Hadiri Penyerahan Penghargaan Adipura, Supian HK : Tingkatkan Kesadaran Untuk Lingkungan Hidup

BANJARBARU – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Supian HK, beserta Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah, menghadiri penyerahan hadiah penghargaan Adipura 2023, Program Kampung Iklim (Proklim) dan inovasi Desa/Kelurahan terbaik Prov Kalsel Tahun 2024 bertempat di Kantor Dinas Lingkuhan Hidup (DLH) Kalsel pada Senin (16/12).

Delapan Kabupaten/Kota di Kalsel yang meraih penghargaan Anugrah Adipura Tahun 2023 yaitu Kota Banjarbaru, Kabupaten Tabalong, Hulu Sungai Tengah (HST), Hulu Sungai Selatan (HSS), Kabupaten Tapin, Kabupaten Barito Kuala, Kabupaten Tanah Laut, dan Kabupaten Tanah Bumbu dan untuk penghargaan Sertifikat Adipura 2023 diraih oleh Kota Banjarmasin, Kabupaten Balangan, serta Kabupaten Kotabaru. Selanjutnya untuk penghargaan Proklim, Provinsi Kalsel mendapatkan enam penghargaan pada kategori Proklim Lestari, 3 penghargaan pada Proklim Trophy Utama, 26 Proklim Sertifikat Utama, 71 Proklim Madya serta 32 Proklim Pratama.

Suasana Penyerahan Hadiah Penghargaan Adipura 2023

Menurut Supian HK, penghargaan Adipura dan Proklim yang diraih oleh Kab/Kota yang ada di Kalsel ini menjadi bukti sinergi antara Pemerintah Provinsi dan Kab/Kota terkait pengelolaan sampah dan ruang terbuka hijau dalam mewujudkan kualitas lingkungan hidup yang bersih dan berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada masyarakat dan seluruh pihak yang terus peduli akan kebersihan lingkungan. Ia berharap Adipura yang diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi.

“Terimakasih kepada masyarakat dan pemangku kepentingan yang sudah bersinergi dalam menciptakan lingkungan hidup yang bersih dan sehat. Ini merupakan suatu hal yang dapat kita wariskan ke anak cucu kita di masa yang akan datang. Semoga penghargaan yang kita terima dapat meningkatkan kesadaran kita semua untuk lebih peka lagi terhadap lingkungan di kehidupan kita sehari-hari,” jelasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Apresiasi Kinerja Kehumasan Pemerintah, Diskominfo Kalsel Gelar AMPK 2024

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel mengadakan Apresiasi Media Pemprov Kalsel (AMPK) 2024, yang berlangsung disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Jumat (13/12).

AMPK ini diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kinerja kehumasan SKPD dan UPTD lingkup Pemprov Kalsel dan kabupaten/kota sebagai mitra terbaik ppPemprov Kalsel.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 27 dari 47 SKPD Pemprov Kalsel dan 8 dari 13 Diskominfo kabupaten/kota. Pemberian AMPK ini dilakukan setelah melalui beberapa tahapan penjurian.

Ada enam kategori yang diperuntukan pada AMPK tahun ini diantaranya kategori top influencer, media massa online, media sosial, website, media sosial UPTD, dan kategori kabupaten/kota mitra humas Pemprov terbaik.

Penyerahan penghargaan ini dilakukan oleh Plt. Gubernur Kalsel, Muhidin diwakili Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim), Berkatullah bersama dengan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Nurul Fajar Desira, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Husnul Hatimah, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Adi Santoso, Ketua Dewan Juri Syaifudin, dan Ketua Komisi I DPRD Kalsel Rais Ruhayat.

Dalam sambutannya, Muhidin yang diwakili Berkatullah mengucapkan selamat kepada para pemenang AMPK 2024. Pada kesempatan ini ia juga menekankan peran penting media pemerintahan sebagai jembatan komunikasi antara publik dan satuan kerja yang bersangkutan.

Kepala Biro Adpim, Berkatullah saat membacakan sambutan Plt. Gubernur Kalsel

“Komunikasi memainkan peran penting dalam proses penyelenggaraan pemerintahan, di tengah arus informasi yang mengalir sedemikian cepat. Komunikasi publik yang efektif, yang disampaikan melalui media yang dikelola dengan tepat, akan memperkuat hubungan pemerintah dengan masyarakat,” kata Berkat.

Lewat momen ini Muhidin melalui Berkatullah turut mengaparesiasi peluncuran Government Public Relation (GPR) Core sebagai wadah yang berisikan perwakilan humas dari seluruh perangkat SKPD Pemprov Kalsel untuk berkolaborasi mengidentifikasi tantangan komunikasi terkini.

“Saya mengapresiasi satuan kerja yang secara aktif dan efektif menyampaikan informasi lewat media pemerintah. Saya rasa, para pelaku kehumasan di seluruh satuan kerja sudah memahami hal tersebut, apalagi hari kita luncurkan GPR Core sebagai wadah teman-teman untuk berkolaborasi mengidentifikasi tantangan komunikasi terkini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim menyayangkan masih ada sejumlah SKPD yang belum mendaftarkan untuk mengikuti kegiatan ini.

Padahal menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memberi motivasi kepada rekan-rekan kehumasan di SKPD, UPTD, dan kabupaten/kota untuk semakin giat dalam memberikan informasi pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah kepada masyarakat.

“Semoga dengan adanya AMPK ini bisa memberikan semangat dalam membuat produk atau konten kehumasan yang baik untuk disampaikan kepada masyarakat,” jelasnya.

Kedepan Muslim berkomitmen agar semua SKPD, UPTD, dan mitra 13 kabupaten/kota bisa terlibat semua dalam AMPK ini.

“Semua SKPD akan kita dorong untuk ikut terlibat. Apalagi saat ini semua SKPD itu memiliki produk atau konten kehumasannya masing-masing,” tutupnya.

Sebagai informasi, Pemenang pada ajang ini yakni Kategori Top Influencer, juara pertama diraih oleh Fathimatuzzahra selaku Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan, disusul oleh Hanifah Dwi Nirwana selaku Kepala DLH Kalimantan Selatan di posisi kedua, dan juara ketiga diberikan kepada R. Suria Fadliansyah (Alm.), Kepala BPBD Kalimantan Selatan.

Sementara itu, pada Kategori Media Massa Online, juara pertama diraih oleh Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan, diikuti oleh RSGM Gusti Hasan Aman di posisi kedua, dan BPBD Kalimantan Selatan di posisi ketiga.

Selanjutnya, untuk Kategori Media Sosial, Biro Organisasi Kalimantan Selatan berhasil meraih juara pertama, diikuti oleh Biro PBJ Kalimantan Selatan di posisi kedua, serta Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan di posisi ketiga.

Pada Kategori Website, Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan kembali meraih juara pertama, disusul oleh DLH Kalimantan Selatan di peringkat kedua, dan Biro PBJ Kalimantan Selatan di posisi ketiga.

Untuk Kategori Media Sosial UPTD, BPTH Kalimantan Selatan keluar sebagai juara pertama, diikuti oleh TPAS Regional Banjarbakula di posisi kedua, serta KPH Kabupaten Tabalong di peringkat ketiga.

Terakhir, pada Kategori Kabupaten/Kota Mitra Humas Pemprov Kalimantan Selatan Terbaik, Diskominfo Kabupaten Hulu Sungai Selatan meraih juara pertama, diikuti oleh Diskominfotik dan Persandian Kabupaten Banjar di posisi kedua, serta Diskominfo Kabupaten Balangan di peringkat ketiga. (BDR/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Tinjau Pembangunan Rumdin Walikota dan Jembatan Gantung Baja

BANJARMASIN – Ketua DPRD Banjarmasin bersama Komisi III melakukan peninjauan, dua proyek pembangunan yang masih berjalan di kota ini.

Kepada sejumlah wartawan, disela kunjungan, Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri mengatakan, kunjungan ke lapangan tersebut ingin mengetahui progres dua proyek pembangunan yang sudah dilaksanakan, oleh Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin yakni Rumah Dinas Walikota Banjarmasin berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, dan Jembatan Gantung Baja Kelurahan Sungai Andai.

Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, saat memberikan komentarnya

“Untuk Rumdin hampir 92 persen, sedangkan Jembatan Gantung Baja baru 72 persen,” ucapnya, Sabtu (14/12).

Disampaikan Rikval, dua proyek bangunan ini masing-masing akan dirampungkan pada 21 Desember 2024 untuk Rumah Dinas dan Jembatan Gantung Baja 27 Desember 2024, maka diharapkan dapat selesai tepat waktu sesuai dengan kontrak tersebut.

“Kita sarankan bisa menambah pekerja dan jam kerja untuk Rumdin,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Banjarmasin Suri Sudarmadiyah menyampaikan, pihaknya mengupayakan dua bangunan akan selesai sesuai dengan kontraknya, dan saran untuk menambah pekerja serta jamnya, akan direalisasikan khusus untuk Rumah Dinas Walikota Banjarmasin.

Kepala Dinas PUPR Banjarmasin Suri Sudarmadiyah, saat diwancara

“Kita upayakan seluruh bangunan selesai tepat waktu,” tutupnya.

Untuk diketahui, Komisi III DPRD Banjarmasin melaksanakan kunjungan kerja ke lapangan, dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, didampingi Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin Muhammad Ridho Akbar bersama Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin, pada Sabtu (14/12). (NHF/RDM/RH)

Sebanyak 3.500 Peserta Ikuti KKBW XXXV Karang Taruna se-Kalsel di Banjarbaru

BANJARBARU – Plt Gubernur Kalsel Muhidin, melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Husnul Khotimah, membuka secara resmi Kemah Karya Bakti Wisata (KKBW) XXXV Karang Taruna se-Kalsel, di GOR Rudy Resnawan, Banjarbaru, Jumat (13/12).

Staf Ahli Gubernur Kalsel Bidang Kemasyarakatan dan SDM saat membacakan sambutan Plt Gubernur Kalsel

Dalam sambutan tertulis, Muhidin menyampaikan rasa bangga kepada seluruh pengurus dan anggota karang taruna yang tetap eksis dan turut berpartisipasi dalam membangun banua, khususnya bidang sosial di wilayah pedesaan.

“Kita tahu hingga sekarang karang taruna telah menjadi pilar dan potensi kesejahteraan sosial yang tangguh,” katanya.

Organisasi karang taruna, menurutnya bukan hanya tempat berkumpulnya tunas muda, akan tetapi juga banyak berkiprah dalam berbagai aksi sosial dan kemanusiaan.

Sebab itu, Muhidin berharap karang taruna dapat tampil sebagai mitra kerja pemerintah dalam pelaksanaan program rehabilitasi sosial, pemberdayaan sosial dan bantuan sosial.

“Saya meminta Dinas Sosial provinsi maupun kabupaten kota agar saling bekerjasama dan saling rangkul, dalam memaksimalkan karang taruna dalam membangun daerah,” pintanya.

Muhidin juga yakin dan optimis, karang taruna mempunyai kemampuan memetakan keunggulan dan masalah pedesaan, karena organisasi karang taruna ini tumbuh dari desa.

“Saya berharap keoptimisan saya ini direspon karang taruna dengan aksi nyata menggerakkan pembangunan di wilayah pedesaan,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kalsel Tri Hayat Ariwibowo mengatakan KKBW XXXV Karang Taruna Kalsel 2024 dilaksanakan mulai 12-15 Desember 2024.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian Bulan Bakti Karang Taruna, dan memperingati HUT Karang Taruna ke-34,” ungkapnya.

Penyerahan piala bergilir dari Karang Taruna Balangan (topi) ke Karang Taruna Banjarbaru (hitam)

Ada 15 kegiatan yang akan digelar dalam KKBW XXXV, diantaranya lomba asas mampu, lomba lacak keakraban, lomba kebersihan dan keindahan tenda, lomba menu sehat, lomba busana Karang Taruna, Hasta Karya, karaoke, bakti sosial, talkshow kewirausahaan, fun games, dan gelar seni budaya.

Adapun KKBW Karang Taruna Kalsel tahun ini diikuti oleh 250 Karang Taruna dengan total peserta sebanyak 3.500 orang.

“Alhamdulillah pesertanya tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Setiap tahun memang terus meningkat,” pungkasnya. (SYA/RDM/RH)

Banua Creative Festival 2024 Diharapkan Tingkatkan Ekonomi Kalsel

BANJARBARU – Plt. Gubernur Kalimanta Selatan, Muhidin, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nurul Fajar Desira, menghadiri pembukaan Banua Creative Festival 2024 yang dilaksanakan di auditorium ULM Banjarbaru, Jum’at (13/12).

Pada pembukaan Banua Creative Festival, berbagai pentas seni ditampilkan dari berbagai pelaku seni, serta pada event ini pula, puluhan stand pelaku UMKM menghiasi area sekitar auditorium ULM Banjarbaru.

Pembukaan Banua Creative Festival 2024

Dalam sambutan Plt Gubernur Kalsel, Muhidin yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Nurul Fajar Desira, menyampaikan bahwa sektor ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan memiliki potensi besar untuk tumbuh dan berkembang. Hal ini terlihat dari banyaknya produk yang lahir dari hasil kreativitas seperti kuliner, produk fesyen, kriya dan karya musik. Sektor ekonomi kreatif diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian secara berkelanjutan, dan meningkatkan daya saing di banua.

“Usaha ekonomi kreatif berpeluang menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ucapnya.

Sektor ekonomi kreatif diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian secara berkelanjutan dan meningkatkan daya saing Daerah, dimana produk produk kreatif banua mampu memberikan kontribusi positif, dengan jangkauan pasar yang lebih luas.

“Hal ini membutuhkan dukungan semua pihak, terutama Pemerintah yang bertanggung jawab untuk menaungi pelaku UMKM,” tutup Fajar Desira.

Seperti diketahui, pembukaan Banua Creative Festival 2024, diwarna dengan berbagai penampilan menarik dari binaan – binaan Pemerintah Kabupaten – Kota, serta pelaku UMKM – UMKM banua maupun pelaku usaha millenial dari kalangan mahasiswa. (MRF/RDM/RH)

Jadi Tuan Rumah Temu Karya Taman Budaya se Indonesia, Pemprov Kalsel Mulai Lakukan Persiapkan

BANJARMASIN – Tahun 2025 mendatang, Taman Budaya Kalimantan Selatan akan menjadi Tuan Rumah Temu Karya Taman Budaya se Indonesia.

Kepada wartawan Kepala UPTD Taman Budaya Kalsel Suharyanti, ditemui di ruang kerjanya baru-baru tadi mengatakan, pada pekan lalu pihaknya menghadiri dalam misi kesenian di Provinsi Aceh dalam gelaran
Temu Karya Taman Budaya se Indonesia ke XXIII. Hasil Rapat Koordinasi membahas
kesiapan Kalimantan Selatan sebagai tuan rumah nantinya tahun 2025 mendatang.

“Temu Karya Taman Budaya se Indonesia ini merupakan kali kedua, setelah sebelumnya berlangsung tahun 1999,” ucapnya

Disampaikan Suharyanti, untuk langkah awal ini pihaknya akan menjalin koordinasi dan komunikasi intens dengan beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, agar persiapan lebih matang dan gelaran berjalan lancar serta sukses.

“Kami akan komunikasi ke Disdag, Dispar, Dinas UKM dan Koperasi Kalsel,” jelasnya

Lebih lanjut Suharyanti menambahkan, sebelumnya tahun 2023 lalu Taman Budaya Kalimantan Selatan menjadi Tuan Rumah Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan, berkaca dengan pengalaman tentu akan terus dibenahi dan lebih ditingkatkan lagi ke depannya.

“Gelarannya akan ada Pawai Nusantara karena diikuti 28 Provinsi, Pertunjukan Kesenian khas dari 13 Kabupaten dan Kota, serta dimeriahkan Pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), yang dipusatkan di halaman Taman Budaya Kalsel,” tutup Yanti. (NHF/RDM/RH)

Dislutkan Kalsel Gelar Makan Bergizi Menu Ikan Gratis di Banjarmasin

BANJARMASIN – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan menggelar, Makan Bergizi Menu Ikan Gratis di SDN Karang Mekar 1 dan 5, Kebun Bunga 4, serta Sungai Andai 1, secara serentak, Jumat (13/12). Dibuka Kepala Dislutkan Kalsel Rusdi Hartono, didampingi Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Jaki, serta Kasi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Ikan Dislutkan Kalsel Martiah Akhdianti.

“Digelarnya kegiatan ini dalam Rangka Bakti Sosial Hari Nusantara. Berdasarkan arahan dari Presiden RI Prabowo Subianto mengenai makan gizi gratis,” ungkap Rusdi, kepada sejumlah wartawan.

Pemberian menu ikan bergizi gratis oleh Kadislutkan Kalsel Rusdi Hartono

Kegiatan ini, lanjutnya, merupakan kolaborasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan, dengan Badan Gizi Nasional, serta Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pelaksanaan makan bergizi gratis di Kota Banjarmasin ini, dilaksanakan di SDN Karang Mekar 1 dan 5, SDN Kebun Bunga 4, serta Sungai Andai 1, dengan total makanan yang dibagikan di tiga sekolah sebanyak 2 ribu paket,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut juga Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi kalimantan Selatan membagikan, 200 kilogram ikan patin segar, kepada seluruh pengajar di 4 sekolah dasar negeri pelaksanaan makan bergizi menu ikan gratis tersebut.

“Berdasarkan arahan dari Plt Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin dengan Gerakan Masyarakat Gemar Makan Ikan, maka Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan membagikan, 200 Kilogram Ikan Patin Segar,” ucapnya.

Dibagikan, tambah Rusdi, kepada seluruh tenaga pengajar di SDN Karang Mekar 1 dan 5, SDN Kebun Bunga 4, serta Sungai Andai 1 Kota Banjarmasin.

Selain itu, pemberian ikan gratis ini juga dalam, Rangka Bakti Sosial Hari Nusantara di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami berharap dengan kegiatan ini dapat bermanfaat masyarakat semakin gemar makan ikan, sehingga kecukupan gizi warga Banua terpenuhi, untuk menuju Indonesia Emas Tahun 2045 mendatang,” ujar Rusdi. (SRI/RDM/RH)

Komisi II DPRD Kalsel Dukung Tumbuh Kembang Bank Kalsel Cabang Jakarta

JAKARTA – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menghimbau para pengusaha turut membantu mengembangkan Bank Kalsel. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, Jahrian, saat rombongan komisinya berkunjung ke BanK Kalsel Cabang Jakarta pada Kamis (12/12). Ia mengatakan dengan adanya dukungan dari para pengusaha di Kalsel, maka turut juga mendukung sektor ekonomi di Banua.

“Kalau pengusaha itu semuanya bergabung ke Bank Kalsel untuk menambah suatu permodalan atau penyaluran dari pada aset, itu sangat bagus sekali,” kata Politisi Partai NasDem itu.

Komisi II DPRD Kalsel berkunjung ke Bank Kalsel Cabang Jakarta

Jahrian juga mengapresiasi dan mendukung upaya Bank Kalsel yang turut menunjang ketahanan pangan. Selain itu, ia berharap Bank Kalsel cabang Jakarta memiliki tanah atau aset sendiri untuk dijadikan kantor. Hal ini mengingat tingginya sewa gedung yang ditempati sekarang ini.

“Makanya suatu saat kita berharap harus memiliki tanah sendiri nanti di Jakarta ini. Karena kan di sini ini sangat strategis sekali. Karena perutaran ekonomi global ada di sini,” harapnya.

Rombongan Komisi II DPRD Kalsel ini disambut oleh pihak Bank Kalsel Cabang Jakarta, Agus Setiawan. Ia mengucapkan terima kasih dan berbangga atas kunjungan Wakil Rakyat “Rumah Banjar” tersebut serta berharap mendapat dukungan dari DPRD Kalsel untuk perkembangan Bank Kalsel Cabang Jakarta. (ADV-NRH/RDM/RH)

Tingkatkan Upaya Penanggulangan Bencana, Komisi I DPRD Kalsel Audiensi ke BNPB Pusat

JAKARTA – Dalam upaya meningkatkan upaya penanggulangan bencana, Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan audiensi ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Kamis (12/12).

Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rais Ruhayat menyampaikan bahwa kunjungan kerja yang juga didampingi perwakilan BPBD Kalsel ini dapat menambah referensi positif terkait penanggulangan bencana di daerah.

Dalam diskusi itu, lanjut Ketua Komisi yang membidangi hukum dan pemerintahan ini, juga membahas rencana revisi Perda Kalsel tahun 2017 tentang Penanggulangan Bencana.

”Kedepan kita berharap penanggulangan bencana di Kalsel dapat lebih baik,” harapnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ahmad Sarwani. Ia berharap BNPB dapat memfasilitasi peralatan penunjang penanggulangan bencana, seperti kebakaran hutan maupun banjir dalam meningkatkan upaya penanggulangan bencana di Kalsel.

“Dengan begitu upaya untuk membantu masyarakat akan lebih positif lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Analis Kebijakan Ahli Muda BNPB RI, Aminudin Hamzah memberikan apresiasi terhadap kunjungan Komisi I DPRD Kalsel. Ia menilai kegiatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi berbagai pihak dalam upaya penanggulangan bencana.

“Hal ini menunjukkan DPRD Kalsel sangat mendukung upaya penanggulangan bencana, baik di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten kota. Dengan adanya upaya ini, kolaborasi terhadap penanggulangan bencana akan semakin massif dan meningkatkan kualitas penanggulangan bencana,” jelasnya.

Aminuddin juga berharap melalui kunjungan kerja Komisi I DPRD Kalsel ini dapat menambah kapasitas dan menambah upaya dukungan seperti dinas-dinas terkait dalam penanggulangan bencana di Provinsi Kalsel. (ADV-NRH/RDM/RH)

2024, Kemendagri Nobatkan Kalsel Sebagai Provinsi Terbaik Kategori Kesejahteraan Masyarakat Fiskal Sedang

JAKARTA – Pemerintah Provinsi Kalsel menerima penghargaan sebagai Pemerintah Provinsi Terbaik Kategori Kesejahteraan Masyarakat Fiskal Sedang dari Kementerian Dalam Negeri, bersama Tempo Media Group pada acara Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Tahun 2024.

Sekdaprov berfoto bersama sejumlah Kepala SKPD sebelum pemberian anugerah

Penghargaan diterima Plt. Gubernur Kalsel, Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, pada acara Malam Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2024 di Jakarta, pada Kamis (12/12) malam.

Disampaikan Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, usai menerima penghargaan, bahwa penghargaan ini didedikasikan untuk seluruh masyarakat Kalsel. Penghargaan ini juga dapat menjadi penyemangat bagi Pemprov dalam mewujudkan program konkret kepada masyarakat.

“Penghargaan ini untuk masyarakat Kalsel, dan menjadi penyemangat bagi kami,” ucap Roy.

Sekdaprov juga menyampaikan pesan dari Plt. Gubernur Kalsel, Muhidin, bahwa beliau berterima kasih atas apresiasi ini.

“Beliau menyampaikan ucapan terima kasih atas apresiasi ini, dan berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kepada masyarakat, serta terus berupaya meningkatkan daya saing daerah,” jelas Roy.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian menyampaikan gagasan untuk melaksanakan acara ini, bahwa usai acara yang dilaksanakan pada September 2024 silam, Mendagri dan Direktur Utama Tempo Media Group, Arif Zulkifli berdiskusi bahwa ini adalah momen yang tepat untuk melakukan penilaian kinerja pemerintah daerah.

Karena itu ujar Tito, dari 552 orang kepala daerah yang menjabat di Indonesia saat ini, presentase jumlah penjabat kepala daerah dengan kepala daerah yang terpilih melalui Pilkada adalah 50:50.

Lebih lanjut, ungkap Tito kegiatan ini adalah momen yang tepat untuk melihat hasil kinerja dari dua kategori kepala daerah tersebut, yakni penjabat kepala daerah dan kepala daerah pemenang Pilkada.

Namun Tito mengingatkan, bahwa saat itu Ia dan Arif Zulkifli sepakat bahwa apresiasi ini bertujuan menilai kinerja pemerintah daerah, bukan kepala daerah secara personal.

Penjurian ini bertujuan mencari pemerintahan daerah dengan kinerja terbaik di level Provinsi, Kabupaten dan Kota untuk tiga indikator yakni pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah, dan para pemenang dikategorikan berdasarkan kondisi fiskal pemerintahan daerah.

Wujud kesejahteraan masyarakat terlihat dari indeks pembangunan manusia, angka kemiskinan, angka pengangguran, ketimpangan pendapatan, urusan perumahan rakyat dan kawasan permukiman, urusan sosial, pangan, koperasi dan UKM serta urusan pertanian.

Untuk diketahui, apresiasi ini merupakan penghargaan kepada para pemenang dari pemerintahan daerah yang telah dinilai dewan juri memiliki kinerja baik. Proses penjurian telah berlangsung selama tiga hari, pada 2-4 November 2024.

Pada Senin, 2 Desember 2024, penjurian dilakukan untuk tingkat pemerintahan kota. Ada 27 Pemerintahan Kota yang masuk dalam daftar nominasi. Pada hari kedua, 3 Desember 2024, dari 34 nominasi, hanya 28 Pemerintahan Kabupaten yang hadir untuk menjalani proses penjurian. Kemudian, pada hari ketiga, 4 Desember 2024, proses penjurian Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2024 dilakukan untuk tingkat Pemerintahan Provinsi. Sebanyak 18 pemerintahan provinsi mengikuti proses penilaian kinerja ini.

Penjurian ini bertujuan mencari pemerintahan daerah dengan kinerja terbaik di level Provinsi, Kabupaten dan Kota untuk tiga indikator yakni pelayanan publik, kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah. Para pemenang akan dikategorikan berdasarkan kondisi fiskal pemerintahan daerah. Sebab, kondisi fiskal setiap pemerintahan daerah berbeda-beda, yakni kondisi fiskal tinggi, sedang dan rendah.

Pemerintahan daerah yang masuk penjurian ini dipilih melalui seleksi yang ketat oleh Kementerian Dalam Negeri dan Tempo Media Group selama tiga bulan.

Penyaringan dilakukan berdasarkan data Kemendagri, data Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan hasil survei tingkat kepuasan masyarakat.

Para dewan juri dalam Apresiasi Kinerja Pemerintahan 2024 ini adalah Arif Zulkifli, Direktur Utama Tempo Media Group; Ahmad Husin Tambunan, Sekretaris Itjen Kemendagri; Rustam Mansur, Inspektur I Itjen Kemendagri; Ihsan Dirgahayu, Plh Inspektur II Itjen Kemendagri; Elfin Elyas Nainggolan, Inspektur III Itjen Kemendagri; Imelda, Plh Direktur Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri. Ada pula Bobby Hamzar Rafinus, Wakil Ketua Ombudsman Republik Indonesia; Prof. Dr. R. Siti Zuhro, MA., Peneliti Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN); Philipus Parera, Direktur Pusat Data dan Analisis Tempo; dan Priatna, Peneliti PDAT. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version