BANJARBARU – Sekretaris Jenderal Pemuda Tani Indonesia, R. S Suroyo Jr, melantik Dewan Pengurus Daerah Pemuda Tani Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, yang dilaksanakan di Asrama Haji Embarkasi di Banjarbaru, Rabu (8/1).
Sekjen Pemuda Tani Indonesia saat melantik DPD Pemuda Tani Kalsel
Pelantikan tersebut juga dihadiri Gubernur Kalsel Muhidin, yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Adi Santoso.
Adi menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, mengapresiasi Keberadaan Pemuda Tani di Kalimantan Selatan. Pertanian adalah tulang punggung ketahanan pangan dan perekonomian daerah. kalimantan selatan, dengan sumber daya alam yang melimpah, memiliki potensi besar untuk terus berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. oleh karena itu, peran generasi muda menjadi sangat penting untuk menjawab tantangan ini.
“Diharapkan pengurus yang baru dapat memajukan sektor pertanian,” ungkap Adi.
Dilanjutkan Adi, Pemuda Tani di Kalimantan Selatan,juga diharapkan dapat turut mendukung program makan bergizi gratis. Salah satu program unggulan dari pemerintah Pusat yang ingin terus di dorong Pemerintah Provinsi Kalsel, adalah program makan bergizi gratis bagi anak sekolah. Sehingga pihaknya mengajak pemuda tani indonesia untuk turut mendukung program ini, baik melalui peningkatan produksi pangan lokal, maupun penyuluhan kepada masyarakat.
“Program makan bergizi gratis diharapkan, benar-benar memberikan dampak nyata bagi anak-anak bangsa. program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi penerus kita, tetapi juga memperkenalkan mereka pada pentingnya pangan lokal yang sehat dan bernutrisi,” tutup Adi.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Pemuda Tani Indonesia, R. S Suroyo Jr menjelaskan bahwa organisasi ini merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia dalam bidang pertanian.
“Fokus mereka adalah pada regenerasi petani dan membangun semangat anak muda untuk terjun ke dunia pertanian, dengan memberikan motivasi, bimbingan, dan pelatihan,” tutup Suroyo. (MRF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rumah Mediasi DPRD Banjarmasin, melakukan finalisasi guna memberikan rasa keamanan dan kedamaian dalam bermasyarakat.
Kepada sejumlah wartawan, Ketua Pansus Raperda Rumah Mediasi DPRD Banjarmasin Saut Nathan Samosir, baru-baru tadi mengatakan, setelah dilaksanakan beberapa kali rapat, pihaknya melakukan finalisasi sebanyak 55 pasal dan 11 bab. Dimana, kehadiran payung hukum ini sebagai upaya menciptakan keamanan dan kedamaian di seluruh lapisan masyarakat, yang tersebar masing-masing 52 Kelurahan.
Ketua Pansus Raperda Rumah Mediasi DPRD Banjarmasin Saut Nathan Samosir, saat diwancara
“Kami ingin setiap persoalan yang bersifat ringan, diselesaikan segera dan tidak harus ke ranah hukum,” ucapnya
Disampaikan Saut, dalam masa kesultanan Banjar, saat pemerintahan Sultan Adam yang memerintah pada tahun 1825-1857, telah menerapkan adat berdamai atau istilahnya diselesaikan secara kekeluargaan. Sehingga, ini dapat diterapkan di kota seribu sungai.
“Penanganan nanti dilakukan oleh Lurah, yang sudah mengikuti program sertifikasi mediator, mereka ini yang akan memediasi masyarakat bersengketa, seperti kasus tanah, perebutan warisan, atau tindak pidana ringan (tipiring),” jelas Saut
Sementara itu, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Banjarmasin Machli Riyadi menambahkan, pihaknya sangat mengapresiasi sudah difinalisasi Raperda ini, karena berdampak meningkatkan investor dalam berinvestasi di kota seribu sungai. Selain juga, mengefisienkan keuangan Negara, dengan berkurangnya kasus-kasus yang harus diselesaikan di pengadilan.
Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Banjarmasin Machli Riyadi, saat memberikan komentarnya
“Terciptanya keamanan dan kedamaian di kota ini, dipastikan menarik minat investor dari luar daerah dan juga mancanegara,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin turut bantu pengangkutan sampah di sepanjang Jalan A. Yani, hingga kawasan KM 17, pada Momen 5 Rajab 1446 Hijriah.
“Kami menurunkan 100 personel relawan untuk menyisir kawasan sepanjang Jalan A Yani hingga kawasan kilometer 17,” ungkap Kepala DLH Kota Banjarmasin Alive Yoesfah Love, pada Rabu (7/1).
Kadis LH Banjarmasin Alive Yoesfah Love (Tengah)
Pada momen tersebut, pihaknya juga menurunkan 15 angkutan truk sampah hingga konvektor, serta tambahan 2 pickup.
“Pickup tersebut digunakan untuk mengangkut sampah yang berada di gang-gang sempit,” ucapnya
Selain menyusur di kawasan Jalan A Yani, jajaran DLH Kota Banjarmasin juga melakukan pembersihan disekitar kawasan titik pusat Sekumpul, Kabupaten Banjar.
“Adapun untuk konsentrasi pengangkutan sampah DLH Kota Banjarmasin berada di sekitar kawasan TPS 3R Baintan, Martapura,” ujarnya.
Menurut Alive, dari hasil pengangkutan sampah tersebut, berhasil diangkut sebanyak 130 Ton sampah.
“Dalam beberapa hari kegiatan pengangkutan sampah momen 5 Rajab 1446 Hijriah, kami berhasil mengangkut hingga 130 ton sampah, dalam partisipasi tersebut,” tutur Alive lagi.
Seluruh sampah yang diangkut ini akan dibuang di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Banjar Bakula.
“Pengangkutan sampah tersebut dilakukan hingga seluruh kawasan tersebut bersih dari sampah pada momen 5 Rajab 1446 Hijriah,” ucap Alive. (SRI/RDM/RH)
BATOLA – Peringatan Hari Jadi ke-65 Kabupaten Barito Kuala (Batola) yang digelar Pemerintah Kabupaten Batola di Lapangan 5 Desember, Marabahan, pada Rabu (8/1), menjadi momen istimewa bagi seluruh lapisan masyarakat.
Hadir langsung dalam perayaan tersebut, Plh. Gubernur Kalsel, Roy Rizali Anwar beserta istri dan jajaran Forkopimda Kalsel serta sejumlah kepala SKPD lingkup Provinsi Kalsel.
Plh Gubernur Kalsel saat disambut Pj Bupati Batola
Suasana meriah terasa sejak awal acara dengan berbagai pertunjukan menarik diantaranya Sinoman Hadrah, Tari Rudat Bakumpi, antunan ayat suci Al Quran serta pertunjukan musik religi.
Dengan mengusung tema “Bersatu Menuju Batola Maju”, peringatan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan panjang Kabupaten Batola yang secara tegas menggarisbawahi pentingnya persatuan dan gotong royong dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Dalam sambutannya, Plh. Gubernur Kalsel, Roy Rizali Anwar yang juga Sekdaprov Kalsel menyampaikan permohonan maaf Gubernur Kalsel, Muhidin dan istri Fathul Jannah yang tidak bisa hadir langsung ditengah – tengah masyarakat dalam perayaan Harjad Kabupaten Batola.
Plh Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan pada Harjad ke-65 Batola
“Menyampaikan permohonan maaf Bapak Gubernur Kalsel, Muhidin yang tidak bisa hadir dan saat ini sedang menjalankan ibadah umrah dan kita doakan semoga ibadah umrah Bapak Gubernur dan istri beserta rombongan berjalan lancar dan beliau menyampaikan salam hormat kepada kita semua,” sampai Roy Rizali Anwar.
Pada kesempatan itu, Roy Rizali Anwar menyampaikan apresiasi mendalam atas berbagai capaian yang telah diraih Kabupaten Batola selama 65 tahun terakhir.
“Mewakili Pemerintah Provinsi Kalsel, saya ingin menyampaikan selamat hari jadi yang ke-65 kepada seluruh masyarakat Kabupaten Batola, semoga di usia yang semakin matang ini,Kabupaten Barito Kuala semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.
Lebih lanjut, Roy menekankan bahwa peringatan Hari Jadi ke-65 ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang pembangunan yang telah dilalui Kabupaten Batola.
“Sejak berdiri, kabupaten ini telah membuktikan diri sebagai daerah yang terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Provinsi Kalsel.” tuturnya.
Selain itu, Roy juga menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Batola yang telah bekerja keras dalam membangun daerah ini.
“Komitmen Pemerintah Kabupaten Batola dalam pelestarian lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam juga patut diapresiasi, terutama dalam pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan,” tambahnya.
Berbagai capaian pembangunan juga tak lepas dari kerja keras dan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat Batola.
Namun demikian, Gubernur Kalsel mengingatkan agar tidak berpuas diri dengan pencapaian yang telah diraih.
“Masih banyak tantangan yang harus kita hadapi bersama, terutama dalam upaya meningkatkan daya saing daerah di tengah persaingan global yang semakin ketat,” tegas Roy.
Mengakhiri sambutannya, Roy kembali mengajak seluruh masyarakat Barito Kuala untuk terus bersatu, berkarya, dan berinovasi dalam membangun daerah tercinta ini.
“Dengan semangat ini, Insya Allah, cita-cita kita dalam mewujudkan Batola yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan akan dapat tercapai,” tutupnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pj Bupati Batola, Dinansyah menyampaikan rasa terimakasih atas dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalsel dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Kami berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menjadikan Kabupaten Barito Kuala sebagai daerah yang lebih baik lagi,” tegasnya.
Dinansyah juga menekankan bahwa pembangunan yang dilakukan bukan hanya sekadar membangun infrastruktur, tetapi juga membangun manusia.
“Kami ingin masyarakat Batola dapat merasakan langsung manfaat dari pembangunan. Dengan pelayanan publik yang prima dan program – program pemberdayaan masyarakat, kami yakin Batola akan menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,” tegasnya.
Diakhir acara, Pemerintah Kabupaten Batola melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Batola, meluncurkan program inovatif bernama PADU SERASI (Program Akselerasi Distribusi Sertifikat Tanah Eks Transmigrasi).
Program yang di launching Plh. Gubernur Kalsel, Roy Rizali Anwar ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyelesaikan persoalan terkait sertifikat tanah eks transmigrasi.
Selain itu, Kepala BPN Kabupaten Batola menyerahkan secara simbolis sebanyak 44 sertifikat tanah kepada Penjabat Bupati Batola. Penyerahan ini menandai dimulainya tahap pelaksanaan program yang diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
Pada acara yang sama, Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) yang disponsori Bank Kalsel juga mengadakan undian berhadiah. Undian ini dilakukan Plh. Gubernur Kalsel yang ditandai dengan penekanan tombol.
Pada perayaan meriah tersebut, turut hadir jajaran Forkopimda Kabupaten Batola, Kepala Kantor Wilayah BPN Kalsel, Bupati dan Wakil Bupati terpilih Pilkada tahun 2024, Sekda Kabupaten Batola dan seluruh jajaran, Kepala Desa, organisasi kepemudaan, tokoh masyarakat, tokoh adat dan tamu undangan lainnya.(Biroadpim-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Panitia Hari Pers Nasional (HPN) dari PWI Pusat berencana melakukan audiensi dengan jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin.
Rombongan dari PWI Pusat diagendakan melakukan audiensi sekaligus soft launching HPN 2025 pada Jumat (10/1).
Audiensi tersebut akan dihadiri 6 orang Panitia HPN Pusat didampingi 10 pengurus PWI Kalsel.
Kepastian pertemuan antara Panitia HPN dengan Pemprov Kalsel, telah dikonfirmasi Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, Selasa (7/1). Roy memastikan akan meluangkan waktu melakukan audiensi sekaligus soft launching HPN 2025 dengan pengurus PWI.
“Pertemuan Jumat malam diagendakan di Banjarmasin,” kata Roy.
Dalam pertemuan tersebut Roy tidak hanya datang sendiri. Sekdaprov Roy Rizali Anwar juga memboyong jajaran SKPD yang terkait dengan pelaksanaan HPN 2025.
“Nanti para Asisten Setda dan Kepala SKDP terkait juga diundang,” katanya.
Roy berharap agenda HPN 2025 dapat diselaraskan dengan program dari dinas/instansi terkait.
Sementara itu, Sekretaris PWI Kalsel, Toto Fachrudin, menyebut pihaknya sudah bersurat kepada beberapa SKPD terkait untuk turut serta berhadir pada audiensi tersebut.
“Sesuai arahan Sekdaprov, kami sudah bersurat mengundang para Asisten dan Kepala SKPD yang terkait dengan pelaksanaan HPN,” ujarnya.
Menurut Toto pada HPN 2025 yang akan dilaksanakan tanggal 7-9 Februari meliputi beberapa program.
Diantaranya kelompok wartawan menanam terkait dengan ketahanan pangan.
Kemudian seminar investasi terkait dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Berikutnya mendukung program makan bergizi gratis (MBG) yang berkaitan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Dinas Sosial.
“Semua dinas yang terkait kami undang. Mudah-mudahan bisa merangkai kegiatan sinergi dengan Pemprov Kalsel,” ujarnya. (PWI.KALSEL/RDM/RH)
BANJARMASIN – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan mulai melakukan persiapan teknis panitia daerah menyongsong peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 yang akan dilaksanakan pada Februari mendatang.
Event nasional ini dipastikan bakal menyuguhkan kemeriahan berbagai acara di Kalimantan Selatan yang diselenggarakan dari tanggal 7 – 9 Februari 2025.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan, Zainal Helmie mengatakan, rangkaian acara perayaan HPN 2025 diantaranya seminar-seminar nasional, konvensi media massa, lomba foto serta pameran foto jurnalistik, dan wartawan menanam dalam rangka mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo.
Dikatakannya, hasil koordinasi dengan Gubernur Kalsel H. Muhidin, bahwa puncak HPN 2025 pada 9 Februari akan digelar di Halaman Kantor Gubernur di Banjarbaru. Diperkirakan sebanyak 2.500 tamu undangan bakal berhadir.
“Kita sudah audiensi dengan Pak Gubernur Muhidin, beliau menghendaki kegiatan puncak Hari Pers Nasional yang akan dihadiri oleh Presiden Prabowo, itu di depan kantor Pemprov Kalsel di Banjarbaru,” tuturnya, Selasa (7/1).
Helmie menambahkan, penunjukkan Kalsel sebagai tuan rumah HPN 2025 ini mengulang sejarah pada 2020 lalu. Dia menyakini penyelenggaraan HPN 2025 nanti membawa dampak baik untuk pembangunan Kalsel.
“HPN 2020 lalu mengangkat tema “Kalsel Gerbang Ibukota Negara”. Untuk HPN 2025, kita usulkan tema “Kalsel Gerbang Logistik Kalimantan” karena ada IKN,” tandasnya.
Oleh karena itu program HPN 2025 disinergikan dengan pemerintah pusat. Sebab seperti tahun 2020, HPN di Kalsel dihadiri Presiden RI dan jajaran menteri. (PWI.KALSEL/RDM/RH)
PULANG PISAU – Badan Musyawarah (Banmus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Selatan menyatakan akan mendukung upaya pencapaian Visi dan Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel Terpilih Periode Tahun 2024 – 2029, Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman.
Penyataan ini disampaikan Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Alpiya Rakhman, saat memimpin rombongan Anggota Banmus DPRD Kalsel melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Selasa (7/1).
Menurut Alpiya, usai dilantik, setiap Kepala Daerah terpilih tentu akan berupaya untuk merealisasikan Visi dan Misi ke dalam program kegiatan pemerintahan. Sehingga memerlukan penyesuaian terhadap anggaran yang telah disusun sebelumnya oleh Tim TAPD Pemerintah Daerah bersama DPRD.
“Tentu kami akan menyesuaikan nanti Tim TAPD seperti apa, karena pada prinsipnya setiap kepala daerah yang terpilih, yang akan dilantik menjadi kepala daerah di masing-masing kabupaten/kota maupun provinsi tentu akan menyesuaikan visi misinya, anggarannya ke depan,” jelasnya.
Alpiya menegaskan bahwa Kementerian Keuangan Republik Indonesia (RI) dan Kementerian Dalam Negeri RI juga telah membuka ruang untuk melakukan penyesuaian anggaran guna mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur baru.
“Ini juga dibuka ruang oleh Kementerian Keuangan maupun Kementerian Dalam Negeri, agar setiap pokok pekerjaan yang akan mereka kerjakan sesuai “rule” dengan visi misi mereka, DPRD tentu akan menyesuaikan memfasilitasi sesuai fungsinya,” tuturnya.
Sebelumnya, Anggota DPRD Kabupaten Pulpis, Nasrun Rambe, saat menerima Pimpinan dan Anggota Banmus DPRD Kalsel mengatakan, kunjungan kerja ke daerah ini merupakan bagian dari tugas DPRD untuk saling berbagi informasi dan pengalaman dari masing-masing daerah.
“Tentunya apa yang kami miliki, yang biasa kami laksanakan akan kami sampaikan kepada yang memerlukan. Begitu juga apa-apa yang dibawa oleh tamu, apa yang telah mereka lakukan, bisa berbagi kepada kami, kami juga menimba ilmu dari pengalaman yang mereka peroleh,” pungkasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Sebanyak 26 peserta didik dan 5 orang guru pendamping Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Wikrama 1 Banjarmasin melakukan kunjungan wisata literasi ke Perpustakaan Palnam milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang dikelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel, pada Selasa (7/1).
Suasana Kunjungan SMK Wikrama 1 Banjarmasin ke Perpustakaan Palnam
Kepala Program Jurusan MPLB SMK Wikrama 1, Agus Supriadi mengaku sangat senang dan terkesan dengan fasilitas yang dimiliki oleh perpustakaan palnam serta keramahan para petugas dalam pelayanan.
“Kami sangat senang berkunjung ke Dispersip Kalsel karena memang disini luar biasa dari sarana dan prasarananya,” jelasnya.
Agus menambahkan tidak hanya para guru, bahkan juga peserta didik juga sangat antusias membaca buku-buku dan memanfaatkan fasilitas perpustakaan palnam.
“Siswa-siswi kami sangat senang ini, apalagi ini baru pertama kali kami datang kesini, mereka sangat antusias dengan kunjungan ini,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani berharap kunjungan ini dapat meningkatkan minat baca dan literasi para siswa di Kalsel. (DispersipKalsel-NRH/RDM/RH)
JAKARTA – Pemerintah dan DPR telah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H/2025 M dengan rata-rata sebesar Rp89.410.258,79 dengan asumsi kurs 1 USD sebesar Rp16.000 dan 1 SAR sebesar Rp4.266,67. Sehingga BPIH tahun ini turun sebesar Rp4.000.027,21 dibanding BPIH 2024 yang mencapai Rp93.410.286,00.
Penurunan BPIH berdampak pada turunnya Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang harus dibayar jemaah. Jemaah haji 2024 rata-rata membayar Bipih sebesar Rp56.046.171,60. Sementara rata – rata jemaah haji 2025 akan membayar Bipih sebesar Rp55.431.750,78.
Penggunaan Nilai Manfaat yang dialokasikan dari hasil optimalisasi setoran awal jemaah juga turun. Rata-rata nilai manfaat per jemaah pada 2024 sebesar Rp37.364.114,40. Tahun ini, penggunaan nilai manfaat turun rata-rata per jemaah sebesar Rp33.978.508,01.
“Alhamdulillah pemerintah dan DPR sejak awal memiliki semangat yang sama untuk merumuskan pembiayaan haji yang lebih terjangkau oleh masyarakat,” terang Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief di Jakarta, Selasa (7/1)
Di saat yang sama, pemerintah dan DPR juga sepakat untuk menjaga dan merumuskan pelayanan yang terbaik untuk jemaah haji Indonesia.
Sebagai wakil Kementeriam Agama dalam Panitia Kerja BPIH, Hilman Latief menjelaskan sejumlah alasan hingga biaya haji bisa diturunkan.
Pertama, pada 2024, Kemenag berhasil melakukan banyak efisiensi hasil dari proses negosiasi dengan penyedia layanan di Arab Saudi. Efisiensi ini berhasil dilakukan terhadap berbagai komponen, baik akomodasi (hotel), konsumsi, maupun biaya layanan di Arafah – Muzdalifah – Mina (Armuzna). Total efisiensi ini mencapai Rp600 Miliar.
“Efisiensi juga bisa dilakukan pada komponen operasional layanan umum dalam negeri dan luar negeri,” sebut Hilman.
Alasan kedua, dalam Panja BPIH, usulan awal Kemenag dibahas kembali dengan mendasarkan pada realisasi anggaran penyelenggaraan haji 2024.
“Seperti saya sampaikan, efisiensinya cukup signifikan karena keberhasilan dalam proses negosiasi. Jadi usulan biaya haji tahun ini angkanya lebih dekat dengan realisasi haji 2024. Ini nanti akan kita optimalkan dalam proses negosiasi penyediaan layanan tahun ini,” sambungnya.
Lebih lanjut Hilman mengatakan, pihaknya mengapresiasi tim pengadaan Kemenag yang cukup ulet dalam bernegosiasi sehingga langkah melakukan efisiensi bisa dioptimalkan.
Alasan ketiga, lanjut Hilman, penurunan biaya haji tahun ini karena ada pembeliaan sejumlah alat kebutuhan jemaah yang sudah difokuskan pada 2024. Sehingga tahun ini belum perlu membeli lagi.
“Kita optimalkan alat yang ada saat ini, seperti mesin pembaca dokumen travel, alat pendataan bio visa, dan lainnya. Alhamdulillah ini bisa menurunkan biaya haji,” papar Hilman.
Indonesia tahun ini mendapat 221.000 kuota jemaah haji. Jumlah ini terdiri atas 201.063 jemaah reguler, 1.572 petugas haji daerah, 685 adalah pembimbing pada Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 17.680 jemaah haji khusus. (KEMENAG-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, tahun 2025 ini akan terus meningkatkan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, bagi masyarakat di seluruh Kabupaten dan Kota.
Kepada wartawan Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel Teguh Hadianto, ditemui di ruang kerjanya, pada Selasa (7/1) menyampaikan, sebagai Rumah Sakit Daerah yang memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, dengan menggunaan teknologi modern, beberapa inovasi akan terus dikembangkan seperti “Sikepo” berguna untuk mengetahui kepuasan pasien, “Rileks” pengingat kontrol gigi pasien dan “M banking pro” yaitu mobil dental keliling penyuluhan kesehatan.
“Kegiatan Bakti Sosial terus kita galakkan, begitupun edukasi ke peserta didik dan penyuluhan bagi lansia tahun 2025 ini,” ucapnya
Teguh menjelaskan, untuk tahun 2024 ada sekitar 45 ribu kunjungan, baik pasien umum, BPJS kesehatan dan Koas. Dimana, satu bulannya berdasarkan data berkisar 3.000 orang lebih, tidak hanya usia produktif, anak-anak dan juga lanjut usia (lansia) yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota.
“Kami apresiasi masyarakat sudah tinggi kesadarannya untuk memeriksa kesehatan gigi dan mulut,” ungkapnya
Lebih lanjut Teguh menambahkan, bentuk pelayanan paling banyak penanganan kasus, seperti Necrosis Pulpa gigi berlubang dengan saraf mati mengakibatkan pembengkakan, Pulpitis Reversible berlubang biasa sederhana, dan Pulpitis Irreversible berlubang terkena saraf gigi, akan tetapi sarafnya masih aktif. Selain juga, kasus lain diantaranya Periodontitis Apikalis Klonis peradangan pada jaringan, Impaksi gigi gagal untuk tumbuh sepenuhnya (menembus) dari gusi, serta Mal Oklusi gigi atas dan bawah yang tidak sejajar.
“Dari semua kasus ini, pasien yang layani tidak hanya usia produktif juga anak-anak,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)