Tinjau Sabilal Muhtadin, Gubernur Muhidin Targetkan Penataan Ulang Masjid

BANJARMASIN – Waktu menunjukkan pukul 10.10 WITA, saat mobil yang membawa Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin tiba di areal parkir barat Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin, pada Selasa (28/1). Kedatangan orang nomor satu di Kalsel itu, langsung disambut Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Muhammad Tambrin beserta jajaran. Turut hadir pula, Plt Kepala Dinas PUPR Provinsi, Muhammad Yasin Toyib, dan Kepala Biro Kesra Provinsi, Fatkhan.

Gubernur (depan, dua dari kiri) saat meninjau areal taman dan halaman Masjid Raya Sabilal Muhtadin

Bukan tanpa alasan, kedatangan Muhidin di masjid kebanggaan Urang Banua ini, adalah untuk meninjau seluruh area masjid. Termasuk taman, halaman, shuffah hingga bagian dalam masjid dan ruang kerja Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin.

Peninjuan dimulai dari areal taman, yang terlihat dipenuhi rumput di bagian areal tanpa paving. Dimana ke depan, Gubernur menginginkan seluruh areal tanah di taman, ditutup paving blok.

“Kalo ini semua dipasang paving blok, maka areal taman dapat menjadi lokasi sholat tanpa takut kotor terkena tanah. Jika belum masuk waktu sholat, areal ini juga bisa menjadi tempat berkumpul keluarga, dan aktivitas masyarakat menunggu waktu sholat,” ujar Gubernur kepada wartawan.

Muhidin juga meminta pemangkasan beberapa pohon, yang posisinya menutupi pandangan langsung dari arah jalan ke masjid.

“Termasuk toilet yang ada di kiri jalan masuk ini. Selain tidak estetik, toilet ini juga sangat tidak etis berada di depan masjid,” tegasnya.

Toilet nantinya akan dibangun di sisi lain, dan juga di bangunan yang kini menjadi ruangan Badan Pengelola Masjid.

“Untuk ruangan Badan Pengelola akan kita pindah ke ruangan yang saat ini dipakai MUI Kalsel. Nah untuk MUI nanti akan kita carikan di luar areal masjid,” urainya.

Setelah dari areal taman, rombongan Gubernur melihat kondisi shuffah di jalan masuk, serta kanopi yang ada disekitarnya.

“Ini juga tidak estetik. Ini nanti dibuka saja tanpa kanopi. Kita alihkan kanopi dari areal parkir ke lokasi toilet baru. Sehingga jemaah dari parkiran, tidak perlu kehujanan atau kepanasan,” tambahnya.

Beralih ke bagian dalam masjid, Muhidin juga menginginkan adanya penambahan kisi kisi pada dinding, agar terlihat lebih cantik dan estetik di pandang mata.

“Untuk sound system juga harus diatur posisinya, agar terdengar seluruh jemaah yang ada di dalam maupun areal luar masjid. Jika perlu kita beli sound system baru yang berkualitas bagus,” harapnya.

Tidak hanya dari sisi bangunan, Gubernur, Muhidin juga menyoroti keuangan masjid milik Pemerintah Provinsi Kalsel tersebut. Termasuk kontribusi sejumlah sekolah dan SPBU, yang ada di areal masjid.

“Kalo perlu diaudit keuangan masjid ini. Masa kas masjid hanya 400 juta, sementara lahan masjid disewakan untuk sekolah dan SPBU,” tegas Muhidin.

Peninjauan diakhiri dengan sholat Zuhur berjamaah bersama masyarakat, dan juga Plh Sekdaprov serta sejumlah Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel, yang tiba di masjid pasca menyerahkan bantuan banjir, bagi warga di Pengayuan Kota Banjarbaru. (RIW/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Serahkan Bantuan Kepada 500 KK Terdampak Banjir di Desa Teluk Selong Ulu

BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan kembali memimpin penyerahan bantuan kepada warga terdampak banjir di Kalsel, tepatnya di Desa Teluk Selong Ulu, Kecamatan Martapura Barat, Kabupaten Banjar, Senin (27/1).

Didampingi Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kalsel, Syarifuddin, Sekda Kabupaten Banjar, Mokhammad Hilman, serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkup Pemprov Kalsel, Muhidin menyerahkan ratusan paket bantuan. Mulai dari sembako, makanan siap saji bencana, hingga paket makanan pelengkap untuk ibu hamil dan balita.

Gubernur Kalsel Muhidin menyerahkan paket bantuan kepada warga di Desa Teluk Selong Ulu

“Bantuan yang digalang dari Pemprov Kalsel sifatnya sukarela. Saya sendiri secara pribadi menyumbang 5.000 butir telur dan uang tunai total 50 juta rupiah,” kata Muhidin.

Pembagian bantuan dilakukan secara terstruktur agar tidak ada warga yang luput dari bantuan.

“Kita utamakan warga di sekitar Teluk Selong Ulu dulu. Jumlahnya berdasarkan data ada 500 Kepala Keluarga,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Banjar yang diwakili Sekda Mokhammad Hilman menyampaikan terima kasih dan apresiasi terhadap Pemprov Kalsel khususnya Gubernur Muhidin, yang telah memberikan perhatian kepada warga di Kabupaten Banjar.

Hilman menyampaikan, di Martapura Barat terdapat 1914 rumah yang terendam banjir sejak tiga pekan lalu, dengan ketinggian air dari 20-50 cm.

“Beruntungnya sampai saat ini masih belum ada warga yang mengungsi di Kecamatan Martapura Barat,” ungkapnya.

Diketahui ada 5 titik lokasi peninjauan dan bantuan kepada korban terdampak banjir yang dilakukan Gubernur Kalsel beserta jajaran, sejak Sabtu (25/1) hingga Rabu (29/1) nanti.

Lokasi tersebut dipilih atas permintaan dari Bupati dan Wali Kota setempat.

Selain bantuan logistik, di setiap titik juga didirikan dapur umum yang dikomandoi langsung oleh Dinas Sosial Kalsel melalui Tim Taruna Siaga Bencana (TAGANA).(SYA/RDM/RH)

Tinjau Banjir Mandastana dan Kurau, Gubernur Muhidin Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

BATOLA – Selama dua hari, terhitung Sabtu (25/1) dan Minggu (26/1), Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin meninjau langsung kondisi banjir di dua titik. Pertama di Desa Bangkit Baru Kecamatan Mandastana Batola, yang dilakukan langsung Gubernur bersama Pj Bupati Batola, jajaran SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan lingkup Pemkab Batola. Selanjutnya pada Minggu (26/1), peninjauan berlanjut ke Desa Kurau Kecamatan Kurau Tanah Laut, yang diwakili Plh Sekdaprov Kalsel, Syarifuddin didampingi Pj Bupati Tanah Laut, Syamsir Rahman.

Gubernur Kalsel saat menyerahkan bantuan secara simbolis di Batola

Sebelum meninjau lokasi banjir terparah di Desa Bangkit Baru Mandastana Batola, Gubernur secara simbolis menyerahkan paket bantuan kepada 500 kepala keluarga.

“Penyerahan di sini hanya simbolis, nanti untuk sisanya akan diserahkan Pj Bupati kepada warga,” jelas Gubernur saat memberikan arahan di hadapan warga yang berkumpul di posko banjir Desa Bangkit Baru.

Muhidin merinci, paket bantuan yang diberikan kepada warga terdampak banjir ini, meliputi makan instan dari Kementrian Sosial, dan paket sembako dari Dinas Sosial. Sedangkan SKPD lingkup Pemprov Kalsel, patungan membantu air mineral dan minyak goreng.

“Secara pribadi, Ulun (saya) juga menyumbang 10 butir telur untuk satu kepala keluarga. Plus uang seratus ribu rupiah, yang saya titipkan kepada Pj Bupati,” rinci Muhidin yang disambut tepuk tangan warga.

Muhidin meminta, warga yang sudah terdata mendapatkan bantuan dari pemerintah ini, untuk memastikan haknya sudah terpenuhi.

“Jika bubuhan pian (warga) ada yang belum mendapat bantuan, segera lapor. Contohnya tetangga pian (Anda) sudah dapat bantuan, tapi pian justru tidak mendapat apa apa, padahal sama sama korban banjir, lapor ke saya,” tegas Gubernur.

Pesan ini disampaikan Gubernur kepada warga, untuk memastikan bantuan tersalurkan kepada warga korban banjir atau tepat sasaran. Selain itu juga untuk memastikan, adanya transparansi penggunaan anggaran untuk bantuan bencana.

Sementara itu, di Desa Kurau Kecamatan Kurau Tanah Laut, bantuan dengan jumlah yang sama, yaitu 500 paket bantuan, juga diserahkan kepada warga terdampak banjir terparah di desa tersebut. Bahkan, plh Sekdaprov Kalsel, Syafruddin mendatangi langsung warga, untuk menyerahkan bantuan.

Penyerahan bantuan ini, akan berlanjut hingga Selasa (28/1) dengan beberapa titik lainnya di Kalsel, yang terkena dampak banjir di awal tahun 2025 ini. Yakni di dua titik Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru. (RIW/RDM/RH)

HPN 2025

Mari, kita sukseskan Peringatan Hari Pers Nasional 2025 di Kalimamtan Selatan, 7 – 9 Februari 2025.

hpn2025 #kalseltuanrumah #eventnasional #Pemerintahprovinsikalimantanselatan #Pemerintah #ProvinsiKalimantanSelatan #wargaprovinsikalsel #ASNberakhlak #ASN #ASNKalsel #pemerintahprovinsikalsel #wargabanua #beritaapfm #AbdiPersada #AyodengarradioAPFM #SatuSuaraBerjutaTelinga #pemprovkalimantanselatan #Masyarakat #SKPD #daerah #KalimantanSelatan #warga #Rakyat #narasumber #infokalsel #kabarkalsel #wargabanua #kabarbanua #setdaprovkalsel

Buku Bumi Lambung Mangkurat – Bentangan Zamrud, Terbit di HPN 2025 Kalsel

BANJARMASIN – Panitia Pelaksana Hari Pers Nasional (HPN) 2025 Kalsel, menerbitkan buku berjudul Bumi Lambung Mangkurat – Bentangan Zamrud. Buku ini mengupas tentang lumbung pangan, pertanian dan wisata.

Buku sekitar 200 halaman dicetak luks dengan art cartoon ukuran 21 X 28 cm ini, terdiri atas dua bab. Buku yang membahas tentang Zamrud Suaka Pertanian dan Zamrud Suaka Wisata, dengan total 29 artikel ini, ditulis wartawan PWI Pusat dan PWI Kalsel.

“Kita menerbitkan buku ini sebagai apresiasi untuk Kalsel sebagai tuan rumah HPN 2025. Provinsi ini begitu kaya dengan sumber daya alam dan wisatanya, sehingga tak salah terpilih sebagai gerbang lumbung wisata nasional,” kata Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun, pada Sabtu (25/1).

Saat ini pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menargetkan, cetak sawah baru di Kalimantan Selatan dalam program Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 500 ribu hektar, dengan potensi cetak sawah baru seluas 530 hektar. Program cetak sawah ini, dicanangkan di Banjarbaru pada November 2024.

“Nah ini sejalan dengan tema HPN 2025, yaitu Pers Mengawal Ketahanan Pangan Untuk Kemandirian Bangsa. Kalsel sebagai gerbang logistik Kalimantan. Ini sejalan dengan Asta Gita Presiden Prabowo terkait swasembada pangan,” tambah Hendry.

Mengomentari penerbitan buku ini, Ketua Panpel HPN 2025, Raja Parlindungan Pane, menyebutkan, buku ini sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban PWI Pusat dalam mendukung program ketahanan pangan di Kalsel.

“Dengan membaca buku ini, semoga kita semakin banyak mengetahui tentang seluk beluk pangan dan wisata di Kalsel,” ujarnya.

Gubernur Kalsel, Muhidin dalam kata sambutan di dalam buku mengatakan, Kalimantan Selatan adalah provinsi yang banyak potensi dan keunggulan, baik di bidang pertambangan, pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan.

“Bumi Kalimantan Selatan seperti sekeping surga di Tanah Borneo, yang dianugerahi Allah SWT dengan kekayaan alam dan letak wilayah yang sangat menguntungkan,” kata Gubernur.

Di antara artikel pada bab pertama buku itu adalah, “Kalimantan Selatan Miliki Peran Signifikan Jaga Ketahanan Pangan – Lumbung Pangan Langkah Besar Presiden Prabowo Subianto.” Artikel lain, “Setiap biji Padi Hasil Kerja Keras dan Doa. Rantau Badauh Pusat Penyebaran Bibit Padi Secara Nasional.”

Pada bab kedua, di antaranya terdapat artikel “Meratus dan Kearifan Lokalnya”, “Ketupat Kandangan Akan Selalu Dikenang”, “Pasar Terapung, Bukan Sekadar Jual Beli di Atas Air”, “Pulau Curiak, Tempat Riset Bekantan…”, “Gemerlap Intan Martapura Mendunia, “Haul Abah Guru Sekumpul Mendunia” dan “Susur Sungai Doeloe dan Kini”.

Sementara editor buku A.R. Loebis menuturkan, beragam kekayaan alam makro dan mikro Kalsel, berupa zamrud lahan dan wisata , tak akan habis-habisnya untuk dibicarakan apalagi dikunjungi.

“Karena intens dan mendalamnya tulisan dalam buku ini baik berupa teks mau pun gambarnya, tak salah bila saya mengungkapkan keberadaan buku ini dengan frasa Bumi Lambung Mangkurat Dalam Genggaman,” pujinya.

Saat berita ini diturunkan, buku Bumi Lambung Mangkurat – Bentangan Zamrud sedang naik cetak.

Buku ini akan diserahkan kepada Presiden Prabowo, pada puncak HPN 2025 Kalsel, 9 Februari 2025. Juga diberikan kepada kalangan Menteri, akademisi dan nara sumber seminar serta seluruh pengurus PWI Provinsi se-Indonesia yang hadir di Kalimantan Selatan. (PWI-RIW/RH)

Sambut Kedatangan Presiden pada Puncak HPN, Pemprov Kalsel Gelar Rakor

BANJARBARU – Menyambut kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Banjarmasin pada 9 Febuari mendatang, PWI Kalsel bersama Pemrov Kalsel menggelar rapat koordinasi (Rakor) di ruang H Maksid Setdaprov Kalsel, Jumat (24/1).

Rapat ini mematangkan koordinasi dengan Forkopimda dan stakeholder lain guna mempersiapkan kedatangan tamu dari berbagai daerah, termasuk Presiden dan para Menteri.

Kadiskominfo Kalsel, Muhamad Muslim mengharapkan semua SKPD di lingkup Pemprov Kalsel dapat terlibat dan berpartisipasi pada gelaran HPN ini.

“Banyak kegiatan dan seminar yang akan digelar sebagai rangkaian HPN 2025. Kami berharap semua dapat berpartisipasi untuk menyukseskannya,” ujarnya.

Ditambahkannya, untuk tamu VIP dan VVIP juga sudah dikoordinasikan dengan Korem, Polda dan Angkasapura.

Ia mengungkapkan, kehadiran Presiden pada HPN nanti tinggal menunggu persetujuan saja.

“Undangan sudah sampai di meja Sekretaris Presiden dan kawan- kawan PWI Pusat juga telah mengomunikasikannya secara langsung melalui jalur partai Gerindra,” terangnya.

Sementara itu Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie mengatakan, puncak HPN akan dilaksanakan di halaman kantor Gubernur Kalsel pada 9 Febuari 2025 mendatang.

“Sampai saat ini tidak ada perubahan, Insya Allah Presiden akan hadir pada puncak HPN 2025,” ucap Helmie.

Selain dihadiri semua SKPD di lingkup Pemprov Kalsel, rakor ini juga diikuti forkopimda, Angkasa Pura, lintas sektoral dari Pemko Banjarmasin dan Banjarbaru serta EO pelaksana.

Pada kesempatan rakor itu juga ditandatangani NPHD untuk biaya kegiatan HPN 2025. (ADV/RDM/RH)

Buat Program Jelajah Ramadhan, Jajaran Direksi Abdi Persada FM Sambangi Tanah Bumbu

TANAH BUMBU – Ramadhan tahun 2025 atau 1446 Hijriah ini, LPPL Abdi Persada FM kembali menayangkan program unggulan, Jelajah Ramadhan. Sebuah program khusus, yang menampilkan objek – objek bersejarah atau wisata religi yang ada di Kalimantan Selatan.

Suasana silaturahmi jajaran Direksi Abdi Persada FM ke Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Tanah Bumbu

Tahun ini, Jelajah Ramadhan menyambangi kawasan pesisir Kalsel, tepatnya Kabupaten Tanah Bumbu.

Demi kelancaran program unggulan ini, jajaran Direksi yang dipimpin langsung Direktur LPPL Abdi Persada FM, Syarifah Norhani, bertandang ke Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Tanah Bumbu. Selain bersilaturahmi, kedatangan tim Abdi Persada ini, juga untuk meminta masukan, objek religi apa yang dapat dijadikan sebagai bahan untuk program Jelajah Ramadhan.

“Sebagai tamu yang baik, tentunya kita harus mendatangi tuan rumah, untuk meminta masukan. Karena tentunya mereka yang paling tahu dengan daerahnya,” jelas Syarifah.

Menanggapi kunjungan ini, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tanah Bumbu, yang diwakili Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, Akhmad Salehuddin mengaku senang dan bangga, mendapat kunjungan dari jajaran Direksi Abdi Persada.

“Saya mewakili Kepala Dinas Kominfo, tentunya sangat mengapresiasi langkah Abdi Persada FM, untuk mengenalkan objek objek religi yang ada di Tanbu kepada publik. Kami juga senang dengan kunjungan ini, yang semakin mempererat silaturahmi,” jelasnya.

Di Kabupaten Tanah Bumbu ini, tim Jelajah Ramadhan Abdi Persada FM, menyambangi Masjid Agung Al Falah, yang berlokasi di kecamatan Simpang Empat.

Menurut sejarahnya, masjid yang dibangun sejak April 2014 ini, mengadopsi gaya arsitektur Timur Tengah dengan menggabungkan beberapa unsur daerah Kalimantan Selatan pada interiornya.

Masjid yang didirikan di atas tanah seluas 1,6 hektare ini mampu menampung ribuan jamaah dengan kapasitas parkir untuk roda empat sekitar 100 unit sementara untuk kendaraan roda dua 150 unit. Kawasan parkir ditata secara terpisah antara motor dan mobil, agar memperlancar akses keluar masuk kendaraan. Pada 18 Maret 2016, Masjid Agung Al-Falah diresmikan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, M Hatta Ali. (RIW/RDM/RH)

Temui Gubernur, PWI Kalsel Laporkan Rencana Kehadiran Presiden Prabowo pada HPN 2025

BANJARMASIN – Mendekati peringatan Hari Pers Nasional ( HPN) 2025 yang akan berlangsung di Banjarmasin pada 9 Februari mendatang, PWI Kalsel melakukan pertemuan dengan Gubernur Kalsel, Muhidin, untuk melaporkan kesiapan event tersebut.

Laporan kesiapan ini disampaikan langsung Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie kepada Muhidin di kediaman pribadinya sesaat setelah Gubernur pulang menunaikan ibadah umroh, pada Kamis (23/1) petang.

Menurut Helmie, kesiapan HPN 2025 sudah hampir 100 persen dan tinggal menunggu kepastian kehadiran Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Sebelum Gubernur berangkat umroh kami juga telah melaporkan tentang HPN. Hari ini kami menyambut kedatangan gubernur dari Tanah Suci sekalian melaporkan kembali persiapan HPN ini,” katanya.

Ditambahkannya, hingga saat ini sudah ada 30 pengurus PWI provinsi yang menyatakan kesediannya hadir pada HPN 2025 Banjarmasin.

Selain itu, ada beberapa menteri kabinet yang telah menyatakan kesiapannya hadir di Banjarmasin.

“Ada 4 menteri yang sudah dipastikan hadir, diantaranya Menkomdigi, Muetya Hafid, Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur, Muhidin, menyatakan pihaknya siap mendukung HPN 2025 dan menyambut kedatangan presiden.

“Kita berharap Presiden Prabowo dapat hadir dan HPN nanti berjalan sukses,” paparnya. (PWIKalsel-RIW/RH)

Peringati HUT Ke-27 SMAN 3 Banjarbaru, Gubernur Kalsel Inginkan Cetak Generasi Unggul Disetiap Masa

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Banjarbaru pada peringatan HUT nya yang ke-27, untuk dapat terus mencetak generasi yang unggul untuk Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalimantan Selatan.

Hal ini diungkapkan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah. Gubernur mengatakan, bahwa usia 27 tahun menandakan kedewasaan dalam proses penyelenggaraan pendidikan. Regenerasi peserta didik terus berlangsung dari tahun ke tahun, kurikulum berubah seiring kebutuhan, dan fasilitas pendidikan terus mengalami pembaruan.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah.

“Saya mengimbau kepada kepala sekolah dan tenaga pendidik, agar menguatkan koordinasi dan tata kelola di tingkat internal terlebih dahulu, sebagai bentuk kesiapan dalam menyukseskan program-program pemerintah di bidang pendidikan. Jika internal kuat, maka program-program niscaya akan berjalan sebagaimana mestinya dan tepat sasaran,” ungkap Husnul, Kamis (23/1).

Husnul menambahkan, pihaknya pun mendorong untuk dapat bekerja bersama, merangkul semua dalam mencetak generasi – generasi Banua yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia. generasi yang akan melanjutkan pembangunan di Kalimantan Selatan menuju Indonesia Emas 2045.

Sebagai tonggak penting dalam upaya menciptakan generasi emas 2045, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meluncurkan gerakan 7 kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Kebiasaan tersebut antara lain bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

“Keluarga besar SMAN 3 Banjarbaru dapat terus beradaptasi dengan dinamika zaman dan kebijakan pemerintah. sehingga tercipta keselarasan dan sinkronisasi dalam membangun pendidikan yang lebih maju dan berkualitas,” ungkap Husnul.

Sementara itu, Kepala SMAN 3 Banjarbaru, Rahmah menyampaikan rasa terimakasih atas kehadiran Gubernur Kalsel yang diwakili Staf Ahli, Husnul Hatimah dalam memeriahkan HUT SMAGA Banjarbaru ke-27. Ditengah itu juga akan dilaksanakan peluncuran program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam langkah menyukseskan Asta Cita.

Rahmah juga menjelaskan, tujuh kebiasaan yang diperkenalkan dalam gerakan ini meliputi: bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, makan sehat dan bergizi, bermasyarakat, serta tidur cepat.

“Penerapan program ini juga sebagai penanda bahwa SMAN 3 Banjarbaru, salah satu lembaga pendidikan yang turut menyukseskan program Asta Cita. Dan ada beberapa rangkaian kegiatan di acara ini, antara lain yaitu bakti sosial, donor darah dan lomba senam anak Indonesia Hebat,” ungkap Rahmah.

Selain itu, Rahmah juga menyebut ada rangkaian jalan santai bersama dengan sejumlah siswa dan guru. Dan didukung penuh oleh komite sekolah, kemudian beberapa sponsor.

“Kami juga berterimakasih kepada tim panitia, guru dan staf, beserta sejumlah pihak yang bertugas dalam memeriahkan HUT SMAN 3 Banjarbaru. Semoga, kita mendapatkan keberkahan selalu,” tutup Rahmah. (BIROADPIM-MRF/RIW/RH)

Jelang HPN 2025, PWI Kalsel dan Media Massa Tandatangani MoU

BANJARMASIN – Menjelang Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel menjalin kerjasama dengan media massa.

Suasana penandatanganan MoU dengan perwakilan Media Massa

Kepada sejumlah wartawan, disela acara penandatanganan di Kantor Sekretariat PWI Kalsel di Banjarmasin pada Kamis (23/1), Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie mengatakan, dalam rangka menyukseskan Hari Pers Nasional (HPN) pada tanggal 7 – 9 Februari mendatang, pihaknya melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan 40 media massa baik cetak, elektronik dan online. Ia berharap, gelaran ini dapat berjalan lancar dan sukses.

“Tujuan dari kerjasama ini adalah, agar rangkaian kegiatan HPN dapat terpublikasi secara luas kepada masyarakat,” ungkapnya

Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, saat di wancara awak media

Disampaikan Helmie, dalam Hari Pers Nasional (HPN) nanti, akan digelar seminar Nasional bertema “Prabowonomic” membahas ketahanan pangan, menghadirkan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, sebagai pembicara utama (keynote speaker), bersama ahli pangan dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan sejumlah pembicara lainnya.

“HPN diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalsel. Salah satunya mengenai pangan, karena Kalsel sebagai Gerbang Logistik Pangan di Kalimantan,” jelasnya

Helmie menambahkan, pihaknya juga menggelar seminar tentang masalah kewartawanan. Yakni membahas isu penumpang gelap dunia jurnalistik, yang merusak kredibilitas profesi wartawan. Hal ini penting karena wartawan sudah bekerja dengan baik, tetapi dirusak oleh oknum yang tidak jelas identitasnya.

“Seminar tidak hanya mengundang wartawan seluruh Indonesia, tetapi para pejabat pemerintah daerah, khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominko) se-Indonesia,” tutup Helmie

Turut mendampingi prosesi penandatanganan MoU, Sekretaris PWI Kalsel, Toto Fachrudin, jajaran pengurus PWI Kalsel, dan dihadiri Pimpinan Mdia Cetak Elektronik dan Online. (NHF/RIW/RH)

Exit mobile version