13 Januari 2026

Hadiri Malam Anugerah AMPK 2025, Wagub Hasnuryadi Dorong Media Pemerintah Perkuat Kanal Informasi Masyarakat

BANJARMASIN – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh media pemerintah pada malam penganugerahan Apresiasi Media Pemprov Kalsel (AMPK) 2025 dan Pengelolaan Pengaduan LAPOR! Terbaik se-Kalimantan Selatan, yang digelar di Banjarmasin, Rabu (10/12) malam.

Acara ini diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, sebagai bentuk penghargaan terhadap media yang dikelola SKPD Pemprov Kalsel, UPTD, serta Diskominfo kabupaten/kota, yang selama ini berperan penting, menyebarluaskan informasi pembangunan dan kebijakan pemerintah kepada masyarakat.

Hasnuryadi menegaskan, bahwa media internal pemerintah memiliki peran strategis sebagai garda terdepan penyampaian informasi publik. Menurutnya, komunikasi pemerintah harus mengedepankan kecepatan, akurasi, serta penggunaan bahasa yang mudah dipahami masyarakat.

Wakil Gubernur Hasnuryadi Sulaiman, saat memberikan sambutan pada kegiatan AMPK 2025

“Prestasi dan kerja keras pemerintah harus hadir di ruang publik melalui komunikasi yang aktif, terbuka, dan bertanggung jawab,” ujar Hasnuryadi.

Ia juga mengajak seluruh SKPD di lingkup Pemprov Kalsel untuk semakin memperkuat kanal informasi dan terus meningkatkan kualitas konten publik yang edukatif dan informatif.

“Saya berharap seluruh SKPD dapat terus memperkuat kanal informasi, meningkatkan kualitas konten publik, serta menghadirkan informasi yang akurat dan mudah dipahami sehingga setiap program pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kalsel Muhamad Muslim, melalui Sekretaris Diskominfo, Mashudi menjelaskan, bahwa AMPK merupakan momentum penting untuk meningkatkan mutu layanan informasi, memperkuat diseminasi program pembangunan, sekaligus mendorong respons cepat terhadap aduan masyarakat melalui berbagai kanal pengaduan.

Ia juga mengungkapkan, bahwa AMPK tahun ini diikuti puluhan peserta dari berbagai SKPD, UPTD, dan kabupaten/kota, dengan enam kategori penilaian yang melibatkan dewan juri dari unsur pemerintah, akademisi, dan praktisi media.

“AMPK menjadi momentum bagi seluruh instansi untuk terus meningkatkan kualitas layanan informasi dan memperkuat diseminasi program pembangunan, sekaligus mendorong respons yang lebih cepat terhadap setiap aduan masyarakat,” ujar Mashudi.

Selain AMPK, penghargaan Pengelolaan Pengaduan LAPOR! juga diberikan kepada SKPD dan pemerintah kabupaten/kota yang dianggap paling responsif dalam menindaklanjuti aduan masyarakat, berdasarkan jumlah laporan yang masuk, kecepatan penyelesaian, serta kualitas pengelolaan kanal pengaduan.

Pada malam penganugerahan tersebut, sejumlah instansi berhasil keluar sebagai yang terbaik di masing-masing kategori. Untuk kategori Website SKPD, Biro Pembangunan meraih penghargaan terbaik, disusul Sekretariat DPRD Kalsel dan Biro Pengadaan Barang dan Jasa.

Pada kategori Media Massa Online, Disdikbud Kalsel berhasil menjadi yang terbaik, diikuti Dinas Kehutanan serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Kategori Top Influencer menempatkan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Syamsir Rahman, sebagai peraih penghargaan utama. Sementara posisi kedua ditempati Kadis Perhubungan M. Fitri Hernadi, serta Fathimatuzzahra, dari Dinas Kehutanan.

Pada kategori Media Sosial SKPD, Biro Pengadaan Barang dan Jasa menjadi yang terbaik, disusul RSJ Sambang Lihum dan RSGM Gusti Hasan Aman.

Adapun kategori Media Sosial UPTD menempatkan KPH Hulu Sungai sebagai yang terbaik, diikuti Balai Perbenihan Tanaman Hutan serta Laboratorium Bahan Konstruksi.

Untuk penghargaan Pengelolaan Pengaduan LAPOR!, BKD Kalsel berhasil menempati posisi terbaik untuk kategori SKPD, disusul Dinas PUPR dan Disdikbud Kalsel. Sementara untuk kategori kabupaten/kota, Kabupaten Hulu Sungai Selatan meraih posisi pertama, disusul Kota Banjarmasin dan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. (BDR/RIW/RH)

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.