29 April 2026

Dukung Penurunan Angka Stunting, Program Gemarikan Dilanjutkan Tahun 2026

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan), melanjutkan program Gerakan Memasyarakat Makan Ikan (Gemarikan) di Tahun 2026 mendatang.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono, diwakili Kasi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Martiah Akhdianti menyampaikan, Program Gemarikan ini merupakan lokus yang sangat penting, dalam mendukung penurunan angka stunting, dengan mengomsumsi daging ikan.

Kasi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan Dislutkan Kalsel Martiah Akhdianti

“Gemarikan ini merupakan program penting yang dilakukan,” ungkap Martiah, Rabu (3/12).

Sehingga, lanjutnya, pada tahun 2026, kegiatan ini tetap berlanjut di 13 kabupaten kota di Kalimantan Selatan.

“Pada kegiatan Gemarikan ini, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan TP PKK Provinsi maupun daerah,” ujarnya.

Dijelaskan Martiah, di sepanjang tahun 2025, Dislutkan Kalsel telah menjalankan Program Gemarikan sebanyak 6 kali, di beberapa daerah di 13 kabupaten kota.

“Karena adanya efisiensi anggaran, maka Gemarikan hanya dilakukan di 6 daerah, diantaranya Kota Banjarmasin, Kabupaten Banjar, Kabupaten Balangan, serta Tanbu,” ucap Martiah.

Gemarikan telah dilaksanakan secara keseluruhan pada 2025, dan akan dilanjutkan pada tahun 2026 mendatang.

“Di sepanjang tahun 2025 ini, untuk Gemarikan telah dilaksanakan di 6 kabupaten kota di Kalimantan Selatan. Dengan sasaran lokus pada anak anak PAUD, di daerah rawan stunting,” ujarnya.

Diharapkan, lanjut Martiah, program Gemarikan tepat sasaran, ,dalam rangka penurunan angka stunting.

“Dengan adanya Gemarikan ini, konsumsi ikan ditengah masyarakat semakin meningkat,” ucap Martiah. (SRI/RIW/RH)

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.