RSUD Ulin Banjarmasin Peringati Hari Gizi Nasional ke 64

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin memperingati Hari Gizi Nasional (HGN) ke 64, di Poliklinik Tumbuh Kembang RSUD Ulin Banjarmasin, Kamis (25/1).

Kepala Instalasi Gizi RSUD Ulin Banjarmasin Bandawati mengatakan, Tema Hari Gizi Nasional tahun 2024 adalah MP ASI Kaya Protein Hewani Cegah Stunting.

“Stunting adalah gangguan pada tumbuh kembang anak. Biasanya, anak penderita stunting cenderung lebih kerdil dibanding anak seusianya,” ungkapnya.

Dengan Tema HGN 2024 sebagai ajakan kepada masyarakat untuk mencegah stunting pada pertumbuhan anak anak.

Sedangkan, lanjut Bandawati, stunting adalah gangguan tumbuh kembang anak yang disebabkan kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan. Stunting dapat menyebabkan penderitanya terserang infeksi maupun stimulasi yang tak memadai.

“Dengan mempertimbangkan permasalahan Stunting yang belum mencapai target, dan evidence bahwa konsumsi protein hewani berkorelasi mencegah Stunting,” jelasnya lebih lanjut.

Sehingga menurutnya, pada Hari Gizi Nasional adalah salah satu upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat akan pentingnya mencukupi kebutuhan gizi seimbang MP ( Makanan Pendamping) ASI untuk menunjang pertumbuhan tubuh Balita dan kesehatan masyarakat.

Penyerahan paket kepada salah satu pasien

Pada Peringatan HGN di RSUD Ulin Banjarmasin, dengan kegiatan Pengabdian Masyarakat, berupa kegiatan Penyuluhan Gizi, Edukasi Gizi dan Pemberian Paket Makanan Anak di Poliklinik Tumbuh Kembang RSUD Ulin Banjarmasin.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Instalasi Gizi RSUD Ulin Banjarmasin bekerjasama Organisasi Profesi Pimpinan Daerah (PD) AsDI Kalimantan Selatan, Bidang Humas RSUD Ulin Banjarmasin, serta Instalasi PKRS. (RSUD.ULIN/SRI/RDM/RH)

Taman Budaya Kalsel, Gencar Perkenalkan Seni Budaya

BANJARMASIN – Guna meningkatkan Seni dan Budaya di Banua, Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkenalkan sejak dini.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, melalui Kasubbag Tata Usaha, Muntik Wadaf’i Massa, pada Kamis (25/1) mengatakan, adanya kunjungan dari Sekolah ini merupakan salah satu cara Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, memperkenalkan seni dan budaya di Banua. Pihaknya mengapresiasi banyak sekolah yang berkunjung dan salah satunya SMP Kanaan. Ia berharap, peserta didik dapat lebih mengenal kesenian dan permainan tradisional khas di Kalimantan Selatan.

Wakasek Kurikulum SMP Kanaan, didampingi Kasubbag Tata Usaha Taman Budaya Disdikbud Kalsel (Ki-Ka)

“Para peserta didik yang berkunjung diberikan materi tentang beragam seni, diantaranya tarian khas di masing-masing Kabupaten dan Kota, bertempat di Gedung Balairung Sari,” ucapnya

Ia menjelaskan, peserta didik diperkenalkan alat musik tradisional seperti Gamelan Khas Banjar, di Ruang Galeri Seni. Kemudian permainan tradisional seperti Bakiak, dan Engrang di halaman Gedung Bakhtiar Sanderta, serta bermain Balogo di Gedung Terbuka Rampa.

“Mereka juga boleh memperagakan bermain alat musik, dan olahraga tradisional,” jelasnya

Salah satu anak, mencoba permainan tradisional Balogo

Sementara itu, Wakil Kepala SMP Kanaan Bidang Kurikulum, Andi Wijaya, menyampaikan, tujuan berkunjung ke Taman Budaya dibawah Naungan Disdikbud Kalsel, untuk menambah wawasan dan pengetahuan bagi peserta didik, agar melihat langsung beragam alat musik dan permainan olahraga tradisional khas di Kalimantan Selatan. Mereka sangat antusias, karena turut memperagakan cara bermain alat musik Gamelan Banjar dan dan bermain seperti Bakiak, Engrang serta Balogo.

“Kami membawa peserta didik ke lapangan ini, untuk menjalankan Kurikulum Merdeka yakni Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau dikenal (P5), guna mengembangkan kompetensi dan karakter,” ungkapnya

Lebih lanjut Andi menambahkan, dari sebanyak 66 orang peserta didik SMP Kanaan Kelas Tujuh, yang melakukan kunjungan ke Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan ini, mereka dibagi per kelompok, diberikan tugas untuk dinilai oleh Wali Kelas masing-masing, seperti melakukan peliputan yaitu wawancara, membuat naskah berita dan mempresentasikan nantinya.

“Kita ingin anak-anak tidak hanya sekedar berkunjung, tetapi dapat menyampaikan melalui karya tulis,” tutup Andi.

Untuk diketahui, kunjungan SMP Kanaan ini, Wakasek Kurikulum Andi Wijaya, didampingi Guru Bidang Study Mata Pelajaran, Seni Budaya, IPA, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Agama, dan PPKN, berlokasi di Jalan Hasan Basri Kayu Tangi Banjarmasin Utara. (NHF/RDM/RH)

UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Gelar Peringatan Isra Mi’raj

BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan pegawai dilingkup UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin. Maka, digelar Peringatan Isra Mi’raj 1445 Hijriah dan Haul Guru Sekumpul 2024, di Aula Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Kamis (25/1).

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Jaki mengatakan, digelarnya Peringatan Isra Mi’raj ini untuk meningkatkan keimanan serta meneladani Rasulullah.

Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Jaki

“Peringatan Isra Mi’raj ini juga untuk mempererat tali silaturahmi antar pegawai di UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin,” ucap Jaki.

Selain digelar Peringatan Isra Mi’raj, UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin juga melaksanakan Haul Guru Sekumpul.

“Pada Peringatan Isra Mi’raj ini diisi dengan tausiyah dari Ustadz Ahmad Fadliani,” ujar Jaki.

Sementara itu, Ketua Darma Wanita UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Nurhidayah mengatakan, Darma Wanita UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin saat ini, terlibat aktif dalam peringatan keagaaman yang diselenggarakan dilingkup Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

Ketua Darma Wanita UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Nurhidayah

“Salah satunya, turut dalam memperingati Isra Mi’raj, yang digelar di Kantor UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin. Dengan dihadiri seluruh anggota Darma Wanita setempat,” ungkapnya.

Nurhidayah mengatakan, untuk Peringatan Isra Mi’raj ini dilaksanakan pada setiap tahunnya. (SRI/RDM/RH)

Fasilitasi Penulis Lokal, Dispersip Kalsel Bedah Buku “Meratus, Izinkan Aku Jatuh Cinta”

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimnatan Selatan menggelar Bedah Buku yang berjudul “Meratus, Izinkan Aku Jatuh Cinta’ di aula kantor Dispersip Kalsel, Kamis (25/1).

Acara yang menampilkan penulis bukunya sendiri, Wirianto Hadisucipto yang memiliki nama pena yaitu Wir HS Budang, dihadiri oleh Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie didampingi jajarannya, serta para penulis lokal lainnya, mahasiswa, dan pelajar.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan acara ini dilaksanakan untuk memfasilitasi para penulis Banua mempromosikan karya tulisnya sehingga dapat lebih dikenal luas.

“Kita undang para penulis lokal lain, silakan kalau mau kita fasilitasi, bisa datang ke kantor untuk dikoordinasikan. Selain nanti juga bukunya akan kita taruh di perpustakaan kita, sebagai koleksi konten lokal kita,” katanya.

Nurliani mengharapkan, melalui acara ini dapat memberikan motivasi lebih bagi para penulis dan penggiat literasi Banua, untuk dapat terus berkarya dan bersaing di kancah nasional.

Sementara itu, Penulis Lokal dan Produser TV, Wirianto Hadisucipto menyampaikan ucapan terima kasih kepada Dispersip Kalsel atas pelaksanaan acara ini. Ia mengungkapkan novelnya tersebut merupakan cerita fiksi tentang petualangan empat pemuda di Pegunungan Meratus.

“Murni fiksi, namun tempatnya saya gambarkan di Pegunungan Meratus, Kabupaten Hulu Sungai Tengah,” tuturnya.

Menurutnya, novel ini juga memberikan sisi lain pandangan orang terhadap Meratus, sebuah kawasan di pedalaman Kalsel.

“Kenapa harus ada kata Meratus, karena memang latar belakang saya orang sana. Jadi, saya punya kewajiban memperkenalkan Meratus ke khalayak,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)

Peduli HAM, 9 Kabupaten Kota di Kalsel Menerima Penghargaan Dari Kemenkumham

BANJARBARU – Sembilan daerah di Kalimantan Selatan, mendapatkan penghargaan kabupaten kota Peduli HAM tahun 2023 dari Kementerian Hukum dan HAM. Yakni kota Banjarmasin dan Banjarbaru, kabupaten Balangan, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Tabalong, Banjar dan Batola. Khusus kabupaten Tapin, mendapatkan penghargaan langsung dari Menteri Hukum dan HAM di Jakarta.

Penghargaan kabupaten kota Peduli HAM ini, diserahkan Gubernur, Sahbirin Noor, yang diwakili Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, pada Kamis (25/1) di gedung Idham Khalid Banjarbaru. Turut mendampingi Sekdaprov, Kakanwil Kementrian Hukum dan HAM provinsi Kalsel, Faisol Ali

Sekdaprov Kalsel mewakili Gubernur menerima penghargaan pembina dan pembangun kabupaten kota peduli HAM

Pada kesempatan yang sama, pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, juga mendapatkan penghargaan pembina dan pembangun kabupaten/kota Peduli HAM tahun 2023. Piagam diserahkan Faisol Ali, kepada Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar. Penghargaan ini sebagai pengakuan atas kontribusi dan dedikasi dalam memajukan program – program berbasis Hak Asasi Manusia di tingkat provinsi.

Dalam sambutannya, yang dibacakan Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, Gubernur mengucapkan selamat kepada kabupaten kota, yang berhasil mendapatkan penghargaan bergengsi dari Kementerian Hukum dan HAM tersebut.

“Penghargaan ini menjadi pendorong bagi kita semua untuk terus berkarya, memberdayakan, dan mewujudkan daerah yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga dapat menciptakan dampak positif bagi seluruh masyarakatnya,” ujar Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel).

Pengukuhan gugus tugas bisnis dan HAM provinsi Kalsel

Usai menyerahkan penghargaan, Gubernur yang diwakili Sekdaprov Kalsel, juga mengukuhkan gugus tugas bisnis dan HAM provinsi Kalimantan Selatan, yang terdiri dari sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup pemerintah provinsi. Diantaranya Dinas Kesehatan, Dinas Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi.

Gubernur menekankan pentingnya implementasi Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2023, tentang Strategi Nasional Bisnis dan HAM sebagai wujud perlindungan dan penghormatan HAM di Indonesia, terutama di sektor bisnis.

“Strategi ini menitikberatkan pada peningkatan pemahaman, kapasitas, dan promosi bisnis dan HAM, pengembangan regulasi dan kebijakan yang mendukung perlindungan HAM, serta penguatan mekanisme pemulihan yang efektif,” tambahnya.

Paman Birin berharap, gugus tugas yang telah dikukuhkan dapat menjadi alat efektif untuk mendukung bisnis dan investasi di Kalimantan Selatan, yang mengedepankan hak asasi manusia. (RIW/RDM/RH)

Reses di Kotabaru, Paman Yani Prioritaskan Kesejahteraan Petani

KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, melanjutkan resesnya ke titik ke sembilan, Desa Sungai Taib, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru, Kamis (25/1).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi saat menjaring aspirasi masyarakat Desa Taib, Kotabaru

Reses hari ketiga di Kabupaten Kotabaru itu, bertujuan menjaring aspirasi masyarakat di beberapa Desa dan Kecamatan untuk disampaikan di Kantor DPRD Kalsel (Rumah Banjar).

“Sehingga apa yang di inginkan oleh masyarakat itu benar-benar riil nanti sampai ketika di Rumah Banjar,” ujar Yani Helmi, di sela kegiatan resesnya.

Foto warga Desa Taib bersama Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi saat menggelar reses

Dalam menjemput aspirasi tersebut, Wakil rakyat akrab disapa Paman Yani memprioritaskan masyarakat yang berprofesi sebagai petani.

“Karena dari petani lah kita bisa makan. Suka tidak suka mereka kasih makan dari beras yang mereka hasilkan,” jelas Paman Yani.

Atas dasar itu, Paman Yani menginginkan petani di Kalsel khususnya Kotabaru lebih sejahtera melalui hasil panen melimpah.

“Saya berkeinginan petani kita menjadi raja di tempat sendiri,” tutur Paman.

Alih-alih membeli beras dari luar daerah, Paman Yani menyarankan pemerintah memaksimalkan anggaran untuk memberi hibah petani alat mesin pertanian dan bibit kualitas bagus.

“Saya rasa anggaran ini bisa menyentuh dan menjadi manfaat yang luar biasa buat kawan-kawan petani kita,” pungkas Paman Yani. (SYA/RDM/RH)

Paman Yani Optimis Kotabaru Bisa Jadi Penyangga IKN

KOTABARU – Hari kedua menjaring aspirasi masyarakat (reses) tahun 2024 di Kotabaru, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, semakin mantap ingin menjadikan ‘Bumi Saijaan’ sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Suasana reses Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi di Desa Teluk Mesjid

“Tentu saja daerah kita ini adalah penyangga IKN, nah kita inginkan pertanian di Kotabaru dan Tanah Bumbu lebih maju dari hari ini. Jadi bukan hanya untuk kita lokal tetapi juga untuk IKN,” kata Yani Helmi, usai reses di titik ke delapan, Desa Teluk Mesjid, Kecamatan Pulau Laut Timur, Kotabaru, Rabu (24/1).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi bersama warga Desa Teluk Mesjid

Tinggal bagaimana masyarakat setempat mengatur serta mengelola pertanian, perikanan dan perkebunan. Ditambah dukungan dari pemerintah kabupaten dan provinsi.

“Hasilnya ekonomi masyarakat akan lebih menggeliat dan kebutuhan mereka juga akan tercukupi,” tutur Paman Yani (sapaan akrab).

Kotabaru merupakan daerah kepulauan dengan kekayaan laut yang bisa menopang kesejahteraan ekonomi nelayan.

Namun, menurut Paman Yani, ketersediaan es batu di Kotabaru hanya mampu mencakup 20 persen dari kebutuhan nelayan.

“Ini yang sering dikeluhkan. Hasil tangkapan nelayan jadi tidak bisa bertahan lama. Akibatnya ikan yang dijual tidak dalam keadaan segar dan harganyapun jauh merosot,” terang Paman Yani.

Di samping itu, Legislator Daerah Pemilihan (Dapil) Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru tersebut menilai, Kotabaru yang diselimuti oleh pesisir pantai memiliki potensi pariwisata bernilai tinggi.

Bahkan, lanjut Paman Yani, kemungkinan besar banyak investor akan mengincar lahan di Kotabaru karena akan menjadi Bali-nya Indonesia bagian tengah.

“Sebabnya periode Gubernur Sahbirin Noor membangun jembatan untuk mendukung Kotabaru semakin maju. Saya lihat Bupati juga sangat serius dalam memaksimalkan potensi pariwisata disini. Terbukti dengan didirikannya sejumlah fasilitas dan sarana prasarana pendukung di beberapa wisata khususnya pantai,” pungkas Paman Yani. (SYA/RDM/RH)

Warga Banjarmasin Tengah Sampaikan Keinginan Adanya Pengaspalan dan Perbaikan Drainase di Wilayahnya

BANJARMASIN – Masyarakat Banjarmasin Tengah menyampaikan keinginannya melalui Penelaahan dan Aspirasi Masyarakat (reses wakil rakyat), yang digelar secara perorangan oleh Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, terkait pengaspalan dan perbaikan drainase.

Suasana Reses dihadiri SKPD terkait dilingkup Pemkot Banjarmasin

Kepada sejumlah wartawan, Ketua RT. 01 Taufikurrahman, Rabu (24/1) mengatakan, pihaknya mengusulkan perbaikan Jalan lingkungan menghubungkan dengan RT 11 Seberang Masjid, karena saat ini kondisi semennya banyak berlobang, agar memudahkan warga melakukan berbagai aktivitas untuk melewatinya.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, (ditengah) saat memberikan komentarnya

“Kami usulkan kondisi drainase banyak mengalami mampet, dan berharap dapat diatasi oleh Pemkot Banjarmasin,” pintanya

Sementara itu menanggapi keinginan warga tersebut, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, mengatakan, aspirasi untuk dilakukan aspal Jalan lingkungan dan
perbaikan drainase, akan diakomodir karena menjadi pokok pikiran atau pokir nantinya. Mengingat dengan tercipta Jalan lingkungan yang bersih dan indah merupakan suatu bentuk peningkatan pembangunan di Kota ini.

“Hasil reses ini merupakan prioritas untuk bisa direalisasikan,” jelasnya

Lebih lanjut Matnor mengimbau, melalui reses warga untuk terus meningkatkan kewaspadaan karena sekarang musim penghujan. Dimana, penyakit demam berdarah dengue (DBD) cenderung meningkat, disebabkan banyak bermunculan genangan air tempat berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti pembawa virus dengue.

“Mulai sekarang terus gencar melakukan giat membersihkan lingkungan sekitar,” tutupnya

Untuk diketahui, Penelaahan dan Aspirasi Masyarakat, digelar secara perorangan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin oleh Matnor Ali, dari Daerah Pemilihan Banjarmasin Tengah, dengan menghadirkan konstituen Kelurahan Gedang. Dihadiri perwakilan Kelurahan Gedang, SKPD dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin diantaranya Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, dan PTAM Bandarmasih, bertempat di Jalan AES Nasution Gang Jambu di halaman Rumah warga Masdar. Kegiatan mulai tanggal 22 – 24 Januari 2024, dengan mengundang kontituen sesuai daerah pemilihan masing-masing. (NHF/RDM/RH)

Dispersip Kalsel Gelar Rakor Dengan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Kalsel

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat koordinasi dengan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, di ruang rapat kantor Dispersip Kalsel, Rabu (24/1).

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani mengatakan kegiatan ini dalam rangka koordinasi dan sosialisasi tata cara pengadaan barang dan jasa tahun 2024 melalui E katalog di Dispersip Kalsel. Hal ini dilakukan, lanjutnya, agar proses pengadaan di Dispersip Kalsel bisa terlaksana dengan baik, cepat dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Ini juga dalam rangka mitigasi atau mencegah kesalahan prosedur penata usahaan keuangan,” ucapnya.

Nurliani mengungkapkan pengadaan barang dan jasa dengan sistem ini sudah dilakukan sejak dini di awal-awal tahun sebelum berkegiatan.

Sementara, Pejabat Pengadaan dari Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Kalsel, Maria Ulfah, mengatakan menyambut baik kegiatan ini.

“Kami berharap terjalin hubungan kerja sama yang baik dalam pengadaan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan,” harapnya.

Pertemuan ini juga dihadiri Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan, Wildan Ahyar, Kepala Sub Bagian Unpeg, Arif Budiman dan seluruh PPTK serta Bagian Perencanaan dan Keuangan Dispersip Provinsi Kalsel. (NRH/RDM/RH)

HUT ke 71 SMAN Banjarmasin, Pemprov Kalsel Harapkan Sekolah Siapkan SDM Berkualitas dan Berkarakter

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun ke 71 Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Banjarmasin.

Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Khatimah saat pembukaan kegiatan HUT ke 71 SMAN 1 Banjarmasin, Rabu (24/1) menyampaikan, lahirnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang berprestasi tentu akan mengangkat harkat dan martabat daerah serta bangsa Indonesia. Untuk itu, diperlukan kegiatan yang dapat merangsang dan mengasah potensi yang dimiliki sehingga menjadi ajang pengembangan diri tunas-tunas muda agar berani berkreasi, tampil percaya diri dan memiliki jiwa kompetensi.

“Tema yang diangkat pada gelaran tahun ini, yaitu GANTARA sebagai singkatan Ganarasi Tangguh Wan Tarang, kiranya menjadi motivasi bahwa anak-anakku semua adalah harapan untuk melanjutkan perjuangan mewujudkan cita-cita Banua dan Bangsa ini,” jelasnya.

Oleh sebab itu, menurut gubernur, anak-anak harus tumbuh menjadi generasi yang tidak mudah menyerah dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

Paman Birin (sapaan gubernur) mengungkapkan misi Kalsel untuk membangun SDM yang berkualitas dan berbudi pekerti luhur yang memerlukan dukungan seluruh pihak dan kalangan dari usia muda sampai tua, termasuk para pelajar. Terutama menyongsong tahun 2034 nanti, Indonesia genap berusia 100 tahun.

“Menjelang satu abad negara ini, kita harus berkontribusi dengan melakukan persiapan membangun SDM yang unggul, berkualitas dan berkarakter. Semua kalangan dari semua usia dan profesi wajib berperan serta mewujudkan Indonesia Emas,” tegasnya.

Suasana Pembukaan Rangkaian Kegiatan HUT ke 71 SMAN 1 Banjarmasin

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Banjarmasin, Fery Setyawan Amadhy menambahkan kegiatan ini 99 persen dari hasil kerja keras seluruh siswa dan siswi dalam menyukseskan kegiatan HUT ke 71 SMAN 1 Banjarmasin.

“Ada beberapa rangkaian acara dalam memeriahkan HUT ke 71 SMA Negeri 1 Banjarmasin yang dikemas oleh SMASA Generation yang ke 30 yaitu beberapa perlombaan skala regional Kalimantan serta puncaknya nanti diadakan SMASA Fair,” jelasnya.

Sedangkan, Ketua Pelaksana SMASA Generation ke 30, Pandu Satrio Wicaksono menambahkan dalam acara ini juga ditampilkan pertunjukan hiburan yang merepresentasikan kegiatan ekstrakurikuler yang mereka miliki.

“Kami memiliki lebih dari 20 kegiatan ekstrakul yang akan ditampilkan dalam rangkaian HUT ini,” ungkapnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version