BANJARBARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin, memimpin Turun ke Desa (Turdes) Turdes Menembus Batas ke-10, Bergerak dengan Kekuatan Rakyat Menuju Indonesia Emas, Gerakan Cinta Banua.
Mengambil start dari Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru, rombongan turdes dilepas Raudatul Jannah atau Acil Odah, Ketua TP PKK Kalsel pada Senin (1/7) pagi.
Para peserta Turdes ke-10 yang dilepas dari kantor Gubernur di Banjarbaru
Tahun 2024 ini adalah turdes ke-10 yang dimulai sejak tahun 2016, dengan mengunjungi desa-desa hampir di seluruh kabupaten/kota di Bumi Babussalam.
Gubernur Kalsel memimpin Turdes ke-10 tahun 2024
Sesaat sebelum keberangkatan, Paman Birin menyampaikan beberapa arahan kepada pasukan turdes.
“Hari ini Insya Allah rombongan Turdes ke-10 kita akan dilepas Acil Odah. Kepada semua pasukan, dijaga keamanan dan keselamatan, itu yang utama. Tidak ada yang balap-balapan, semua kita usahakan terukur dan mudah-mudahan kita mendapatkan keselamatan dalam perjalanan yang kurang lebih akan dilaksanakan selama 6 hari ini,” ingat Paman Birin.
Sementara itu, Ketua Koordinator Turdes Menembus Batas ke-10 Fathimatuzzahra menyampaikan, kegiatan yang dilaksanakan pada 1 hingga 6 Juli 2024 ini, akan berhenti di 16 titik di 12 kabupaten/kota di Kalsel.
“Kegiatan melibatkan 305 trail, 148 mobil dan 778 peserta dengan 5 ambulance pengiring. Di semua titik acara akan dilaksanakan semua kegiatan yang mengarah kepada kepentingan masyarakat. Antara lain ada sunatan massal, pemberian makanan tambahan, pembagian sembako, pemberian hibah kepada BUMDes, aktivasi IKD dari Dukcapil, bantuan anak sekolah, pemberian paket tumbuh kembang anak, pembagian bendera, penyerahan paket dari Disbunnak dan tentunya penanaman pohon di semua titik acara yang memang diminta langsung Paman Birin,” sampainya.
Fathimatuzzahra juga menyampaikan, bahwa Paman Birin mengharapkan kegiatan ini akan bisa langsung diterima dan bermanfaat bagi masyarakat di semua titik pemberhentian.
Sebelum berangkat, rombongan melaksanakan do’a bersama yang dipimpin Guru Supian Al-Banjari. (Biroadpim-RIW/NRH/RH)
BANJARMASIN – Semarak Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) ke 8, semakin meriah dengan adanya parade Pawai Sasirangan 2024, terpusat di kawasan Siring Menara Pandang Banjarmasin, Minggu (30/6). Acara dilepas Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Ketua Dekranasda Banjarmasin Siti Wasilah.
Kemeriahan pawai tersebut diikuti kurang lebih 3.000 peserta yang terdiri dari 72 regu baik itu SKPD, sekolah-sekolah, komunitas serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis) se- kota Banjarmasin.
Diskominfotik Kota Banjarmasin turut meramaikan Pawai Sasirangan
Ibnu Sina bersyukur atas animo masyarakat maupun para peserta yang turut meramaikan kegiatan parade Sasirangan BSF ke-8 tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini seluruh peserta pawai Basasirangan tercatat diikuti sebanyak 2900-an peserta,” ujarnya disela-sela pelepasan.
Ia pun berharap kegiatan yang rutin digelar setiap tahun itu dapat dilaksanakan kembali dengan lebih meriah di tahun-tahun mendatang.
Senada, Plt Kadisbudporapar Machli Riyadi mengapresiasi antusiasme peserta maupun masyarakat yang mengikuti jalannya parade pawai Basasirangan. Ia menuturkan, jumlah peserta yang hadir melebihi dari target yang dicanangkan oleh panitia penyelenggara.
“Alhamdulillah sukses luar biasa karena pesertanya sangat antusias, kita menargetkan 1.600 hingga maksimal 2.000 orang namun ternyata yang ikut ada 2.921 orang,” beber Machli Riyadi.
“Tentunya hal ini membuktikan bahwa kegiatan ini cukup di nanti-nanti oleh masyarakat dan unsur yang ikut dalam pawai, semuanya saling membaur bangga dengan Sasirangan,” sambungnya.
Lanjut, Machli menyebut bahwa jumlah peserta yang meningkat dari tahun-tahun sebelumnya juga disebabkan oleh kombinasi serta konsep pakem dari event tersebut.
“Sehingga peserta lebih bergairah dengan berbagai macam kreativitas yang ditampilkan,” katanya lagi.
Untuk itu, Machli ingin siapapun pemimpin baru yang nantinya melanjutkan pembangunan di kota Banjarmasin, akan tetap menjadikan ajang BSF ini sebagai agenda rutin tahunan bagi masyarakat kota Banjarmasin.
BANJARMASIN – Pemilihan Putra dan Putri Sasirangan yang digelar pada Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) Tahun 2024, di salah satu pusat perbelanjaan terbesar, di Kota Banjarmasin, Sabtu Malam (29/6). Dan, terpilih Aizar Ahmadinejad dan Nayla Almira sebagai Putra dan Putri Sasirangan Kota Banjarmasin.
Para pemenang Putra Putri Sasirangan akan menjalankan tugas selama satu tahun ke depan, untuk mempromosikan pariwisata dan kain Sasirangan Kota Banjarmasin.
“Selamat sukses untuk para Putra Putri Sasirangan Kota Banjarmasin yang malam hari ini sudah terpilih. Mereka bertugas setahun ke depan dalam rangka mempromosikan pariwisata, mempromosikan Sasirangan, dan menjadi Duta Promosi Kota Banjarmasin,” ungkap Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, disela kegiatan tersebut.
Ia juga menyatakan harapannya, agar generasi muda, khususnya para duta terpilih, dapat meningkatkan kecintaan terhadap Sasirangan,
“Bersama-sama dengan Duta promosi lainnya, diharapkan dari anak-anak muda ini, mereka paling tidak dengan teman sebaya atau generasi milenial lebih mencintai Sasirangan,” ujarnya.
Kain Sasirangan sendiri telah mendapatkan sertifikat indikasi geografis dari Kalimantan Selatan, dan menurut Ibnu Sina, hal ini menjadi tanggung jawab bersama untuk melestarikan dan membudidayakan kain tradisional tersebut.
“Tugas kita lah untuk melestarikannya, membudidayakannya, dan mencintai sasirangan. Oleh karena itu, kita bangga anak-anak muda sekarang sudah tidak malu lagi dan kemudian bangga bersasirangan,” katanya.
Dengan semangat baru, Walikota berharap agar para Putra Putri Sasirangan yang terpilih dapat menjadi duta yang baik untuk Banjarmasin, membawa nama baik kota serta mempromosikan kekayaan budaya lokal, terutama kain sasirangan, kepada masyarakat luas.
Untuk diketahui, Juara pertama dari Putra Putri Sasirangan Kota Banjarmasin atas nama Aizar Ahmadinejad (Putra) dan Naila Almira(Putri), mereka mendapatkan uang tunai masing masing Rp. 3.750.000 serta mendapatkan predikat Duta Sasirangan Kota Banjarmasin periode 2024-2025. (ADV/SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Fashion Show Sasirangan BSF ke 8 menjadi kesempatan bagi para Desainer Muda Banua yang tergabung di Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kota Banjarmasin, untuk menampilkan karya terbaik mereka, di salah satu pusat perbelanjaan terbesar, di Kota Banjarmasin, Jumat (28/6).
Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Siti Wasilah mengatakan, momentum ini menjadi kesempatan para desainer Banua muda untuk memperkenalkan karyanya lebih luas.
Selain itu, tentunya bisa memotivasi para desainer muda untuk aktif memproduksi karya-karya mereka dan siap di pasarkan.
“Sehingga dinilai ekonomi menguatkan mereka dalam bidang fashion,” ucap Wasilah kepada awak media di sela-sela acara.
Tidak hanya menampilkan karya para desainer saja, dalam kesempatan itu dilaksanakan lomba desain fashion Sasirangan.
Wasilah berharap, melalui lomba desain fashion Sasirangan bisa mendorong anak-anak muda di Kota Seribu Sungai khususnya agar semakin mencintai dan bangga menggunakan Sasirangan.
“Tentunya dengan desain-desain yang cocok untuk anak muda,” katanya.
Melalui anak-anak muda yang cinta dan bangga menggunakannya. Maka secara tidak langsung mereka dapat membantu mempromosikan kain warisan budaya Banjar itu secara lebih luas lagi.
“Baik di tingkat nasional hingga internasional harapannya,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu desainer yang mengikuti kegiatan tersebut, M Willyansyah mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan tersebut.
“Kami mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh Dekranasda Kota Banjarmasin,” ungkapnya.
Pada fashion show Sasirangan tersebut, Willy menampilkan karyanya, yang bertemakan The Beauty Of Sasirangan. Dimana keindahan dan kecantikan wasra Kalimantan Selatan yaitu Sasirangan ini dibentuk dan dibuat menjadi karya yang indah dan futuristik.
“Kami berharap Sasirangan dapat lebih mendunia lagi dan dikenal oleh orang banyak,” ujar Willy. (ADV/SRI/NRH/RH)
BANJARMASIN – Pada rangkaian kegiatan Peringatan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) Tahun 2024 ini, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Siti Wasilah meresmikan Kampung Tematik Jelujur di Kelurahan Alalak Utara, Sabtu (29/6)
Peresmian Kampung Jelujur itu ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan gapura Kampung Jelujur Sasirangan di Kelurahan Alalak Utara.
“Dengan diresmikan Kampung Jelujur ini, akan ada peningkatan kualitas pengrajin jelujur kain Sasirangan di Kota Banjarmasin,” ungkap Walikota.
Pengrajin Jelujur ini, jelasnya, merupakan mata rantai dari kerajinan kain Sasirangan di Kota Banjarmasin.
“Tidak akan ada kain Sasirangan tanpa pengrajin Jelujur, segitu juga sebaliknya,” ucap Walikota.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenagakerja Kota Banjarmasin, Isa Anshari menambahkan terdapat 162 Pengrajin Jelujur Sasirangan pada Kampung Jelujur Sasirangan tersebut.
“Sebanyak 162 pengrajin jelujur Sasirangan di Kelurahan Alalak ini, mayoritas merupakan ibu rumah tangga,” ungkap Isa.
Dengan dijadikannya kawasan tempat tinggal mereka sebagai kampung jelujur, maka para pengrajin tersebut berada dibawah binaan Dinas Koperasi UMKM dan Tenagakerja Kota Banjarmasin.
“Kami kampung jelujur Alalak Utara ini akan menjadi percontohan, bagi daerah lain di Kota Banjarmasin,” ucapnya. (ADV/SRI/NRH/RH)
BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin bersama Kepala Polisi Daerah Kalimantan Selatan Irjen Pol Winarto, membagikan doorprize dan hadiah umroh saat kegiatan olahraga bersama Forkopimda dan TNI-Polri dalam rangka Hari Bhayangkara ke-78 serta HUT ke-76 Polwan, di lapangan Polda Kalsel Banjarbaru pada Sabtu (29/6).
Sebagian besar peserta jalan santai dan olahraga bersama di Mapolda Kalsel
Pukul 06.00 WITA, Gubernur Kalsel Paman Birin melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur didampingi Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto melepas puluhan peserta gerak jalan.
Gubernur berfoto dengan unsur Forkopimda pada acara olahraga bersama di Mapolda Kalsel di Banjarbaru
Terlihat sejumlah hadiah seperti sepeda motor matic/bebek, sepeda sport dan bingkisan lainnya. Selain itu, sebanyak 8 peserta menerima hadiah umroh dari Gubernur Kalsel, Paman Birin.
Di antaranya, peserta menerima umroh yakni Vica Febrilia, Dian Rifia, Annita Putri Damayanti, Melissa, Zairul Fahmi Azhar, M. Bustam, M. Karnadisyah dan Abimanyu.
Gubernur Kalsel Paman Birin menyampaikan dalam sambutannya, kegiatan memperingati Hari Bhayangkara ke-78 dan HUT ke-76 Polwan ini, merupakan perwujudan generasi emas di tahun 2045 ke depan. Sekarang, menurut Paman Birin, Indonesia tak terkecuali Kalimantan Selatan tengah menyiapkan anak bangsa menuju generasi emas tersebut.
“Kepada keluarga besar Polda Kalimantan Selatan, saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-78 dan HUT Polwan ke-76 tersebut. Jadi, lembaga kepolisian ini juga menyiapkan generasi emas itu,” ucap Paman Birin di atas panggung.
Tak lama, Paman Birin memanggil dua anggota kepolisian yang duduk di samping panggung. Di antaranya mereka adalah seorang bapak-bapak dan ibu yang berani cepat ke panggung.
Kemudian, Paman Birin turut mengundi hadiah umroh. Di gelas kaca undian, sang gubernur menyebut nomor yaitu 0450 dan 0160. Sorak peserta bergemuruh saat salah satu anggota kepolisian menerima hadiah umroh tersebut.
“Ada yang memiliki kupon dengan nomor 0450, ayo maju. Selanjutnya, kesempatan umroh dengan nomor 0160,” sebut Paman Birin, penuh semangat.
Paman Birin menyampaikan, bagi peserta non-Muslim maka bisa dicairkan dalam bentuk uang saja. Bagi yang umat Muslim, akan menjalankan ibadah umroh.
“Baiklah, atas nama Pimpinan Provinsi Kalimantan Selatan dan atas nama rakyat Banua turut kembali mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke-78 merayakan 1 Juli untuk Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan. Semoga, semakin dicintai oleh warga Banua,” ungkap Paman Birin, sembari salam presisi.
Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto menyebutkan nomor kupon adalah 0317, 0045, 0233 dan 0159. Keempat peserta ke panggung, tampak senyum bahagia terpancar di sana.
Dalam kesempatan itu, Irjen Pol Winarto ingin melihat seluruh anggota kepolisian dapat bahagia dan senang sepulang dari kegiatan usai menerima hadiah doorprize.
“Pokoknya, sesuai apa yang disampaikan Bapak Gubernur Paman Birin. Di sana harus senang, di sini juga harus senang. Terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang turut mendukung acara ini,” ucap Irjen Pol Winarto, saat memberikan sambutan.
Terkait pemindahan Mapolda ke Banjarbaru, Irjen Pol Winarto menyampaikan, bahwa masih banyak bangunan yang belum dibuat. Sebelum berakhir jabatan, Ia berharap nantinya Gubernur Paman Birin sempat meresmikan bangunan yang ada di lokasi tersebut.
Dengan adanya Paman Birin, menurut Irjen Pol Winarto merasa terbantukan selama ini. Bahkan ke depan, menurutnya orang nomor satu di Kalsel itu akan terus mendukung dan memberikan bantuan.
“Semoga ada lagi bangunan yang diresmikan beliau. Insya Allah ya pak,” ungkap Kapolda Kalsel.
Diakhir, Irjen Pol Winarto mengaku tujuan kegiatan ini sesuai arahan dan perintah oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Seluruh elemen dari pemerintah daerah, instasi swasta, komunitas hingga masyarakat setempat agar merasakan kegiatan ini.
“Sebab itu jajaran Forkopimda dan kelompok swasta lain, serta masyarakat juga harus tersentuh dalam kegiatan gerak jalan. Semua merasakan senang dalam merayakan HUT Bhayangkara ke-78,” tutupnya. (Biroadpim-RIW/NRH/RH)
BANJARMASIN – Mengambil momen pada pelaksanaan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF)Tahun 2024 ini, Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan Ibnu Sina-Arifin Noor, di salah satu pusat perbelanjaan terbesar, di Kota Banjarmasin, Jumat Malam (27/6).
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan Wakil Walikota Arifin Noor menyampaikan, keberhasilan pembangunan selama tiga tahun kepemimpinan mereka di Kota Banjarmasin.
Ibnu-Ariffin saat memberikan sambutan
“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu, pada tiga tahun kepemimpinan Ibnu-Arifin,” ungkap Walikota.
Karena, lanjutmya, di periode kedua kepemimpinannya banyak dukungan diterima dari seluruh warga Kota Banjarmasin.
“Ayo kita saling dukung dan kayuh baimbai, dalam menyelesaikan janji politik dengan program 20 prioritas Ibnu-Arifin,” ucapnya.
Kota Banjarmasin ini merupakan ruang budaya, ruang kreativitas,ruang kolaborasi, serta lainnya.
“Untuk itu apa yang menjadi visi dan misi Ibnu-Arifin dapat diwujudkan bersama sama,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota menitipkan pesan, siapapun yang nantinya menjadi Walikota Banjarmasin berikutnya, untuk tetap melanjutkan visi Kota Banjarmasin, sebagai Kota Sungai.
Pada kegiatan tersebut, ditampilkan Fashion Show karya desainer muda tergabung APPMI Kota Banjarmasin. (ADV/SRI/NRH/RH)
BANJARBARU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel turut mensupport bantuan Gubernur Kalsel untuk ke desa-desa dalam rangka mendukung kegiatan turun ke desa (Turdes) 2024, yang akan dilaksanakan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor beserta seluruh SKPD lingkup Provinsi Kalsel, mulai 1 hingga 6 Juli mendatang.
Hal ini disampaikan, Kepala Dinas PMD Provinsi Kalsel Faried Fakhmansyah, baru – baru tadi.
Faried menyampaikan, adapun bantuan yang disupport Bidang Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan pada agenda Turdes nanti, yakni bantuan karya bakti TNI di Desa Maju Mulyo Kecamatan Manteweh Kabupaten Tanah Bumbu, dan di Desa laburan Kecamatan Kelumpang Hulu, Kabupaten Kotabaru.
Kepala Dinas PMD Kalsel Faried Fakhmansyah
“Desa Maju Mulyo Kecamatan Manteweh Kabupaten Tanah Bumbu direncanakan akan menjadi titik awal pemberian bantuan oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor pada kegiatan Turdes nanti,” ungkapnya.
Faried mengatakan pihaknya juga akan menyiapkan prasasti penandatanganan serta gapura, untuk menyambut kedatangan orang nomor 1 di Bumi Lambung Mangkurat ini di Desa Maju Mulyo Kecamatan Manteweh Kabupaten Tanah Bumbu.
“Pemotongan pita dan gapura tersebut bertujuan sebagai pembuka kegiatan karya bakti TNI di desa-desa yang akan diresmikan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor,” lanjutnya.
Ditempat yang sama, Kasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan Dinas PMD Kalsel, Andie menambahkan, perbaikan jalan di desa-desa pun terus dilakukan melalui kegiatan karya bakti TNI yang merupakan hasil kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kalsel bersama Korem 101/Antasari. Hal ini diharapkan dapat mempermudah akses bagi para warga yang tinggal di daerah desa yang terisolir.
Kasi Pembangunan Sarana dan Prasarana Kawasan Perdesaan, Andie Putra Pratama
“Dana Kegiatan Karya Bakti TNI untuk Desa Maju Mulyo Kabupaten Tanbu berasal dari dana APBD anggaran tahun 2023 yang senilai Rp4 milyar dan untuk Desa Terantang Kabupaten Batola, berasal dari dana APBD anggaran tahun 2024 dengan nilai mencapai Rp11 Milyar,” tutup Andie.
Selain bantuan kegiatan Karya Bakti TNI, Dinas PMD Kalsel juga mensupport bantuan dana hibah TP PKK Provinsi Kalsel kepada Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang tersebar di 11 Kabupaten pada kegiatan Turdes nantinya.
Kasi Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Ekonomi Desa Dinas PMD Kalsel, Indah Novita Purnamasari mengungkapkan, bantuan dana hibah dari TP PKK Kalsel untuk Bumdes akan diberikan kepada 21 Bumdes yang tersebar di 11 Kabupaten pada saat kegiatan Turdes nantinya.
“Untuk tahun 2024 ini, kami mendapat limpahan dana dari ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Raudhatul Jannah Sahbirin Noor, untuk meningkatkan penguatan ekonomi keluarga melalui Bumdes ini, yang senilai Rp. 970.932.000 kepada 21 buah Bumdes di 11 kabupaten,” ungkap Novi saat dihubungi melalui sambungan telpon, Jum’at (28/6).
Novi menjelaskan, bukan hanya Bumdes binaan Pemerintah Provinsi Kalsel yang mendapatkan dana hibah tersebut, namun juga Bumdes binaan Pemerintah Kabupaten yang sesuai dengan kriteria penerima dana hibah, yakni harus memiliki badan hukum, aktif, serta memiliki usaha.
“Karena hibah itu sendiri untuk mengembangkan usaha bagi ketahanan keluarga nantinya,” lanjut Novi.
Dirinya mengungkapkan alasan dipilihnya 21 Bumdes penerima dana hibah TP PKK tersebut merupakan hasil rekomendasi dari Kabupaten kepada Dinas PMD Kalsel.
“Kami mengharapkan dengan adanya pemberian bantuan dana hibah ini dapat meningkatkan pengembangan usaha Bumdes swndiri yang nantinya juga berdampak pada penguatan ekonomi desa dan keluarga,” tutup Novi. (MRF/NRH/RH)
BANJARMASIN – Ombudsman RI Kalsel mengadakan Ekspos Pengawasan Pelayanan Publik di Provinsi Kalimantan Selatan Semester I Tahun 2024, bertempat di Aula Kantor Perwakilan Ombudsman Provinsi Kalimantan Selatan.
Acara ini dihadiri oleh Pengampu Ombudsman Kalsel, Yeka Hendra Fatika (secara daring), Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel, Hadi Rahman, Kepala Keasistenan Pencegahan Maladministrasi, Benny Sanjaya, Insan Ombudsman serta Sahabat Ombudsman dari berbagai media seluruh Provinsi Kalsel (28/6).
Acara dibuka dengan sambutan yang disampaikan oleh Anggota Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika yang menekankan pentingnya hubungan antara Ombudsman dengan media yang sama-sama punya peran strategis dalam pengawasan dan perbaikan kualitas pelayanan publik, sehingga perlu terus berkolaborasi.
Kegiatan ”Bincang Media” yang diinisiasi oleh Ombudsman Kalsel adalah bentuk transparansi dan akuntabilitas kinerja lembaga agar diketahui apa-apa yang sudah dan akan terus dilakukan oleh Ombudsman Kalsel serta diperoleh saran dan masukan yang berharga dari media untuk dapat ditindaklanjuti Ombudsman Kalsel.
Selanjutnya Kepala Perwakilan Ombudsman Kalsel, Hadi Rahman memaparkan bahwa selama semester I tahun 2024, Ombudsman Kalsel menerima 166 laporan. Dari 166 laporan yang diterima, 101 laporan telah selesai dan 65 laporan masih dalam proses penyelesaian. Selain itu terhadap 166 laporan tersebut, dilakukan perhitungan valuasi kerugian masyarakat.
”Kami telah menghitung nilai valuasi laporan masyarakat, dan menemukan angka kerugian publik yang bisa diselamatkan oleh Ombudsman Kalsel di semester I tahun 2024 ini mencapai Rp.3.686.993.600 yang berasal dari lima substansi, yaitu infrastruktur, pedesaan, energi dan kelistrikan, jaminan sosial, dan air minum,” rincinya.
Hadi Rahman menambahkan bahwa nilai valuasi tersebut berasal dari laporan masyarakat yang mengandung unsur kerugian publik bersifat materiil berdasarkan bukti-bukti yang jelas dan valid, sehingga perhitungannya dapat dipertanggungjawabkan.
“Ada bermacam bentuk penyelamatan kerugian publik, seperti pengembalian dana, penerimaan langsung atau tidak langsung serta pelunasan hingga pelepasan atau keringanan biaya yang dapat diterima manfaatnya baik secara individual atau masyarakat luas yang ikut terdampak dari terselenggaranya pelayanan publik, setelah diproses oleh Ombudsman Kalsel,” terangnya. (NRH/RH)
BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin melantik 9 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 1 orang Fungsional Ahli Utama lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel di Mahligai Pancasila Banjarmasin pada Jumat (28/6) siang.
Gubernur Kalsel saat melantik pejabat tinggi pratama pada Jumat (28/6)
Gubernur, dalam pelantikan menyampaikan ucapan selamat dan pesan agar para pejabat yang dilantik mengemban dengan sungguh-sungguh amanah yang telah diberikan.
Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan
“Pelantikan ini merupakan amanah dan tanggung jawab yang harus diemban dengan sungguh-sungguh, dan saya yakin bahwa saudara-saudara yang telah terpilih memiliki kapasitas dan integritas untuk menjalankan tugas dengan baik,” pesan Paman Birin.
Ditengah gerak perubahan dunia yang sangat cepat, Paman Birin juga berpesan kepada seluruh jajaran pimpinan agar memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi dan senantiasa berinovasi.
“Dunia terus berubah, dan kita harus mampu beradaptasi. Inovasi adalah kunci untuk membawa Kalsel menuju kemajuan yang kita cita-citakan,” pesan Paman Birin.
Tak lupa, Paman Birin berpesan untuk selalu menjaga sinergi, komunikasi dan kolaborasi antar instansi.
“Pembangunan daerah bukanlah tugas satu unit kerja, satu instansi, atau satu orang saja. Ini adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan kerjasama yang baik,” ujar Paman Birin mengingatkan.
Pada akhir kegiatan, do’a bersama dipimpin Tuan Guru, M Zarkasi, yang juga menyampaikan tausyiah, terkait menjaga perasaan manusia.
Guru Zarkasi bercerita tentang seorang sahabat yang disebut Rasulullah adalah ‘Orang Surga’, yang setelah ditelusuri ternyata ibadah dan amal beliau sama saja, hanya beliau tidak pernah menyakiti hati orang lain.
“Karena itu, janganlah menyakiti hati orang lain. Sebanyak apapun amal yang kita punya, akan habis tak bersisa, apabila kita menyakiti orang lain,” pesan beliau.
Berikut adalah nama-nama pejabat yang dilantik pada pelantikan 28 Juni 2024: – Ahmad Bagiawan, sebagai Asisten Administrasi Umum Sekda Provinsi Kalsel – Miftahul Chair, sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah – Abdul Rahim, sebagai Kepala Dinas Perindustrian – Sri Mawarni, sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana – dr. Yuddy Riswandhy Noora, sebagai Direktur RSJ Sambang Lihum – Guntur Ferry Fahtar, sebagai Kepala Biro Hukum – Fathkan, sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat – Rusma Khazairin, sebagai Wakil Direktur Penunjang Non Medik, Hukum dan Diklat RSUD Ulin – Muhammad Farhanie, sebagai Kepala Biro Perekonomian. (Biroadpim-RIW/NRH/RH)