20 April 2026

Tangani Sampah, KLH Sarankan Kalsel Optimalkan TPS3R

Staf Ahli KemenLH saat memberikan keterangan kepada wartawan Kalsel

Jakarta – Optimalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R), saat ini masih menjadi solusi paling efektif, untuk pengelolaan sampah di Provinsi Kalimantan Selatan. Hal ini diungkapkan Plt Deputi Pengelolaan Sampah Limbah dan B3, sekaligus Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah Kementrian Lingkungan Hidup RI, Hanifah Dwi Nirwana, saat menerima kunjungan jurnalis Banua, yang tergabung dalam Pressroom Pemprov Kalsel, dikantornya di Jakarta Timur, Senin (17/11).

Hanifah menyampaikan, peluang Kalimantan Selatan untuk menerapkan Waste to Energy (WtE) atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), masih menghadapi banyak tantangan. Sehingga, pemanfaatan TPS3R dengan maksimal, menjadi solusi paling tepat saat ini. Terutama dengan memperkuat pengelolaan sampah dari rumah tangga.

Fasilitas WTE, jelas Hanifah, umumnya memerlukan pasokan sampah minimal 1.000 hingga 1.500 ton per hari. Sementara sampah yang dihasilkan setiap daerah di Kalsel, masih di bawah 1.000 ton per hari. Kecuali TPA Banjarbakula, yang sudah mampu memasok sampah hingga 1.231 ton per hari.

“Namun tantangannya tidak hanya masalah produksi sampah, tetapi juga memerlukan konsistensi dan keberlanjutan, serta keseriusan dan kerjasama antardaerah. Terutama terkait penyediaan fasilitas angkutan sampah yang memadai” paparnya.

Hanifah menjelaskan, teknologi insinerasi modern kini menjadi pilihan utama di banyak negara dalam pengembangan WtE. Karena, teknologi ini mampu mengurangi volume sampah hingga 90 persen, aman secara lingkungan, dan sudah sesuai dengan ketentuan Perpres 109 Tahun 2025.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalsel, Rahmat Prapto Udoyo mengakui, bahwa Kalsel masih belum siap mengembangkan WtE dalam waktu dekat ini.

Selain volume sampah yang belum memenuhi syarat, keterbatasan anggaran daerah juga menjadi tantangan besar.

“Oleh karena itu, sesuai saran dari KLH, kita akan maksimalkan TPS3R disetiap daerah”, tutupnya.

Press room Pemprov Kalsel, melakukan kunjungan ke Kementrian Lingkungan Hidup RI, dipimpin langsung Kepala Biro Adpim Pemprov, Berkatullah didampingi sejumlah jajarannya. Kedatangan rombongan dari Kalimantan Selatan ini, disambut langsung Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Pusat dan Daerah Kementrian Lingkungan Hidup RI, Hanifah Dwi Nirwana, didampingi Direktur Penanganan Sampah, Melda Mardalina. (RIW/APR)

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.