Ketua Dekranasda Kalsel Fathul Jannah Bangga, Kain Sasirangan Diborong di Expo Dekranas ke-45
BALIKPAPAN – Ketua Dekranasda Kalsel, Fathul Jannah dan Wakilnya, drg. Ellyana Trisya, menghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Balikpapan, Rabu (9/7).

Puncak HUT Dekranas itu dibuka langsung Selvi Gibran Rakabuming, istri Wakil Presiden RI yang juga Penasihat Utama Dekranas.
Rombongan Ketua Dekranasda Kalsel, Fathul Jannah dan Wakil Dekranasda Kalsel, drg. Ellyana Trisya beserta Ketua DWP Provinsi Kalsel, Masrupah, tiba di lokasi acara pada pukul 08.20 WITA.
Mengusung tema “Perajin Berdaya, Mendunia”, yang akan melibatkan berbagai unsur masyarakat dan budaya. Sehingga, kegiatan ini menampilkan banyak rangkaian yaitu Pameran Kerajinan Nusantara, Gelar Budaya, Pagelaran Seni, Talkshow bersama perajin inspiratif dan pelaku industri kreatif, demo kerajinan serta Fashion Show Wastra Nusantara, yang menggambarkan kekayaan busana tradisional dan daerah.
Produk-produk unggulan Dekranasda seperti manik-manik, tas, batik khas daerah, tenun, kalung, hingga pernak-pernik lainnya dipamerkan dan tampil dalam sesi fashion show bertema kearifan lokal.
Cinderamata khas seperti amplang, batik, souvenir dari kentang, hingga tas manik-manik akan dibagikan kepada tamu kehormatan.
“Alhamdulillah, hari ini ditanggal 9 Juli memperingati Hari Dekranas ke-45 di Balikpapan. Harapan kita, Kalimantan Selatan bisa berdaya saing dengan kabupaten/kota lain dan mendunia,” ujar Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Fathul Jannah usai kunjungan di Expo Dekranas.
Seusai pembukaan Expo Dekranas ke-45, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Fathul Jannah bersama wakilnya drg. Ellyana Trisya, mengunjungi sejumlah stand Kabupaten/Kota. Diantaranya Kota Banjarbaru, Barito Kuala, Kabupaten Banjar, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan dan Tabalong.
Dalam momentum itu, Fathul Jannah bersyukur, bahwa kain sasirangan di Expo Dekranas ke-45 kali ini diborong pengurus Dekranas Pusat. Sejumlah pengunjung juga sempat bertanya – tanya soal jualan kerajinan khas Banjar tersebut.

“Buhan kita (Dekranasda Kalsel) terkait kain sasirangan khas Banjar di borong pengurus Dekranas Pusat. Laris manis untuk semuanya, UMKM berkembang maju mendunia,” harap Fathul Jannah.
Sementara itu, Penasihat Utama Dekranas Pusat Selvi menyampaikan, bahwa pihaknya ingin mempromosikan kerajinan Dekranasda seluruh Indonesia yang belum tersentuh di Nasional. Sehingga, isteri Wakil Presiden RI itu berjanji, satu per satu UMKM lokal yang belum terkenal akan dikembangkan Dekranasda di masing – masing daerah.
“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Dekranasda Provinsi Kalimantan Timur yang telah menjadi tuan rumah tahun ini. Dan seluruh pihak yang terlibat dalam membantu dan menyukseskan kegiatan ini,” ungkap Selvie.
Selama 45 tahun ini, Selvie melihat banyak tantangan yang telah dilewati dalam mendorong pengembangan kerajinan daerah. Dia meyakini ke depan, Dekranasda semakin maju selama berkomitmen untuk menguatkan pelaku ekonomi kreatifnya.
“Semakin hari Dekranasna mampu terus menguatkan perannya sebagai mitra pemerintah. Tentunya dalam mengembangkan industri kerajinan Indonesia serta mendorong UMKM lokal, sehingga ini telah berkontribusi untuk kemajuan perekonomian Nasional,” harap Selvie.
Dalam kesempatan itu, Selvie berharap, Dekranasda di seluruh Indonesia dapat menjadi motor penggerak dan penyemangat bagi UMKM lokal di daerah, serta bekerja keras yang penuh dedikasi.
Berdasarkan laporan data Dekranas Pusat bahwa terdapat 60.000.000 UMKM di Indonesia, terdiri 18.000.000 bidang fashion dan craft binaan pemerintah daerah.
Sebagai informasi bahwa Perayaan HUT ke-45 Dekranas ini menampilkan kegiatan pameran kriya dan fashion yang menghadirkan 170 stan berasal dari 38 provinsi. Ditambah 118 dari kabupaten/kota, kemudian juga ada dari tiga kementerian yang bergabung.
Sejak didirikan pada 3 Maret tahun 1980, Dekranas memiliki semangat untuk terus melestarikan budaya bangsa, mendorong inovasi kerajinan, serta memperkuat peran perajin lokal dalam membangun ekonomi nasional. Rangkaian akhir acara, dihibur penyanyi Indonesia, Charly Van Houten yang membius para peserta ibu-ibu PKK daerah. (Biroadpim-RIW/RH)
