29 Juni 2026

Lulus Program Rehabilitasi, 81 Klien Angkatan IX PRSTS BCB Kalsel Dibekali Keterampilan dan Modal Usaha

Sekretaris Dinas Sosial Kalsel, Wildan Akhyar menyerahkan bantuan kepada klien PRSTS BCB Kalsel

Banjarbaru – Sebanyak 81 penerima manfaat menyelesaikan Program Rehabilitasi Sosial Angkatan IX Tahun 2026 di Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Barakat Cangkal Bacari (PRSTS BCB) Provinsi Kalimantan Selatan.

Para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan kerja, tetapi juga bantuan peralatan usaha sebagai bekal untuk membangun kemandirian ekonomi setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kepala PRSTS BCB Kalsel saat menyampaikan sambutan

Penutupan program berlangsung di PRSTS BCB Kalimantan Selatan, Senin (29/6), dihadiri Sekretaris Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Wildan Akhyar serta jajaran panti.

Dalam sambutan Kepala Dinas Sosial Kalsel, yang dibacakan Sekretaris Dinas Sosial Wildan Akhyar, pemerintah berharap seluruh penerima manfaat mampu memanfaatkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pembinaan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup.

Program rehabilitasi tersebut tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan vokasional, tetapi juga bimbingan fisik, mental, sosial, dan spiritual selama enam bulan.

“Harapannya, para penerima manfaat mampu mengembangkan diri, membuka usaha ataupun menciptakan lapangan pekerjaan sehingga dapat hidup lebih mandiri dan sejahtera,” ujar Wildan.

Ia juga berpesan agar para lulusan terus menjaga etika, mengembangkan kemampuan yang telah dimiliki, serta memanfaatkan bantuan peralatan usaha yang diberikan sesuai bidang keterampilan masing – masing.

Menurutnya, keberhasilan program rehabilitasi tidak hanya diukur dari selesainya masa pembinaan, tetapi juga dari kemampuan para lulusan menerapkan ilmu yang diperoleh untuk meningkatkan taraf hidup mereka di masyarakat.

Sementara itu, Kepala PRSTS BCB Kalimantan Selatan Noor Yanti mengatakan, sebanyak 81 klien mengikuti penutupan program tahun ini, terdiri atas 55 perempuan dan 26 laki – laki.

Selama mengikuti pembinaan, para peserta memperoleh pelatihan pada lima bidang keterampilan, yakni tata boga, tata rias, tata busana, bengkel motor, dan barbershop.

“Kami berharap mereka bisa mengembangkan apa yang telah dipelajari selama di sini sehingga bermanfaat bagi diri sendiri maupun masyarakat,” katanya. (SYA/RIW/EPS)

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.