8 Februari 2026

Diskominfo Kalsel Gelar Rapat Evaluasi Penerapan TTE dan Rakor Indeks KAMI

Kepala Diskominfo Kalsel, M. Muslim diwakili Kabid Persandian dan Keamanan Informasi, Sucilianita Akbar saat membuka Evaluasi penerapan TTE

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Rapat Evaluasi Penerapan Tanda Tangan Elektronik (TTE) serta Rapat Koordinasi Indeks Keamanan Informasi (KAMI) kepada SKPD Provinsi dan Diskominfo Kabupaten/Kota, bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Senin (11/11).

Penyerahan penghargaan penerapan TTE kepada SKPD dan UPTD

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan tersebut Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim melalui Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi, Sucilianita Akbar menyampaikan bahwa kemajuan teknologi informasi yang semakin pesat di era modern harus diimbangi dengan langkah-langkah untuk memastikan keamanan dalam penerapannya.

“Teknologi informasi mencakup berbagai perangkat keras dan perangkat lunak yang membantu tugas-tugas penting dalam pemerintahan. Untuk itu, kita perlu menyikapi perkembangan ini agar dapat digunakan dengan aman dan tepat di lingkungan pemerintah,” katanya.

Foto bersama usai pembukaan

Suci juga menggarisbawahi pentingnya menjaga aspek kerahasiaan, keutuhan, dan keamanan informasi bagi para pengguna TTE dan pengelola keamanan informasi di setiap SKPD.

“Hingga saat ini, penerapan TTE di lingkup Pemprov Kalsel telah mencapai 108 Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ujarnya.

Lebih jauh, ia menjelaskan TTE sendiri memiliki sejumlah keunggulan diantaranya tidak dapat dipalsukan dan dapat dilacak dimana dilakukan serta dapat dipastikan keasliannya.

“TTE ini dapat menghindari penyalahgunaan tanda tangan dibandingkan dengan tanda tangan basah, kemudian TTE ini juga dapat dilacak dimana dilakukannya, serta data dari TTE dipastikan aman bahkan hingga seumur hidup,” jelasnya.

Kemudian, untuk Indeks penilaian KAMI di Provinsi Kalsel Suci mengungkapkan bahwa pihaknya telah melaksanakan evaluasi secara mandiri dimana dari hasil evaluasi tersebut Indeks KAMI Pemprov Kalsel berada di kategori yang cukup baik dengan Indeks sebesar 456 poin.

“Sekarang tinggal melakukan penilaian Indeks KAMI untuk kabupaten/kota agar bisa melakukan evaluasi atau penilaian kerentanan Indeks KAMI secara mandiri,” ucapnya.

Pada kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan penerapan TTE tertinggi kepada SKPD dan UPTD diantaranya Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Dinas PUPR, dan BPSDMD Kalsel. Sedangkan untuk UPTD yakni Tahura Sultan Adam, KPH Tanah Laut, Balai Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan.

“Untuk yang dapat penghargaan semoga bisa dipertahankan dan di tingkatkan, dan bagi yang belum semoga ini menjadi motivasi untuk menerapkan TTE ini,” tutup Suci. (BDR/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.