BANJARMASIN – Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Dalam Rangka Bantuan TNI ke Polri untuk Pemilu Tahun 2024. Rakor digelar di Aula Mathilda Polda Kalsel, Senin (12/2).
Dipimpin Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, dihadiri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Setdaprov Kalsel Adi Santoso.
Staf Ahli Gubernur Kalsel Adi Santoso
“Rapat ini digelar untuk menyamakan persepsi antara Polri dan TNI, bagaimana caranya meminta bantuan dan penyerahan bantuan dari TNI. Mengingat, bantuan personil TNI diperlukan untuk bersama menjaga keamanan Pemilu mendatang,” ungkap Kapolda.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto
Pada saat pemilu berlangsung Polda Kalsel dan TNI menurunkan personil pengamanan sebanyak 10 ribu lebih.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap, tahapan pencoblosan Pemilu dapat berjalan aman dan lancar.
“Pesan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Gubernur yang berharap, pada tahapan tahapan pemilu saat ini, akan memasuki masa pencoblosan, dapat berjalan lancar dan aman,” ungkapnya.
Tentunya, lanjutnya, kesiapan dari aparat khususnya TNI dalam membantu Kepolisian sangat efektif, bila didukung oleh semua pihak. Untuk mewujudkan pemilu yang damai di Banua.
Adi juga menyampaikan, agar seluruh masyarakat di Provinsi Kalimantan Selatan dapat meramaikan pesta demokrasi pada tanggal 14 Februari 2024 mendatang. (SRI/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kunjungan kerja ke Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP) Batulicin, Senin (12/2).
Suasana Kunjungan Komisi II DPRD Kalsel ke Pelabuhan Perikanan Pantai Batulicin
Berbagai hal menjadi sorotan terutama terkait sarana prasana penunjang kualitas mutu ikan. Salah satunya yakni pembangunan pabrik es batu yang sudah diusulkan sejak 2018 lalu.
Menurut Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, pabrik es batu itu sangat diperlukan demi menjaga kualitas ikan hasil tangkap nelayan.
“Hasil tangkapan ikan di Tanah Bumbu sudah sangat baik. Tetapi jika dibandingkan dengan Banjarmasin, tekstur dan rasa ikan masih kalah,” kata Yani Helmi saat memimpin kunjungan kerja Komisi II DPRD Kalsel ke PPP Batulcin, Senin (12/2).
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi (kanan) didampingi Kepala Pelabuhan Perikanan Pantai Batulicin, Akhmad Syarkawi
Diketahui ketersediaan es batu PPP Batulicin sampai saat ini hanya memenuhi sekitar 20 persen dari hasil tangkapan.
Oleh sebab itu, wakil rakyat akrab disapa Paman Yani itu akan mendesak dinas terkait untuk menindaklanjuti rencana pembangunan pabrik es batu melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) dalam waktu dekat.
“Walaupun nanti kendalanya adalah terkait dengan anggaran, nanti akan kita coba untuk ajukan ke Kementerian,” ungkap Paman Yani.
Di tempat sama, anggota Komisi II DPRD Kalsel, Burhanuddin menyoroti tentang pentingnya penambahan Sumber Daya Manusia (SDM) yang benar-benar mengerti tentang perikanan dan kelautan di PPP Batulicin.
Pasalnya, Burhanuddin menilai ikan hasil tangkap nelayan di pelabuhan itu sangat melimpah. Bahkan dikirim hingga ke provinsi tetangga seperti Kaltim dan Kalteng.
“Terkait kekurangan yang lain seperti kantor dan operator kita berharap kepada Pemprov Kalsel agar segera direncanakan. Intinya harus ada target yang bisa diselesaikan tahun ini, dan harus ada pula rencana target pembangunan untuk tahun 2025,” tekannya.
Burhanuddin juga menginginkan kedepannya PPP Batulicin memiliki produk olahan ikan untuk dikirim ke luar provinsi.
“Sehingga juga akan berdampak pada PAD yang lebih tinggi. Tapi itu jelas memerlukan anggaran, kalau begitu ya bisa dilakukan kerjasama. Jadi PPP bisa komunikasikan ini bersama kami apa yang jadi kendala. Sampaikan supaya bisa jadi perhatian kita bersama,” pintanya.
Sementara, Kepala PPP Batulicin, Akhmad Syarwani mengaku sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan Komisi II DPRD Kalsel terhadap pelabuhan yang dipimpinnya.
“Apalagi terkait pabrik es batu itu. Saya harap RDP nanti akan berjalan lancar sehingga jika terealisasi bisa mendongkrak harga ikan disini dan tentu PAD kami juga akan semakin baik,” ungkap Syarwani. (SYA-NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Melaksanakan Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan Pemuda Kalsel 2024, di salah satu hotel berbintang, di Kota Banjarmasin, Senin (12/2). Dibuka oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira.
Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk memotivasi para pemuda di Banua, dapat berwirausaha. Dengan menghadirkan para narasumber yang berkompeten. Untuk membuka wawasan para pemuda tersebut,” ungkap Fajar.
Sehingga, lanjutnya, diharapkan setelah adanya kegiatan ini, para pemuda terbuka wawasannya untuk berwirausaha.
“Dan usaha yang dilakukan tidak hanya terbatas pada pasar lokal tetapi juga internasional,” ucap Fajar.
Sementara itu, Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Muhammad Anugrah mengatakan, kegiatan ini diikuti sebanyak 150 pemuda dan pemudi, dari perwakilan 4 daerah di Provinsi Kalsel, yaitu Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala, Kota Banjarbaru, serta Kabupaten Banjar.
Kabid Pengembangan Pemuda Dispora Kalsel Muhammad Anugrah
“Pada kegiatan ini diberikan materi materi kekinian, tentunya menyesuaikan dengan saat ini sedang berkembang dunia digital,” jelasnya.
Sehingga, berwirausaha tidak hanya secara biasa tetapi bisa dilakukan secara online melalui berbagai media yang ada saat ini. (SRI/RDM/RH)
BANJAR – Sebagai upaya memperkuat kemitraan dan mendukung inisiatif keberlanjutan, Bank Kalsel telah melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Badan Pengelola Geopark Meratus. Kesepakatan bersama ini ditandatangani Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin bersama Hanifah Dwi Nirwana, Ketua Harian Badan Pengelola Geopark Meratus, yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan.
Penandatanganan dilaksanakan pekan lalu, di Desa Belangian Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar. Desa Belangian merupakan salah satu situs Geopark Meratus.
Kesepakatan ini menegaskan komitmen bersama dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan dan mendukung pengembangan Geopark Meratus sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Bank Kalsel juga memberikan bantuan CSR kepada masyarakat Desa Belangian. Bantuan berupa fasilitas tempat tidur bagi homestay dan prasarana kerja bagi pengrajin sasirangan ecoprint. Bantuan bagi homestay tersebut diserahkan langsung Fachrudin, kepada Ainul Khoir, kepala desa Belangian.
Diharapkan bantuan ini bisa meningkatkan kenyamanan bagi pengunjung yang datang ke Desa Belangian.
Selain bagi homestay, bantuan juga diberikan kepada pengrajin sasirangan ecoprint. Bantuan berupa perlengkapan pounding diserahkan Ketua Ikatan Istri Pegawai Bank Kalsel, Miliyani kepada Ida Fitriani mewakili kelompok pengrajin sasirangan. Miliyani juga menyerahkan bantuan sembako kepada 135 kepala keluarga di Desa Belangian.
Fachrudin menyatakan perasaan senang dan bangga bisa berkontribusi pada pengembangan masyarakat Desa Belangian dan mendukung Upaya pelestarian Geopark Meratus.
“Melalui bantuan CSR ini, kami berharap dapat memberikan dampak positif dan memberdayakan masyarakat setempat,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Hanifah Dwi Nirwana.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bank Kalsel atas dukungannya dalam pengembangan Geopark Meratus. Kerjasama ini akan membantu menjaga keberlanjutan lingkungan dan mengembangkan potensi pariwisata di Kawasan Geopark Meratus,” pungkasnya.
Bank Kalsel berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di berbagai sektor.
Kemitraan ini merupakan bagian dari upaya nyata dalam menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. (ADV-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pada Tahun 2024 ini Pemerintah Kota Banjarmasin kembali mendapatkan bantuan pupuk bersubsidi dari Kementerian Pertanian.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarmasin Yuliansyah, kepada sejumlah wartawan, Selasa (6/2).
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Banjarmasin Yuliansyah
“Pemko Banjarmasin tahun ini menerima bantuan pupuk bersubsidi sebanyak 65.314 kilogram,” ungkapnya.
Yuliansyah menjelaskan, bantuan pupuk bersubsidi tersebut untuk empat kecamatan yang ada di Kota Banjarmasin.
Kecamatan Banjarmasin Selatan mendapatkan sebanyak 40.348 kilogram, Kecamatan Banjarmasin Timur sebanyak 18.863 kilogram, Kecamatan Banjarmasin Utara sebanyak 5.578 kilogram, serta Banjarmasin Barat sebanyak 5.25 kilogram.
“Bantuan pupuk bersubsidi ini merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian. Untuk petani yang telah terdaftar pada sistem Kementerian Pertanian. Sehingga, bukan daerah yang menentukan tetapi langsung dari Pemerintah Pusat,” jelasnya.
Sedangkan, pada penyaluran pupuk bersubsidi di Kota Banjarmasin menurutnya diawasi oleh Penyuluh Pertanian pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Banjarmasin.
“Dengan adanya pengawasan tersebut, maka penyaluran bantuan pupuk bersubsidi dapat berjalan dengan lancar kepada petani penerima bantuan,” jelasnya.
Selain itu, pada saat pengambilan pupuk bersubsidi oleh petani penerima bantuan, disampaikan Yulian harus diketahui oleh para penyuluh pertanian yang bertugas. (SRI/RDM/RH)
BANJARBARU – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan penanaman pohon dimusim penghujan tahun 2024. Menindaklanjuti hal tersebut, melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melakukan penanaman pohon bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam kegiatan penanaman pohon serentam seluruh Indonesia, yang berlokasi di Kelompok Tani Hutan MPG (Masyarakat Peduli Gambut) Suka Maju, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Rabu (7/2), yang dihadiri oleh Tenaga Ahli Menteri LHK Bidang Pemulihan Lingkungan, Karliansyah.
Gubernur Kalimantan Selatan diwakili Sekretaris Daerah, Roy Rizal Anwar dalam kegiatan menanam pohon secara serentak
Membacakan sambutan Menteri LKH – Siti Nurbaya, Karliansyah menyampaikan, penanaman pohon serentak merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan juga antisipasi dari kerusakan lingkungan.
Tenaga Ahli Menteri LHK Bidang Pemulihan Lingkungan, mewakili Menteri LHK Karliansyah
“Penanaman pohon secara serentak di seluruh Indonesia ini adalah sebagai upaya konkrit dan strategis dalam mengatasi triple planetary crisis, yaitu perubahan iklim, polusi dan ancaman kehilangan keanekaragaman hayati. Pohon memiliki manfaat multiguna untuk manusia dan seluruh makhluk hidup, bukan hanya menyediakan oksigen tetapi juga menjadi tempat penyimpanan karbon yang tidak dimiliki oleh makhluk hidup lainnya,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan yang diwakili Sekretaris Daerah Roy Rizal Anwar menambahkan, penaman pohon di Kalimantan Selatan adalah sebuah bentuk merawat dan menjaga lingkungan.
“Kita menyadari bahwa kerusakan hutan dan lahan di negeri kita cukup parah, di Kalimantan Selatan misalnya kondisi lahan yang kritis lebih dari 642.000 hektar jika kondisi ini tidak kita perbaiki maka ancaman kerusakan lingkungan bisa bertambah parah, di samping itu rusaknya hutan juga mengganggu ekosistem kehidupan kita secara keseluruhan seperti bencana kekeringan dan pemanasan global,” ungkapnya.
Gubernur Kalimantan Selatan juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut serta dalam aksi menjaga lingkungan.
“Kita semua harus ikut aktif dalam setiap kegiatan penanaman pohon, baik penanaman pohon yang diprakarsai oleh Kementerian LHK saat ini maupun kesadaran kita bersama untuk menghijaukan lahan di lingkungan kita masing-masing, Semangat menanam yang kita bangun hari ini memberikan rasa optimis dalam membangun kondisi lingkungan yang lebih baik, terus gelorakan bersama semangat menanam karena setiap batang pohon yang ditanam sebagai wujud kepedulian kita terhadap lingkungan,” katanya.
Selain itu, di lokasi yang sama Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan, Fathimatuzzahra menyampaikan, penanaman pohon ini adalah salah satu program unggulan pemerintah dan juga sebagai momen untuk memperingati hari Lahan Basah se Dunia.
“Untuk hari ini kita telah menanam sebanyak 1.836 jenis tanaman diantaranya, jeruk 1.646 batang dan belangeran 190 batang dari bibit Persemaian Permanen BPDAS Barito di wilayah HKM (Hutan Kemasyarakatan) Sukamaju tersebut,” sebutnya.
Ia juga menjelaskan, pihaknya rutin melakukan penanaman pohon dalam menggelorakan semangat revolusi hijau yang terus digaungkan Gubernur Kalimantan Selatan.
“Dari penanaman tersebut dapat menggerakkan masyarakat dalam menanam pohon, agar meningkatkan kualitas, menjaga, dan merawat lingkungan hidup,” tutupnya.
Untuk diketahui penanaman pohon secara serentak di Provinsi Kalimantan Selatan tersebut dihadiri dan diikuti juga oleh Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan Supian HK, Perwakilan SKPD di Lingkungan pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, UPT di Lingkungan Kementerian LHK, Forkopimda, BPDAS, BPKH, BPAP, Ketua HKM Suka Maju, Anggota Pramuka dan Masyarakat di Kalimantan Selatan. (BDR/RDM/RH)
BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor melalui Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar memberikan pendapat akhir terkait laporan panitia khusus (Pansus) pembahas Rancangan Peraturan daerah (Raperda) tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kalsel, Rabu (7/2).
Gubernur Kalsel akrab disapa Paman Birin ini mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi kinerja dari Pansus yang telah bekerja dengan baik dan mampu menyelesaikan pembahasan terkait Raperda tersebut di atas.
“Sebagaimana kita ketahui bersama, koperasi dan usaha kecil merupakan bagian dari sistem ekonomi kerakyatan yang mampu menjalankan prinsip-prinsip sistem ekonomi kerakyatan dalam kegiatan ekonominya serta merupakan salah satu pilar kekuatan ekonomi rakyat yang sangat penting dalam rangka memperluas lapangan kerja dan berperan dalam pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Paman Birin.
Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel
Dengan ditetapkannya Perda Tentang Pelindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil ini, diharapkan dapat menjadi landasan hukum yang jelas serta berkeadilan dalam memberikan arah dan kepastian hukum kepada semua pihak yang terlibat dalam pelindungan koperasi dan usaha kecil sehingga dapat meningkatkan kepercayaan pelaku usaha lokal untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan dan diharapkan menciptakan iklim usaha menjadi kondusif yang dapat menarik investasi, menciptakan peluang kerja baru, dan manfaat yang optimal bagi kesejahteraan masyarakat Kalsel.
“Selain itu kami juga mengingatkan kembali setelah ditetapkan peraturan daerah tersebut agar dinas terkait dapat segera menindaklanjuti dengan menyusun peraturan pedoman pelaksanaannya,” lanjut Paman Birin.
Sebelumnya, Ketua Panitia Khusus Pembahas Raperda tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil, Nor Fajeri, dalam laporannya mengatakan koperasi dan usaha kecil merupakan pilar penting kekuatan ekonomi rakyat yang mampu memperluas lapangan kerja dan berperan dalam pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mewujudkan stabilitas nasional.
“Melalui Peraturan Daerah ini pemerintah daerah juga dapat memberikan pemberdayaan bagi koperasi yang melakukan kegiatan usaha tertentu di sektor kelautan dan perikanan, angkutan perairan dan jasa kepelabuhan, kehutanan, perdagangan, dan pertanian,” jelasnya. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memperingatan Isra Mi’raj 1445 Hijriah bersama Korpri, TNI, Polri, Kejaksaan, serta Masyarakat, di Masjid Raya Sabilal Muhtadin, Rabu (7/2). Dengan penceramah Hafiz Anshari.
Dalam sambutan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel Adi Santoso menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi dan dukungan atas terselenggaranya Peringatan Isra Mi’raj ini.
Staf Ahli Gubernur Kalsel Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Adi Santoso
“Tentunya harapan Gubernur Kalsel dengan adanya Isra Mi’raj, dengan ditutup doa Istighosah. Untuk kelancaran Pemilu mendatang,” ungkapnya.
Sesuai harapan Gubernur Kalsel, lanjutnya, masyarakat pada tanggal 14 Februari mendatang, agar dapat memberikan hak suaranya, pada pesta demokrasi pemilihan presiden dan legislatif tersebut.
Sementara itu Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto mengatakan, dengan adanya peringatan Isra Mi’raj dan doa bersama tersebut, tentunya diharapkan Pemilu di Kalsel dapat berjalan lancar dan aman.
Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto
“Suasana kondusif dapat selalu terjaga di Provinsi Kalsel,’ ucapnya.
Kapolda juga menjelaskan, Polda Kalsel menurunkan pasukan untuk menjaga keamanan selama berlangsungnya Pemilu 2024 mendatang.
Oleh karena itu, pihaknya menghimbau kepada seluruh petugas kepolisian yang bertugas agar dapat menjaga kesehatan.
“Selama Pemilu berlangsung Petugas Kepolisian yang bertugas menjaga keamanan diminta untuk menjaga netralitas,” ujarnya.
Hadir pada Peringatan Isra Mi’raj tersebut, Ketua Badan Pengelola Masjid Raya Sabilal Muhtadin Darul Quthni, Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menyetujui permohonan hibah peralatan kesehatan (alkes) dari Pemerintah Provinsi Kalsel ke Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.
Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel
Persetujuan itu dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Kalsel yang dipimpin Ketua DPRD Kalsel, Supian HK dan dihadiri Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, dan sejumlah pejabat lingkup Pemprov Kalsel dan Forkopimda, Rabu (7/2) siang.
Dalam laporan Komisi II DPRD Kalsel yang dibacakan Anggotanya, Karlie Hanafi Kalianda menjelaskan permohonan hibah alkes berjumlah 8 (delapan) item yang digunakan oleh RSUD dr. Andi Abdurrahman Kabupaten Tanah Bumbu senilai Rp13.156.706.076,90.
“Komisi II DPRD Kalsel sepakat untuk mengusulkan persetujuan pemberian hibah alat kesehatan kepada pemerintah kabupaten tanah bumbu sebagaimana yang telah dimohonkan, mengingat urgensi dari alat-alat dimaksud terhadap pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” jelasnya.
Sedangkan, lanjut Karlie, untuk permohonan hibah Asrama Mahasiswa Tapin “Candi Laras” yang berlokasi di jalan Rambai Timur Banjarbaru seluas 2.586 meter persegi senilai Rp10.344.000.000 kepada Pemerintah Kabupaten Tapin diputuskan untuk meninjau ulang.
“Berdasarkan masukan-masukan yang diperoleh dalam rapat, serta dengan pertimbangan mengenai keinginan dari Komisi II DPRD Kalsel untuk mendorong pemanfaatan yang lebih optimal terhadap aset tanah yang dimiliki Pemprov Kalsel, maka sepakat untuk menunda atau meninjau ulang usulan persetujuan rencana hibah tanah asrama mahasiswa Tapin Candi Laras kepada Pemkab Tapin,” ungkapnya.
Komisi II DPRD Kalsel juga meminta untuk dilakukan appraisal atau penilaian ulang terhadap seluruh aset Pemprov Kalsel, khususnya terhadap aset-aset yang selama ini masih dipinjamkan kepada pihak luar, sehingga hasil dari penilaian tersebut dapat dijadikan data terbaru dalam proses penentuan kebijakan pemerintah daerah pada tahun-tahun mendatang.
Sementara itu, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar mengharapkan agar alkes tersebut dapat dipergunakan untuk kemaslahatan dalam upaya peningkatan kesehatan khususnya di kabupaten Tanah Bumbu.
“Semoga bisa dimanfaatkan secara maksimal sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat Tanbu bisa lebih baik lagi,” harap Roy. (NRH/RDM/RH)
BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor menghadiri rapat koordinasi Evaluasi Program kegiatan tahun 2023, Sosialisasi dan Koordinasi Tahun 2024 dan Perencanaan Program Tahun 2025 di Kiram Park, Kabupaten Banjar pada Rabu (7/2) siang.
Suasana kegiatan rakor program pendidikan Kalsel di Kiram
Rapat koordinasi ini menjadi bagian penting untuk menentukan arah sekaligus mengawal program kegiatan pendidikan dan kebudayaan.
Gubernur Paman Birin mengatakan, diperlukan sinergi, kolaborasi dan langkah-langkah yang baik untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Banua.
Peningkatan SDM itu diperlukan untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Paman Birin ingin anak-anak Banua menjadi aktor penting dalam Indonesia emas 2045.
Paman Birin mengatakan, pendidikan yang bermutu menjadi bagian integral dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berbudi pekerti luhur.
Data BPS menunjukkan bahwa angka rata-rata lama sekolah di provinsi Kalimantan Selatan pada tahun 2022 adalah 8,46 tahun dari target kinerja 8,47 tahun. Sedangkan pada tahun 2023, angka rata-rata lama sekolah Provinsi Kalimantan Selatan adalah 8,55 tahun dari target kinerja 8,56 tahun.
“Terdapat selisih satu tahun yang harus dikejar selama dua tahun ke depan. Oleh karena itu, koordinasi, kolaborasi, dan strategi yang tepat dibutuhkan antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam rangka meningkatkan kesempatan belajar dan kualitas pendidikan,” ujarnya
Peningkatkan mutu dan kompetensi tenaga pendidikan, menjadi bagian tidak terpisahkan dari peningkatan kualitas pendidikan. Akses yang merata pada seluruh sekolah, mulai dari Ibu kota hingga tiap kabupaten, pada sarana prasarana pendukung juga penting.
“Peningkatan mutu pendidikan tidak hanya semata penggenapan atas target-target di atas kertas, tapi akan berdampak positif untuk masa depan anak-anak banua,” ungkapnya.
Sementara itu, Kadisdikbud Kalsel Muhammadun meminta kepada kepala sekolah se-Kalsel untuk bisa berkoordinasi dengan pihaknya, terkait permasalahan tahun 2023 agar tahun 2024 tidak terjadi lagi.
“Saya minta kepada para kepala sekolah untuk berkoordinasi terkait permasalahan tahun lalu, saya ingin tahun 2024 ini kita sudah go,” sebutnya.
Muhammadun ingin permasalahan tahun lalu tidak menjadi penghambat Indeks Pembangunan Manusia yang saat ini terus merangkak naik di posisi 12.
“Sektor pendidikan adalah penyumbang terbesar Indeks Pembangunan Manusia,” katanya lagi.
Pada rakor ini dihadiri sebanyak 357 terdiri dari kepala sekolah, pengawas SMA, SMK dan SLB se-Kalimantan Selatan. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)