Kolaborasi Tim Media Nasional-Internasional, RSUD Ansari Saleh Laksanakan Cangkok Kornea Pertama
Penyerahan Donor Kornea Mata Dari Duke Eye Center kepada Direktur RSUD Ansal
BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Moch. Ansari Saleh melaksanakan kegiatan bakti sosial operasi Keratoplasty atau Cangkok Kornea pertama di Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (11/4). Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam peningkatan layanan kesehatan mata di wilayah tersebut.

Direktur RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh, Among Wibowo, menyampaikan bahwa operasi akan dilakukan terhadap sembilan pasien, yang terdiri dari tujuh penerima donor kornea dan dua pasien lainnya yang akan menjalani pemasangan lensa mata.
“Seluruh pasien telah menjalani proses rawat inap sejak Rabu, 9 April, untuk persiapan pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan penunjang lainnya, serta konsultasi ke beberapa bagian, seperti anestesi. Hal ini dilakukan agar pasien benar-benar siap dan memenuhi syarat untuk tindakan operasi,” jelas Among, kepada wartawan, dalam konferensi pers di Lantai 5 Gedung Kumala RSUD Ansari Saleh.

Among menjelaskan tim medis yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan kolaborasi antara tenaga kesehatan nasional dan internasional. Dari dalam negeri, hadir tim dari Bank Mata Yogyakarta, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM, serta RSUP dr. Sardjito. Sementara dari luar negeri, hadir tim medis yaitu Dokter Llyod Berthold Williams dari Duke Eye Center Duke University Amerika Serikat. Selain itu, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Kalimantan Selatan turut ambil bagian dalam pelaksanaan operasi.
“Operasi dijadwalkan berlangsung selama satu hari penuh. Setelah tindakan operasi, pasien akan menjalani pemeriksaan lanjutan dan persiapan pemulangan pasien. Satu minggu kemudian, pasien kembali menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai bagian dari evaluasi pascaoperasi,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Bank Mata Cabang Yogyakarta, dr Edy Wibowo menambahkan kehadiran dokter Oftalmologi dari Duke Eye Center Amerika Serikat, dr. Lloyd Berthold Williams akan memperkenalkan teknik baru dalam cangkok kornea, yang memungkinkan satu donor kornea digunakan untuk menangani banyak kasus.
“Hal ini diharapkan dapat membantu mengurangi jumlah pasien yang harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan cangkok mata,” harap Edy.
Untuk diketahui, donor kornea yang digunakan dalam operasi ini didatangkan langsung dari Amerika Serikat sebagai bentuk sumbangan kemanusiaan. Kegiatan ini diharapkan dapat berjalan lancar, memberikan kesembuhan bagi pasien, serta meningkatkan derajat kesehatan mata masyarakat dan menekan angka kebutaan di Indonesia, khususnya di Kalsel. (NRH/RDM/RH)
