28 April 2026

Kenalkan Warisan Sejarah dan Budaya untuk Mahasiswa, Museum Lambung Mangkurat Gelar Sosialisasi Koleksi Prasejarah dan Sejarah

Foto bersama dalam kegiatan Sosialisasi Koleksi Prasejarah dan Sejarah Museum Lambung Mangkurat.(foto : MuslamKalsel)

BANJARBARU – Museum Lambung Mangkurat kembali menggelar Sosialisasi Museum dan Penyebarluasan Informasi Koleksi Tahun Anggaran 2025, dengan mengangkat judul “Koleksi Prasejarah dan Sejarah”

Penyampaian materi oleh salah satu narasumber.(foto : MuslamKalsel)

Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Museum Lambung Mangkurat, Rabu (26/11) ini, menyasar mahasiswa Fakultas Tarbiyah UIN Antasari Banjarbaru, sebagai upaya mengenalkan lebih dekat warisan sejarah dan budaya yang tersimpan di museum.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalsel, melalui Kasubbag Tata Usaha Museum Lambung Mangkurat, Agus Antasari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Museum memiliki peranan penting dan aktif dalam pelestarian warisan sejarah dan budaya bangsa. Sosialisasi seperti ini penting agar generasi muda semakin peduli dan turut mewariskan sejarah serta budaya kepada generasi selanjutnya,” ujarnya.

Selain itu, Agus juga mendorong peserta untuk aktif berdiskusi bersama narasumber. Menurutnya, museum bukan hanya tempat menyimpan benda, tetapi ruang belajar yang menyenangkan untuk mengenal jati diri dan identitas bangsa.

“Mari kita jadikan Museum Lambung Mangkurat sebagai ruang belajar yang nyaman dan memperkuat rasa kecintaan terhadap warisan sejarah dan budaya,” tambahnya.

Sementara itu, Panitia Kegiatan Nanang Syaifuddin Zuhri menjelaskan, bahwa museum dan koleksinya merupakan dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.

“Museum bertanggung jawab mengumpulkan, merawat, menjaga, melestarikan, serta memamerkan koleksi yang memiliki peran penting bagi pendidikan, pameran, dan penelitian,” jelasnya.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber yaitu Peneliti Ahli Madya Pusat Riset Arkeologi Prasejarah dan Sejarah BRIN, Bambang Sugiyanto, dan Dosen Sejarah dan Budaya Banjar UIN Antasari, Fathullah Munadi.

“Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan DPA Museum Lambung Mangkurat TA 2025, dengan sumber pendanaan dari DAK NF BOP MTB Pemprov Kalsel,” pungkasnya. (MuslamKalsel-SYA/RIW/RH)

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.