BANJARBARU – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan dana siap pakai untuk logistik serta beberapa unit peralatan bencana untuk 5 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Bantuan diserahkan oleh anggota DPR RI Komisi VIII Dapil Kalsel Sudian Noor didampingi Direktur Mitigasi Bencana BNPB Berton Suar Pandjaitan, serta Plt Kepala BPBD Kalsel M Fitri Hernadi di Kantor Setdaprov Kalsel Banjarbaru, Selasa (17/12).
Bantuan itu untuk mendukung 5 kabupaten/ kota yang telah menetapkan status siaga darurat bencana Hidrometeorologi yaitu banjir, angin puting beliung dan longsor yang terjadi saat puncak musim hujan seperti saat ini. Lima daerah itu yakni Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu, serta Tanah Laut.
Direktur Mitigasi Bencana BNPB Berton Suar Pandjaitan, mengatakan, bantuan dana siap pakai logistik dan peralatan itu juga sebagai stimulan dalam rangka memperkuat mitigasi bencana oleh BPBD Kabupaten/kota.
“Bantuan ini juga untuk meringankan beban anggaran BPBD sekaligus mendukung penanganan siaga darurat bencana hidrometeorologi,” ucap Berton.
Sementara itu, anggota DPR RI Komisi VIII Sudian Noor mengharapkan, bantuan itu dapat menjadi motivasi bagi BPBD dalam meningkatkan mitigasi bencana. Ia mengaku siap menampung aspirasi dan bersinergi dalam rangka meningkatkan ketahanan bencana di Kalsel.
“Ada berbagai aspek untuk mendukung ketahanan bencana di Kalsel masih perlu ditingkatkan,” tutup Sudian Noor. (BPBD.KALSEL/MRF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Warga Kota Banjarmasin diimbau waspada terhadap ancaman banjir Desember ini.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin Husni Thamrin menyampaikan, pihaknya telah mengedarkan surat imbauan dari Walikota Banjarmasin serta BPBD Kota Banjarmasin kepada masyarakat, meski siaga dan hati hati ancaman bahaya banjir pada Desember ini.
Kalak BPBD Banjarmasin Husni Thamrin
“Kami terus melakukan himbau kepada warga Kota Banjarmasin,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Selasa (17/12).
Karena, lanjut Husni, dari sepanjang tahun dimulai pada November, Desember, hingga Januari terjadi curah hujan tinggi serta air pasang tertinggi terjadi di Desember.
“Semua warga Kota Banjarmasin diajak untuk selalu siaga dan berhati hati dalam menghadapi ancaman banjir yang bisa terjadi,” ucapnya.
Dikatakan Husni, diprediksi di Kota Banjarmasin akan terjadi 12 hari banjir rob atau air pasang tertinggi selama Desember 2024.
“Untuk fase pertama telah terjadi air pasang tertinggi dengan ketinggian 2,8 mdpl, beberapa waktu lalu,” ujarnya.
Namun, tambah Husni, pada fase kedua ini diprediksi pada Selasa 17 Desember 2024 ini, selama tiga hari kedepan. Pada fase kedua ini pasangnya diperkirakan lebih tinggi 2,9 mdpl.
Sedangkan, pada fase selanjutnya hanya sekitar 2,8 mdpl.
“Sedangkan untuk curah hujan tinggi puncaknya pada tanggal 25, 26, 27, serta 28 Desember 2024 mendatang,” ucap Husni. (SRI/RDM/RH)
BANJARBARU – Pendanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari Presiden Prabowo Subianto, sepenuhnya akan ditanggung oleh pemerintah pusat.
Besaran dana yang diberikan mulai dari Rp 7,5 – 10 miliar pertahun untuk setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Tergantung tingkat kemahalan harga.
Hal itu diketahui usai kunjungan Disdikbud dan Dinkes Provinsi Kalsel bersama Wakil Ketua DPRD Kalsel dan Komisi VI Kalsel, ke Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta, pada Kamis (12/12) lalu.
“Kala itu kita diterima langsung oleh Kepala BGN. Beliau mengatakan tidak ada anggaran yang dibebankan kepada daerah terkait program tersebut,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Hadeli Rosyaidi, Senin (16/12).
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Hadeli Rosyaidi
Pemprov Kalsel sendiri sebelumnya sudah menyiapkan anggaran sekitar Rp 300 miliar untuk program tersebut. Akan tetapi jika diperuntukkan dalam penyiapan makanan bergizi hanya akan mencakup sekitar 400 ribu dari total keseluruhan mencapai 1,3 juta siswa di Kalsel.
Lantas, Hadeli menyebut, pihak BGN akan mengkoordinasikan ke Kemendagri perihal dana yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah termasuk Kalsel.
Dana tersebut diusulkan untuk keperluan infrastruktur pembangunan SPPG, yakni dapur yang menyediakan makanan bergizi dan higienis untuk program makan bergizi gratis.
“Di Kalsel rencananya akan dibangun 421 titik SPPG. Jika tidak ada anggaran tambahan untuk BGN pada pertengahan tahun 2025, maka sementara hanya akan ada 130 titik tahun nanti,” ungkapnya.
Hadeli menjelaskan, SPPG tidak harus berupa bangunan baru. Tetapi bisa dengan merenovasi bangunan yang tidak terpakai, dengan sistem penyertaan modal, melalui kerjasama kepada pihak koperasi, BUMD, atau BumDes.
“Artinya jika membangun atau merenovasi bangunan untuk SPPG menggunakan APBD, uangnya tidak akan hilang. Karena mekanisme penyertaan modal itu. Malah akan bertambah,” jelasnya.
Hadeli menilai, program yang dicetuskan orang nomor satu di Indonesia itu sangat baik, karena selain untuk mencukupi kebutuhan asupan gizi, juga akan memberdayakan SDM yang tidak sedikit.
Nyatanya setiap SPPG akan diisi oleh tiga orang ahli gizi. Satu orang dari BGN pusat, dua orang lainnya akan direkrut dari lokal untuk menjadi pegawai BGN.
Sedangkan juru masak di setiap SPPG diperkirakan sekitar 40 orang dari warga sekitar dengan insentif ditanggung oleh BGN.
Keuntungan juga akan didapatkan oleh petani lokal. Sebab setiap SPPG diketahui memerlukan 200kg beras, 350kg ayam atau 3.000 telur, 350kg sayuran dan 600 liter susu.
“Sebenarnya tidak banyak yang perlu kita lakukan, tetapi koordinasinya yang sangat dibutuhkan,” imbuhnya.
Program makan bergizi gratis utamanya diperuntukkan kepada peserta didik mulai dari PAUD, SD, SMP, SLTA, tak terkecuali santri di pondok pesantren dan sekolah keagamaan.
Di samping dunia pendidikan, ibu hamil, ibu menyusui dan balita dalam radius 60 kilometer dari titik lokasi SPPG juga akan termasuk sebagai penerima manfaat.
MBG akan mulai dilakukan masa percontohan di Kalsel pada Desember ini di Banjarmasin, dan diserahkan ke pihak Kodim sebagai ranah pelaksana.
Rencananya akan ada 2 Kabupaten/Kota di Kalsel yang akan melaksanakan program ini pada Januari mendatang. Dilanjutkan ke bulan April sebanyak 4 Kabupaten/Kota, hingga secara menyeluruh mulai Juli-Agustus 2025. (SYA/RDM/RH)
JAKARTA – Fathul Jannah Muhidin resmi dilantik sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) sekaligus Ketua Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Selatan, oleh Ketua Umum TP-PKK, Tri Tito Karnavian di Gedung C Lantai 3 Sasana Bhakti Praja, Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, pada Senin (16/12) sore.
Pelantikan ini dilakukan bersamaan dengan pengangkatan Penjabat (Pj) Gubernur dan Ketua TP-PKK Provinsi Banten serta Papua Barat Daya, sesuai dengan Surat Keputusan No. 028/KEP/PKK.PST/XII/2024.
Pelantikan Fathul Jannah ini merupakan tindak lanjut dari pengangkatan Muhidin sebagai Gubernur Kalimantan Selatan sisa masa jabatan 2021-2024, yang dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada siang harinya.
Sebagai Gubernur Kalsel, Muhidin secara otomatis juga menjabat sebagai Pembina TP-PKK Kalimantan Selatan.
Pada pelantikan itu juga dihadiri Gubernur Kalsel, Muhidin, Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, Kepala SKPD Lingkup Pemprov Kalsel, serta para pengurus TP PKK Provinsi Kalsel.
Setelah dilaksanakan pelantikan, Fathul Jannah menyampaikan rasa syukur dan komitmennya untuk terus memperkuat peran PKK di Kalimantan Selatan kedepannya.
“Alhamdulillah, hari ini ulun (saya-red) resmi dilantik sebagai Ketua TP PKK Kalsel oleh Ibu Tri Tito Karnavian. Insya Allah, setelah pelantikan ini, kami akan melakukan konsolidasi dengan PKK di kabupaten/kota se-Kalsel. Tujuannya adalah memastikan visi dan misi yang akan dijalankan sudah selaras dengan visi dan misi PKK Pusat ke depan,” ujarnya.
Fathul Jannah juga berharap, kader-kader PKK yang ada di Kalsel dapat terus memaksimalkan perannya untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat di Kalimantan Selatan.
“Ulun berharap seluruh kader PKK dapat menjadi motor penggerak dalam berbagai program pembangunan yang berfokus pada pemberdayaan perempuan, pendidikan anak, kesehatan keluarga, serta peningkatan ekonomi masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, insya Allah kita bisa memberikan kontribusi nyata untuk kemajuan banua kita tercinta,” tambahnya.
Fathul Jannah mengimbau para kader PKK di seluruh Kalimantan Selatan untuk terus berinovasi dan berkolaborasi demi meningkatkan dampak nyata PKK di tengah masyarakat.
“Pesan saya kepada kader-kader PKK se-Kalsel, agar terus berkreasi, berinovasi, dan berkolaborasi sehingga keberadaan PKK benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pesannya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Tri Tito Karnavian mengucapkan selamat kepada Hj. Fathul Jannah yang telah resmi dilantik menjadi Ketua TP PKK dan Ketua Pembina Posyandu Kalsel. Menurutnya, pelantikan PKK tersebut merupakan amanah dari Perpres 99 Tahun 2017, tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang mana telah diamanahkan Kemendagri untuk melaksanakan gerakan PKK.
“Saya ucapkan selamat kepada ibu Fathul Jannah yang hari ini resmi dilantik. Walaupun masa jabatan ini nantinya cepat, tapi kami berharap dalam waktu yang singkat itu ibu tetap semangat dalam mengawal semua program PKK. Karena kita semua tahu bahwa PKK memiliki 10 program pokok yang tupoksinya berhubungan langsung dengan masyarakat,” ujarnya.
Dirinya berharap kepengurusan yang sekarang dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dengan waktu yang ada dan fokus pada program prioritas sesuai dengan kebutuhan daerah masing-masing.
“Sekali lagi, saya ucapkan selamat kepada Ibu Fathul Jannah yang hari ini dilantik bersama dengan Pj. Ketua TP PKK Banten dan Papua Barat Daya. Semoga para Ketua TP PKK yang baru saja dilantik dapat menjalankan amanah ini dengan baik untuk mendukung pembangunan kesejahteraan keluarga di daerah masing – masing.” tutupnya.
Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengucapkan selamat kepada Muhidin, yang sudah definitif menjadi Gubernur Kalsel, Ia juga mengucapkan selamat kepada Fathul Jannah Muhidin yang juga diberikan amanah sebagai Ketua TP PKK Kalsel.
“Insya Allah, di bawah nahkoda Muhidin, saya yakin beliau sangat paham dalam memajukan Kalimantan Selatan,” tutupnya (Biroadpim-RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Plt Kepala Dinas Sosial Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai, secara resmi menutup program rehabilitasi sosial penerima manfaat (klien) angkatan VI Panti Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial Barakat Cangkal Bacari (PRSTS BCB) Kalsel, di Aula PRSTS BCB Kalsel, Banjarbaru, Senin (16/12).
Plt Kepala Dinas Sosial Kalsel secara simbolis melepas kartu tanda peserta klien PRSTS BCB Kalsel
Dalam sambutannya, Gusti Yanuar Noor Rifai mengatakan, para klien harus merasa bangga karena sudah mendapat pelatihan pada sektor jasa. Sebab menurutnya, usaha pada bidang jasa saat ini memiliki peluang tinggi sebagai sumber mata pencaharian yang menjanjikan.
“Wirausaha pemula yang paling banyak berhasil adalah yang bergerak pada sektor jasa,” katanya.
Dua orang klien binaan PRSTS BCB Kalsel jurusan tata boga menyajikan kudapan untuk tamu penutupan program
Meski begitu, Rifai menyebut, bergelut pada sektor jasa tidak cukup hanya dengan keterampilan. Tetapi juga harus diiringi dengan etika dalam setiap pelayanan.
“Selain itu kita juga harus jujur dan amanah kepada setiap konsumen. Nilai-nilai dasar itu yang harus ditanamkan dalam diri kita,” pesannya.
Sementara itu, Kepala PRSTS BCB Kalsel Fathul Jannah mengatakan, total klien angkatan VI Tahun 2024 berjumlah sebanyak 97 orang, terdiri dari 81 perempuan dan 16 laki-laki dari 13 Kabupaten/Kota di Kalsel.
Seluruh klien dibekali berbagai keterampilan selama 6 bulan. Khususnya pada sektor jasa diantaranya tata boga, tata busana, tata rias, pangkas rambut, dan bengkel motor.
“Kita berikan keterampilan kepada mereka selama 4 bulan, lalu 2 bulan sisanya mereka melaksanakan program magang di lokasi usaha yang sudah bekerjasama dengan kita,” jelasnya.
Setelah lulus, klien binaan PRSTS BCB Kalsel juga akan diberikan modal berupa peralatan penunjang sebagai wirausaha. Dengan harapan bisa meningkatkan status sosial mereka.
“Kita juga tetap melakukan pendampingan meskipun mereka telah lulus dari sini,” pungkasnya. (SYA/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPA KB) Provinsi Kalsel menggelar Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-96 Tahun 2024, yang dilaksanakan di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Senin (16/12).
Suasana PHI ke-96 Tahun 2024
Peringatan yang mengusung tema “Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya Menuju Indonesia Emas 2045” ini juga turut dihadiri berbagai organisasi perempuan di Kalsel.
Penyerahan Penghargaan pada PHI ke-96 Tahun 2024
Dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut Gubernur Kalsel, Muhidin diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah mengucapkan Selamat Hari Ibu ke-96 kepada seluruh perempuan di Banua Kalsel serta memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada sosok-sosok wanita tangguh yang telah berkontribusi aktif dalam menggerakkan pembangunan.
“Tema ini yang bertujuan untuk mengapresiasi keberhasilan perempuan dalam mendukung kemajuan bangsa, dengan sensitivitas dan kepekaan sosial yang dimiliki merupakan aset berharga bagi bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ucapnya.
Ia pun juga turut mendorong peran aktif, perjuangan dan kontribusi perempuan terhadap kemajuan bangsa.
“Momentum hari ibu merupakan kesempatan ideal untuk menggaungkan kesetaraan gender dan peningkatan perlindungan terhadap hak perempuan,” ucap Husnul.
Saat ini, lanjut Husnul, dari ratusan ribu UMKM yang tersebar di 13 kabupaten kota se-Kalsel, sebagian dikelola oleh kaum perempuan. Para perempuan hadir sebagai kelompok pengrajin hingga tingkatan manajerial.
“Tidak bisa kita pungkiri, bahwa perempuan memang merupakan agen penggerak pembangunan dan roda perekonomian, bukan hanya penerima manfaat itu sendiri,” ujarnya.
Oleh karena itu, Ia mengimbau peningkatan kesadaran dari seluruh pihak, termasuk dukungan solidaritas antar wanita dengan bersama-sama mewujudkan ekosistem lingkungan yang ramah bagi wanita untuk berkiprah dan berkarya demi kemajuan bangsa.
Untuk diketahui, pada PHI ke-96 2024 ini juga dirangkai dengan memberikan penghargaan penilaian peningkatan kualitas keluarga terbaik di 13 desa/kelurahan di seluruh Kab/kota dan penghargaan sekolah ramah anak terstandarisasi serta pelayanan ramah anak pada puskesmas oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. (BDR/RDM/RH)
BANJARBARU – Sebanyak 20 orang klien Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (PRSPD) Iskaya Banaran Kalsel angkatan V tahun 2024 telah menyelesaikan program bimbingan.
Setelah mengikuti terminasi program di PRSPD Iskaya Banaran Kalsel, 20 klien dari 11 Kabupaten/Kota di Kalsel itu akan dikembalikan ke orang tua masing-masing dan Dinas Sosial tempat mereka berasal.
Penutupan program bimbingan dilaksanakan di halaman PRSPD Iskaya Banaran Kalsel, Banjarbaru, Senin (16/12), dipimpin Plt Kepala Dinas Sosial Kalsel Gusti Yanuar Noor Rifai.
Dalam sambutannya, Plt Kadinsos Kalsel menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah terlibat dalam membimbing klien penyandang disabilitas tersebut, untuk menjadi individu yang lebih percaya diri terhadap potensi yang mereka miliki.
Plt Kepala Dinas Sosial Kalsel saat memberikan sambutan
Bimbingan dan keterampilan yang diberikan selama pelatihan diharapkannya terus diperhatikan, agar fungsi sosial klien semakin baik dan terus meningkat.
“Maka dari itu kami berharap para orang tua dan Dinas Sosial Kabupaten Kota untuk terus memberikan dukungan kepada klien berupa pembukaan akses untuk pengembangan mereka,” harapnya.
Kepala PRSPD Kalsel Gandes Pratiwi, menjelaskan ada 4 pelatihan yang diberikan kepada klien selama masa bimbingan, yakni teknik komputer, tata rias, tata busana dan tata boga.
“Setelah lulus, klien kita bekali juga dengan perlengkapan usaha sesuai jurusan mereka,” jelasnya.
Gandes mengungkapkan, tidak sedikit dari klien lulusan PRSPD Iskaya Banaran Kalsel terserap ke dunia kerja. Seperti menjadi tenaga kontrak di Dinas Sosial Balangan karena kemampuan dalam menggunakan bahasa isyarat.
“Tidak sedikit pula yang menjadi pengusaha. Yang terpenting adalah dukungan orang tua untuk terus memotivasi mereka,” pungkasnya. (SYA/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Lingkungan Hidup, menggelar penyerahan hadiah Adipura 2023, proklim dan lomba inovasi desa/kelurahan terbaik Provinsi Kalsel Tahun 2024. Penyerahan ini digelar di kantor Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Senin (16/12). Penghargaan piala anugrah Adipura diperoleh 8 kabupaten/kota yaitu Kota Banjarbaru, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Hst, Kabupaten Hss, Kabupaten Tapin, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tanah Laut, Dan Kabupaten Tanah Bumbu.
Adapun untuk penghargaan sertifikat adipura diperoleh 3 kabupaten/kota yaitu Kota Banjarmasin, Kabupaten Balangan, dan Kabupaten Kotabaru.
Selanjutnya untuk penghargaan program kampung iklim (proklim), provinsi Kalimantan Selatan mengalami peningkatan untuk jumlah penghargaan Proklim Lestari. Pada tahun 2023, provinsi Kalimantan Selatan mendapatkan 5 penghargaan Proklim Lestari. sedangkan pada tahun 2024 meningkat menjadi 6 penghargaan Proklim Lestari, yaitu Desa Padang Panjang, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar. Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar. Desa Bitahan Baru, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin. Desa Ribang, Kecamatan Muara Uya, Kabupaten Tabalong. Desa Tanta, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong. Dusun III Desa Pandan Sari, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut.
Untuk proklim trophy utama, Provinsi Kalimantan Selatan mendapatkan 3 penghargaan, yaitu Desa Warukin, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong. Desa Bulurejo, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu. Desa Salam Babaris, Kecamatan Salam Babaris, Kabupaten Tapin.
Gubernur Kalsel Muhidin, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya acara penyerahan penghargaan adipura, proklim dan lomba inovasi desa atau kelurahan, program sungai martapura asri provinsi kalimantan selatan tahun 2024 ini.
Melalui Staff Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Adi Santoso, Muhidin menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mendorong partisipasi masyarakat dan pemerintah kabupaten/kota dalam mengelola lingkungan hidup secara berkelanjutan. Melalui penghargaan ini, seluruh pemangku kepentingan di daerah dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Staff Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik (kiri) bersama Kepala DLH Kalsel (Kanan)
“Selain itu, juga mampu mendorong lahirnya berbagai inovasi dalam upaya pelindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di banua Kalimantan Selatan,” ungkap Adi Santoso.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan Hanifah Dwi Nirwana menyampaikan, sebagai apresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan 9 unit kendaraan roda 3 untuk masing-masing peraih penghargaan Proklim kategori lestari dan trophy utama. Provinsi Kalimantan Selatan juga mendapatkan 26 Proklim Sertifikat Utama, 71 Proklim Madya, dan 32 Proklim Pratama. total keseluruhan desa / kelurahan yang mendapatkan apresiasi tahun 2024 ini sebanyak 139 desa /kelurahan.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mendapatkan penghargaan proklim kategori pembina proklim dan raihan penghargaan ini juga didapatkan oleh beberapa Kabupaten/Kota Di Kalimantan Selatan, yaitu Kota Banjarmasin, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Tabalong, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Tapin,” ungkap Hanifah.
Dilanjutkan Hanifah, raihan penghargaan ini membuktikan fungsi Pemerintah Daerah sebagai pembina dan terus mendukung program kampung iklim dengan melakukan berbagai kegiatan seperti sosialisasi, pembinaan, peningkatan kapasitas, pendampingan hingga memberikan apresiasi berupa penghargaan. peningkatan program kampung iklim di Kalimantan Selatan juga tidak lepas dari dukungan dari dunia usaha/perusahaan dan perguruan tinggi di Kalimantan Selatan sebagai mitra Pemerintah. Untuk itu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada dunia usaha/perusahaan yang terlibat dan perguruan tinggi dengan memberikan penghargaan sebagai mitra proklim Kalimantan Selatan.
“Yang mana pada tahun ini ada sebanyak 35 mitra proklim yang terdiri dari dunia usaha/perusahaan dan perguruan tinggi yang telah mendukung kegiatan kampung iklim di lingkup wilayahnya masing-masing,” tutup Hanifah. (MRF/RDM/RH)
JAKARTA – Presiden RI, Prabowo Subianto secara resmi melantik Muhidin sebagai Gubernur Kalimantan Selatan Sisa Masa Jabatan Tahun 2021-2024. Acara pelantikan digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (16/12) siang.
Momen pelantikan Gubernur Kalsel oleh Presiden RI di istana negara Jakarta
Pelantikan Muhidin sebagai Gubernur Kalimantan Selatan, digelar berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 160/P Tahun 2024 tentang Pengesahan Pemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Masa Jabatan Tahun 2021-2024 dan Pengesahan Pengangkatan Gubernur Kalimantan Selatan Sisa Masa Jabatan Tahun 2021-2024.
Surat keputusan tersebut dibacakan Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara, Nanik Purwanti. Setelah pelantikan, Muhidin pun secara resmi mengemban tugas sebagai Gubernur Kalimantan Selatan sampai dengan dilantiknya Gubernur Kalimantan Selatan hasil Pemilihan serentak secara nasional tahun 2024.
“Saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan menjalankan segala undang-undang, dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, nusa, dan bangsa,” ucap Presiden Prabowo mendiktekan penggalan sumpah jabatan.
Dalam keterangannya kepada awak media, Muhidin mengatakan akan tetap melanjutkan program yang direncanakan sebelum melanjutkan kembali tugas kepemimpinannya sebagai Gubernur Kalimantan Selatan terpilih.
“Alhamdulillah kemarin ada surat dari Presiden bahwa kita akan dilantik pada hari ini. Kita meneruskan sampai nanti mungkin tanggal 7 Februari kita meneruskan kembali karena kita terpilih menjadi Gubernur Kalimantan Selatan,” katanya.
Acara pelantikan kemudian diakhiri dengan pemberian ucapan selamat Presiden, Prabowo Subianto untuk selanjutnya diikuti para undangan.
Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut antara lain Wakil Presiden, Gibran Rakabuming, para pimpinan lembaga tinggi negara, para Wakil Ketua MPR RI, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, para menteri kabinet Merah Putih, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (BIRO.SETPRES-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel saat ini telah menyelesaikan, pembangunan mini soccer di Lapangan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Mulawarman Kota Banjarmasin.
Pengelola Lapangan SKB Mulawarman Banjarmasin Rijal Hamid menjelaskan, saat ini untuk tahapan pembangunan mini soccer sudah memasuki tahap akhir.
Pengelola Lapangan SKB Mulawarman Rijal Hamid
“Pembangunan mini soccer sudah masuk tahap Finishing,” ungkap Rijal, kepada sejumlah wartawan, belum lama tadi.
Pekan ketiga Desember 2024 ini menurutnya, lapangan sepakbola mini tersebut, akan dibuka untuk umum.
“Sebelum dibuka untuk umum l, lapangan akan diujicobakan terlebih dahulu, agar diketahui kekurangan dari lapangan mini soccer tersebut, sebelum diserahkan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rijal juga mengatakan, Dispora Kalsel saat ini terus melakukan peningkatan fasilitas di lapangan SKB Mulawarman Kota Banjarmasin.
Ia mengatakan, sebagai pengelola Lapangan SKB Mulawarman, pihaknya akan mengusulkan sarana pendukung berupa fasilitas pembenahan dan penambahan WC atau ruang ganti untuk pemain maupun pengguna lintasan lari.
“Usulan tersebut, akan dilakukan pada tahun 2025 mendatang,” ucapnya.
Peningkatan layanan fasilitas tersebut, untuk kepuasan dari masyarakat pengguna SKB Mulawarman, Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)