Museum Lambung Mangkurat Hadirkan Program Museum Keliling II di Kotabaru
Kegiatan Museum Keliling mendapat antusias tinggi dari siswa SMKN 1 Kotabaru.(foto:MuslamKalsel)
KOTABARU – Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan, kembali menggelar program Museum Keliling tahun 2025. Kali ini, kegiatan berlangsung di SMK Negeri 1 Kotabaru dengan tema “Mengenal 10 Jenis Koleksi Museum”, Rabu (20/8).

Kepala Museum Lambung Mangkurat, Muhammad Taufik Akbar, yang diwakili Pamong Budaya Museum, Darmanto, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa program ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan gerakan bersama untuk mengenalkan sejarah, kebudayaan, ilmu pengetahuan, serta nilai-nilai luhur bangsa kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
“Museum adalah cermin perjalanan peradaban. Namun, tidak semua orang berkesempatan datang langsung ke museum di Banjarbaru. Karena itu, program Museum Keliling hadir untuk menjembatani agar koleksi museum bisa lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Darmanto menjelaskan, tahun ini Museum Keliling memperkenalkan sepuluh jenis koleksi museum, mulai dari geologika, biologika, etnografika, arkeologika, historika, numismatika dan heraldika, filologika, keramologika, seni rupa, hingga teknologika.
Melalui pengenalan ini, diharapkan peserta dapat memahami bahwa museum tidak hanya menyimpan benda kuno, tetapi juga pengetahuan yang relevan untuk kehidupan masa kini dan masa depan.
“Jangan hanya melihat koleksi sebagai benda mati, tetapi renungkan nilai, cerita, dan makna di dalamnya. Dari sini, kita bisa belajar mencintai sejarah sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi yang cerdas dan berkarakter,” imbuhnya.
Kegiatan Museum Keliling II turut dihadiri Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotabaru, Plt Kepala SMK Negeri 1 Kotabaru, dewan guru, serta sekitar 900 siswa-siswi.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 100 siswa mengikuti langsung sosialisasi tentang permuseuman dan koleksinya. Antusiasme peserta terlihat tinggi karena mereka dapat melihat secara langsung koleksi-koleksi yang dibawa oleh pihak museum.
Plt Kepala SMK Negeri 1 Kotabaru mengapresiasi kegiatan ini dan berharap bisa menjalin kerja sama lebih lanjut dengan Museum Lambung Mangkurat.
“Kami sangat senang dengan adanya kegiatan ini. Kalau bisa, kerja sama terus dilakukan agar siswa-siswi dapat lebih mengenal sejarah dan kebudayaan Kalimantan Selatan, khususnya koleksi-koleksi yang ada di museum,” ungkapnya. (MuslamKalsel-SYA/RIW/RH)
