Perbanyak Lahan Hortikultura, Pemprov Kalsel Coba Tanami Lahan Sport Center
BANJAR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan, terus berupaya memperbanyak area lahan hortikultura di Banua ini.

Salah satu lahan yang baru digarap DPKP Kalimantan Selatan, yakni area Sport Center, yang terletak di area Jl H Mistar Cokrokusumo, dekat Bukit Merangkul, Kabupaten Banjar.

Pada Jum’at (11/7) pagi, Kepala DPKP Kalsel, Syamsir Rahman, mengarahkan seluruh tenaga kontrak dan ASN lingkup DPKP Kalsel, untuk membersihkan area tersebut, sehingga dapat dilakukan penanaman tanaman hortikultura nantinya.
Syamsir mengungkapkan, penanaman tanaman hortikultura di area Sport Center nantinya, salah satu upaya untuk menanggulangi inflasi pangan. Khususnya pada komoditas cabai dan bawang yang mengalami kenaikan harga signifikan.
“Pemerintah Provisni Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel akan mengembangkan lahan bekas sport center menjadi lahan pertanian yang produktif,” ungkap Syamsir.
Pemanfaatan lahan Sport Center, berdasarkan arahan Gubernur Kalsel Muhidin, yang berinisiatif memanfaatkan bekas lokasi Sport Center sebagai lahan pertanian. Di lokasi ini, nantinya akan ditanami cabai rawit, cabai besar dan bawang, serta berbagai tanaman lainnya.
“Kami akan melakukan koordinasi dengan SKPD lainnya, salah satunya Dinas PU untuk pengairan lahan nantinya,” lanjut Syamsir.
Lahan Sport Center yang akan dimanfaatkan nantinya, dengan area seluas 40 hingga 50 hektare. Luasnya lahan ini tidak menjadi halangan dalam penanaman, dikarenakan DPKP Kalsel bersama seluruh UPT naungannya, bergotong royong dalam membersihkan lahan agar nantinya mudah ditanami.
“Kami telah melakukan pembersihan lahan seperti menyingkirkan kayu kayu di area lahan, setelah itu akan kami tutupi dengan mulsa agar lahan lembab dan siap ditanami nantinya,” tutup Syamsir.
Selain cabai dan bawang, DPKP Kalsel juga berencana akan menanam berbagai jenis buah-buahan, seperti pepaya, jeruk, serta komoditas singkong, dan kacang-kacangan. (MRF/RIW/RH)
