13 Januari 2026

Berlangsung Tertib dan Aman, KADIN Kalsel Apresiasi Aksi Demo Aliansi Rakyat Kalsel

Aksi unjuk rasa yang diterima langsung Ketua DPRD Kalsel. (Sumber foto: DPRD Kalsel)

BANJARMASIN – Sesuai komitmennya, Aliansi Rakyat Kalsel, akhirnya menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Provinsi Kalsel, kawasan Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, pada Senin (1/9) siang. Aksi yang dimotori para mahasiswa, buruh dan juga pengemudi ojek online ini, dimulai tepat setelah sholat Zuhur, dengan pengawalan dari aparat kepolisian serta TNI.

Para pengunjuk rasa ini, diterima langsung Ketua DPRD Provinsi, Supian HK, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, Danrem 101/Antasari, Ilham Yunus dan sejumlah anggota DPRD Provinsi. Di hadapan para pejabat dan aparat negara ini, Aliansi Rakyat Kalsel menyampaikan sejumlah tuntutan, yang juga menjadi agenda seluruh aksi demo serentak mahasiswa seluruh Indonesia, di hari yang sama.

Diantaranya adalah mengusut tuntas kasus kematian pengemudi ojek online pada aksi demo di Jakarta, serta evaluasi menyeluruh seluruh program pemerintah berbiaya besar, dan dinilai tidak tepat sasaran, sementara disisi lain rakyat dibebani kenaikan pajak.

Aliansi Rakyat Kalsel, juga menyoroti isu lokal terkait monopoli batubara, konflik agraria sawit, serta rencana pengajuan Meratus sebagai Taman Nasional. Termasuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan Perlindungan Masyarakat Dayak.

Setelah menyampaikan orasi dan aspirasinya, para peserta unjuk rasa membubarkan diri pasca hujan. Bahkan sebelum membubarkan diri masing – masing peserta aksi memunguti sampah disekitar lokasi. Aksi unjuk rasa ini, berakhir dengan tertib dan aman.

“Bravo untuk seluruh mahasiswa, buruh dan juga pengemudi ojek online, yang sudah menyampaikan aspirasinya dengan tertib dan aman. Ini menjadi bukti kedewasaan bersikap seluruh pihak, yang terlibat pada aksi hari ini. Sehingga berhasil menjaga keamanan dan kondusivitas Kalimantan Selatan,” ujar Ketua Umum DPD KADIN Provinsi Kalsel, Shinta Laksmi Dewi.

Ketua KADIN Kalsel

Kepada Abdi Persada FM, Shinta juga menyampaikan apresiasinya kepada Ketua DPRD Provinsi, Supian HK dan jajaran pimpinan dewan yang telah mendengarkan aspirasi masyarakat dengan bijak, serta membuka ruang untuk bertemu dan berdialog dengan pengunjuk rasa..

“Hal ini membuktikan DPRD betul – betul bisa menempatkan fungsi sebagai perwakilan rakyat, dan menumbuhkan ikatan serta kepercayaan dari masyarakat,” tegasnya.

Apresiasi yang sama, menurut Shinta, juga diberikan kepada Kapolda dan Danrem beserta para personil gabungan, yang telah mengawal kegiatan unjuk rasa ini hingga tertib dan aman.

“Saya salut, Kapolda dan Danrem langsung turun ke jalan menemui para pengunjuk rasa, dan mendengarkan aspirasi masyarakat. Bravo untuk semuanya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Shinta Laksmi Dewi juga turut berbelasungkawa atas wafatnya pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, dan mendukung penguatan tuntas kematian pemuda berusia 21 tahun tersebut.

“Affan pantas disebut sebagai pahlawan, karena pengorbanannya menyatukan dan memotivasi masyarakat Indonesia untuk melawan ketidakadilan, dan menjadi aspirasi bagi generasi muda,” jelasnya.

Shinta Laksmi Dewi berharap, kondisi keamanan Banua akan tetap terjaga pada aksi – aksi berikutnya, dengan kesadaran seluruh pihak bersama – sama saling menjaga sikap.

“Kita tidak ingin kejadian di daerah lainnya di Indonesia terjadi di Banua kita, agar para pelaku usaha tetap dapat menjalankan bisnisnya,.dan roda perekonomian Kalsel tetap berjalan baik”, tutupnya.

Perlu diketahui, sejumlah tempat usaha disekitar kawasan Jalan Lambung Mangkurat, memilih untuk tidak beroperasi sejak pagi, sebelum aksi unjuk rasa berlangsung. Termasuk dua toko peralatan kosmetik, perbankan, dan mini market. Sejumlah sekolah di Banjarmasin, juga meliburkan siswanya, dan perusahaan memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi karyawannya. (RIW/RH)

Tinggalkan Balasan

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.