Didampingi Acil Odah, Paman Birin Buka REI Expo 2024

BANJARMASIN – Pameran perumahan terbesar dan terlengkap di Kalimantan Selatan, kembali digelar di Banjarmasin. REI Expo ke-18 Tahun 2024, dimulai dari 24 – 28 Juli 2024, di pusat perbelanjaan terbesar di Banjarmasin. Pameran yang diikuti 60 stand ini, dibuka langsung Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor didampingi Ketua TP PKK Provinsi, Raudatul Jannah, pada Rabu (24/7). Prosesi pembukaan dilakukan dengan menekan tombol sirine.

Paman Birin dan Acil Odah saat menghadiri REI Expo 2024

Hadir pada acara ini, Perwakilan Ditjen Kementerian PUPR, Kepala Kanwil Perbendaharaan Provinsi Kalsel, Bupati dan Walikota se Kalsel, Waketum REI Pusat serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur, Sahbirin Noor mengatakan, bahwa REI Kalsel Expo 2024 menjadi wadah strategis yang mempertemukan pengembang perumahan dengan calon pembeli potensial secara serentak dalam satu tempat yang strategis.

Gubernur yang biasa disapa Paman Birin ini, juga menegaskan peran penting industri properti dalam pembangunan ekonomi daerah. Ia mengatakan bahwa industri properti, seperti real estate dan konstruksi bangunan, berkontribusi besar terhadap pendapatan pemerintah pusat dan daerah.

“Industri properti, seperti real estate dan konstruksi bangunan, berkontribusi besar terhadap pendapatan pemerintah pusat dan daerah. Selain itu, sektor ini juga penting dalam penyediaan lapangan kerja dan penyerapan tenaga kerja,” jelas Paman Birin.

Lebih lanjut, Gubernur mengungkapkan, bahwa kebutuhan rumah di Indonesia diperkirakan mengalami peningkatan hingga 800 unit per tahun. Angka ini akan terus meningkat seiring dengan lonjakan penduduk menuju Indonesia Emas 2045.

Perkembangan ini menurut Paman Birin, menjadi peluang sekaligus tantangan bagi para pengembang perumahan dan pemerintah dalam menyediakan hunian berkualitas yang terjangkau bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPD REI Kalsel, Ahyat Sarbini mengatakan, pameran ini semakin menggairahkan bisnis perumahan dan memberi kesempatan bagi masyarakat memilih hunian.

“Banyak promo diberikan, mulai dari kemudahan masyarakat memilih ratusan lokasi perumahan yang ditawarkan dan ada banyak hadiah dan door prize,” kata Ahyat.

Pameran perumahan tahun ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Karena BP Tapera ikut berpartisipasi membuka booth. Dengan harapan semakin dekat dengan masyarakat, khususnya Kalsel. (RIW/RDM/RH)

Dua Pelajar Kalsel Akan Kibarkan Merah Putih di IKN

BANJARBARU – Dua orang pelajar asal Provinsi Kalimantan Selatan terpilih menjadi Paskibraka Nasional 2024 dan akan mengibarkan bendera merah putih pada upacara peringatan HUT Republik Indonesia ke-79 di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur.

Kedua pelajar tersebut yakni Della Selvia Alzahra dari SMA Negeri 1 Pulau Sebuku, Kabupaten Kotabaru dan Gusti Muhammad Riyal Yudistira dari SMA Negeri 1 Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Kasubbid Bina Ideologi, Bakesbangpol Provinsi Kalsel, Ary Pramono mengatakan dua orang pelajar terpilih tersebut telah mengikuti berbagai tahapan ujian meliputi keterampilan, akademisi, pengetahuan seputar Pancasila, intelegensi umum psikotes, wawancara hingga tes kesehatan.

Kasubbid Bina Ideologi, Bakesbangpol Kalsel, Ary Pramono

“Keduanya lolos dari 4 nama wakil Kalimantan Selatan yang diusulkan menjadi calon Paskibraka tingkat nasional,” ujarnya Rabu (24/7).

Ary menambahkan dua pelajar ini akan mengikuti pemusatan pelatihan dan pendidikan di Cibubur Jakarta kemudian pelatihan akan dilanjutkan di IKN pada Agustus mendatang.

“Total mereka dilatih selama 41 hari dimana 13 hari pelaksanaan kegiatan di Cibubur dan 28 hari nanti akan dilaksanakan di IKN,” kata Ary.

Ia, mengungkapkan dua orang pelajar asal Kalimantan Selatan tersebut sudah bergabung dengan 74 peserta Paskibraka lainnya dari 38 provinsi di Indonesia pada 12 Juli lalu.

“Pengantaran sudah dilakukan dengan didampingi oleh pihak pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan serta pihak terkait lainnya,” ungkapnya.

Ia berharap partisipasi kedua pelajar ini dapat menginspirasi generasi muda Kalsel untuk lebih mencintai dan menghormati nilai-nilai kemerdekaan, serta memotivasi mereka untuk terus berprestasi dalam berbagai bidang kehidupan.

“Diharapkan mereka dapat menunjukkan hasil yang maksimal, mengingat bukan hanya nama pribadi yang dibanggakan, melainkan juga keluarga dan nama daerah kita,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Polda Kalsel Gelar Simulasi Sispamkota Operasi Mantap Praja Intan 2024

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, menghadiri kegiatan simulasi sispamkota operasi “Mantap Praja Intan 2024”, di Lapangan Murdjani Kota Banjarbaru, Rabu (24/7). Simulasi ini dalam rangka persiapan pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, sebagai mana diketahui, pada 27 November 2024 akan diselenggarakan Pilkada serentak dan akan menjadi pesta demokrasi besar bagi partai politik. Untuk itu Polda Kalsel bersama Instansi terkait siap mengantisipasi terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan. Demikian isi sambutan Kapolda Kalsel Winarto.

“Pilkada 2024 adalah pesta demokrasi terbesar yang akan menjadi bukti kematangan demokrasi Indonesia, dan sekaligus menjadi titik penentuan masa depan bangsa,” ungkap Winarto.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, mengapresiasi Pergelaran Simulasi Sispamkota Operasi Mantap Praja Intan 2024. Orang yang akrab disapa Paman Birin ini menyampaikan, dirinya mengapresiasi upaya jajaran kepolisian untuk menciptakan keamanan, kelancaran, dan ketertiban pada setiap tahapan pemilu dengan memaksimalkan persiapan personel dalam pengamanan pemilu serentak 2024.

Gubernur Kalsel (baju putih)

“Pikada serentak pada 27 November 2024 mendatang, harus menjadi Pesta Pilkada Gembira, untuk menghadirkan kegembiraan kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Kalimantan Selatan,” tutup Sahbirin Noor.

Selain dihadiri Gubernur Kalsel, simulasi sispamkota operasi “Mantap Praja Intan 2024” juga dihadiri Ketua DPRD Provinsi Kalsel Supian HK, Kapolda Kalsel beserta Pejabat Utama Polda Kalsel, Forkopimda Kalsel, Ketua KPU Kalsel, Ketua Bawaslu Kalsel, beserta tamu undangan lainnya. (MRF/RDM/RH)

Program Relaksasi Pajak Tingkatkan Trend Pendapatan UPPD Samsat Kotabaru

KOTABARU – Program penghapusan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) II dari Pemprov Kalsel membuat trend kenaikan pendapatan di Unit Pelayanan Pajak Daerah (UPPD) Samsat Kotabaru.

Antusiasi masyarakat dalam memanfaatkan program yang diluncurkan sejak 1 Juli – 9 Desember 2024 ini menjadi pemicu utama peningkatan pendapatan tersebut.

Saat melaksanakan monitoring di UPPD Samsat Kotabaru, baru-baru tadi, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, menilai animo masyarakat dalam memanfaatkan program relaksasi pajak berjalan sesuai dengan rencana.

Sebagian besar masyarakat, menurut Yani Helmi, merasa terbantu dengan program penghapusan denda pajak tersebut.

“Kami bersyukur dan berterimakasih kepada Pemprov Kalsel khususnya kepada Gubernur karena telah memberikan keringanan kepada masyarakat Kalsel terutama daerah pemilihan (dapil) saya Tanah Bumbu dan Kotabaru,” kata Paman Yani (sapaan akrab).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi (tengah) saat memberikan keterangan kepada wartawan

Paman Yani menuturkan, antusiasi tinggi dari masyarakat itu juga telah berhasil meningkatkan tren pendapatan di seluruh UPPD Samsat termasuk di Kotabaru, yang mana sejak diluncurkan pada 1 Juli lalu, trend pendapatan UPPD Samsat Kotabaru sudah mencapai 58,85 persen dari target.

“Saya rasa hingga akhir Juli ini pendapatannya sudah bisa mencapai 60 persen,” tutur Paman Yani.

Ia juga berterimakasih kepada pihak kepolisian serta Jasa Raharja yang telah bersama-sama mengawal program tersebut demi meningkatkan pendapatan daerah.

“Karena tahun 2025 nanti kita juga berasumsi ingin meraih pendapatan 12 triliun Rupiah. Ini kita harapkan dukungan masyarakat Kalsel utamanya Kotabaru dan Tanah Bumbu pastinya pajak yang dibayarkan akan mendongkrak pembangunan,” ungkap Paman Yani.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Kotabaru, Indra Husnul Huda mengatakan,
kebijakan pemerintah dengan relaksasi pajak ini memang sangat mendapat respon positif dari masyarakat.

“Selama ini mereka mengaku sangat terbantu khususnya bagi yang terkendala untuk membayar pajak karena ada denda,” ungkapnya.

Indra juga mengaku program ini sangat memberi dampak terhadap pendapatan. Bahkan, trend pendapatan  UPPD Samsat Kotabaru sejak Mei hingga sekarang memgalami kenaikan sekitar 10 persen.

“Tentunya memang ini yang diinginkan masyarakat. Mereka juga menginginkan program ini setiap tahun bisa berjalan,” pungkasnya. (SYA/RDM/RH)

Wisuda UNISKA, Paman Birin Semangati Lulusan Terus Lanjutkan Pendidikan

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin menghadiri Sidang Terbuka Senat Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) Wisuda ke XLVII dan Pascasarjana ke XX, Semester Ganjil tahun 2023 – 2024, pada Rabu (24/7) di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin.

Para mahasiswa yang mengikuti wisuda XLVI dan Pascasarjana XX UNISKA MAB

Kehadiran Paman Birin di lokasi kegiatan disambut Rektor Uniska MAB, Prof. Abdul Malik, para dosen dan para wisudawan UNISKA MAB.

Paman Birin berharap, para alumni bisa menghadapi tantangan di luar kampus, setelah merampungkan pembelajaran mereka.

“Kalau bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, karena saat ini diperlukan SDM yang handal untuk Banua kita,” ujar Paman Birin.

Gubernur Kalsel melakukan prosesi pemindahan tali toga pada wisuda XLVI dan Pascasarjana XX UNISKA MAB

Sedangkan dalam sambutannya di hadapan para wisudawan, Paman Birin berharap mereka menjadi generasi yang kreatif dan inovatif dengan dilandasi keislaman dan berkontribusi di masyarakat sekitar.

Dikatakan, mereka adalah harapan masa depan bangsa, dan keberhasilan di kampus adalah awal dari perjalanan panjang untuk meraih cita-cita dan mengabdi masyarakat.

Paman Birin juga mengingatkan, kreativitas dan inovasi adalah kunci untuk bersaing di dunia yang semakin dinamis dan penuh dengan perubahan.

Namun, penting kreativitas tersebut yang tak kalah adalah dan harus bahwa inovasi dilandasi dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi dasar moral dan etika dalam setiap tindakan.

Sebagai lulusan dari UNISKA, para alumni memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga dan mengamalkan keislaman sehari-hari, nilai-nilai kehidupan menjadi dalam serta teladan bagi masyarakat sekitar.

“Keislaman yang kita junjung tinggi bukan hanya soal ibadah, tetapi juga harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan kontribusi nyata kita dalam pembangunan bangsa,” ujar Paman Birin yang merupakan salah satu alumni UNISKA juga.

Di sisi lain, perlu disadari, lulusan UNISKA diharapkan tidak hanya menjadi pekerja yang kompeten, tetapi juga pemimpin yang visioner, inovator yang kreatif, serta individu berintegritas.

Terakhir diingatkan, dalam mencari lapangan kerja, jangan terpaku pada penyediaan luar daerah. Tetapi memperhatikan keberadaan lokal, sehingga bisa memberikan manfaat untuk kemajuan Banua.

Sementara itu, Rektor UNISKA MAB, Prof. Abdul Malik menyebut, wisuda ke XLVII ini diikuti 667 alumni , termasuk dari program pascasarjana. Malik yakin, para alumni Uniska MAB bisa diterima dunia kerja bagi yang ingin mencari lapangan kerja.

“Yang bekerja diharapkan segera mendapatkan pekerjaan, dan bagi yang sudah bekerja, masih sukses kariernya,” ujar Malik. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

OJK Kalsel : Sektor Jasa Keuangan di Banua Terjaga Stabil

BANJAR – Sektor jasa keuangan di Kalimantan Selatan, saat ini telah terjaga stabil. Hal itu disampaikan Kepala OJK Kalsel Agus Maiyo, dalam pemaparan melalui jumpa pers pada Selasa malam (23/7)

Kegiatan Media Update bersama Forum Wartawan Ekonomi Kalsel

Agus mengatakan, saat ini sektor jasa keuangan pada Mei 2024 terjaga stabil dan kontributif terhadap pertumbuhan daerah, didukung pertumbuhan di sektor Perbankan, Industri Keuangan Non-Bank (IKNB), dan Pasar Modal. Di mana, perekonomian di Kalimantan Selatan tumbuh positif pada triwulan I sebesar 4,96 persen sedikit di bawah Nasional yang mencapai 5,11 persen.

Kepala OJK Kalsel, Agus Maiyo saat memberikan pemaparan

“Per Mei 2024 kondisi kinerja sektor perbankan regional Kalimantan tumbuh dengan intermediasi, likuiditas dan risiko kredit yang terjaga dalam threshold yang memadai,” jelasnya

Disampaikan Agus, Aset, Dana Pihak Ketiga (DPK) dan Kredit perbankan regional Kalimantan secara yoy mengalami pertumbuhan positif, yaitu sebesar 11,18 persen, 9,28 persen dan 9,02 persen dengan Loan-to-Deposit Ratio (LDR) sebesar 72,86 persen dan Non-Performing Loan (NPL) Nett sebesar 0,97 persen. Di mana, sektor perbankan di Kalimantan Selatan juga menunjukkan pertumbuhan positif.

“Aset perbankan tmbuh sebesar 11,49 persen (yoy). Kredit perbankan tumbuh meningkat 17,29 persen (yoy), utamanya ditopang oleh kredit konsumsi yang tumbuh sebesar 10,52 persen (yoy),” ungkapnya

Lebih lanjut Agus menambahkan, DPK tercatat tumbuh 10,36 persen (yoy) menjadi Rp85T, utamanya didorong peningkatan deposito sebesar 14,13 persen yoy dan tabungan sebesar 9,34 persen yoy. Intermediasi perbankan cukup baik dengan LDR 79,15 persen serta profil risiko perbankan yang relatif masih terjaga dengan rasio NPL Nett 1,04 persen. Yakni kinerja perbankan syariah tetap menunjukkan peningkatan dengan rincian Aset, DPK, Pembiayaan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) secara yoy tumbuh 11,47 persen, 11,57 persen dan 20,52 persen.

“Financing to Deposit Ratio (FDR) sebesar 88,73 persen dan Non-Performing Finance Nett sebesar 0,80 persen,” tutupnya.

Untuk diketahui, Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Selatan menggelar Kegiatan Media Update bersama Forum Wartawan Ekonomi Kalimantan Selatan. Dipimpin Kepala OJK Kalsel Agus Maiyo, didampingi jajaran Direksi OJK Provinsi Kalsel, dihadiri Media Massa baik Cetak Elektronik dan Online, bertempat di Aula Kantor OJK Kalsel Jalan A Yani KM 8,9 Kabupaten Banjar. (NHF/RDM/RH)

DPRD Kalsel Terima Kunjungan DPRD Jateng Terkait Keolahragaan

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menerima kunjungan DPRD Provinsi Jawa Tengah di ruang Badan Pembentukan Perda DPRD Kalsel di Banjarmasin, Rabu (24/7).

Suasana Pertemuan DPRD Kalsel dan DPRD Jateng

Rombongan DPRD Jateng yang dipimpin Wakil Ketua Komisi E DPRD Jateng, Abdul Aziz diterima oleh Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Jaini beserta jajarannya.

Kedatangan mereka dalam rangka studi komparasi terkait Implementasi Kebijakan dan Desain Besar Olahraga Daerah di Provinsi Kalimantan Selatan.

Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Jaini berharap pertemuan dengan Komisi E DPRD Provinsi Jawa Tengah ini dapat mempererat tali silaturahmi hubungan antar daerah serta menghasilkan solusi tentang Penyelenggaraan Keolahragaan.

“Kami berharap pertemuan ini dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antar provinsi tentang penyelenggaraan keolahragaan. Namun dari materi dan subtansi Raperda yang tedahulu ada hal-hal teknis yang harus dicantumkan di dalam perda itu kembali, maka dilakukan perubahan terhadap Perda nomor 10 tahun 2014,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi E DPRD Jateng, Abdul Aziz mengucapkan rasa terimakasih kepada Sekretariat DPRD Kalsel yang telah memfasilitasi kegiatan studi komparasi ini.

“Semoga hasil sharing studi komparasi pada hari ini menjadi bahan perbandingan kita kedepannya agar menghasilkan perda yang berkualitas,” harapnya. (NRH/RDM/RH)

UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Bagi Ikan Segar Dukung Suksesnya PIN

BANJARMASIN – Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pelabuhan Perikanan Banjarmasin turut mendukung suksesnya pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, di Kawasan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

Pelaksanaan PIN di kawasan tersebut dilaksanakan RT 29, Kompleks Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Rabu (24/7).

Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Zaki mengatakan, pihaknya mendukung dengan pelaksanaan imunisasi polio di tempat mereka. Sehingga, lanjut Zaki, diharapkan anak anak yang mendapatkan imunisasi polio ini, dapat terbebas dari penyakit polio, serta tumbuh sehat.

Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Zaki

“Kami berharap anak anak yang mendapat imunisasi polio ini, terhindar dari penyakit polio tersebut,” tutur Zaki.

Pada kesempatan tersebut, Pelabuhan Perikanan Banjarmasin memberikan bantuan ikan segar. Untuk memasyarakatkan gemar makan ikan kepada orangtua penerima imunisasi polio tersebut.

“Bantuan ikan segar ini dalam rangka untuk memasyarakatkan gemar makan ikan,” ucap Zaki.

Sementara itu, Ketua RT 29 Kelurahan Pelambuan Raudhatul Fatimah mengatakan, pihaknya bersyukur peserta PIN Polio di tempat mereka, antusias mengikuti kegiatan ini.

“Dengan antusiasnya minat masyarakat ini membuktikan bahwa kesadaran masyarakat semakin tinggi, dengan kesadaran anak anak mereka,” ucapnya.

Sedangkan Lurah Pelambuan Junaidi mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap tingginya minat masyarakat di Kelurahan Pelambuan mengikuti, PIN Polio ini.

“Alhamdulillah pelaksanaan PIN Polio berjalan sesuai harapan seluruh pihak pihak terkait, turutserta dalam mensukseskan PIN Polio di Kota Banjarmasin,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

Hadiri High Level Meeting Collecting Agent dan Penyaluran KUR, Bank Kalsel Raih Dua Penghargaan

BANJARMASIN – Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar High Level Meeting Collecting Agent dan Penyaluran KUR Semester 1 Tahun 2024, pada Selasa (23/7) siang. Selain dihadiri seluruh perwakilan Kementrian Keuangan di Kalimantan Selatan, dan Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, sejumlah pimpinan perbankan di Kalsel, juga hadir pada kegiatan ini, termasuk Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin.

Kehadiran pimpinan perbankan ini bukan tanpa alasan. Selain untuk membahas kendala dan solusi terbaik, serta monitoring dan evaluasi, serta perumusan strategi untuk mengakselerasi penyaluran KUR dan implementasi transaksi digital pemerintah di Kalimantan Selatan, pada pertemuan ini juga diberikan beberapa penghargaan kepada perbankan.

Pada kesempatan ini, Bank Kalsel mendapatkan dua penghargaan sekaligus. Yakni Terbaik I Transaksi Penerimaan Negara Terbanyak Semester I 2024, dan Terbaik II Pelaksanaan Penyaluran KUR Berdasarkan Nominal Semester I Tahun 2024. Penghargaan diserahkan Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar kepada Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin.

Fachruddin mengucapkan terima atas penghargaan yang diberikan, dan berkomitmen terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat di Kalsel

“Untuk transaksi penerimaan terbanyak sama seperti tahun sebelumnya, dimana Bank Kalsel menjadi pilihan untuk tempat menyetorkan penerimaan daerah dengan ketersediaan kantor cabang dan lainnya di seluruh daerah di Kalsel,” ujarnya.

Sementara untuk penyaluran KUR, menurut Fachrudin terus mengalami pertumbuhan positif, dan memotivasi Bank Kalsel untuk lebih aktif menyalurkan kepada penggiat UMKM Banua, termasuk yang berskema syariah.

“Hingga Juni 2024, Bank Kalsel sudah menyalurkan KUR sebesar 389 miliar rupiah kepada 14.206 debitur. Kami berharap hingga akhir tahun, penyaluran akan terus tumbuh positif,” tutup Fachrudin.

Sementara itu, data Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel menyebutkan,. hingga Juni 2024, total KUR yang telah tersalur mencapai Rp2,82 triliun kepada sekitar 46 ribu debitur di Kalsel. Angka ini tumbuh positif sebesar 33,24.persen dibanding tahun lalu.

Penyaluran KUR ini dilakukan 10 bank dan 1 Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) Penyalur. Plafon target penyaluran KUR tahun 2024 ditetapkan sebesar Rp5,16 triliun yang berarti sampai dengan Juni 2024, capaian penyaluran KUR terhadap target mencapai 54,66 persen.

Penyaluran KUR di Kalsel didominasi sektor perdagangan, sedangkan skema yang mendominasi yaitu KUR Mikro yaitu kisaran Rp10 juta sampai dengan Rp100 juta per debitur. Kota Banjarmasin masih menjadi kabupaten/kota dengan penyaluran KUR tertinggi sejak Januari dengan capaian Rp653,76 miliar kepada sekitar 8.500 debitur. (ADV-RIW/RDM/RH)

Tingkatkan Indeks SPBE, Diskominfo Kalsel Gelar Rakor dan Workshop Evaluasi SPBE

BANJARBARU – Dalam upaya untuk meningkatkan Indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan penilaian evaluasi SPBE 2024 dan Workshop pemantauan serta evaluasi penyelenggaraan SPBE di lingkup Pemprov Kalsel, bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarbaru, Selasa (23/7).

Suasana Rakor dan Workshop Evaluasi SPBE 2024

Kegiatan yang diikuti seluruh SKPD di Lingkup Pemprov Kalsel ini di buka langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar serta menghadirkan narasumber dari Deputi SPBE Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana, Kemenpan RB RI, Ugi Cahyo Setiono dan Asesor SPBE, Institut Teknologi Kalimantan, Khakim Ghozali.

Foto bersama usai pembukaan Rakor dan Workshop Evaluasi SPBE 2024

Dalam sambutannya, Roy Rizali Anwar meminta agar seluruh Kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel terus menguatkan komitmennya dalam meningkatkan capai nilai indeks SPBE Pemerintah Provinsi Kalsel.

“Diharapkan dukungan rekan-rekan kepala SKPD, pastikan paham tugas dan tanggung jawab, dengan kolaborasi pada kegiatan ini kita yakin SPBE kita akan meningkat,” ucapnya.

Ia menginginkan agar nilai indeks SPBE Provinsi Kalsel dapat meningkat setiap tahunnya terlebih lagi pada tahun ini, mengingat akan ada pelaksanaan evaluasi oleh tim asesor dari Kemenpan RB pada September mendatang.

“Kita ingin setelah evaluasi pada September nanti nilai kita 3,4 poin dan untuk tahun depan nilai SPBE kita targetkan harus berada di angka 4,” tegasnya.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Kominfo Kalsel Muhamad Muslim mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai upaya dan berkomitmen untuk memenuhi indikator penilaian Indeks SPBE ini.

Lebih lanjut, Muslim menjelaskan dalam konteks penilaian ini ada 4 domain, 8 aspek dan 47 indikator dari 4 domain ini 3 domain diantaranya harus dikejar karena satu domain yang berkaitan dengan pelayanan SPBE yaitu administrasi kinerja pemerintahan maupun pelayanan publik.

“Hingga saat ini sedang berproses untuk memantapkannya, diantaranya yakni tata kelola dan manajemen pelayanan publik, Dalam praktiknya sudah kita lakukan dengan maksimal tetapi untuk mengintegrasikan antar tim SKPD masih dalam proses,” ujarnya.

Muslim menambahkan berkaitan dengan nilai indeks SPBE berada pada angka 4 poin yang menjadi target Pemprov Kalsel di 2025 ia berharap agar rekan-rekan kepala SKPD tidak lengah dan memperhatikan apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab.

“Dengan berkolaborasi kita harapkan dapat menjadi efisien dan efektif dalam meningkatkan nilai indeks SPBE kita, dan juga akan meningkatkan pelayanan publik di Kalimantan Selatan,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Exit mobile version