Ground Breaking Pembangunan Dapur SPPG Makan Bergizi Gratis di Tanah Laut, Ini Harapan Gubernur Muhidin

TANAH LAUT – Gubernur Kalsel, Muhidin, melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Adi Santoso menghadiri ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makan Bergizi Gratis (MBG) Badan Gizi Nasional (BGN) di Pesantren Nurul Hijrah, Jorong, Kabupaten Tanah Laut, pada Rabu (26/2) pagi.

Suasana ground breaking pembangunan dapur SPPG di Ponpes Nurul Hijrah Tanah Laut

Acara ground breaking ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Gubernur Kalsel, Muhidin, yang diwakili Adi Santoso, didampingi Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hijrah Jorong, KH. M. Mukri Yunus, Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Badan Gizi Nasional (BGN), Tengku Syahdana, Ketua Umum Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren), Hapi Jazuli, Forkopimda Kalsel dan disaksikan para tamu undangan serta santri Pondok Pesantren Nurul Hijrah.

Pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG ini merupakan kerja sama antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan Induk Koperasi Pondok Pesantren, sebagai bagian dari program prioritas nasional yang diinisiasi Prabowo – Gibran.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, Muhidin yang dibacakan Adi Santoso, menyampaikan apresiasi kepada Badan Gizi Nasional dan Induk Koperasi Pondok Pesantren, serta seluruh pihak yang terlibat dalam persiapan pembangunan dapur MBG.

“Kesuksesan program prioritas Makan Bergizi Gratis dimulai dari pembangunan dapur yang memenuhi standar kelayakan, disusul SDM yang kompeten dan manajemen yang memenuhi standar operasional prosedur,” ujar Adi Santoso.

Lebih lanjut, Adi Santoso menjelaskan bahwa keberadaan dapur MBG juga memberikan ruang bagi pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. Pemenuhan pasokan pangan akan melibatkan UMKM dan unit-unit usaha kecil di sekitar wilayah dapur MBG, maupun di lingkup pesantren itu sendiri.

“Saya berharap, pelaksanaan program makan gratis ini dapat menjangkau manfaat di segala sisi, baik bagi peningkatan gizi anak-anak bangsa, hingga peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” tambahnya.

Pemerintah daerah dan institusi terkait berkomitmen untuk terus mendukung, mengelola, dan mengawasi pelaksanaan program ini dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab.

Diakhir sambutannya, Adi Santoso juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan mendoakan agar program ini dapat terlaksana secara optimal, terutama di Kalimantan Selatan.

“Mari kita dukung dengan segenap hati, dan kita doakan program ini dapat terlaksana secara optimal, terutama di Banua,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren), Hapi Jazuli, mengungkapkan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memiliki target 1.500 titik di seluruh Indonesia, sebagai upaya strategis untuk menyediakan makanan sehat dan bergizi secara gratis bagi santri serta masyarakat sekitar.

Di Kalsel, program ini diproyeksikan memberikan manfaat signifikan bagi 286 pesantren, dengan total penerima manfaat utama mencapai 93.000 santri. Tidak hanya itu, cakupan lebih luas juga mencakup total 765.000 penerima manfaat diseluruh Kalsel, termasuk siswa di luar lingkungan pesantren.

Selain itu, Hapi Jazuli juga menggaris bawahi, agar distribusi makanan tetap berkualitas, dapur MBG akan dibangun dengan perhitungan jarak ideal, yakni 30–40 kilometer dari lokasi penerima manfaat.

Strategi ini menurutnya bertujuan untuk memastikan makanan tetap segar, sehat, dan siap dikonsumsi saat sampai di tangan penerima.

“Kami ingin memastikan makanan yang diberikan tidak hanya gratis, tetapi juga sehat dan bergizi. Program ini juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis komunitas, dengan melibatkan koperasi pondok pesantren sebagai garda terdepan,” tutupnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Haul Abdussamad Sulaiman, Wagub Kalsel Hasnuryadi Kenang Sebagai Sosok Peduli kepada Masyarakat

BARITO KUALA – Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman mengenang ayahanda, Abdussamad Sulaiman bin Haji Basirun (Haji Leman) sebagai sosok yang memiliki kepedulian besar terhadap masyarakat, dan sikap inilah yang ditularkan pada anak-anaknya.

Jemaah haul ke-10 Haji Leman

Bahkan didirikannya PT Hasnur sebagai gabungan nama ayahnya, HA Sulaiman HB dan ibunda Nurhayati, didedikasikan untuk bisa berbuat baik kepada masyarakat luas dan kesejahteraan orang banyak.

Hal itu disampaikan Wagub, Hasnuryadi pada peringatan Haul ke-10 almarhum Abdussamad Sulaiman bin Haji Basirun, pada Rabu (26/2) di area kubah Datuk Abdussamad Marabahan, Kabupaten Batola.

Wagub Kalsel di tengah pada habaib dan ustadz pada haul ke-10 Haji Leman

Haul dihadiri sejumlah habib, ulama, tokoh, pejabat beserta puluhan ribu masyarakat Kabupaten Barito Kuala dan sekitarnya.

Nampak hadir, Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf Solo, Habib Ali Zainal Abidin dari Surabaya, Habib Jindan bin Novel Tangerang, Habib Muhammad Al Habsyi dari Jakarta, Habib Haidar Al Hamid dari Tanggul, Habib Fahmi Al Muhdhor Probolinggo, Habib Abu Bakar Malang, Habib Rifqy Alaydrus Jakarta, Habib Fahmi Almuhdar Probolinggo, dan KH Sanusi Ibrahim (Guru Jaro), serta KH Asqalani.

Hadir juga, Kepala DPRD Kalsel, Supian HK, Forkopimda, kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel, pejabat Pemkab Batola, DPRD Kalsel, DPRD Batola, serta jajaran Hasnur Group dan Hasnur Center.

Mewakili pihak keluarga, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan terima kasih kepada para habaib, ulama, guru agama, tokoh dan masyarakat yang hadir mengikuti haul orangtuanya ini.

“Mohon doa untuk abah dan mama tercinta,” ujar Hasnuryadi.

Diceritakan juga, semasa hidupnya, Haji Leman selalu dekat dengan para habaib, ulama, para guru agama dan selalu meminta bimbingan dalam setiap tindakannya.

Haji Leman berpulang pada 14 Juni 2015 di Jakarta dan di makamkan di kawasan Kubah Datuk Abdussamad Marabahan – Barito Kuala.

Prosesi haul diawali pembacaan salam ziarah kubur yang dipimpin Ustadz, Mohammad Mubaraq dilanjutkan pembacaan ayat Al-Qur’an oleh Ustadz, Ahmad Saufi. Selanjutnya, pembacaan QS Yasin, tahlil, zikir dipandu KH Muhammad Qomaruddin (Guru Busu), doa haul oleh Habib Ali bin Zainal Abidin, dan lantunan shalawat diperdengarkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Manaqib atau riwayat perjalanan hidup Haji Leman disampaikan Guru Jaro beserta pesan lainnya. Diceritakan, Haji Leman merupakan sosok yang turut memperjuangkan agama Allah melalui berbagai kegiatan sosialnya.

Tauladan yang perlu dicontoh ujar Guru Jaro, Haji Leman selalu memandang baik kepada orang lain, dan tidak suka menjelek-jelekkan orang.
Terhadap orang yang pernah menzalimi, tidak ada dendam dalam hati. Bahkan bersedia membantu saat yang bersangkutan dalam kesusahan.

Guru Jaro juga menceritakan peristiwa menjelang akhir hayat Haji Leman, dan pesan yang disampaikan kepada keluarganya. Yakni sebuah amalan yang paling baik menurutnya, yaitu sifat ikhlas dalam segala perbuatan.

Selanjutnya Guru Jaro menyebutkan tingkatan ikhlas yakni ikhlas Abidin, ikhlas Muhibbin, ikhlas Muqarrabin, dan Ikhlas Siddiqin, yakni orang yang melakukan ibadah hanya Allah SWT sebagai tujuan.

Adapun tausiah haul, disampaikan Habib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan, Pimpinan Yayasan Al Fachriyah, Tangerang, Banten.

Habib Jindan mengatakan, tidak banyak orang yang dikenang bertahun-tahun setelah meninggal dunia. Haji Leman ujarnya, meskipun bukan pejabat, tapi salah satu orang yang terus dikenang masyarakat setelah meninggal dunia, karena banyak memberikan manfaat kepada orang lain semasa hidup.

“Orang yang memberikan manfaat inilah yang disukai Allah SWT,” ujar Habib Jindan lagi.

Disebutkan, hadist rasul bahwa orang yang dermawan, dekat kepada Allah dekat kepada manusia, dekat dengan surga dan jauh dari neraka. Sebaliknya orang yang kikir, akan jauh dari Allah y, jauh dari manusia, jauh dari surga dan dekat dengan neraka.

“Intropeksi diri kita, jadilah orang yang makin banyak manfaat bagi orang lain,” pesan Habib Jindan.

Di penghujung tausiahnya, Habib Jindan mengingatkan, jika terobsesi kepada seseorang, malam terobsesi kepada orang yang diberikan ilmu lalu Ia sebarkan kepada orang lain, dan orang yang diberikan harta Allah SWT lalu membagikannya dengan sesama.

Faktor lain yang menyebabkan kehidupan Haji Leman menjadi berkah ujar Habib Jindan, karena semasa hidupnya dekat dengan para habaib, ulama, dan guru agama yang selalu dimintanya bimbingan dan petunjuk mereka. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Dispora Kalsel Gelar Bimtek SPOB dan SPOBDA Tingkat Provinsi

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan, Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sentra Pembinaan Olahraga Berbakat (SPOB) dan Sentra Pembinaan Olahraga Berbakat Daerah (SPOBDA) Tingkat Provinsi, di Kota Banjarmasin, Rabu (26/2). Kegiatan dibuka oleh Plt Kadispora Fitri Hernandi.

Plt kadispora Kalsel Fitri Hernandi

“Pelaksanaan kegiatan ini untuk memberikan bimbingan teknis kepada Kabupaten dan Kota di Banua, terkait adanya perubahan nama dari PPLP menjadi SPOB serta SPOBDA,” ungkap Fitri, kepada sejumlah wartawan.

Sehingga, lanjutnya, Dinas Kepemudaan dan Olahraga daerah memahami adanya perubahan ini.

“Kami berharap, dengan adanya perubahan nama ini pembinaan dapat lebih meningkatkan lagi dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Pengelolaan Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga Dispora Kalsel Asfia Urrahman menjelaskan, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan saat ini mengajak, kepada pemerintah daerah agar dapat secara mandiri dalam pengelolaan atlet pelajar mereka.

Kasi Pengelolaan Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga Dispora Kalsel Asfia Urrahman

“Karena, saat ini Pemerintah Daerah jangan tergantung kepada Provinsi dalam melakukan pembinaan atlet pelajar,” ucapnya.

Asfia berharap, dengan adanya pembinaan peningkatan prestasi pelajar antara pemerintah provinsi dan daerah dapat meningkatkan prestasi pelajar di Banua. (SRI/RDM/RH)

UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Gelar Pelatihan dan Lomba Masak Ikan

BANJARMASIN – Unit Pelaksan Tugas Daerah (UPTD) Pelabuhan Perikanan Banjarmasin dibawah naungan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pelatihan Pengolahan Ikan dan Lomba Kreasi Masak Habang Banjar Ikan Haruan Laut, di halaman Aula Kantornya di Banjarmasin, Rabu (26/2). Dihadiri langsung Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono, Sekretaris Dislutkan Kalsel Nadyah, didampingi Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Jaki.

Kepala Dislutkan Kalsel Rusdi Hartono menyampaikan, dukungannya kepada UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin dengan adanya kegiatan Pelatihan dan Lomba Kreasi Masak Habang Banjar Ikan Haruan Luat tersebut.

Kadislutkan Kalsel Rusdi Hartono pada saat menyerahkan hadiah

“Harapannya, masyarakat semakin gemar mengkonsumsi ikan,” ujar Rusdi.

Sementara itu, Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Jaki mengatakan, dilaksanakan lomba masak habang ikan haruan laut ini, sebagai alternatif lainnya kepada masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan. Sebagai pengganti ikan haruan air tawar.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Jaki memperlihatkan ikan haruan laut

“Untuk harga ikan haruan laut ini hanya sekitar 20 ribuan perkilonya. Sedangkan, untuk harga ikan haruan air tawar cukup mahal sekitar 75 ribuan hingga seratus ribuan perkilonya,” ungkapnya.

Pada lomba masak habang ikan haruan laut ini, diikuti perserta dari perwakilan pegawai UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, serta masyarakat umum.

Dalam kesempatan tersebut UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Dislutkan Kalsel perkenalkan ikan haruan laut

“ikan haruan laut atau yang lebih dikenal dengan haruan tasik ini tidak familiar bagi masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Karena itu, UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin memperkenalkan ikan haruan laut ini kepada masyarakat di Banua.

“Kandungan gizi yang terdapat pada ikan haruan laut ini, tidak kalah dengan ikan haruan air tawar,” ujarnya.

Seperti diketahui, Ikan haruan laut ini memiliki tekstur daging lembut dengan rasa yang tidak kalah dengan ikan ikan lainnya yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RH)

DPRD Provinsi Kalsel Gelar Rapat Paripurna, Bahas Raperda Strategis untuk Pembangunan Daerah

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Paripurna di Ruang Rapat Paripurna H. Mansyah Addrian gedung DPRD Kalsel, Rabu (26/2).

Dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo, pembahasan utama dalam rapat ini mencakup tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan oleh Gubernur Kalsel, yakni Raperda tentang Pedoman Pembiayaan Tahun Jamak, Grand Design Pembangunan Kependudukan, dan Penyelenggaraan Penanaman Modal.

Pada kesempatan ini, masing-masing perwakilan dari Fraksi-fraksi DPRD menyampaikan Pandangan Umum terhadap Penjelasan atas tiga Raperda tersebut yang telah disampaikan Gubernur Kalsel dalam rapat paripurna minggu lalu.

Menanggapi penyampaian fraksi-fraksi DPRD, Gubernur Kalsel, Muhidin, melalui Asisten III Pemprov Kalsel, Ahmad Bagiawan, menyampaikan dukungan penuh terhadap raperda-raperda tersebut.

Asisten III Pemprov Kalsel, Ahmad Bagiawan Membacakan Sambutan Gubernur Kalsel

“Kami menyatakan mendukung sepenuhnya terhadap penyusunan Rancangan Peraturan Daerah ini yang selaras dengan semangat penyederhanaan regulasi, dengan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan,” ungkapnya.

Dalam rapat ini, Gubernur Kalsel juga menyampaikan terhadap Penjelasan Raperda Tentang Pedoman Pembentukan Produk Hukum Daerah yang diinisiasi oleh DPRD Provinsi Kalsel. Ia menegaskan bahwa regulasi tersebut akan menjadi landasan penting dalam pembentukan produk hukum daerah yang berkualitas. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang lebih tertata dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Alpiya Rakhman, membacakan kompilasi jawaban dari seluruh fraksi-fraksi DPRD terhadap terhadap pendapat gubernur mengenai Raperda Tentang Pedoman Pembentukan Produk Hukum Daerah.

“Dalam rangka tertib pembentukan produk hukum daerah yang baik, taat asas pembentukan, dan selaras dengan kebutuhan pemerintahan daerah, diperlukan pedoman yang sistematis. Dengan adanya Raperda ini, pembentukan produk hukum daerah akan lebih terarah dan sesuai dengan standar yang berlaku,” paparnya.

Sebagai langkah lanjutan, Alpiya mengatakan DPRD Kalsel dan pemerintah daerah sepakat untuk membawa pembahasan raperda-raperda ini ke tahap berikutnya melalui Panitia Khusus DPRD Provinsi Kalimantan Selatan. Sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah terus diperkuat untuk menghasilkan kebijakan yang dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. (NRH/RDM/RH)

Bersama Ribuan Jemaah, Wakil Gubernur Hasnuryadi Hadiri Haul ke-5 Guru Zuhdi

BANJARMASIN – Ribuan jemaah dari berbagai daerah memadati Kubah KH Ahmad Zuhdiannoor atau Guru Zuhdi di Jalan Belakang Masjid Jami Banjarmasin, Selasa (25/2) malam.

Haul ke-5 ulama kharismatik tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, yang datang menaiki speed boat bersama Habib Jindan dan ulama lainnya.

Wagub Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman (peci hitam) mengikuti Haul Guru Zuhdi Ke-5

Di tengah suasana yang penuh kekhusyukan, Hasnuryadi bersama para habaib, alim ulama, dan jemaah lainnya mengikuti rangkaian pembacaan Surah Yasin, tahlil, maulid, serta doa haul yang dipimpin oleh adik kandung Guru Zuhdi, yakni Guru Muhammad As’ad.

Tidak hanya berasal dari Kalimantan Selatan, jemaah juga datang dari berbagai daerah, termasuk provinsi tetangga hingga Pulau Jawa.

Dalam kesempatan tersebut, Hasnuryadi mengungkapkan rasa cintanya kepada Guru Zuhdi yang ia anggap sebagai sosok luar biasa dalam kehidupannya, baik secara pribadi maupun di lingkungan keluarga besarnya di Hasnur Group dan Barito Putera.

“Beliau bukan hanya ulama besar bagi kami, tetapi juga bagian dari keluarga, seorang kakak, sahabat, dan pembimbing yang dengan penuh kesabaran serta kasih sayang membimbing kami,” ujar Hasnuryadi.

Ia juga merasa bersyukur karena mendapat kesempatan mendampingi Guru Zuhdi di saat-saat terakhir sebelum berpulang ke Rahmatullah, meskipun dalam situasi pandemi dengan berbagai keterbatasan protokol kesehatan.

“Kami selalu berdoa agar beliau diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan Rasulullah SAW. Mudah-mudahan kita semua bisa dipertemukan kembali di surga bersama beliau dan keluarga,” tambahnya.

Bagi Hasnuryadi, Guru Zuhdi bukan hanya ulama kharismatik yang membimbing umat dengan kelembutan dan kasih sayang, tetapi juga figur ayah yang selalu memberikan bimbingan serta nasihat dalam kehidupan.

“Guru Zuhdi adalah teladan bagi kita semua. Sosoknya akan selalu dikenang, tidak hanya oleh saya secara pribadi, tetapi juga oleh masyarakat Kalimantan Selatan,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Selaraskan Program Kerja, KADIN Kalsel Gelar Rapat Konsolidasi

BANJARMASIN – KADIN Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar rapat konsolidasi, bersama KADIN 13 kabupaten kota, pada Senin (24/2). Tujuannya, untuk mendapatkan update laporan kegiatan di kabupaten kota, serta menyampaikan program – program di tingkat provinsi yang dapat diselaraskan dengan kabupaten kota.

Ditemui di kantornya kawasan Kayutangi Banjarmasin pada Rabu (26/2), Ketua Umum KADIN Provinsi Kalimantan Selatan, Shinta Laksmi Dewi mengatakan, sejumlah program pro rakyat sudah dipaparkan KADIN kabupaten kota, yang diharapkan dapat diterapkan secara keseluruhan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Contohnya KADIN Kabupaten Banjar, yang akan melaksanakan pasar murah rutin setiap bulan, di 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Banjar. Pasar murah ini didukung sejumlah pihak seperti Bulog dan distributor, serta UMKM yang tergabung dalam komunitas vendor pasar murah KADIN Kabupaten Banjar.

Dimana pasar murah KADIN Kabupaten Banjar ini, sudah digelar pada Selasa (25/2), yang disusul KADIN Provinsi Kalsel pada Rabu (26/2).

“Program kerja KADIN Kabupaten Banjar ini, dapat menjadi percontohan bagi KADIN kabupaten kota lainnya, terutama untuk membantu mengendalikan inflasi dan mendongkrak daya beli masyarakat,” ujar Shinta di sela kegiatan Pasar Murah yang digelar KADIN Kalsel di halaman kantornya kawasan Kayutangi Banjarmasin.

Selain itu, menurut Shinta, pihaknya juga akan melaksanakan kegiatan penyuluhan perikanan darat, dengan Teknologi Biovlog. Dimana kegiatan ini juga akan dikerjasamakan dengan kabupaten kota.

“Program ini dilaksanakan dalam rangka penguatan ketahanan pangan daerah, mendukung Asta Cita Presiden, Prabowo Subianto,” tambah Shinta.

Selanjutnya, sebagai tindak lanjut pelatihan LSP di BNSP beberapa bulan lalu, KADIN Kalsel membentuk Pokja KADIN Institute, yang akan menelaah potensi dan realisasi lembaga ini.

“Kami berharap, sebagai lembaga LSP formal, KADIN Kalsel dapat membantu meningkatkan kualitas SDM di Kalimantan Selatan,” tutup Shinta. (RIW/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Bimtek Pengembangan Konten Digital dan Karya Inovatif dalam Pembelajaran

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar, Bimbingan Teknis Pengembangan Konten Digital dan Karya Inovatif dalam Pembelajaran Berbasis TIK Jenjang SMK se Kalsel, bertempat di salah satu Hotel Berbintang di Banjarmasin, Selasa (25/2).

Salah satu peserta sharing dengan narasumber

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Selatan Muhammadun, dalam sambutannya menyampaikan, di era digital yang berkembang pesat, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi telah memberikan tantangan, sekaligus peluang bagi dunia pendidikan. Dimana, sebagai tenaga pendidik di Sekolah Menengah Kejuruan, telah memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan industri 4.0 dan era digitalisasi.

“Para pendidik sangat penting meningkatkan kualitas pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha serta industri,” ucapnya

Sementara itu, Kepala BTIKP Provinsi Kalimantan Selatan Rusiani menjelaskan, dalam kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembuatan konten pembelajaran dengan memanfaatkan media berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang digunakan oleh guru selama proses pembelajaran.

“Bentuk video animasi pembelajaran dikombinasikan dengan kecerdasan Artifisial dikemas dalam bentuk aplikasi interaktif,” jelasnya

Kepala BTIKP Kalsel Rusiani, didampingi Narasumber Anjas Maradita (Ki-Ka)

Rusiani menambahkan, ada beberapa Narasumber berkompeten dalam bidangnya untuk memberikan materi, diantaranya Praktisi Pendidikan, Praktisi TIK dan Tim Kawan animasiku BTIKP Kalsel, CEO dan Direktur Video dari PT. Kreasi Imaji Integrasi yang juga merupakan Founder dari Dounnet Films Produser Neuron Media Jakarta Anjas Maradita.

“Materi pertama Deep Learning Pembelajaran Konsep Pengembangan Aplikasi Interaktif Media Pembelajaran Berbasis Animasi, kedua tentang Artificial Intellegence (AI), serta tentang Pengembangan Animasi maupun Media Pembelajaran lainnya,” tutup Rusiani.

Untuk diketahui, Bimbingan Teknis ini digelar sejak 24 – 26 Februari 2025, diikuti sebanyak 65 orang guru Sekolah Menengah Kejuruan dari 13 Kabupaten/Kota, masing masing diwakili 5 orang guru SMK se Kalsel. (NHF/RDM/RH)

Dispora Kalsel Gelar Rakor Kepramukaan

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan, Rapat Koordinasi (Rakor) Organisasi Kepramukaan, di Kota Banjarmasin, Selasa (25/2). Dibuka Plt Kadispora Kalsel Fitri Hernando, diwakili Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi.

Dalam sambutannya menjelaskan, Rakor ini dilaksanakan dalam rangka menghimpun gugus depan pada tingkat SMA serta penguruan tinggi. Pada tingkat SMA dan Penguruan Tinggi ini terkait dengan Kepemudaan, diharapkan pada kegiatan kepramukaan melibatkan banyak pemuda di dalamnya.

“Salah satu pembahasan pada Rakor ini, yaitu peningkatan minat pemuda untuk ikut kegiatan Pramuka kedepannya,” ucapnya.

Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi

Dalam kesempatan tersebut diungkapkan, Pemprov Kalsel Akui Penurunan Minat Pemuda Ikut Pramuka

“Pada saat ini dengan adanya perkembangan zaman dan globalisasi ini, berdampak pada berkurangnya minat pemuda untuk mengikuti kegiatan kepramukaan di Provinsi Kalimantan Selatan,” tuturnya.

Karena itu, dapat dilihat saat ini dari segi kualitas dan kuantitas di kepramukaan terdapat kendala.

“Kendala yang dihadapi salah satunya, di era internet ini Pemuda lebih suka bermain hp, daripada mengikuti kegiatan kepramukaan,” ucapnya.

Karena itu, Dispora Kalsel mengajak gugur tugas Pramuka agar dapat meningkatkan minat Pemuda untuk ikut kegiatan Pramuka tersebut. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Bagikan 8.000 Paket Makanan untuk Jamaah Haul ke-5 Guru Zuhdi

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial (Dinsos) membagikan ribuan paket makanan siap saji kepada jamaah Haul ke-5 Guru Zuhdi, Selasa (25/2).

Suasana pembagian paket makanan siap saji untuk jamaah Haul

Langkah ini diambil untuk memberikan kenyamanan bagi jamaah yang hadir serta mendukung kelancaran acara keagamaan tersebut.

Plt Kepala Dinsos Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifa’imelalui Kepala Bidang Penanganan Bencana, Achmadi, mengungkapkan bahwa sebanyak 8.000 paket makanan siap saji telah disiapkan.

“Sebanyak 7.000 paket makanan berasal dari dapur umum Dinsos Kalsel, sedangkan 1.000 paket lainnya berupa nasi kuning dan bakso disediakan oleh Biro Kesra Pemprov Kalsel,” jelasnya.

Suasana Dapur Umum Dinsos Kalsel Untuk Mendukung Haul ke 5 Guru Zuhdi

Achmadi menjelaskan pendistribusian makanan dilakukan kepada jamaah yang melintas di jalur utama menuju Kubah Guru Zuhdi serta untuk relawan dan petugas yang bertugas di lapangan.

Ia menambahkan, sebanyak 200 petugas dikerahkan untuk mendukung kegiatan ini, yang terdiri dari personel Dinsos, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Biro Kesra, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi, serta Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Kalsel.

“Kami berharap kegiatan ini membawa berkah bagi semua, baik petugas maupun jamaah yang hadir. Kami juga mengimbau agar jamaah mengikuti arahan petugas demi kelancaran dan keamanan acara,” ujarnya.

Untuk diketahui, Haul Guru Zuhdi merupakan salah satu acara keagamaan besar di Kalimantan Selatan yang selalu dipadati ribuan jamaah. Dengan adanya layanan ini, pemerintah daerah berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan dan kelancaran acara. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version