BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), terus mendorong penguatan kelembagaan desa dengan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) se-Kalimantan Selatan, yang berlangsung pada Jumat (17/10) di Banjarbaru.
Kegiatan ini diikuti 55 peserta dari unsur Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), PKK, Karang Taruna, serta perwakilan RT dan RW dari 11 kabupaten di Kalimantan Selatan. Bimtek dibuka secara resmi Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel, Iwan Ristianto.
Dalam sambutannya, Iwan menegaskan pentingnya peran LKD sebagai motor penggerak partisipasi masyarakat di tingkat desa. Menurutnya, keberadaan LKD menjadi elemen penting dalam mendorong kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga desa, dan warga agar pembangunan benar – benar berangkat dari kebutuhan masyarakat.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di bawah kepemimpinan Bapak Gubernur telah menetapkan semangat kerja ‘Bekerja Bersama, Merangkul Semua’. Ini bukan sekadar slogan, tetapi filosofi pembangunan yang sangat relevan dengan peran LKD,” ungkap Iwan.
Ia menjelaskan, makna “Merangkul Semua” adalah ajakan bagi seluruh elemen masyarakat desa untuk terbuka terhadap aspirasi dan potensi warga tanpa terkecuali.
Sementara “Bekerja Bersama” menjadi wujud sinergi antara pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat dalam memastikan program pembangunan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Melalui Bimtek ini, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pemahaman regulasi terbaru tentang peran LKD, penyusunan perencanaan pembangunan desa yang inklusif dan transparan, serta strategi memperkuat gotong royong dan swadaya masyarakat sebagai modal sosial desa.
Selain materi teknis, kegiatan ini juga menjadi ajang berbagi pengalaman dan praktik baik antar LKD dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, sehingga diharapkan terjalin jejaring kolaboratif antar pelaku pembangunan desa.
Iwan berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan secara aktif dan membawa pulang hasil pembelajaran yang dapat diterapkan di wilayah masing-masing.
“Membangun Kalimantan Selatan berarti membangun desanya. Desa yang maju hanya bisa terwujud jika semua komponen bekerja bersama dan merangkul semua demi kemajuan Banua,” tutup Iwan.
Dengan adanya kegiatan ini, Dinas PMD Kalsel berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas kelembagaan desa agar semakin mandiri, partisipatif, dan adaptif dalam menghadapi dinamika pembangunan ke depan. (DPMD-KALSEL/MRF/RIW/RH)

