Perjuangan Ariani Astuti Berbuah Manis, Lolos UI dan Raih BSI Scholarship Unggulan
Banjarmasin – Perjalanan pendidikan Ariani Astuti Roosiani, lulusan SMKN 3 Banjarmasin, memasuki babak baru. Setelah berhasil diterima di Program Studi Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia (UI) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, Ariani kini mendapatkan dukungan pendidikan melalui program BSI Scholarship Unggulan.
Program beasiswa tersebut menjadi dukungan penting bagi Ariani, melanjutkan pendidikan tinggi di tengah ujian berat yang sedang dihadapi keluarganya.
Ariani merupakan anak dari almarhumah Dewi Fitriani, petugas kebersihan yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di Banjarmasin beberapa waktu lalu.
Di balik keberhasilannya menembus salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia, terdapat perjuangan panjang Ariani dan keluarganya. Sang ibunda selama ini bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mendukung pendidikan anak-anaknya.
Kini Ariani akan melanjutkan perjuangan tersebut dengan menempuh pendidikan di Universitas Indonesia. Kesempatan itu semakin terbuka setelah dirinya menjadi penerima BSI Scholarship Unggulan, program pendidikan yang dikelola BSI bersama BSI Maslahat.
Regional CEO BSI RO IX Kalimantan, Sefudin Suria Hidayat mengatakan, keberhasilan Ariani merupakan pencapaian membanggakan dan patut mendapatkan dukungan agar semangatnya menempuh pendidikan tetap terjaga.
“Kami ikut berduka atas musibah yang dialami keluarga Ariani. Di balik keberhasilannya diterima di Universitas Indonesia, tentu ada perjuangan panjang Ariani dan keluarganya. Kami berharap Ariani tetap kuat, terus belajar, dan fokus mengejar cita-citanya,” ujar Sefudin.
Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam membangun masa depan generasi muda. Karena itu, BSI melalui program BSI Scholarship berupaya memberikan dukungan kepada generasi berprestasi agar dapat terus mengembangkan potensi dan memberikan manfaat lebih luas di masa mendatang.
“Bagi kami, beasiswa bukan sekadar bantuan untuk membiayai pendidikan. Ini merupakan investasi untuk masa depan generasi muda Indonesia. Kami ingin para penerima beasiswa terus berkembang, memiliki karakter yang kuat, menjadi pemimpin masa depan, serta mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat,” katanya.
Sefudin menambahkan, keberhasilan Ariani juga menjadi contoh bahwa semangat belajar dan perjuangan untuk memperoleh pendidikan tinggi harus terus dijaga, meskipun berbagai tantangan datang dalam perjalanan kehidupan.
“Kami percaya pendidikan dapat memberikan perubahan besar bagi seseorang, keluarga, maupun lingkungan di sekitarnya. Kami berharap dukungan melalui BSI Scholarship Unggulan ini menjadi penguat bagi Ariani untuk terus melangkah, menyelesaikan pendidikan dengan baik dan kelak memberikan manfaat yang lebih luas,” tambahnya.
BSI Scholarship merupakan program beasiswa pendidikan jenjang menengah hingga sarjana yang dikelola BSI Maslahat bersama Bank Syariah Indonesia.
Program tersebut hadir untuk mendukung lahirnya pemimpin masa depan yang memiliki karakter, amanah, mampu menjadi teladan, serta berkontribusi dalam pembangunan masyarakat di tingkat nasional maupun global.
Khusus BSI Scholarship Unggulan, program tersebut menyasar mahasiswa berprestasi yang diterima di sejumlah perguruan tinggi negeri terbaik di Indonesia.
Beasiswa diberikan sejak awal masa perkuliahan hingga penerima menyelesaikan studi sesuai dengan ketentuan program.
Selain dukungan pendidikan, program tersebut juga dirancang untuk memberikan pengembangan kapasitas kepada para penerima beasiswa.
Para awardee mendapatkan pembinaan karakter, kepemimpinan, pengembangan keterampilan, mentorship, serta kesempatan membangun jejaring untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.
Bagi Ariani, dukungan tersebut menjadi kesempatan untuk terus melanjutkan cita-cita yang telah diperjuangkannya bersama keluarga.
Dari SMKN 3 Banjarmasin, Ariani kini bersiap menjalani kehidupan barunya sebagai mahasiswa Universitas Indonesia. Perjalanan tersebut tentu akan menghadirkan tantangan baru, tetapi sekaligus membuka kesempatan lebih luas baginya untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan.
Sefudin berharap Ariani dapat menjalani pendidikan dengan baik sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.
“Kami berharap Ariani tidak merasa berjalan sendiri. Teruslah belajar dan meraih prestasi. Semoga kelak ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk membangun masa depan serta memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat dan Indonesia,” pungkasnya. (RIW/APR)
