Pastikan HET, Plh. Sekdaprov Bersama TPID Kalsel Sidak Harga Minyakita di Banjarmasin

BANJARMASIN – Plh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M Syarifuddin, pimpin langsung Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk laksanakan sidak pada Distributor (D2) Minyakita, di beberapa titik di area Banjarmasin, pada Kamis (23/1) pagi.

Suasana sidak Plh Sekdaprov dan TPID Kalsel disejumlah toko penjual Minyakita di Banjarmasin

Pada arahan sebelum melaksanakan sidak, Syarifuddin menyampaikan, bahwa sidak ini adalah bentuk tindak lanjut dari temuan yang disampaikan Rakornas Pengendalian Inflasi yang dilaksanakan pada Senin (20/1).

“Sidak ini merupakan tindak lanjut dari rakornas TPID Senin kemarin yang dipimpin oleh Mendagri dan Plt Sekjen Kemendagri, bahwa ada temuan Minyakita ini dijual dengan harga di atas HET(harga eceran tertinggi),” sampainya.

Meskipun secara data, untuk harga di Kalsel masih relatif aman, Syarifuddin menyampaikan bahwa TPID Kalsel ingin memastikan kestabilan harga tersebut, melalui sidak ini.

“Dengan sidak ini kita ingin memastikan kestabilan harga minyak di distributor. Apalagi sebentar lagi bulan Ramadan, kemungkinan akan ada gejolak harga,” ujarnya.

Adapun beberapa titik yang disinggahi oleh Syarifuddin beserta rombongan TPID adalah, Toko Tasya di Jalan Simpang Bali, Toko Iwan H. Rani di Pasar Harum Manis dan Toko Amel Ibak di Jalan RK Ilir.

Pada interview usai laksanakan sidak, Syarifuddin sampaikan bahwa harga minyakita pada distributor ada di kisaran harga 15.800 hingga 16.000 rupiah.

“Setelah kita lakukan sidak, ternyata memang harga jual di distributor ini bervariasi di 15.800 hingga 16.000 rupiah. Memang di atas HET 15.700, tapi masih relatif aman,” sampainya.

Syarifuddin mengatakan bahwa kemungkinan kendala yang ada adalah pada distribusi.

“Kemungkinan kendalanya ada pada distribusi. Nanti setelah sidak ini, kita ketahui gejolak harganya bagaimana, baru kemudian kita cari bagaimana solusinya,” sampainya.

Kegiatan ini diikuti jajaran TPID Kalsel, seperti dari Biro Perekonomian, Dinas Perdagangan, Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Satgas Pangan Polda Kalsel, dan juga TPID Kota Banjarmasin. (Biroadpim-RIW/RH)

Korem 101/Antasari, Siapkan 4.000 Personel Amankan Kedatangan Presiden

BANJARMASIN – Komandan Korem 101/Antasari Brigadir Jenderal Ilham Yunus, menerima audiensi Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie bersama rombongan, Kamis (23/1).

Kedatangan pengurus PWI Kalsel berkaitan dengan pematangan kesiapan puncak Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2025 mendatang.

“Kami siap memberikan dukungan untuk kesuksesan dan kelancaran HPN di Kalsel,” kata Danrem.

Orang nomor satu di Korem 101/Antasari itu langsung meminta kepada jajarannya agar intens berkomunikasi dengan pengurus PWI Kalsel terkait HPN mendatang.

“Sudah menjadi tanggung jawab kami untuk memberikan pengamanan bila Presiden Republik Indonesia (RI) datang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Ops Korem 101/Antasari Kolonel Inf Tunggul Jati menambahkan, pihaknya akan memberikan pengamanan maksimal pada acara nasional tersebut.

“Kami menyiapkan 4.000 personel untuk pengamanan presiden,” imbuhnya.

Melihat kesiapan pengamanan itu, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie mengapresiasi dan memastikan panitia HPN akan terus berkoordinasi dengan Korem 101/Antasari terkait gelaran HPN, terutama saat rencana kegiatan Presiden Probowo Subianto pada puncak HPN di Banjarbaru

“Terima kasih atas dukungan dan jaminan pengamanan pelaksanaan HPN di Kalsel, semoga semua rangkaian acara nanti berjalan sukses dan lancar,” harapnya.

HPN 2025 dijadwalkan akan digelar di Banjarmasin dan Banjarbaru pada 7-9 Februari mendatang.

Selain agenda hari puncak HPN, rangkaian kegiatan juga diisi dengan agenda Seminar Pers Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nusantara, Seminar Ekonomi Pancasila Prabowonomics, Summit Nasional Media Massa ‘Media Sustainability di Era Kecerdasan Buatan”, Siwo Awards, Bakti Sosial dan beragam agenda lainnya.

Turut mendampingi dalan audiensi tersebut, Kasipers Korem 101/Antasari Kolonel Kav Widodo Pujianto, Pasi Lidpam Korem 101/Antasari Mayor Inf Wartono, Kasiter Korem 101/ Antasari Letkol Inf Ferizal, Kasiops Korem 101/Antasari Kolonel Inf Tunggul Jati.

Sementara dari PWI Kalsel, Sekretaris Toto Fachrudin. Wakil Ketua Bidang Pendidikan Kiki Arianzah dan Sekretasris Siwo PWI Kalsel, Didin Ariyadi. (PWIKalsel-RIW/RH)

Ilham Nor Sosialisasikan Perda 6/2020 kepada Warga Banjarmasin Barat

BANJARMASIN – Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Selatan, Ilham Nor, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat, bertempat di salah satu cafe, Kamis (23/1).

Dalam kegiatan yang diikuti puluhan warga yang tinggal di Kecamatan Banjarmasin Barat tersebut, Ilham menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait isu-isu ketertiban umum, seperti permasalahan parkir, kebersihan lingkungan, hingga fasilitas mandi cuci kakus (MCK).

“Masukan-masukan dari masyarakat ini akan kami sampaikan kepada pemerintah setempat agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.

Suasana sosper 6/2020 oleh Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ilham Noor

Ilham juga berharap peserta sosialisasi dapat membantu menyebarluaskan isi Perda tersebut kepada masyarakat luas. Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap aturan ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang tertib dan aman.

“Jika ada hal-hal yang mengganggu ketertiban umum, masyarakat dapat segera melaporkan kepada pemerintah atau DPRD agar permasalahan tersebut bisa segera diatasi,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat Banjarmasin dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. (NRH/RIW/RH)

Banjir di Kecamatan Banjarmasin Selatan, Diklaim Merupakan Kiriman Air Pasang dari Gambut

BANJARMASIN – Banjir di Kecamatan Banjarmasin Selatan, diklaim merupakan kiriman air padang dari kawasan Gambut, Kabupaten Banjar.

Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin Hizbul Wathoni menjelaskan, alasan belum surutnya banjir di kawasan Kecamatan Banjarmasin Selatan hingga saat ini, selain karena banjir rob, juga karena adanya air kiriman dari kawasan Gambut.

Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin Hizbul Wathoni

“Belum surutnya air dikawasan Kecamatan Banjarmasin Selatan ini, karena adanya kiriman dari kawasan Gambut,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Kamis (23/1).

Akibatnya, lanjut Thoni, banjir tidak kunjung surut, terutama di Kelurahan Pemurus Dalam, Tanjung Pagar, Pemurus Baru, dan beberapa kawasan sekitarnya.

Thoni mengatakan, saat ini pihaknya juga mengupayakan sejumlah langkah termasuk pembersihan sungai, untuk mengurangi ketinggian air di kawasan tersebut.

Untuk mengatasi pengurangan intensitas air pasang terakhir, pihaknya meningkatkan kinerja pasukan turbo atau pembersih sungai dan drainase, pada saat curah hujan tinggi.

“Pada saat terjadi curah hujan tinggi ini, kami melalui UPT telah meningkatkan kinerja pasukan turbo Dinas PUPR Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Dinas PUPR Kota Banjarmasin memiliki 5 tim pasukan turbo yang saat ini telah diarahkan, untuk membersihkan sungai serta drainase di Kota Banjarmasin.

“Kami berharap dengan diterjunkannya pasukan turbo ini, dapat mempercepat penurunan ketinggian air pasang di Kota Banjarmasin,” ucap Thoni. (SRI/RIW/RH)

Gubernur Muhidin, Terima Langsung Hasil Asesmen Pejabat dari Dinas Psikologi TNI AU

JAKARTA – Gubernur Kalsel, Muhidin, menerima langsung hasil asesmen pejabat dari Dinas Psikologi TNI Angkatan Udara (Dispsiau) Halim Perdana Kusuma Jakarta pada Rabu (22/1).

Hasil tes asesmen ini diserahkan Kepala Dinas Psikologi TNI AU Marsma TNI Zamzani, melalui Sekretaris Dipsiau, Kolonel Kes Theresia Soepi.

Selain menerima hasil tes asesmen itu, Muhidin juga menerima kenang – kenangan miniatur pesawat tempur dari Dinas Psikologi TNI AU.

Selepas menerima hasil asesmen, selanjutnya Gubernur, Muhidin akan menindaklanjuti sebagai dasar penempatan pejabat di lingkup Pemprov Kalsel.

“Alhamdulilah, hari ini kita sudah menerima hasil tes asesmen pejabat. Hasil ini akan menjadi dasar untuk menempatkan pejabat sesuai kompetensinya,” kata Muhidin.

Muhidin juga menyampaikan rasa terimakasih kepada Dinas PsikologiTNI AU yang telah melaksanakan uji kompetensi secara independen dan profesional.

Gubernur Kalsel ini juga memastikan, berdasarkan hasil inilah, nantinya penempatan pejabat di lingkup Pemprov Kalsel akan sesuai dan tentunya mampu bekerja memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Banua.

“Insya Allah, penempatan pejabat yang sesuai dengan kapasitas akan mempercepat pelayanan dan pembangunan di Banua. Prinsipnya, kita bekerja bersama merangkul semua untuk kepentingan masyarakat Banua tercinta,” terang Muhidin.

Sementara itu, Sekretaris Dipsiau, Kolonel Kes Theresia Soepi, menyampaikan rasa bangga pihaknya dipercaya Pemprov Kalsel sebagai penyelenggara Asesmen pejabat.

“Sekali lagi, kami ucapkan terimakasih kepada Bapak Gubernur Kalsel yang telah memberikan kepercayaan kepada Dinas Psikologi TNI melaksanakan asesmen center ini. Semoga hasil ini menjadi yang terbaik untuk Pemprov Kalsel,” ungkap Theresia Soepi.

Tes asesmen dilaksanakan selama 2 (dua) hari, pada 13 hingga 14 Januari 2025 yang diikuti seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Administrator lingkup Pemprov Kalsel, serta beberapa pejabat dari Pemkab/Pemko wilayah Kalsel.

Adapun tahapan yang harus dilalui untuk para peserta Esselon II adalah Psikotes, CAT Assessment, Tes Tertulis, serta Pengerjaan DCI dan Pembuatan Paparan Analisis Kasus.

Sedangkan untuk para peserta Esselon III adalah Pembuatan Materi Paparan Analisis Kasus, Pembuatan DCI, Leaderless Group Discussion (LGD) dan wawancara.

Uji kompetensi dengan assessment center ini diikuti total 38 peserta Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 33 Pejabat Administrator. (Biroadpim-RIW/RH)

Roy Rizali Anwar Dilantik Sebagai Dirjen Bina Marga, Ini Kandidat Plh Sekdaprov Kalsel

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Dody Hanggodo, melantik dan mengambil sumpah sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan mengukuhkan Staf Khusus Menteri di Auditorium Kementerian PU, Jakarta Selatan pada Senin (20/1). Salah satu pejabat yang dilantik adalah Roy Rizali Anwar, sebagai Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PU.

Roy Rizali Anwar (lima dari kiri) berfoto bersama seluruh pejabat yang dilantik di Kementrian PU pada Senin (20/1)

Roy Rizali Anwar merupakan Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel yang dilantik Penjabat Gubernur Kalsel Safrizal ZA pada 3 Mei 2021 lalu, sebelum mendapat promosi jabatan di tingkat pusat ini.

Lulusan ke-37 Program Doktor Fakultas Teknik Sipil (S-3) Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang ini, datang di lokasi pelantikan didampingi istri, Aminatus Alifah, anak-anak, serta kerabat dan rekan sejawat.

Turut hadir Hanifah Dwi Nirwana, Staf Ahli Menteri Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah di Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) serta beberapa kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel. Diantaranya Kepala Dinas Kehutanan, Fathimatuzzahra, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, drh. Suparmi, Kepala Dinas ESDM Isharwanto, Plt. Kadis PUPR, M. Yasin Toyib dan Direktur RSJ Sambang Lihum dr. Yuddy Riswandhy Noora.

Ucapan selamat melalui karangan bunga pun disampaikan, mulai dari Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, Gubernur Kalsel Muhidin, anggota DPR RI Rifqinizami Karsayuda, Rektor ULM, Ahmad Alim Bachri, Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Pembangunan Kawasan Perbatasan, Edy Suryadi, Dekan Fakultas Teknik Unissula Semarang, Abdul Rochim, Program Magister Teknis Sipil Unissula Semarang, manajemen PT Antang Gunung Meratus, dan undangan lainnya.

Sehubungan dengan pelantikan ini, maka otomatis Roy Rizali Anwar tidak lagi menjabat sebagai Sekdaprov Kalsel, yang sudah dijalankannya sejak 2021 lalu.

Terkait kekosongan jabatan ini, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, Dinansyah, menyatakan pihaknya masih menunggu arahan dari Gubernur Kalsel, Muhidin.

“Kami masih menunggu arahan dari gubernur,” tegasnya.

Saat ini, sejumlah nama pengganti Roy, mencuat di lingkup Pemprov Kalsel. Salah satunya adalah Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syaripuddin, yang saat ini menjabat sebagai Pj Bupati Tapin. Nama lainya yang mencuat adalah Subhan Nor Yaumil, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah Kalsel. (KementrianPU-RIW/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Sosisalisasi KKS Tahun 2025

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat (KKS) melakukan sosialisasi persiapan penilaian KKS Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan setiap tahun ganjil.

Rapat berlangsung di Ruang Ismet Ahmad, kantor Bappeda Kalsel, Senin (20/1), dengan dihadiri oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tergabung dalam tim pembina KKS Kalsel.

Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kalsel, Rahmiyanti Janoezir

Kepala Bappeda Kalsel melalui Kabid Pemerintahan dan Pembangunan Manusia, Rahmiyanti Janoezir mengatakan, rapat lanjutan tersebut bertujuan untuk memastikan dan memenuhi kriteria KKS, sesuai dengan petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan.

“Kami ingin memberikan masukan kepada seluruh OPD yang menjadi anggota tim pembina KKS terkait fungsi masing-masing dalam mewujudkan Kabupaten Kota Sehat di Kalsel,” katanya.

Rahmiyanti menjelaskan, KKS memiliki 9 tatanan utama yaitu, Kehidupan masyarakat sehat dan mandiri, Permukiman dan fasilitas umum, Pendidikan, Pasar, Pariwisata, Transportasi dan tertib lalu lintas, Perkantoran dan industri, Perlindungan sosial, serta Penjagaan dan penanganan bencana.

“Setiap tatanan mencakup indikator pokok dan pendukung yang harus dipenuhi untuk mencapai kategori penghargaan Swasti Saba atau Padapa, Wiwerda, hingga Wistara,” jelasnya.

Namun demikian, persyaratan utama untuk memenuhi kriteria yakni 80 persen individu di suatu Kabupaten/Kota harus terbebas dari buang air besar sembarangan atau Open Defecation Free (ODF).

Penelaah Teknis Kesehatan Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Yulida Rahmi, mengungkapkan, Kalsel sendiri mengalami peningkatan dalam penilaian KKS tahun ini.

Jika tahun 2023 lalu hanya dua Kabupaten/Kota yang memenuhi syarat, Yulida mengaku tahun ini ada 10 Kabupaten/Kota di Kalsel yang masuk kriteria penilaian.

“Tiga Kabupaten yang masih belum memenuhi yaitu Barito Kuala, Tanah Laut dan Balangan. Kita akan coba maksimalkan agar setidaknya salah satu dari tiga daerah itu juga bisa ikut dalam penilaian November nanti,” tuturnya. (SYA/RDM/RH)

Jelang Ramadhan, Dinas PKP Kalsel, akan Gelar Gerakan Pangan Murah

BANJARBARU – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bidang Ketahanan Pangan memiliki program Gerakan Pangan Murah (GPM) pada tahun 2025.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman, melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Saptono menyampaikan, bahwa GPM akan didanai oleh APBN dan APBD. Sedangkan Kabupaten dan Kota pelaksanaan GPM secara mandiri.

“Jadi Program GPM tahun 2025 ini direncanakan berlangsung dua kali sebulan, dengan total 24 kali dalam setahun,” ucap Saptono di ruang kerjanya, baru – baru tadi.

Kabid Ketahanan Pangan Dinas PKP Kalsel, Saptono.

Kegiatan GPM Tahun ini, akan dimulai pada bulan Februari, menjelang Ramadan, dan akan melibatkan beberapa SKPD seperti Dinas Perikanan, Dinas Kehutanan, dan Dinas Perkebunan.

“Kita nanti akan melibatkan Dinas terkait pada kegiatan gerakan pangan murah pada bulan Ramadan ,” lanjut Saptono.

Tujuan utama GPM, yakni untuk mengendalikan inflasi, terutama menjelang hari-hari besar keagamaan ketika harga pangan cenderung meningkat. Diharapkan dengan pelaksanaan GPM, harga bahan pokok di pasar dapat stabil dan pengendalian inflasi di Kalsel dapat tercapai.

“Apalagi Saat ini, harga cabai masih tinggi, meskipun secara keseluruhan kondisi pangan di Kalsel masih dalam batas aman,” tutup Saptono. (MRF/RDM/RH)

2024, Kunjungan di Museum Wasaka Kalsel Alami Peningkatan

BANJARMASIN – Selama tahun 2024, Museum Waja Sampai Kaputing (Wasaka), di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, untuk jumlah kunjungan mengalami peningkatan sangat tinggi.

Suasana menonton film di ruang audio visual, Museum Wasaka Kalsel

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammadun, melalui Kepala Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, Arry Risfansyah, baru-baru tadi mengatakan, total jumlah pengunjung ke Museum Wasaka tahun 2024, mencapai sekitar 15.000 pengunjung. Sedangkan tahun 2023 lalu ada sebanyak 8.000 lebih pengunjung. Dengan demikian, tahun 2025 ini pihaknya akan terus berupaya untuk semakin meningkatkan kunjungan, seperti nantinya penambahan film di ruang audio visual dan photo booth bertema “Penempaan Senjata Masa Lampau”, di halaman Museum Wasaka Kalsel.

“Alhamdulillah jumlah kunjungan ke Museum Wasaka Kalsel, setiap tahun selalu mengalami peningkatan,” ucapnya

Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah

Arry menyampaikan, sejak diresmikan tanggal 10 November 1991 lalu, Museum Wasaka ini merupakan sebuah Museum Perjuangan di Kalimantan Selatan. Dimana, ada sekitar 500 lebih benda-benda bersejarah diantaranya mesin tik kuno, kamera, cermin, tombak, parang, senjata api dan beberapa dokumen arsip.

“Para pengunjung tidak hanya dari peserta didik seperti Taman Kanak-Kanak (TK), SD, SMP, SMA/SMK, kalangan Mahasiswa-Mahasiswi, dan masyarakat umum, peneliti bahkan wisatawan Mancanegara,” ungkapnya

Lebih lanjut Arry menambahkan, untuk kegiatan di Museum Wasaka Kalsel sendiri, pihaknya juga menggelar berbagai lomba seperti Lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3D tingkat pelajar SMA, Lomba Melukis kategori usia 10-12 tahun, Lomba Drama Petilan Perjuangan, Lomba Mewarnai umur 7 – 8 tahun, dan Lomba Video Pendek Cagar Budaya, Museum Wasaka untuk kategori umum.

“Event tahunan kami selalu melaksanakan Pameran Temporer,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

PBFI Kalsel Bertekad Terus Tingkatkan Prestasi Atlet Binaraga Banua

BANJARMASIN – Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI) Kalimantan Selatan menggelar musyawarah provinsi (Musprov) Tahun 2025, serta bertekad untuk terus meningkatkan prestasi atletnya, di Banjarmasin, Minggu (19/1).

Pada Musprov tersebut terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Umum PBFI Kalsel Mustohir Arifin.

“Untuk kedepannya olahraga binaraga fitness di Kalsel akan semakin maju lagi,” ungkap Mustohir.

Ketum PBFI Kalsel Mustohir Arifin

Saat ini menurutbya, jumlah atlet binaraga fitness semakin meningkat di Banua ini. Sehingga, ke depannya semakin banyak lagi atlet berprestasi lahir dari olahraga ini.

“Akan semakin banyak lagi kegiatan lomba binaraga fitness yang akan dilaksanakan di Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, cabor Binaraga Fitness akan segera melakukan penjaringan atletnya untuk dapat mengikuti Porprov Kalsel Tahun 2025.

“Pada pelaksanaan Porprov Tahun 2025 mendatang di Kabupaten Tanah Laut (Tala) kami akan mempertandingkan nomor nomor sesuai yang ditandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON),” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya akan segera melakukan penjaringan atlet atlet agar dapat mengikuti Porprov tersebut.

“Dengan ikutnya olahraga binaraga fitness di Porprov mendatang, binaraga akan semakin dikenal lagi di Banua,” ucap Mustohir. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version