Kapolda Kalsel Tinjau Lokasi Program Ketahanan Pangan di Kab. Banjar

BANJAR – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, melakukan pengecekan lokasi program Ketahanan Pangan Polda Kalsel yang terletak di Jalan Gubernur Syarkawi KM 5, Kabupaten Banjar, pada Senin (23/12).

Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Adam Erwindi mengatakan, pengecekan lahan seluas 120 hektare oleh Kapolda Kalsel ini dalam rangka mendukung program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto untuk menjaga ketersediaan pangan, di wilayah Kalimantan Selatan. Terutama di tengah tantangan global yang mempengaruhi ketersediaan bahan pangan.

“Polda Kalsel berkomitmen untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas pangan di wilayah Kalimantan Selatan. Program ini adalah wujud nyata dari langkah-langkah strategis yang kami ambil,” ujar Kabid Humas.

Kombes Pol Adam Erwindi menuturkan, lahan seluas 120 hektare tersebut rencananya akan ditanam Jagung.

“Program ini diharapkan mampu meningkatkan hasil pertanian lokal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis Polda Kalsel dalam mendukung visi nasional mewujudkan program ketahanan pangan dan kemandirian pangan yang berkelanjutan di Indonesia sebagaimana program Asta Cita Presiden RI.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolda Kalsel didampingi Kabinda Kalsel Brigjen Pol Nurullah, Karo SDM Polda Kalsel Dir Binmas Polda Kalsel, Kabid Humas Polda Kalsel, serta Wadansat Brimob Polda Kalsel. (POLDA.KALSEL/SRI/RDM/RH)

Gelar Rakor, Muhidin Usulkan Pelantikan Bupati/Walikota se Kalsel di Banjarbaru

BANJARBARU – Gubernur Kalsel, Muhidin, secara langsung memimpin Rapat Persiapan Pelantikan Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/ Walikota terpilih hasil Pilkada Serentak Tahun 2024 se-Kalsel.

Gubernur menyalami salah satu pemenang Pilkada 2024

Rapat persiapan tersebut digelar di Gedung Dr. KH. Idham Chalid, Banjarbaru, pada Senin (23/12) sore.

Tampak hadir semua Bupati/Wakil Bupati serta Walikota/Wakil Walikota terpilih hasil Pilkada 2024.

Gubernur berfoto bersama seluruh pemenang Pilkada 2024 di Kalsel, Ketua KPU dan Sekdaprov Kalsel

Dalam rapat koordinasi itu, Gubernur Kalsel, Muhidin didampingi Ketua KPU Andi Tenri Sompa dan Sekretaris Daerah Roy Rizali Anwar.

Dalam arahannya, Gubernur Kalsel, Muhidin menekankan pentingnya koordinasi yang solid antar semua pihak terkait untuk memastikan pelaksanaan sumpah jabatan kepala daerah terpilih tersebut berjalan lancar, tertib, dan berkesan.

“Persiapan harus dilakukan secara optimal, meski ada potensi perubahan waktu pelaksanaan akibat proses hukum yang sedang berjalan,” sampai Muhidin.

Lebih lanjut, dalam rapat tersebut, Gubernur Kalsel, Muhidin mengusulkan pelantikan Bupati/ Walikota tahun ini dilaksanakan di depan Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru.

Menurut Muhidin, pelaksanaan pelantikan di depan Kantor Gubernur Kalsel akan lebih megah dan dapat mengakomodasi jumlah tamu undangan yang lebih banyak, termasuk masyarakat umum yang ingin menyaksikan langsung prosesi pelantikan tersebut.

Selain itu, Muhidin juga mengusulkan bahwa pelaksanaan pelantikan ini akan melibatkan kerjasama antar kabupaten/kota, dengan prinsip gotong royong dalam pembiayaan, agar tidak membebani APBD secara berlebihan.

“Saya berharap, dengan adanya kesepakatan ini, kita dapat melaksanakan pelantikan dengan sukses dan meriah, sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” terang Muhidin.

Para kepala daerah terpilih menyambut positif usulan Gubernur Kalsel tersebut dan berkomitmen untuk mendukung penuh pelaksanaan pelantikan tersebut.

“Kita siap sesuai arahan Bapak Gubernur. Terlebih bagi kami yang baru dilantik untuk pertama kali,” sampai Sahrujani, pemenang Pilkada Bupati HSU.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel, Andi Tenri mengatakan bahwa pelantikan kepala daerah terpilih dijadwalkan akan dilaksanakan pada 7 Februari 2025 untuk Gubernur, dan pada 10 Februari 2025 untuk Bupati/ Walikota. Meskipun demikian, keputusan tersebut masih bergantung pada proses hukum yang sedang berjalan.

Menurut Ketua KPU Kalsel, terkait dengan pelaporan pengaduan hasil Pilkada, Mahkamah Konstitusi (MK) Indonesia telah mengeluarkan Keputusan Nomor 4 Tahun 2024 terkait jadwal pelaporan pengaduan.

Secara nasional, terdapat total 294 permohonan Perselisihan Hasil Pemilu (PHP), yang terdiri dari 17 gugatan untuk calon Gubernur dan 277 gugatan untuk calon Bupati/ Walikota.

Di Kalsel sendiri, terdapat 5 (lima) gugatan yang diajukan, empat di antaranya berasal dari Kota Banjarbaru dan satu dari Kabupaten Banjar.

“Mudah-mudahan, dari gugatan-gugatan tersebut, tidak menghalangi jadwal pelantikan Kepala Daerah,” harap Tenri.

Keputusan MK diharapkan dapat diumumkan pada 6 Januari 2025, dan penetapan calon terpilih oleh KPU dilakukan maksimal lima hari setelahnya.

Dengan harapan tidak ada hambatan yang terjadi, pelantikan Bupati dan Walikota terpilih di Kalsel dapat berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Rakorda Baznas se-Kalsel Tahun 2024

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi atas terlaksananya Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) se-Kalimantan Selatan Tahun 2024.

Suasana Rakorda Baznas se-Kalsel Tahun 2024

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, yang diwakili Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Fatkhan, dalam sambutannya saat membuka Rakorda Baznas yang digelar di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Senin (23/12).

Rakor yang mengangkat tema “Penguatan positioning Baznas dalam meningkatkan sinergi dan kapasitas kelembagaan untuk optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat” ini juga dihadiri Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan dan perwakilan Ketua Baznas Kab/Kota se-Kalsel.

Dalam sambutannya, Fatkhan mengatakan pentingnya peran zakat dalam Islam yang tidak hanya sebagai ibadah wajib, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat.

“Zakat harus dikelola dengan transparan dan akuntabel agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh mustahik, terutama dalam upaya mengurangi angka kemiskinan,” ungkapnya.

Fatkhan juga menyampaikan bahwa pengelolaan zakat harus dilakukan secara optimal untuk menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat. Rakorda ini, lanjutnya, diharapkan menjadi momentum penting bagi Baznas Kalsel untuk terus memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pengembangan program-program zakat produktif yang dapat memberdayakan mustahik agar bertransformasi menjadi muzakki. Program ini dapat diwujudkan melalui pelatihan keterampilan, pemberian modal usaha, serta pembentukan komunitas ekonomi yang mandiri.

Fatkhan menambahkan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pemanfaatan dana zakat untuk pendidikan, beasiswa, dan pengembangan kapasitas generasi muda. Hal ini diyakini akan memberikan dampak signifikan bagi pembangunan Kalimantan Selatan dalam jangka panjang.

“Rakorda ini adalah momentum penting untuk menyamakan visi, misi, dan langkah strategis dalam pengelolaan zakat. Saya berharap Baznas terus bersinergi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat luas untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat, serta memastikan penyalurannya tepat sasaran,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Kalsel, Irhamsyah mengatakan tujuan rakorda Baznas se-Kalsel ini untuk melakukan pencapaian target kinerja, penguatan kelembagaan, penguatan sumber daya manusia, penguatan infrastruktur dan penguatan jaringan Baznas kabupaten/kota se-Kalsel.

“Tentunya dengan dukungan pemerintah daerah selama ini kami akan terus bersinergi, sehingga pengelolaan zakat dapat lebih optimal,” katanya.

Dalam kesempatan ini, turut dilakukan penyerahan bantuan kemanusiaan dari masyarakat melalui Baznas Kalsel untuk Palestina. Selain itu, diluncurkan program bengkel UMKM bernama Z Auto, serta penyerahan penghargaan kepada Baznas kabupaten/kota di Kalimantan Selatan atas kinerja mereka dalam pengelolaan zakat. (BDR/RDM/RH)

Jelang Tutup Tahun 2024, Inflasi Kalsel Normal

BANJARBARU – Inflasi Kalimantan Selatan hingga pekan ketiga Desember 2024, masih terkendali, meskipun sedikit lebih tinggi dari rata-rata nasional.

Berdasarkan tahun ke tahun (y-o-y), inflasi nasional pada Desember 2024 mencapai 1,55 persen, sedangkan Kalsel 2,01 persen.

TPID Kalsel menghadiri rakor pengendalian inflasi secara virtual

Meski sedikit lebih tinggi dari nasional, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Sulkan mengatakan inflasi Kalsel masih terbilang normal.

“Karena batas inflasi yang di tolerir adalah 2,5 plus minus 1 persen. Jadi paling tinggi 3,5 dan paling rendah 1,5,” katanya, usai menghadiri rapat koordinasi pengendalian inflasi bersama Kemendagri secara virtual di Command Center Setdaprov Kalsel, di Banjarbaru, Senin (23/12).

Sulkan mengatakan menjelang tutup tahun 2024, hal yang patut diperhatikan terutama bagi Pemkab/Pemko adalah terkait Indeks Perkembangan Harga (IPH).

Dinamika menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) membuat permintaan terhadap bahan pokok penting (bapokting) meningkat di pasar, yang berpengaruh terhadap peningkatan harga.

Sulkan menyebut, dalam sepekan terakhir IPH Kalsel mengalami peningkatan dari 0,76 menjadi 0,99 persen.

Kenaikan itu, menurutnya dipicu oleh kenaikan harga bapokting seperti bawang merah, ayam ras, cabai merah dan daging sapi.

“Dua kabupaten yang IPH nya melebihi rata-rata Kalsel. Kabupaten tertinggi Kabupaten Banjar 1,29 persen dan Tanah Bumbu 1,81 persen,” ungkapnya.

Di sisi lain, Sulkan memastikan ketersediaan bapok di Kalsel pada Nataru nanti akan tersedia dengan cukup dan dengan harga yang masih terkendali.

“Pesan saya ke masyarakat, belilah bahan pokok secara normal saja tidak perlu aksi borong karena semua bahannya cukup,” pesannya. (SYA/RDM/RH)

Gelar Upacara Peringatan HUT ke-58, Ini Pesan Gubernur Muhidin Pada Polhut Kalsel

BANJARBARU – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Polisi Kehutanan (Polhut) di Taman Hutan Hujan Tropis Indonesia, pada Senin (23/12). HUT ke-58 yang mengusung tema Bhakti Wirawana – Wana Wibawa ini, dipimpin Gubernur, Muhidin yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar.

Sekdaprov Kalsel saat memimpin upacara peringatan HUT ke-58 Polhut di Banjarbaru

Upacara ini juga diikuti sejumlah kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel, termasuk Kepala Dinas Kehutanan Provinsi, Fathimatuzzahra, anggota Polisi Kehutanan KPH Lingkup Dishut Kalsel, UPT Kementerian Kehutanan, dan perwakilan dari unsur kepolisian serta TNI.

Seluruh jaringan peserta upacara peringatan HUT ke-58 Polhut berfoto bersama

Pada kesempatan ini, Sekretaris Daerah Provinsi, Roy Rizali Anwar, membacakan pidato Menteri Kehutanan RI, Raja Juli Antoni, yang menyampaikan apresiasi terhadap dedikasi dan perjuangan para Polhut di seluruh Indonesia.

Menteri Kehutanan RI menyoroti tantangan rasio jumlah personel yang belum seimbang dengan beban kerja yang berat dalam menjaga kawasan hutan.

“Kementerian Kehutanan telah menginstruksikan unit kegiatan kehutanan untuk terus mengupayakan pemenuhan formasi Polisi Kehutanan melalui rekrutmen pegawai baru,” ujar Roy saat membacakan pidato.

Menteri Kehutanan RI juga mengajak seluruh Polisi Kehutanan untuk tetap semangat dalam menjalankan tugas mulia menjaga kelestarian ekosistem sumber daya alam hutan demi masa depan bangsa.

“Amanat singkat ini saya sampaikan untuk memotivasi seluruh Polhut di tanah air agar terus beraksi nyata dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari serta melindungi ekosistem sumber daya alam demi masa depan bumi Indonesia yang lebih baik. Sekali lagi, Dirgahayu ke-58 Polhut Republik Indonesia,” tutupnya.

Senada disampaikan Kepala Dinas Kehutanan Fathimatuzzahra, bahwa pihaknya berkomitmen menambah kuantitas dan kualitas pembangunan kehutanan.

“Kita ketahui Untuk menjaga hutan, garda terdepannya adalah polisi kehutanan. Di posisi sekarang dengan jumlah yang kurang dan sebagian sudah masuk masa pensiun, sudah bisa dibayangkan kinerja pengamanan hutan tidak terlalu maksimal. Sehingga diharapkan rekan-rekan Tenaga Kontrak Pengamanan Hutan Kalsel yang direkrut pada 2017 kemarin, bisa menjadi PPPK dalam waktu dekat untuk memacu semangat dan menambah komitmen mereka untuk menjaga kawasan hutan,” harap Fathimatuzzahra.

Acara ditutup dengan atraksi dari sejumlah Polisi Kehutanan, berupa keahlian bela diri, hingga pemecahan batako berlapis. Atraksi ibu disambut meriah para peserta upacara. (Dishut-RIWRDM/RH)

Gubernur Kalsel Muhidin, Terima LHP dari BPK RI

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dengan Tujuan Tertentu dan Laporan Hasil Pemeriksaan Kinerja dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan. Gubernur Kalsel Muhidin, hadir langsung untuk menerima LHP di Kantor BPK RI Perwakilan Kalsel, Senin (23/12).

Dalam sambutannya, Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi kalsel Ruben Artia Lumbantoruan menyampaikan, sesuai amanah undang – undang (UU) no 15, BPK RI melaksanakan pemeriksaan meliputi pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT). Hasil pemeriksaan mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah telah melakukan berbagai upaya dan keberhasilan yang telah dicapai. Pemerintah Provinsi Kalsel secara umum sudah dilakukan pengelolaan keuangan daerah pada belanja 2023-2024 sesuai peraturan perundang-undangan. Walaupun ada sedikit catatan yang disampaikan untuk Pemprov Kalsel untuk diperbaiki.

“BPK memberikan rekomendasi dalam LHP yang diharapkan dapat segera ditindaklanjuti sesuai dengan rencana aksi yang telah ditandatangani,” ungkap Ruben.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Muhidin menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat mengapresiasi kerja sama, supervisi, pengawasan dan koordinasi yang telah terbentuk dengan baik selama ini antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan BPK Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pemprov juga berterima kasih atas komitmen untuk pengelolaan belanja daerah sesuai perundang-undangan yang berlaku,” ungkap Muhidin.

Untuk diketahui, Selain Pemerintah provinsi Kalsel, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah,dan Kabupaten Tanah Laut, turut menerima LHP dengan tujuan tertentu dan LHP Kinerja. (MRF/RDM/RH)

Opsen 66 Persen Akan Diterapkan, Gubernur Kalsel Beri Insentif Pajak Kendaraan di 2025

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan akan memberikan insentif untuk Pajak Kendaraan bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) pada tahun 2025.

Suasana RDP Komisi II DPRD Kalsel Dengan Bapenda dan LSM

Hal ini sebagai upaya Pemprov Kalsel menyikapi kebijakan pemerintah pusat yang menerapkan pajak opsen PKB dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 66 persen mulai 5 Januari 2025.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemprov Kalsel, Subhan Nor Yaumil menyampaikan pemberian insentif ini untuk pokok pajak yang dikenakan ke masing-masing wajib pajak.

“Jadi dipastikan di tahun 2025 nanti, tidak ada kenaikan pajak untuk kendaraan bermotor di Kalsel dan malah Gubernur akan memberikan insentif, tetapi opsen 66 persen itu tetap jalan karena memang sudah menjadi kewenangan pusat,” jelasnya, usai menghadiri rapat dengar pendapat bersama Komisi II DPRD Kalsel di gedung DPRD Kalsel, Senin (23/12).

Subhan menjelaskan besaran insentif yang diberikan untuk kendaraan bermotor milik pribadi sebesar 25 persen, sedangkan untuk kendaraan umum dari semula tarifnya satu persen menjadi 0,5 persen.

Pemberian insentif ini, lanjut Subhan, untuk sementara nanti akan diterapkan selama enam bulan dan dimulai pada 5 Januari 2025. Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak.

“Dalam kurun waktu tersebut Pemprov Kalsel akan mengevaluasi dan melihat persepsi masyarakat, apakah tetap dilanjutkan kita lihat nanti,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)

Jelang Nataru, DPRD Banjarmasin Imbau Masyarakat Agar Ciptakan Suasana Kondusif

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif berharap menjelang Natal dan Tahun Baru, semakin tercipta suasana kondusif.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi I DPRD Banjarmasin Aliansyah, pada Senin (23/12) mengatakan, kondusifitas dan kerukunan umat beragama hendaknya dijaga dengan baik, jangan sampai masyarakat terpancing dengan isu-isu miring, karena berdampak pada suasana perayaan Natal dan Tahun Baru yang menjadi tidak aman dan tidak nyaman.

“Demi menciptakan kehidupan yang damai dan harmonis, kerukunan warga harus terus dipelihara,” ucapnya

Disampaikan Aliansyah, masyarakat di masing-masing Kelurahan dapat juga meningkatkan kewaspadaan dan mengantisipasi tindakan yang berpotensi menimbulkan ancaman, dengan terus menjalin koordinasi antar Tokoh Agama dan pihak Kepolisian setempat.

“Peran warga sangat penting dalam menjaga kebersamaan di tengah keberagaman,” jelasnya

Aliansyah menambahkan, petugas keamanan yang diturunkan di lapangan, bisa menciptakan situasi kondusif. Sehingga, membuat masyarakat di kota ini benar-benar merasa terlindungi. Mengingat Banjarmasin seperti pada tahun- tahun sebelumnya, selalu aman, damai dan tertib.

“Bagi masyarakat yang ingin beribadah silahkan, kemudian ke tempat wisata maupun pusat perbelanjaan tentu akan ramai, karena dibarengi libur sekolah juga inipun harus aman,” tutup Ali. (NHF/RDM/RH)

Di Banjarmasin, Pelestarian Dongeng Bahasa Banjar Terus Ditingkatkan

BANJARMASIN – Pelestarian dongeng berbahasa Banjar pada anak anak saat ini terus ditingkatkan di Kota Banjarmasin.

Ketua Petikemas Edukasi Bersinar Raidhatul Fatimah menjelaskan, peningkatan pelestarian budaya Banjar yang mereka lakukan, yaitu dengan mendongeng dalam bahasa Banjar.

Ketua Petikemas Edukasi Bersinar Raidhatul Fatimah

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya anak-anak, agar mengenai Budaya Banjar melalui bercerita,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, baru baru tadi.

Kegiatan mendongeng dalam Bahasa Banjar ini dilaksanakan di Halaman Kantor Kecamatan Banjarmasin Barat, serta didukung oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Pada kegiatan mendongeng yang kami lakukan tersebut, disambut antusias oleh anak anak, terutama di kawasan Kecamatan Banjarmasin Barat,” ucap Ade (saaan akrabnya).

Kegiatan ini menurutnya akan dilakukan secara rutin kedepannya. Sehingga, minat anak anak dalam pelestarian budaya Banjar tersebut meningkat.

“Untuk buku cerita dongeng berbahasa Banjar tersebut, dari pengarang lokal di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ade juga mengatakan, Komunitas NKRB House berkolaborasi dengan Petikemas Edukasi Bersinar menggelar, Basingah Setumat, di halaman Kantor Kecamatan Banjarmasin Barat.

“Basinggah Satumat, merupakan program salah satu nya mengadakan layar tancap pemutaran film banua sebagai apresiasi mengangkat budaya banjar,” jelasnya.

Pada kegiatan tersebut film yang diputar sebanyak 5 film bertemakan Budaya Banjar. Sehingga diharapkan, masyarakat dapat lebih memahami mengenai Budaya Banjar lebih mendalam lagi kedepannya. (SRI/RDM/RH)

Meriahkan HUT ke 46, GM FKPPI Kalsel Gelar Berbagai Kegiatan

BANJARMASIN – Generasi Muda (GM) Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Peringatan HUT ke 46 GM FKPPI Kalsel bertempat di Taman Kamboja Banjarmasin, pada Jum’at (20/12) petang.

Marching Band GM FKPPI Kalsel

Peringatan HUT ke 46 Tahun 2024 ini menampilkan tarian Baksa Kembang dan Marching Band GM FKPPI Kalsel. Diiringi derap langkah yang penuh semangat, para anggota Marching Band FKPPI tampil memukau dengan barisan seragam biru dan merah, menciptakan suasana meriah yang langsung menyedot perhatian para pengunjung dan undangan yang hadir.

Ketua GM FKPPI Kalsel, Ricky Teguh Ariwibowo menyampaikan bahwa Peringatan HUT ke 46 ini dimeriahkan dengan pagelaran musik, bazaar, lomba fashion show, lomba e-sport, lomba mewarnai dan donor darah yang digelar selama tiga hari mulai 20-22 Desember 2024.

Ketua GM FKPPI Kalsel, Ricky Teguh Ariwibowo (tengah)

“Siapa tahu dari sana, ada potensi-potensi yang bisa dimunculkan ke depannya dan dapat mendulang prestasi untuk mengharumkan nama Kalsel,” harapnya.

Ricky mengungkapkan pihaknya akan terus membersamai pembangunan di Indonesia, khususnya di Kalsel. Terlebih saat ini Kalsel sebagai gerbang ibukota Nusantara.

“GM FKPPI tidak mau ketinggalan di daerah, dan terus berupaya untuk selalu terlibat dalam pembangunan sehingga bisa berdampak positif bagi anggota dan juga masyarakat luas,” jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris HIPWI FKPPI Kalsel, Nawang Wijayati memberikan apresiasi terhadap GM FKPPI Kalsel yang terus memberikan kontribusi positif. Terlebih dalam menciptakan kondisi sosial yang lebih baik dan mendukung pembangunanan bangsa.

“Kegiatan ini sangat luar biasa. Mereka sebagai generasi muda sangat memperhatikan bagaimana membangun giat perekonomian dengan melaksanakan expo secara terbuka seperti sekarang ini. Tentunya hal ini bisa menjadi motivasi bagi anak-anak muda lainnya di Kalsel,” tuturnya.

Hal senada juga disampaikan Bendahara FKPPI Kalsel, Novita Tyasti Setyanti. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Kalsel melalui Dinas Pemuda dan Olahraga yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami sebagai organisasi induk FKPPI ini memberikan apresiasi kepada Generasi Muda FKPPI Kalsel,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version