6 Mei 2026

Peringati Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, Gubernur Muhidin: Momen Tingkatkan Takwa

Suasana Peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Banjarmasin menggelar peringatan Tahun Baru Islam 1447 Hijriah, pada Kamis (10/7) malam.

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Raya Sabilal Muhtadin tersebut, diikuti ribuan jemaah dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan. Acara diisi dengan tausiyah agama oleh penceramah Ustadz Ilham Humaidi yang mengangkat tema hijrah menuju pribadi yang lebih baik.

Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, melalui Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, mengajak seluruh masyarakat muslim di Banua, untuk menjadikan momen pergantian tahun baru Islam sebagai waktu untuk muhasabah diri, memperbaiki akhlak, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin saat membacakan sambutan Gubernur

“Tahun Baru Hijriah bukan sekadar penanda waktu, tapi juga momen penting untuk meninggalkan keburukan menuju kehidupan yang lebih baik, lebih bermakna, dan lebih diridhai Allah SWT,” ujarnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi, Gubernur juga mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kalimantan Selatan.

“Mudah-mudahan tahun baru ini membawa keberkahan, kedamaian, dan harapan baru bagi Banua,” harapnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Ilham Humaidi menyampaikan bahwa Tahun Baru Hijriah erat kaitannya dengan peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekkah ke Madinah.

Ia menjelaskan pentingnya memahami makna hijrah secara utuh, tidak hanya dalam konteks sejarah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Tinggalkan hal-hal yang tidak ada manfaatnya,” pesan Ustadz Ilham.

Ia juga mengingatkan pentingnya memilih lingkungan yang baik, termasuk sahabat yang mendorong dalam kebaikan, dan menjauh dari pergaulan yang dapat menjauhkan seseorang dari Allah SWT.

“Pilihlah teman yang membawa kita lebih dekat kepada Allah, bukan sebaliknya,” pungkasnya. (BDR/RIW/RH)

Tinggalkan Balasan

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.