BPKPAD Banjarmasin Beri Kuliah Umum di FISIP ULM
Banjarmasin – Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kota Banjarmasin, memberikan kuliah umum di Fakultas Ilmu Sosiologi dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat, Senin (27/4).
Kepala BPKPAD Kota Banjarmasin Edy Wibowo menjelaskan, kegiatan ini bertujuan membedah proses pengelolaan keuangan daerah.

“Intinya kita memberikan sesuatu yang mereka hanya dapat teori. Secara praktik mereka tidak tahu seperti apa proses, tahapan dan pelaksanaan dari APBD agar penggunaannya tepat sasaran. Hal itu yang kita jelaskan kepada mahasiswa,” jelas Edy.
Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa diajak membedah secara langsung proses pengelolaan keuangan daerah, mulai dari perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran.
Dalam pemaparannya, Edy menjelaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian penting dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Edy menekankan pentingnya perencanaan yang matang melalui penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang berbasis kebutuhan masyarakat.
Lebih lanjut, Ia juga menyoroti tantangan dalam pengelolaan keuangan daerah, seperti keterbatasan pendapatan asli daerah (PAD), dinamika kebutuhan pembangunan, serta tuntutan transparansi publik yang semakin tinggi.
“Kami juga memberikan gambaran mengenai pengelolaan APBD yang harus sesuai dengan tuntutan masyarakat dan yang mana lebih prioritas untuk lebih didahulukan, kemudian bertahap. Jadi bukan pemerintah tidak dapat memenuhi tapi dilihat dulu dan tentunya bertahap,” tutur Edy lebih lanjut.
Sementara dari sisi pendapatan daerah lanjutnya, perlu dilakukan optimalisasi sehingga PAD dapat terus meningkat untuk menuju pada mandiri.

“Jadi hal-hal ini kita sampaikan kepada mahasiswa agar antara teori dengan pelaksanaan di lapangan bisa sinkron dan pemahaman jadi sama mengenai pengelolaan APBD ini,” ujarnya.
Di samping itu, Ia berharap kuliah umum dengan mengandeng pemerintah seperti ini dapat terus dilakukan ULM maupun lembaga pendidikan lainnya, hingga nantinya dapat saling berkolaborasi terutama dalam melaksanakan pembangunan kota dengan nyaman.
“Jadi saling mengisi. Baik dari akademisi, mahasiswa. Jadi bisa membersamai masyarakat untuk membangun Kota Banjarmasin yang maju dan sejahtera,” tutupnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Administrasi Publik FISIP ULM, Avela Dewi berharap, melalui kuliah umum ini mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga memperoleh gambaran nyata praktik pengelolaan keuangan pemerintahan daerah.
“Kami sangat apresiatif sekali pemko bisa berkenan memberikan materi di kuliah umum mengenai pengelolaan keuangan negara agar mahasiswa tidak hanya tahu teori saja tapi tahu praktik di lapangan melalui gambar tadi,” ungkap Avela.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda akan pentingnya integritas dalam pengelolaan keuangan publik. (PEMKOBJM-SRI/RIW/EPS)
