Buku Bumi Lambung Mangkurat – Bentangan Zamrud, Terbit di HPN 2025 Kalsel

BANJARMASIN – Panitia Pelaksana Hari Pers Nasional (HPN) 2025 Kalsel, menerbitkan buku berjudul Bumi Lambung Mangkurat – Bentangan Zamrud. Buku ini mengupas tentang lumbung pangan, pertanian dan wisata.

Buku sekitar 200 halaman dicetak luks dengan art cartoon ukuran 21 X 28 cm ini, terdiri atas dua bab. Buku yang membahas tentang Zamrud Suaka Pertanian dan Zamrud Suaka Wisata, dengan total 29 artikel ini, ditulis wartawan PWI Pusat dan PWI Kalsel.

“Kita menerbitkan buku ini sebagai apresiasi untuk Kalsel sebagai tuan rumah HPN 2025. Provinsi ini begitu kaya dengan sumber daya alam dan wisatanya, sehingga tak salah terpilih sebagai gerbang lumbung wisata nasional,” kata Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun, pada Sabtu (25/1).

Saat ini pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menargetkan, cetak sawah baru di Kalimantan Selatan dalam program Cetak Sawah Rakyat (CSR) seluas 500 ribu hektar, dengan potensi cetak sawah baru seluas 530 hektar. Program cetak sawah ini, dicanangkan di Banjarbaru pada November 2024.

“Nah ini sejalan dengan tema HPN 2025, yaitu Pers Mengawal Ketahanan Pangan Untuk Kemandirian Bangsa. Kalsel sebagai gerbang logistik Kalimantan. Ini sejalan dengan Asta Gita Presiden Prabowo terkait swasembada pangan,” tambah Hendry.

Mengomentari penerbitan buku ini, Ketua Panpel HPN 2025, Raja Parlindungan Pane, menyebutkan, buku ini sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban PWI Pusat dalam mendukung program ketahanan pangan di Kalsel.

“Dengan membaca buku ini, semoga kita semakin banyak mengetahui tentang seluk beluk pangan dan wisata di Kalsel,” ujarnya.

Gubernur Kalsel, Muhidin dalam kata sambutan di dalam buku mengatakan, Kalimantan Selatan adalah provinsi yang banyak potensi dan keunggulan, baik di bidang pertambangan, pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan.

“Bumi Kalimantan Selatan seperti sekeping surga di Tanah Borneo, yang dianugerahi Allah SWT dengan kekayaan alam dan letak wilayah yang sangat menguntungkan,” kata Gubernur.

Di antara artikel pada bab pertama buku itu adalah, “Kalimantan Selatan Miliki Peran Signifikan Jaga Ketahanan Pangan – Lumbung Pangan Langkah Besar Presiden Prabowo Subianto.” Artikel lain, “Setiap biji Padi Hasil Kerja Keras dan Doa. Rantau Badauh Pusat Penyebaran Bibit Padi Secara Nasional.”

Pada bab kedua, di antaranya terdapat artikel “Meratus dan Kearifan Lokalnya”, “Ketupat Kandangan Akan Selalu Dikenang”, “Pasar Terapung, Bukan Sekadar Jual Beli di Atas Air”, “Pulau Curiak, Tempat Riset Bekantan…”, “Gemerlap Intan Martapura Mendunia, “Haul Abah Guru Sekumpul Mendunia” dan “Susur Sungai Doeloe dan Kini”.

Sementara editor buku A.R. Loebis menuturkan, beragam kekayaan alam makro dan mikro Kalsel, berupa zamrud lahan dan wisata , tak akan habis-habisnya untuk dibicarakan apalagi dikunjungi.

“Karena intens dan mendalamnya tulisan dalam buku ini baik berupa teks mau pun gambarnya, tak salah bila saya mengungkapkan keberadaan buku ini dengan frasa Bumi Lambung Mangkurat Dalam Genggaman,” pujinya.

Saat berita ini diturunkan, buku Bumi Lambung Mangkurat – Bentangan Zamrud sedang naik cetak.

Buku ini akan diserahkan kepada Presiden Prabowo, pada puncak HPN 2025 Kalsel, 9 Februari 2025. Juga diberikan kepada kalangan Menteri, akademisi dan nara sumber seminar serta seluruh pengurus PWI Provinsi se-Indonesia yang hadir di Kalimantan Selatan. (PWI-RIW/RH)

Sambut Kedatangan Presiden pada Puncak HPN, Pemprov Kalsel Gelar Rakor

BANJARBARU – Menyambut kedatangan Presiden RI Prabowo Subianto pada puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Banjarmasin pada 9 Febuari mendatang, PWI Kalsel bersama Pemrov Kalsel menggelar rapat koordinasi (Rakor) di ruang H Maksid Setdaprov Kalsel, Jumat (24/1).

Rapat ini mematangkan koordinasi dengan Forkopimda dan stakeholder lain guna mempersiapkan kedatangan tamu dari berbagai daerah, termasuk Presiden dan para Menteri.

Kadiskominfo Kalsel, Muhamad Muslim mengharapkan semua SKPD di lingkup Pemprov Kalsel dapat terlibat dan berpartisipasi pada gelaran HPN ini.

“Banyak kegiatan dan seminar yang akan digelar sebagai rangkaian HPN 2025. Kami berharap semua dapat berpartisipasi untuk menyukseskannya,” ujarnya.

Ditambahkannya, untuk tamu VIP dan VVIP juga sudah dikoordinasikan dengan Korem, Polda dan Angkasapura.

Ia mengungkapkan, kehadiran Presiden pada HPN nanti tinggal menunggu persetujuan saja.

“Undangan sudah sampai di meja Sekretaris Presiden dan kawan- kawan PWI Pusat juga telah mengomunikasikannya secara langsung melalui jalur partai Gerindra,” terangnya.

Sementara itu Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie mengatakan, puncak HPN akan dilaksanakan di halaman kantor Gubernur Kalsel pada 9 Febuari 2025 mendatang.

“Sampai saat ini tidak ada perubahan, Insya Allah Presiden akan hadir pada puncak HPN 2025,” ucap Helmie.

Selain dihadiri semua SKPD di lingkup Pemprov Kalsel, rakor ini juga diikuti forkopimda, Angkasa Pura, lintas sektoral dari Pemko Banjarmasin dan Banjarbaru serta EO pelaksana.

Pada kesempatan rakor itu juga ditandatangani NPHD untuk biaya kegiatan HPN 2025. (ADV/RDM/RH)

Buat Program Jelajah Ramadhan, Jajaran Direksi Abdi Persada FM Sambangi Tanah Bumbu

TANAH BUMBU – Ramadhan tahun 2025 atau 1446 Hijriah ini, LPPL Abdi Persada FM kembali menayangkan program unggulan, Jelajah Ramadhan. Sebuah program khusus, yang menampilkan objek – objek bersejarah atau wisata religi yang ada di Kalimantan Selatan.

Suasana silaturahmi jajaran Direksi Abdi Persada FM ke Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Tanah Bumbu

Tahun ini, Jelajah Ramadhan menyambangi kawasan pesisir Kalsel, tepatnya Kabupaten Tanah Bumbu.

Demi kelancaran program unggulan ini, jajaran Direksi yang dipimpin langsung Direktur LPPL Abdi Persada FM, Syarifah Norhani, bertandang ke Kantor Dinas Kominfo Kabupaten Tanah Bumbu. Selain bersilaturahmi, kedatangan tim Abdi Persada ini, juga untuk meminta masukan, objek religi apa yang dapat dijadikan sebagai bahan untuk program Jelajah Ramadhan.

“Sebagai tamu yang baik, tentunya kita harus mendatangi tuan rumah, untuk meminta masukan. Karena tentunya mereka yang paling tahu dengan daerahnya,” jelas Syarifah.

Menanggapi kunjungan ini, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tanah Bumbu, yang diwakili Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, Akhmad Salehuddin mengaku senang dan bangga, mendapat kunjungan dari jajaran Direksi Abdi Persada.

“Saya mewakili Kepala Dinas Kominfo, tentunya sangat mengapresiasi langkah Abdi Persada FM, untuk mengenalkan objek objek religi yang ada di Tanbu kepada publik. Kami juga senang dengan kunjungan ini, yang semakin mempererat silaturahmi,” jelasnya.

Di Kabupaten Tanah Bumbu ini, tim Jelajah Ramadhan Abdi Persada FM, menyambangi Masjid Agung Al Falah, yang berlokasi di kecamatan Simpang Empat.

Menurut sejarahnya, masjid yang dibangun sejak April 2014 ini, mengadopsi gaya arsitektur Timur Tengah dengan menggabungkan beberapa unsur daerah Kalimantan Selatan pada interiornya.

Masjid yang didirikan di atas tanah seluas 1,6 hektare ini mampu menampung ribuan jamaah dengan kapasitas parkir untuk roda empat sekitar 100 unit sementara untuk kendaraan roda dua 150 unit. Kawasan parkir ditata secara terpisah antara motor dan mobil, agar memperlancar akses keluar masuk kendaraan. Pada 18 Maret 2016, Masjid Agung Al-Falah diresmikan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, M Hatta Ali. (RIW/RDM/RH)

Temui Gubernur, PWI Kalsel Laporkan Rencana Kehadiran Presiden Prabowo pada HPN 2025

BANJARMASIN – Mendekati peringatan Hari Pers Nasional ( HPN) 2025 yang akan berlangsung di Banjarmasin pada 9 Februari mendatang, PWI Kalsel melakukan pertemuan dengan Gubernur Kalsel, Muhidin, untuk melaporkan kesiapan event tersebut.

Laporan kesiapan ini disampaikan langsung Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie kepada Muhidin di kediaman pribadinya sesaat setelah Gubernur pulang menunaikan ibadah umroh, pada Kamis (23/1) petang.

Menurut Helmie, kesiapan HPN 2025 sudah hampir 100 persen dan tinggal menunggu kepastian kehadiran Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Sebelum Gubernur berangkat umroh kami juga telah melaporkan tentang HPN. Hari ini kami menyambut kedatangan gubernur dari Tanah Suci sekalian melaporkan kembali persiapan HPN ini,” katanya.

Ditambahkannya, hingga saat ini sudah ada 30 pengurus PWI provinsi yang menyatakan kesediannya hadir pada HPN 2025 Banjarmasin.

Selain itu, ada beberapa menteri kabinet yang telah menyatakan kesiapannya hadir di Banjarmasin.

“Ada 4 menteri yang sudah dipastikan hadir, diantaranya Menkomdigi, Muetya Hafid, Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi dan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur, Muhidin, menyatakan pihaknya siap mendukung HPN 2025 dan menyambut kedatangan presiden.

“Kita berharap Presiden Prabowo dapat hadir dan HPN nanti berjalan sukses,” paparnya. (PWIKalsel-RIW/RH)

Peringati HUT Ke-27 SMAN 3 Banjarbaru, Gubernur Kalsel Inginkan Cetak Generasi Unggul Disetiap Masa

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendorong Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Banjarbaru pada peringatan HUT nya yang ke-27, untuk dapat terus mencetak generasi yang unggul untuk Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalimantan Selatan.

Hal ini diungkapkan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah. Gubernur mengatakan, bahwa usia 27 tahun menandakan kedewasaan dalam proses penyelenggaraan pendidikan. Regenerasi peserta didik terus berlangsung dari tahun ke tahun, kurikulum berubah seiring kebutuhan, dan fasilitas pendidikan terus mengalami pembaruan.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah.

“Saya mengimbau kepada kepala sekolah dan tenaga pendidik, agar menguatkan koordinasi dan tata kelola di tingkat internal terlebih dahulu, sebagai bentuk kesiapan dalam menyukseskan program-program pemerintah di bidang pendidikan. Jika internal kuat, maka program-program niscaya akan berjalan sebagaimana mestinya dan tepat sasaran,” ungkap Husnul, Kamis (23/1).

Husnul menambahkan, pihaknya pun mendorong untuk dapat bekerja bersama, merangkul semua dalam mencetak generasi – generasi Banua yang unggul, berdaya saing, dan berakhlak mulia. generasi yang akan melanjutkan pembangunan di Kalimantan Selatan menuju Indonesia Emas 2045.

Sebagai tonggak penting dalam upaya menciptakan generasi emas 2045, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah meluncurkan gerakan 7 kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Kebiasaan tersebut antara lain bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat.

“Keluarga besar SMAN 3 Banjarbaru dapat terus beradaptasi dengan dinamika zaman dan kebijakan pemerintah. sehingga tercipta keselarasan dan sinkronisasi dalam membangun pendidikan yang lebih maju dan berkualitas,” ungkap Husnul.

Sementara itu, Kepala SMAN 3 Banjarbaru, Rahmah menyampaikan rasa terimakasih atas kehadiran Gubernur Kalsel yang diwakili Staf Ahli, Husnul Hatimah dalam memeriahkan HUT SMAGA Banjarbaru ke-27. Ditengah itu juga akan dilaksanakan peluncuran program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam langkah menyukseskan Asta Cita.

Rahmah juga menjelaskan, tujuh kebiasaan yang diperkenalkan dalam gerakan ini meliputi: bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, makan sehat dan bergizi, bermasyarakat, serta tidur cepat.

“Penerapan program ini juga sebagai penanda bahwa SMAN 3 Banjarbaru, salah satu lembaga pendidikan yang turut menyukseskan program Asta Cita. Dan ada beberapa rangkaian kegiatan di acara ini, antara lain yaitu bakti sosial, donor darah dan lomba senam anak Indonesia Hebat,” ungkap Rahmah.

Selain itu, Rahmah juga menyebut ada rangkaian jalan santai bersama dengan sejumlah siswa dan guru. Dan didukung penuh oleh komite sekolah, kemudian beberapa sponsor.

“Kami juga berterimakasih kepada tim panitia, guru dan staf, beserta sejumlah pihak yang bertugas dalam memeriahkan HUT SMAN 3 Banjarbaru. Semoga, kita mendapatkan keberkahan selalu,” tutup Rahmah. (BIROADPIM-MRF/RIW/RH)

Jelang HPN 2025, PWI Kalsel dan Media Massa Tandatangani MoU

BANJARMASIN – Menjelang Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalsel menjalin kerjasama dengan media massa.

Suasana penandatanganan MoU dengan perwakilan Media Massa

Kepada sejumlah wartawan, disela acara penandatanganan di Kantor Sekretariat PWI Kalsel di Banjarmasin pada Kamis (23/1), Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie mengatakan, dalam rangka menyukseskan Hari Pers Nasional (HPN) pada tanggal 7 – 9 Februari mendatang, pihaknya melaksanakan penandatanganan kerjasama dengan 40 media massa baik cetak, elektronik dan online. Ia berharap, gelaran ini dapat berjalan lancar dan sukses.

“Tujuan dari kerjasama ini adalah, agar rangkaian kegiatan HPN dapat terpublikasi secara luas kepada masyarakat,” ungkapnya

Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie, saat di wancara awak media

Disampaikan Helmie, dalam Hari Pers Nasional (HPN) nanti, akan digelar seminar Nasional bertema “Prabowonomic” membahas ketahanan pangan, menghadirkan Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, sebagai pembicara utama (keynote speaker), bersama ahli pangan dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan sejumlah pembicara lainnya.

“HPN diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kalsel. Salah satunya mengenai pangan, karena Kalsel sebagai Gerbang Logistik Pangan di Kalimantan,” jelasnya

Helmie menambahkan, pihaknya juga menggelar seminar tentang masalah kewartawanan. Yakni membahas isu penumpang gelap dunia jurnalistik, yang merusak kredibilitas profesi wartawan. Hal ini penting karena wartawan sudah bekerja dengan baik, tetapi dirusak oleh oknum yang tidak jelas identitasnya.

“Seminar tidak hanya mengundang wartawan seluruh Indonesia, tetapi para pejabat pemerintah daerah, khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominko) se-Indonesia,” tutup Helmie

Turut mendampingi prosesi penandatanganan MoU, Sekretaris PWI Kalsel, Toto Fachrudin, jajaran pengurus PWI Kalsel, dan dihadiri Pimpinan Mdia Cetak Elektronik dan Online. (NHF/RIW/RH)

Pastikan HET, Plh. Sekdaprov Bersama TPID Kalsel Sidak Harga Minyakita di Banjarmasin

BANJARMASIN – Plh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, M Syarifuddin, pimpin langsung Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk laksanakan sidak pada Distributor (D2) Minyakita, di beberapa titik di area Banjarmasin, pada Kamis (23/1) pagi.

Suasana sidak Plh Sekdaprov dan TPID Kalsel disejumlah toko penjual Minyakita di Banjarmasin

Pada arahan sebelum melaksanakan sidak, Syarifuddin menyampaikan, bahwa sidak ini adalah bentuk tindak lanjut dari temuan yang disampaikan Rakornas Pengendalian Inflasi yang dilaksanakan pada Senin (20/1).

“Sidak ini merupakan tindak lanjut dari rakornas TPID Senin kemarin yang dipimpin oleh Mendagri dan Plt Sekjen Kemendagri, bahwa ada temuan Minyakita ini dijual dengan harga di atas HET(harga eceran tertinggi),” sampainya.

Meskipun secara data, untuk harga di Kalsel masih relatif aman, Syarifuddin menyampaikan bahwa TPID Kalsel ingin memastikan kestabilan harga tersebut, melalui sidak ini.

“Dengan sidak ini kita ingin memastikan kestabilan harga minyak di distributor. Apalagi sebentar lagi bulan Ramadan, kemungkinan akan ada gejolak harga,” ujarnya.

Adapun beberapa titik yang disinggahi oleh Syarifuddin beserta rombongan TPID adalah, Toko Tasya di Jalan Simpang Bali, Toko Iwan H. Rani di Pasar Harum Manis dan Toko Amel Ibak di Jalan RK Ilir.

Pada interview usai laksanakan sidak, Syarifuddin sampaikan bahwa harga minyakita pada distributor ada di kisaran harga 15.800 hingga 16.000 rupiah.

“Setelah kita lakukan sidak, ternyata memang harga jual di distributor ini bervariasi di 15.800 hingga 16.000 rupiah. Memang di atas HET 15.700, tapi masih relatif aman,” sampainya.

Syarifuddin mengatakan bahwa kemungkinan kendala yang ada adalah pada distribusi.

“Kemungkinan kendalanya ada pada distribusi. Nanti setelah sidak ini, kita ketahui gejolak harganya bagaimana, baru kemudian kita cari bagaimana solusinya,” sampainya.

Kegiatan ini diikuti jajaran TPID Kalsel, seperti dari Biro Perekonomian, Dinas Perdagangan, Perwakilan Bank Indonesia Kalsel, Satgas Pangan Polda Kalsel, dan juga TPID Kota Banjarmasin. (Biroadpim-RIW/RH)

Korem 101/Antasari, Siapkan 4.000 Personel Amankan Kedatangan Presiden

BANJARMASIN – Komandan Korem 101/Antasari Brigadir Jenderal Ilham Yunus, menerima audiensi Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie bersama rombongan, Kamis (23/1).

Kedatangan pengurus PWI Kalsel berkaitan dengan pematangan kesiapan puncak Hari Pers Nasional (HPN) 9 Februari 2025 mendatang.

“Kami siap memberikan dukungan untuk kesuksesan dan kelancaran HPN di Kalsel,” kata Danrem.

Orang nomor satu di Korem 101/Antasari itu langsung meminta kepada jajarannya agar intens berkomunikasi dengan pengurus PWI Kalsel terkait HPN mendatang.

“Sudah menjadi tanggung jawab kami untuk memberikan pengamanan bila Presiden Republik Indonesia (RI) datang,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasi Ops Korem 101/Antasari Kolonel Inf Tunggul Jati menambahkan, pihaknya akan memberikan pengamanan maksimal pada acara nasional tersebut.

“Kami menyiapkan 4.000 personel untuk pengamanan presiden,” imbuhnya.

Melihat kesiapan pengamanan itu, Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie mengapresiasi dan memastikan panitia HPN akan terus berkoordinasi dengan Korem 101/Antasari terkait gelaran HPN, terutama saat rencana kegiatan Presiden Probowo Subianto pada puncak HPN di Banjarbaru

“Terima kasih atas dukungan dan jaminan pengamanan pelaksanaan HPN di Kalsel, semoga semua rangkaian acara nanti berjalan sukses dan lancar,” harapnya.

HPN 2025 dijadwalkan akan digelar di Banjarmasin dan Banjarbaru pada 7-9 Februari mendatang.

Selain agenda hari puncak HPN, rangkaian kegiatan juga diisi dengan agenda Seminar Pers Mendorong Terwujudnya Ketahanan Pangan Nusantara, Seminar Ekonomi Pancasila Prabowonomics, Summit Nasional Media Massa ‘Media Sustainability di Era Kecerdasan Buatan”, Siwo Awards, Bakti Sosial dan beragam agenda lainnya.

Turut mendampingi dalan audiensi tersebut, Kasipers Korem 101/Antasari Kolonel Kav Widodo Pujianto, Pasi Lidpam Korem 101/Antasari Mayor Inf Wartono, Kasiter Korem 101/ Antasari Letkol Inf Ferizal, Kasiops Korem 101/Antasari Kolonel Inf Tunggul Jati.

Sementara dari PWI Kalsel, Sekretaris Toto Fachrudin. Wakil Ketua Bidang Pendidikan Kiki Arianzah dan Sekretasris Siwo PWI Kalsel, Didin Ariyadi. (PWIKalsel-RIW/RH)

Ilham Nor Sosialisasikan Perda 6/2020 kepada Warga Banjarmasin Barat

BANJARMASIN – Sekretaris Komisi I DPRD Kalimantan Selatan, Ilham Nor, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat, bertempat di salah satu cafe, Kamis (23/1).

Dalam kegiatan yang diikuti puluhan warga yang tinggal di Kecamatan Banjarmasin Barat tersebut, Ilham menerima berbagai masukan dari masyarakat terkait isu-isu ketertiban umum, seperti permasalahan parkir, kebersihan lingkungan, hingga fasilitas mandi cuci kakus (MCK).

“Masukan-masukan dari masyarakat ini akan kami sampaikan kepada pemerintah setempat agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.

Suasana sosper 6/2020 oleh Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ilham Noor

Ilham juga berharap peserta sosialisasi dapat membantu menyebarluaskan isi Perda tersebut kepada masyarakat luas. Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap aturan ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang tertib dan aman.

“Jika ada hal-hal yang mengganggu ketertiban umum, masyarakat dapat segera melaporkan kepada pemerintah atau DPRD agar permasalahan tersebut bisa segera diatasi,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat Banjarmasin dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan. (NRH/RIW/RH)

Banjir di Kecamatan Banjarmasin Selatan, Diklaim Merupakan Kiriman Air Pasang dari Gambut

BANJARMASIN – Banjir di Kecamatan Banjarmasin Selatan, diklaim merupakan kiriman air padang dari kawasan Gambut, Kabupaten Banjar.

Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin Hizbul Wathoni menjelaskan, alasan belum surutnya banjir di kawasan Kecamatan Banjarmasin Selatan hingga saat ini, selain karena banjir rob, juga karena adanya air kiriman dari kawasan Gambut.

Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin Hizbul Wathoni

“Belum surutnya air dikawasan Kecamatan Banjarmasin Selatan ini, karena adanya kiriman dari kawasan Gambut,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Kamis (23/1).

Akibatnya, lanjut Thoni, banjir tidak kunjung surut, terutama di Kelurahan Pemurus Dalam, Tanjung Pagar, Pemurus Baru, dan beberapa kawasan sekitarnya.

Thoni mengatakan, saat ini pihaknya juga mengupayakan sejumlah langkah termasuk pembersihan sungai, untuk mengurangi ketinggian air di kawasan tersebut.

Untuk mengatasi pengurangan intensitas air pasang terakhir, pihaknya meningkatkan kinerja pasukan turbo atau pembersih sungai dan drainase, pada saat curah hujan tinggi.

“Pada saat terjadi curah hujan tinggi ini, kami melalui UPT telah meningkatkan kinerja pasukan turbo Dinas PUPR Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Dinas PUPR Kota Banjarmasin memiliki 5 tim pasukan turbo yang saat ini telah diarahkan, untuk membersihkan sungai serta drainase di Kota Banjarmasin.

“Kami berharap dengan diterjunkannya pasukan turbo ini, dapat mempercepat penurunan ketinggian air pasang di Kota Banjarmasin,” ucap Thoni. (SRI/RIW/RH)

Exit mobile version