9 Oktober 2026

Kawal Anggaran Kesehatan 2027, DPRD Dorong Layanan Rumah Sakit Lebih Optimal

Banjarmasin – Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan menjadi salah satu perhatian utama Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, salam mematangkan anggaran tahun 2027.

Pengalokasian anggaran diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan program pemerintah, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kemudahan akses dan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifah

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Jihan Hanifha, menekankan pentingnya pembahasan anggaran yang memperhatikan kebutuhan riil fasilitas kesehatan.

Mulai dari dukungan pelayanan rumah sakit, ketersediaan peralatan medis, hingga bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan, seluruhnya perlu menjadi bagian dari perencanaan yang matang.

Menurut Jihan, pembahasan anggaran merupakan momentum penting untuk memastikan program yang direncanakan benar-benar menjawab persoalan pelayanan kesehatan di Kalimantan Selatan.

Karena itu, Komisi IV mendorong agar kebutuhan masing – masing rumah sakit dan perangkat daerah terkait dicermati secara menyeluruh.

Dengan demikian, alokasi anggaran dapat disusun berdasarkan skala prioritas dan urgensi pelayanan.
Salah satu aspek yang perlu mendapat perhatian salah dukungan pembiayaan bagi masyarakat yang mengalami kendala mengakses layanan kesehatan.

“Keberadaan dana pendampingan di rumah sakit pemerintah, misalnya, dapat membantu pasien yang membutuhkan penanganan medis tetapi menghadapi persoalan administrasi atau kepesertaan jaminan kesehatan,” ungkapnya.

Jihan menilai, selain dukungan pembiayaan, kesiapan sarana dan prasarana medis juga menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu pelayanan.

Peralatan kesehatan yang memadai akan menunjang proses pemeriksaan, diagnosis, hingga penanganan pasien secara lebih optimal.

Komisi IV DPRD Kalsel sebelumnya juga menyoroti kebutuhan peremajaan peralatan di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman.

Dalam rapat kerja pada Maret 2026, Jihan menilai dukungan anggaran untuk pembaruan peralatan perlu diperhatikan karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Bagi Komisi IV, penyusunan anggaran kesehatan tidak cukup hanya berorientasi pada besaran dana yang tersedia. Ketepatan sasaran, efektivitas penggunaan anggaran, serta manfaat yang dirasakan pasien juga harus menjadi perhatian dalam pembahasan bersama pemerintah daerah,” jelasnya.

Lebih lanjut Jihan menambahkan, melalui pematangan anggaran tahun 2027, Komisi IV DPRD Kalsel berharap berbagai kebutuhan prioritas sektor kesehatan dapat terakomodasi secara proporsional.

Koordinasi antara DPRD, pemerintah provinsi, dinas terkait, dan pengelola rumah sakit pun perlu terus diperkuat agar perencanaan dan pelaksanaan program berjalan selaras.

“Dengan penganggaran yang terarah dan pengawasan yang berkelanjutan, peningkatan pelayanan kesehatan di Kalimantan Selatan diharapkan semakin dirasakan masyarakat, baik melalui fasilitas yang lebih memadai maupun akses pelayanan yang lebih mudah dan berkualitas,” tutupnya. (ADV-NHF/RIW/EPS)

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.