Koperasi Merah Putih di Kalsel, Segera Miliki Apotek dan Klinik Desa
BANJAR – Upaya meningkatkan layanan kesehatan masyarakat desa di Kalimantan Selatan, terus dilakukan pemerintah provinsi. Salah satunya melalui pembentukan Apotek Koperasi Desa Merah Putih di Desa Indrasari, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar.

Apotek dan Klinik Desa ini direncanakan tidak hanya terdapat pada Koperasi Desa Merah Putih di Desa Indrasari, namun juga diseluruh Koperasi Desa Merah Putih di Kalimantan Selatan.
Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan, Diauddin menyampaikan, bahwa upaya meningkatkan layanan kesehatan masyarakat desa terus dilakukan pemerintah provinsi, salah satunya melalui pembentukan Apotek Koperasi Desa Merah Putih di Desa Indrasari, Kabupaten Banjar.

Program ini bertujuan untuk memperkuat integrasi pelayanan dasar di desa, dimana setiap Koperasi Merah Putih nantinya, akan memiliki apotek dan klinik desa yang merupakan bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan, kepada masyarakat.
“Setiap Koperasi Merah Putih nantinya akan memiliki apotek dan klinik desa. Ini bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan desa,” ungkap Diauddin.
Diauddin menambahkan, Program ini merupakan bagian dari inisiatif program nasional Koperasi Merah Putih, yang menargetkan pendirian apotek dan klinik desa di seluruh Indonesia.
“Kami dari Dinas Kesehatan siap mendampingi agar apotek desa ini dapat berjalan lancar dan benar-benar bermanfaat bagi warga,” lanjut Diauddin.
Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan, ungkap Diauddin, memiliki peran penting dalam memastikan kelancaran proses perizinan apotek dan klinik desa. Dimana diharapkan, kehadiran apotek dan klinik desa mampu memberikan dampak peningkatan ekonomi, yang sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat pelayanan dasar dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal berbasis desa.
“Di Kalimantan Selatan sendiri program ini ditargetkan menjangkau seluruh desa secara bertahap, melalui kolaborasi antara koperasi, pemerintah, dan pelaku UMKM,” tutup Diauddin. (MRF/RIW/RH)
