Buka Rakor Bappeda Se-Indonesia, Wamendagri: Perkuat Sinergi Perencanaan Nasional dan Daerah
Proses pengukuhan Dewan Pengurus Forum Bappeda se Indonesia, oleh Wamendagri di Banjarmasin
BANJARMASIN – Wakil Menteri Dalam Negeri RI, Akhmad Wiyagus, resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) se-Indonesia di Banjarmasin, Rabu (3/12). Kegiatan yang digelar pada 2-4 Desember 2025 ini, diikuti lebih dari 550 peserta perencana pembangunan dari berbagai provinsi serta kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Wamendagri menegaskan, bahwa rakor ini merupakan forum strategis untuk memperkuat konsolidasi pembangunan nasional menjelang masa transisi pemerintahan.

“Ini bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi momentum penting untuk melakukan penajaman, penyelarasan, dan sinkronisasi target pembangunan pusat dan daerah,” tegasnya.
Melalui tema “Sinergitas Perencanaan Daerah Melalui Program Strategis Nasional dalam Mendukung Asta Cita”, Wamendagri menekankan pentingnya Bappeda dalam menjaga kesinambungan perencanaan, mulai dari RPJPD, RPJMD hingga Renstra perangkat daerah.
Rakor ini juga diarahkan untuk memperkuat peran Bappeda sebagai koordinator pelaksanaan pencapaian Program Strategis Nasional (Pro-SN) 2026, serta memastikan kebijakan pembangunan tetap adaptif terhadap perubahan global.
“Kita adalah dapur perencanaan. Bappeda harus memastikan seluruh dokumen pembangunan daerah benar-benar selaras dengan prioritas nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan terima kasih, atas kepercayaan menjadikan Kalsel sebagai tuan rumah Rakor 2025. Ia berharap forum ini menghasilkan solusi konkret bagi percepatan pembangunan daerah.
“Kami berharap Rakor Bappeda ini dapat melahirkan langkah strategis untuk mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.
Ia juga mendorong penguatan jejaring kerja antarlembaga perencana, sebagai kunci harmonisasi pembangunan pusat dan daerah.
“Pemprov Kalsel akan selalu mendukung agenda pembangunan nasional. Sinergi ini harus terus diperkuat melalui kolaborasi lintas daerah,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Wagub Kalsel turut menyampaikan dukacita mendalam atas bencana banjir yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
“Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi-Nya, dan para penyintas diberikan kekuatan dalam melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ucapnya.
Sebagai bagian dari rangkaian pembukaan, Wamendagri mengukuhkan Dewan Pengurus Forum Bappeda Se-Indonesia. Kepala Bappelitbang Provinsi Sumatera Utara, Dikky Anugerah, dikukuhkan sebagai Ketua Forum untuk periode 2025-2027.
“Mudah-mudahan pengukuhan ini menjadi penguat koordinasi teknis antar Bappeda di seluruh Tanah Air dalam memastikan arah pembangunan berjalan efektif dan berkelanjutan,” jelas Dikky. (SYA/RIW/RH)
