1 Juli 2026

Gerak Cepat, DPRD Kalsel Panggil PLN Bahas Pemadaman Listrik Berulang

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK

Banjarmasin – Seringnya pemadaman listrik yang terjadi di berbagai wilayah Kalimantan Selatan menjadi perhatian serius DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Untuk mencari penyebab sekaligus solusi atas persoalan tersebut, DPRD Kalsel menjadwalkan pemanggilan manajemen PLN dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi III pada Kamis, (2/7).

Ketua DPRD Kalsel, Supian HK mengatakan, pihaknya ingin memperoleh penjelasan langsung dari PLN mengenai penyebab gangguan listrik yang dalam beberapa hari terakhir mengganggu aktivitas masyarakat maupun dunia usaha.

Menurutnya, DPRD telah lebih dulu berkoordinasi dengan Gubernur Kalimantan Selatan beserta jajaran pemerintah daerah untuk memastikan penanganan gangguan dilakukan secara cepat dan tepat.

Berdasarkan informasi awal yang diterimanya, pemadaman tersebut bukan disebabkan kendala pasokan batubara maupun stok bahan bakar. Gangguan justru diduga terjadi pada sistem distribusi jaringan listrik di wilayah Kalimantan Tengah yang berdampak terhadap pasokan listrik di Kalimantan Selatan.

“Informasi kami terima, persoalan ini bukan disebabkan hambatan pasokan batubara maupun kondisi stok bahan bakar minyak lainnya. Tapi ada trouble distribusi PLN di wilayah Kalimantan Tengah,” katanya Rabu (1/7).

Disampaikan Supian HK, DPRD Kalsel tidak ingin hanya mengandalkan informasi sementara. Melalui RDP bersama PLN, Komisi III akan meminta penjelasan secara rinci mengenai penyebab gangguan, langkah penanganan yang telah dilakukan, hingga strategi pencegahan agar pemadaman serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.

“Dengan pasokan listrik yang stabil, aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga roda perekonomian di Kalimantan Selatan, dapat kembali berjalan tanpa terganggu oleh pemadaman berulang,” harapnya.

Supian HK juga mengimbau masyarakat tetap tenang, sembari menunggu proses normalisasi jaringan yang tengah dilakukan PLN. Ia optimis, pasokan listrik dapat kembali stabil dalam beberapa hari ke depan, namun DPRD tetap akan mengawal proses pemulihan hingga pelayanan benar-benar kembali normal.

“Insya Allah dalam dua sampai tiga hari distribusi listrik akan kembali normal. Tapi kita tetap mengundang PLN untuk mendapat penjelasannya secara langsung,” tutupnya. (NHF/RIW/EPS)

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.