di tiga lokasi yang disiapkan untuk kemudian didistribusikan,” terangnya.

Sedangkan konsumsi bagi panitia pelaksana dan pihak-pihak pendukung seperti driver yang menjemput peserta dan TNI/Polri disiapkan makanan terpusat di dapur umum.

Dalam menyajikan makanan, lanjut Achmadi, pihaknya juga memperhatikan sajian ramah anak karena peserta KBN hampir semuanya rata-rata berusia 12-14 tahun. Terlebih lagi mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kita perhatikan nilai gizinya, kesukaan anak-anak dan tidak ada makanan yang pedas. Semua kita layani dan dikontrol untuk memastikan para peserta mendapatkan yang terbaik,” tegasnya.

Selain itu, Dinsos Kalsel juga menyiapkan konsumsi bagi peserta KBN di daerah Takisung Kabupaten Tanah Laut sebanyak 3000 paket makanan siap saji setiap hari untuk tiga kali makan selama tiga hari mulai 11-13 Juli 2023.

“Jadi ada dua titik yang disiapkan untuk dapur umum,” terangnya.

Ditambahkan Achmadi, dapur umum Tagana Dinsos Kalsel ini mengerahkan sebanyak 45 orang personil yang bekerja selama 24 jam.

“Mereka sudah bekerja sejak H-5 untuk melayani konsumsi panitia pelaksana. H-2 melayani konsumsi kontingen se Kalsel dan mulai Senin (10/7) melayani seluruh peserta tidak hanya dari Kalsel tetapi juga dari luar daerah,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

PLN Penuhi Kebutuhan Kelistrikan Selama KBN Berlangsung

BANJARMASIN – Dalam rangka pemenuhan kebutuhan kelistrikan selama pelaksanaan Kemah Bela Negara (KBN) Tahun 2023, di Provinsi Kalimantan Selatan. Maka PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng) siap memenuhi kebutuhan tersebut.

Manager Unit Pelanggan PLN Banjarbaru Radinal Harari mengatakan, PLN Unit Induk Wilayah Kalsel-Teng saat ini terus siap siaga, untuk memenuhi kebutuhan pasokan kelistrikan tersebut.

Manager Unit Pelanggan PLN Banjarbaru Radinal Harari

Menurutnya, bentuk dukungan yang diberikan dengan menyiapkan, penyulang tenaga listrik dikawasan KBN tersebut.

“Dua penyulang tenaga listrik kami siapkan, untuk pemenuhan kelistrikan,” jelas Radinal lebih lanjut.

Dengan penyediaan tersebut, tambah Radinal, maka supplai kelistrikan terpenuhi selama pelaksanaan KBN berlangsung.

“Kami berharap selama pelaksanaan KBN Tahun 2023 di Provinsi Kalimantan Selatan ini, tidak ada kendala dan hambatan terhadap ketersediaan kelistrikan,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

Lewat KBN Nasional 2023, Kearifan Lokal dan Budaya Kalsel Dikenalkan

BANJARBARU – Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel, Agus Salim, menyebut, penyelenggaraan Kemah Bela Negara (KBN) tingkat Nasional tahun 2023 tak hanya diajarkan tentang pengamalan cinta tanah air. Melainkan, juga dikenalkan dengan penanaman nilai-nilai budaya dan kearifan lokal dari masyarakat.

Ketua Harian Kwarda Gerakan Pramuka Kalsel, Agus Salim saat menjelaskan sub kegiatan di Kemah Bela Negara (KBN) Nasional 2023

“Tujuannya kita memang mengangkat Kalsel melalui budaya dan ke lokalannya dari kegiatan yang digelar secara nasional ini,” ujarnya, beberapa waktu yang lalu.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, sebagai cerminan dalam pelaksanaan. Pihaknya turut mengedukasi melalui pengenalan benda bersejarah dan seni olahraga tradisional.

“Ada kegiatan edukasi ke museum serta pengenalan olahraga seni tradisional bagi peserta yang turut mendukung kelancaran acara Kemah Bela Negara (KBN) 2023,” ungkapnya.

Selain itu, ia menjelaskan, sebagai sikap cinta terhadap pejuang kemerdekaan RI, pihaknya juga meyelenggarakan napak tilas.

“Juga ada penjelajahan. Disusul nanti ada kegiatan penanaman mangrove di Kabupaten Tanah Laut,” bebernya.

Ia mengharapkan, ke depan pramuka di Kalsel dapat berkembang dan lebih maju lagi. Seiring provinsi ini juga terpilih sebagai tuan rumah pada penyelenggaraan Kemah Bela Negara (KBN) tahun 2023 secara nasional.

“Intinya dari KBN ini dapat memberikan kontribusi terhadap nilai-nilai positif bagi peserta agar lebih mengenal apa itu bela negara. Sehingga, keamanan NKRI selalu terjaga dengan baik,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Peserta Putri KBN 2023 Jalani Napak Tilas dan Jelajah Alam di Tahura Sultan Adam

BANJAR – Sebanyak 462 peserta putri Kemah Bela Negara (KBN) Nasional Tahun 2023 menjalani napak tilas dan jelajah alam di Tahura Sultan Adam, Kabupaten Banjar, Selasa (11/7).

Sejumlah peserta saat menjelajah alam Tahura Sultan Adam, kegiatan ini bagian dari rangkaian KBN Nasional 2023 di Kalsel.

Koordinator Kegiatan KBN Nasional 2023 Ahmad Husen mengatakan, perjalanan menjelajah alam yang ditempuh ratusan Pramuka Penggalang putri itu kurang lebih sejauh dua kilometer. Mereka semua akan menginap selama satu malam sembari dibekali tentang wawasan bela kebangsaan.

Peserta putri KBN Nasional 2023 saat mendengarkan arahan dari Seksi Operasi Slamet Sarwono (kiri) tentang lokasi Sub Camp.

“Ada Sub Camp disini, nanti yang memberi materi dari TNI dan Polri,” ujarnya.

Sementara itu Seksi Operasi sekaligus Perwira Pratama (Pama) Yonif 623 Slamet Sarwono menjelaskan ratusan peserta putri itu nantinya akan dibagi ke delapan pos.

Setiap pos meliputi berbagai kegiatan kegiatan dan pembekalan materi. Mulai dari outbound, pengenalan navigasi darat, pengetahuan tentang lalu lintas, hingga pengenalan tentang drone.

“Mudah-mudahan materi yang diberikan hari ini bisa jadi bekal mereka untuk mendaftar sebagai anggota TNI maupun Polri,” harapnya.

Adapun selain pembekalan tentang wawasan kebangsaan, kegiatan juga dirangkai dengan pagelaran busana dari setiap Kwarda di malam hari. (SYA/RDM/RH)

Disambut Paman Birin, Peserta SSDN-PPSA Lemhanas Pelajari Potensi Kalsel

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin, menerima rombongan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIV tahun 2023, Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) RI, di ruang rapat Abrani Sulaiman Setdaprov Kalsel di Banjarbaru pada Senin (10/7).

Gubernur Kalsel bertukar cinderamata dengan peserta SSDN Lemhanas RI

Turut hadir Wakil Gubernur Lemhanas RI, Letnan Jenderal TNI Mohamad Sabrar Fadhilah, yang menyampaikan sambutan Gubernur Lemhanas RI.

Sabrar mengatakan, SSDN merupakan salah satu program utama pendidikan calon pimpinan masa depan.

Tujuan kegiatan ujarnya, untuk mempelajari, memahami, dan mengkaji potensi dan berbagai permasalahan yang dihadapi daerah, ditinjau dari aspek geografi, demografi, sumber kekayaan alam, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya serta pertahanan dan keamanan dalam sudut ketahanan nasional.

Sementara itu, Paman Birin dalam sambutannya, menyampaikan beberapa hal terkait Provinsi Kalsel yang memiliki 2028 desa, yang tersebar di 13 kabupaten kota.
Disebutkan juga, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Provinsi Kalsel mengalami peningkatan yakni 65,20 pada 2010 menjadi 71,84 pada 2022.

Gubernur Kalsel

Dengan capaian ini, rata-rata pertumbuhan IPM 2010-2022 menjadi sebesar 0,85 persen per tahun.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi Kalsel, dapat dilihat dari capaian pertumbuhan ekonomi sampai dengan periode akhir triwulan III 2022 yakni 5,59 persen (yoy), yang terutama didorong sektor pertambangan dan penggalian, sedikit lebih rendah dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,72 persen pada periode yang sama.

“Keberhasilan pemulihan ekonomi di Kalsel pada 2022 juga terlihat dari penurunan angka Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dari semula 4,95 persen pada Agustus tahun 2021 menjadi 4,74 persen pada bulan Agustus 2022,” terang Paman Birin.

Demikian juga untuk tingkat kemiskinan di Kalsel yang menurun, dari semula 208,11 ribu jiwa (4,83 persen) pada Agustus 2021 menjadi 195,70 ribu jiwa (4,49 persen) pada Maret 2022.

Lebih lanjut Paman Birin mengatakan, posisi geografis Kalsel saat ini sangat strategis, karena berbatasan langsung dengan IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Pada kegiatan itu, Paman Birin dan Wakil Gubernur Lemhanas Letnan Jenderal TNI Mohamad Sabrar Fadhilah saling bertukar cinderamata.

Acara diisi dengan penyampaian paparan oleh Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar disertai diakhiri dengan dialog. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

KBN Nasional 2023 di Kalsel, Resmi Dibuka

BANJAR – Kemah Bela Negara (KBN) Tingkat Nasional Tahun 2023 resmi dibuka, di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Senin (10/7) malam.

Ketua Mabida Kalsel Sahbirin Noor (kanan) saat menyematkan tanda keikutsertaan KBN Nasional 2023

Sebanyak 1.181 Pramuka Penggalang dari 18 Provinsi di Indonesia mengikuti KBN 2023 ini mulai 10-16 Juli mendatang.

Ketua Mabida Kalsel Sahbirin Noor saat memimpin upacara pembukaan KBN Nasional 2023

Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Kalsel Sahbirin Noor, Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Budi Waseso mengaku KBN tahun ini terselenggara atas semangat dan dukungan penuh dari Pemprov Kalsel.

“Sebelumnya KBN tidak masuk dalam program kerja Kwarnas tahun anggaran 2023, tetapi karena Pemprov Kalsel, akhirnya acara ini terselenggara,” ucap Budi Waseso.

Ditengah rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini, Budi mengingatkan perlunya kerjasama agar seluruh rangkaian kegiatan terselenggara dengan baik, aman, nyaman dan menyenangkan.

“Hal ini tentu dimaksudkan agar semua pihak yang terlibat tetap dalam kondisi tubuh yang sehat secara jasmani maupun rohani,” tuturnya.

Tema KBN Tingkat Nasional 2023 adalah “Bergerak Membela NKRI”. Tema ini menurut Budi sungguh tepat. Melihat begitu banyaknya pengaruh budaya asing yang menginfiltrasi Indonesia melalui berbagai cara.

“Budaya asing ini sedikit banyak dapat mengubah jiwa, perilaku dan budi pekerti masyarakat Indonesia,” lanjutnya.

Para Pembina Pramuka juga dituntut mampu membina para peserta didiknya untuk menjauhi semua hal buruk tersebut. Diantaranya dengan cara melakukan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat demi kemajuan diri para peserta didik itu sendiri, maupun masyarakat, bangsa dan negara secara keseluruhan.

“Mari kita selalu berusaha dengan bersungguh-sungguh untuk menerapkan Kode Kehormatan Pramuka berupa Satya dan Dharma Pramuka,” ajaknya.

Budi berharap pengetahuan dan wawasan yang didapat selama kegiatan ini berguna bagi perjalanan hidup peserta. Ia juga berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti program kegiatan yang telah disusun dengan hati yang gembira dan penuh dengan semangat.

“Mari kita sama-sama terus bergerak dan bergandeng tangan membela Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tercinta ini,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version