Harapkan Peningkatan PAD, DPRD Kalsel: Permudah Birokrasi Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

DENPASAR – Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Imam Suprastowo berharap alur birokrasi masyarakat dalam rangka membayar pajak kendaraan bermotor dipermudah.

Hal itu disampaikannya ketika memimpin rombongan Komisi II DPRD Provinsi Kalsel melaksanakan kaji tiru ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Bali di Denpasar, Jumat (30/08), yang berfokus kepada peningkatan indeks kepuasan masyarakat.

Suasana Kunjungan Komisi II DPRD Kalsel ke Bappeda Bali

Kemudahan tersebut, lanjut Imam, dimaksudkan agar menarik minat dan mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor, yang diharapkan berimplikasi positif kepada Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kalsel.

“Kendala dari masyarakat yang biasa saya dengar yakni keharusan kesamaan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang harus sama dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kalau mau membayar pajak, inilah salah satu kendala yang mereka hadapi,” terangnya.

Imam juga memberikan masukan agar pembayaran pajak kendaraan bermotor cukup diproses di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Sehingga, menurutnya, urusan perpindahan kepemilikan kendaraan bermotor pun juga bisa dipermudah.

Rombongan Komisi II DPRD Kalsel itu disambut langsung oleh Kepala Bidang Perencanaan, Pengendalian dan Regulasi Pendapatan Daerah Bappenda Bali, Tjok Istri Srimas. Ia berterima kasih dan merasa bangga karena Dewan Kalsel memilih Bali sebagai tempat pelaksanaan kaji tiru.

Dalam forum tersebut, berkenaan dengan tingkat kepuasan masyarakat, Srimas menitikberatkan kepada kemudahan serta fasilitas sarana dan prasarana yang harus diperhatikan.

“Karenanya, selain untuk memudahkan, fasilitas yang representatif juga menambah kenyamanan bagi masyarakat untuk membayarkan pajak,” tuturnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Dua Bakal Paslon Bupati-Wabup Banjar Dipastikan Penuhi Syarat Untuk Maju Dalam Kontestasi Pilkada 2024

BANJAR – Dua Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati – Wakil Bupati Banjar, dipastikan memenuhi syarat jumlah suara untuk maju dalam kontestasi Pilkada 2024.

Pasangan pertama yakni H Saidi Mansyur – Habib Idrus AlHabsyie. Mereka mengantarkan berkas pencalonan pada hari terakhir pendaftaran, tepatnya Kamis (29/8), sekitar jam 10:43 siang.

Saidi Mansyur – Habib Idrus Alhabsyie kembali maju dalam kontestasi Pilkada 2024-2029

Dengan tagline yang sama yakni “Manis” (Maju, Mandiri, Agamis), pasangan petahana itu diusung oleh tiga Partai, yaitu Nasdem, Gerindra dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Sebagai Bupati dan Wabup Banjar terpilih periode 2019-2024, H Saidi Mansyur dan Habib Idrus AlHabsyie berkeinginan untuk melanjutkan sistem pemerintahan serta perbaikan pengembangan infrastruktur di wilayah Kabupaten Banjar.

“Niat tulus kami untuk mengabdi dan melanjutkan pemerintahan bersama-sama kembali, baik itu dinamika politik, kemiskinan, stunting dan lainnya,” kata Saidi Mansyur, usai mengantar berkas pendaftaran.

Saidi Mansyur memastikan seluruh ASN Pemkab Banjar akan tetap menjunjung tinggi netralitas dalam Pilkada serentak November nanti.

“Nanti pada masa kampanye 25 September sampai 23 November kami berdua akan cuti di luar tanggungan negara,” jelasnya.

Di hari yang sama sekitar jam 2 siang, Bapaslon kedua Syaifullah Tamliha dan Habib Ahmad Bahasyim, juga mengantarkan berkas pendaftaran ke KPU Banjar.

Syaifullah Tamliha didampingi perwakilan partai pengusung dan ulama Martapura saat konferensi pers

Mereka berdua mantap maju menantang sang petahana dengan dukungan 13 Parpol yaitu PPP, PKS, Golkar, PKB, Gelora, PDIP, PBB, dan partai non parlemen yaitu Partai Ummat, Hanura, Perindo, Buruh, PKN, dan PSI.

Selain partai politik, Syaifullah Tamliha – Habib Ahmad Bahasyim juga mendapat dukungan dari ulama besar Kabupaten Banjar, salah satunya Pimpinan Madrasah Tahfidz dan Ilmu Al-Qur’an Darussalam, KH Muhammad Wildan Salman.

Bapaslon Syaifullah Tamliha dan Habib Ahmad Bahasyim memilih “Urang Banjar” sebagai tagline mereka dalam kontestasi Pilkada 2024-2029.

“Urang Banjar itu singkatan dari Unggul, Agamis, Nasionalisme, Gagah, Bauntung, Sejahtera dan Rukun,” jelas Syaifullah Tamliha.

Syaifullah menjelaskan, mereka bersama seluruh partai pengusung memutuskan untuk menjadikan Ketua DPC PPP Banjar, KH Ali Murtadho, sebagai Ketua Tim Sukses (Timses), dengan didukung para ulama lainnya.

“Saya harap seluruh jamah KH Wildan Salman bisa sejalan dengan pilihan ‘Tuan Guru’ mereka, karena kita tahu dimana-mana Makmum selalu mengikuti Imamnya,” harapnya.

Sementara itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Banjar Abdul Muthalib (Aziz), menyatakan seluruh dokumen persyaratan kedua Bapaslon sudah lengkap.

Terkait suara sah partai pengusung dari H Saidi Mansyur-Habib Idrus Alhabsyie didapat sebanyak 123.556 suara.

Sedangkan partai pengusung dari Paslon Syaifullah Tamliha-Habib Ahmad total dukungan suara sah berjumlah 176.904 suara.

Aziz menerangkan, tahap selanjutnya yaitu terkait pemeriksaan kesehatan terhadap kedua Bapaslon, yang dimulai pada 27 Agustus sampai 2 September 2024, sesuai PKPU Nomor 2 Tahun 2024,

“Pemeriksaan kesehatan disepakati di RS Bhayangkara Banjarmasin. Pelaksanaanya mulai tanggal 30 dan 31 Agustus 2024,” ungkap Aziz. (SYA/RDM/RH)

Pertama di Indonesia, Bung Tara Station Kini Ada di Pusat Ibukota Kalsel

BANJARBARU – Di Kota Banjarbaru, tepatnya di lapangan Murjani, kini tersedia Bung Tara Station, sebuah fasilitas penyambungan sementara yang dirancang untuk mendukung berbagai kegiatan event masyarakat umum.
Peresmiannya dilakukan pada Jum’at (30/8) oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Nurliani Dardie.

Dalam sambutannya, Bunda Nunung (sapaan akrab Pj. Sekdako) menyampaikan harapannya agar fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan komunitas di Banjarbaru.

“Bung Tara Station kedepannya akan sangat memudahkan untuk event-event di Kota Banjarbaru khususnya di Lapangan Murdjani,” ujarnya.

Ia berharap, dengan diresmikannya Bung Tara Station, akan semakin banyak kegiatan positif yang dapat dilaksanakan di Lapangan Murdjani.

“Ini sekaligus mendorong gerakan ramah lingkungan dan juga net zero carbon emission, serta partisipasi masyarakat dalam membangun Banjarbaru yang lebih baik,” harapnya.

Sementara itu, General Manager UID Kalselteng, Ahmad Syauki, dalam sambutan tertulisnya menyampaikan, PLN memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mengelola Lapangan Murjani. Dari waktu ke waktu, Lapangan Murjani semakin Cantik, Bersih dan semakin menegaskan sebagai Landmark unggulan Kota Banjarbaru.

“Sebagai bentuk apresiasi dan kontribusi PLN kepada Pemerintah Kota Banjarbaru dalam mengelola Lapangan Murjani, PLN membangun Bung Tara Station Pertama di Indonesia,” ucapnya.

Fasilitas ini memurutnya, disediakan untuk mempermudah penyelenggaraan berbagai acara yang diadakan di pusat kota, mulai dari kegiatan seni dan budaya hingga olahraga dan kegiatan sosial lainnya. (RDM/RH)

Bawaslu Banjarmasin Nyatakan Proses Pendaftaran Bacalon Kepala Daerah di Kota Banjarmasin Lancar

BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin menyatakan, selama proses berlangsungnya Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah di kota ini berjalan lancar.

“Bawaslu Kota Banjarmasin menilai, selama proses berlangsung pendaftaran bakal calon kepala daerah di Kota Banjarmasin, berjalan lancar, aman, terkendali, serta kondusif,” ungkap Ketua Bawaslu Kota Banjarmasin Muhammad Fachrizanoor, kepada sejumlah wartawan, di Kantor Bawaslu Kota Banjarmasin, Jumat (30/8).

Ketua Bawaslu Kota Banjarmasin Fachrizanoor

Karena itu, lanjut Fachrizanoor, pihaknya bersyukur atas lancarnya proses pendaftaran bakal calon kepala daerah di Kota Banjarmasin tersebut.

“Pada proses pendaftaran tersebut, Bawaslu Kota Banjarmasin langsung turun untuk melakukan pengawasan,” ucapnya.

Selama proses pengawasan tersebut, tambahnya, Bawaslu Kota Banjarmasin tidak menemukan adanya pelanggaran pada saat berlangsungnya, proses pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah Kota Banjarmasin.

“Pada proses arak arakan pada waktu pendaftaran, Bawaslu Kota Banjarmasin tidak menemukan adanya pelanggaran, pemanfaatan ASN serta lainnya,” ucapnya.

Begitu juga, tidak ditemukan adanya penggunaan mobil dinas atau berplat merah, serta pelanggaran pelanggaran lainnya yang dilakukan oleh para peserta.

“Begitu juga dengan persyaratan bagi paslon, semuanya dapat diterima oleh KPU Kota Banjarmasin. Sehingga, tidak ada permasalahan pada persyaratan pendaftaran, yang ditemukan oleh Bawaslu Kota Banjarmasin,” ujarnya lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kota Banjarmasin juga mengajak seluruh masyarakat di Kota Banjarmasin, untuk bersama sama memberikan pengawasan selama berlangsungnya Pilkada mendatang. (SRI/RDM/RH)

RSUD Ulin Laksanakan Pemeriksaan 11 Bacalon Kepala Daerah di Kalsel

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin melaksanakan, Pemeriksaan Kesehatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Bupati, Walikota, serta Wakil, di RSUD Ulin Banjarmasin, Jumat (30/8).

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin mengatakan, pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tahun 2024 di Provinsi Kalimantan Selatan ini, RSUD Ulin Banjarmasin mendapatkan tugas untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap, bakal calon kepala daerah.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin

“RSUD Ulin Banjarmasin melakukan pemeriksaan terhadap 11 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkap Diauddin.

11 Kabupaten dan Kota tersebut, Kabupaten Tapin, Batola, Banjarbaru, Hulu Sungai Tengah, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Tabalong, Kotabaru, Balangan, serta Banjarmasin.

“Pada hari pertama ini, untuk Kota Banjarbaru, Kabupaten Batola, serta Tapin,” ucap Diauddin.

Pemeriksaan kesehatan dilaksanakan sejak 30 Agustus – 2 September 2024.

Meliput Pemeriksaan Kesehatan Fisik, Pemeriksaan Psikologi, serta lainnya.

“Apabila ditemukan adanya indikasi suatu penyakit maka pemeriksaan akan dilakukan menggunakan peralatan cangih yang dimiliki RSUD Ulin Banjarmasin,” jelas Diauddin.

RSUD Ulin Banjarmasin, tambahnya, hanya melakukan pemeriksaan kesehatan saja, yang hasilnya akan diserahkan ke KPU masing masing daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur RSUD Ulin Banjarmasin ini berpesan, agar para bacalon kepala daerah ini, dapat menjaga kesehatannya, selama menjalani pemeriksaan kesehatan tersebut.

“Pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan ini, cukup melelahkan, sehingga kami sarankan untuk dapat menjaga kesehatannya, dengan cukup tidur serta lainnya,” ucap Diauddin. (SRI/RDM/RH)

Dua Pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Telah Mendaftar di KPU Provinsi Kalsel

BANJARMASIN – Tepat pukul 00.00 Kamis (29/8) malam, pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan ditutup. Hingga batas waktu 23.59 WITA, hanya ada 2 pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur, yang mendaftar. Yakni pasangan Raudatul Jannah (Acil Odah) – Akhmad Rozanie Himawan yang datang di hari kedua, Rabu (28/8), serta pasangan Muhiddin – Hasnuryadi Sulaiman yang datang di hari terakhir, atau Kamis (29/8).

Para petugas yang menerima pendaftaran para pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur

Berkas kedua pasangan bakal calon ini, juga dipastikan lengkap dan diterima KPU Provinsi Kalimantan Selatan pada hari pendaftaran mereka. Dimana diketahui, keduanya diusung masing – masing 5 partai politik, yang datang langsung pada hari pendaftaran.

“Kita akan melakukan verifikasi berkas pendaftaran para bakal calon ini hingga 21 September nanti,” jelas Ketua KPU Provinsi Kalsel, Andi Tenri Sompa kepada wartawan pada hari terakhir pendaftaran, Kamis (29/8).

Photo booth yang disiapkan di halaman kantor KPU Provinsi Kalsel

Andi Tenri Sompa memastikan, kedua pasangan bakal calon sudah memenuhi persyaratan pemberkasan untuk maju sebagai bakal calon kepala daerah. Terutama soal dukungan parpol dengan prosentase perolehan suara pada pemilu lalu, dengan total ambang batas di atas 8,5 persen.

“Alhamdulillah pasangan Raudatul Jannah – Akhmad Rozanie Himawan didukung 5 parpol, dengan total prosentase perolehan suara 63 persen. Sedangkan pasangan Muhiddin – Hasnuryadi Sulaiman, juga didukung 5 parpol dengan total prosentase perolehan suara 26 persen lebih,” jelasnya.

Untuk berkas lainnya, menurut Andi Tenri Sompa, juga sudah dilengkapi oleh kedua pasang bakal calon. Termasuk SK Pemberhentian sebagai ASN kepada Raudatul Jannah, serta kepastian pengunduran diri Hasnuryadi sebagai anggota DPR RI aktif.

“Selama proses verifikasi hingga 21 September nanti, kami menerima masukan dari masyarakat terkait kedua pasangan bakal calon ini,” tutup Andi Tenri Sompa.

Selama 3 hari pembukaan pendaftaran bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Selatan, KPU Provinsi mendapatkan penjagaan ketat dari aparat kepolisian. Setiap orang yang ingin masuk ke kantor KPU, harus memiliki tanda pengenal atau ID Card yang dikeluarkan pihak KPU. Hal ini untuk membatasi jumlah massa di dalam kantor, mengingat ruangan yang tidak representatif menampung banyak orang.

Proses pendaftaran di aula KPU Provinsi, juga hanya dapat disaksikan dari layar monitor yang disiapkan, dan hanya sejumlah orang yang dapat langsung hadir di aula tersebut. Yakni jajaran ketua dan komisioner KPU serta Bawaslu Provinsi Kalsel, sejumlah personil KPU dan Bawaslu Provinsi, para pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur bersama para ketua parpol pendukung, serta perwakilan pendukung dari parpol. (RIW/RDM/RH)

KPU Banjarmasin Resmi Tutup Pendaftaran Bacalon Kepala Daerah 2024

BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum Banjarmasin resmi menutup pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah tahun 2024, pada Kamis (29/8) tepat pukul 23.59 Wita.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua KPU Banjarmasin, mengatakan, sejak dibuka pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah selama tiga hari, mulai tanggal 27 – 29 Agustus, ada sebanyak tiga pasangan Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin yang mendaftar, yakni Muhammad Yamin berpasangan dengan Ananda, disusul Mukhyar dengan Awan Subarkah, dan selanjutnya ada pasangan Arifin Noor dengan Supian Akbari. Ketiga berkas persyaratan Bakal Pasangan Calon sudah diterima.

Suasana Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, saat menerima Bakal Paslon di KPU Banjarmasin

“Semua berkas baik di silon maupun secara fisik, dinyatakan lengkap,” ucapnya

Ketua KPU Banjarmasin Rusnailah, (ditengah) didampingi Komisioner KPU Banjarmasin

Disampaikan Rusnailah, setelah ditutupnya pendaftaran ini, seluruh Bakal Pasangan Calon akan menjalani pemeriksaan kesehatan lengkap atau Medical Chek Up (MCU), sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pada 1 – 2 September 2024 di RSUD Ulin Banjarmasin.

“Pemeriksaan kesehatan ini sepenuhnya difasilitasi oleh KPU Kota Banjarmasin,” jelasnya

Lebih lanjut Rusnailah menambahkan, pihaknya juga akan melakukan verifikasi berkas ketiga bakal pasangan calon, Dimana, kalau saat ada salah satu berkas diperbaiki, maka akan disampaikan melalui LO masing-masing untuk dilakukan perbaikan, karena tanggal 22 September 2024 akan disampaikan Penetapan Pasangan Calon.

“Tahapan berikutnya akan digelar Pengundian Nomor Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, tanggal 23 September mendatang,” tutup Rusnailah. (NHF/RDM/RH)

Polres Banjarbaru Musnahkan Sabu Seberat 12,30 Gram

BANJARBARU – Sat Resnarkoba Polres Banjarbaru melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu – sabu yang merupakan hasil pengungkapan dengan barang bukti seberat 5 gram atau lebih sebanyak 3 (tiga) kasus yang diungkap jajarannya selama Agustus 2024.

Kegiatan pemusnahan ini dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Polres Banjarbaru AKP Ahmad Denny Juniansyah bertempat di Kantor “Sanika Satyawada” Sat Resnarkoba Polres Banjarbaru dan dihadiri oleh perwakilan dari Kejaksaan Negeri Banjarbaru, Pengadilan Negeri Banjarbaru dan BNN Kota Banjarbaru, Kamis (29/8) sekitar pukul 09.15 Wita.

Kapolres Banjarbaru AKBP Dody Harza Kusumah melalui Kasat Resnarkoba Polres Banjarbaru AKP Ahmad Denny Juniansyah menjelaskan dari 3 (tiga) kasus yang berhasil diungkap kami mengamankan tersangka sebanyak 4 (empat) orang laki – laki.

“Untuk total berat barang bukti sabu – sabu yang dimusnahkan hari ini seberat 12,30 gram dimana sebagian disisihkan dengan berat 0,01 gram guna pemeriksaan di Laboratorium dan sabu seberat 1,00 gram juga disisihkan guna pembuktian di Sidang Pengadilan,” jelasnya.

“Pemusnahan ini dilakukan dengan cara di blender kemudian dimasukkan ke dalam larutan detergen dan di aduk kemudian dibuang ke toilet dengan disaksikan 4 (empat) orang tersangka yang kini telah menjalani proses hukum di Polres Banjarbaru,” ucapnya.

Kapolres Banjarbaru juga mengucapkan terima kasih atas peran serta masyarakat yang telah membantu Pihak Kepolisan dari Sat Resnarkoba Polres Banjarbaru untuk memberantas peredaran narkoba diwilayah hukum Polres Banjarbaru. (POLRES.BJB/RDM/RH)

Exit mobile version