Sambut Peserta PKDN Sespimti Polri, Paman Birin Terus Dorong Jadi Kader Terbaik

BANJARBARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin membuka acara Focus Group Discussion (FGD) Praktik Kerja Dalam Negeri (PKDN) Peserta Didik Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Sespimti) Polri Dikreg ke-33 di Ruang Rapat Aberani Sulaiman, Perkantoran Gubernur Kalsel di Banjarbaru, pada Selasa (23/4).

Gubernur Kalsel didampingi Ketua DPRD Provinsi menyambut kedatangan rombongan PKDN Sespimti Polri

Dalam sambutannya, Paman Birin menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta didik PKDN 2024 di bumi Kalsel Babussalam.

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan

“Bergerak itu secara harfiah artinya jangan pengoler (males-red). Maka dari itu melalui acara PKDN ini, carilah pengalaman sebanyak-banyaknya. Karena pengalaman adalah guru terbaik,” tutur Gubernur dua periode ini.

Selain memberikan pesan agar terus Bergerak (Berjuang, Gelorakan Rakyat), Paman Birin juga mendorong agar para peserta dapat menjalankan tugasnya dengan baik, sehingga mampu menjadi kader-kader terbaik Polri di masa depan.

“Semoga melalui FGD ini para peserta dapat menyerap ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya,” ucap Paman Birin.

Paman Birin yakin, proses yang dilewati peserta didik PKDN 2024, ini dapat mencetak pemimpin baru di masa akan datang. Karena, menurutnya, sebuah pengalaman dapat mengajarkan seseorang untuk berkontribusi ketika ditugaskan di daerah masing-masing nantinya.

Sementara itu, Ketua tim PKDN Sespimti Polri Dikreg ke-33, Irjen Pol Abioso Seno mengaku kagum terhadap sosok Gubernur Kalimantan Selatan, yang memimpin daerah dengan semangat, penuh dedikasi kepada rakyat dan peduli ke semua kalangan.

“Saya kagum dengan bapak Gubernur, Paman Birin. Beliau sosok yang luar biasa memimpin Kalsel, sehingga Kalsel bisa maju seperti sekarang,” ucap Irjen Pol Abioso.

Kemudian, Ia menjelaskan bahwa ada 8 peserta didik yang ikut ke Kalsel dalam menjalani sekolah staf dan pimpinan lembaga pendidikan dan pelatihan tersebut. Rata-rata jabatan tertinggi yang dimiliki mereka adalah Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) sebagai perwira bintang tiga.

Menurutnya, FGD PKDN Sespimti Polri Dikreg ke-33 yang dilaksanakan di Kalsel tersebut, hasilnya nantinya akan dirumuskan menjadi sebuah naskah.

“Hasilnya kita akan jadikan naskah pendidikan, yakni tulisan yang kami pertanggungjawabkan di tingkat Polri. Akan membawakan mereka (peserta didik) sebagai prasyarat, hingga nanti melewatinya sampai lulus,” terangnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK menilai peserta didik yang menjalani pendidikan ini, mampu berprestasi di masa akan datang. Ia berharap para peserta ini nantinya akan mengisi jabatan strategis di wilayah nasional, khususnya di Kalimantan Selatan.

“Mungkin, mereka nanti jadi peserta didik Polri yang akan mengisi jabatan Polda atau ajudan Presiden/Wapres RI,” harapnya.

Dalam acara tersebut, dilakukan penyerahan Cinderamata secara simbolis oleh Gubernur Kalsel kepada Ketua Tim PKDN Polri dan Ketua DPRD Kalsel. Mereka nampak tersenyum saat diabadikan dalam foto bersama, dan saling bersalaman diakhir pertemuan tersebut.

Hadir pada kegiatan ini, diantaranya Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK, Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, Kepala Kesbangpol Kalsel, Heriansyah, Kadis Dukcapil Kalsel, Zulkifli, Sekretaris Umum Pengurus Pusat Kerukunan Bubuhan Banjar sa-Dunia, Taufik Arbain, Ketua DPRD Kota Banjarbaru, Fadliansyah, Wakil Rektor (Warek) III UIN Antasari Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Irfan Noor, Warek III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Muhammad Fauzi.

Hadir juga beberapa LSM seperti Dayak Kulawarga Borneo (DKB) Rakat Mufakat (RM) dan Kerukunan Bubuhan Banjar Sa-Dunia (KBB). (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Museum Kayuh Baimbai Milik Pemkot Ramai Dikunjungi

BANJARMASIN – Museum Kayuh Baimbai milik Pemerintah kota Banjarmasin, ramai dikunjungi satuan Pendidikan.

Kepada wartawan, Pamong Budaya Ahli Muda Disbudporapar Banjarmasin, Andy Pahwanda, pada Selasa (23/4) menjelaskan, sejak soft opening Februari 2024 tadi, Museum milik Pemerintah kota ini telah ramai dikunjungi, terutama dari satuan pendidikan mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga sekolah menengah Atas (SMA) sederajat serta masyarakat umum.

Pamong Budaya Ahli Muda Disbudporapar Banjarmasin, Andy Pahwanda, saat diwancara

“Kami apresiasi tingginya kunjungan ke Museum ini,” ucapnya

Disampaikan Andi, saat ini ada sebanyak 200 koleksi yang dipamerkan terdiri dari berbagai benda-benda pusaka diantaranya senjata, tombak, dan guci. Untuk usianya lebih dari 50 tahun. Selain itu, para pengunjung dapat menyaksikan mini teater yang akan memutar film sejarah kota Banjarmasin, serta adanya perpustakaan mini.

“Kita ingin para pengunjung ke Museum Kayuh Baimbai tidak merasa jenuh,” jelas Andy

Sementara itu, salah satu pengunjung Guru Bidang Study Sejarah SMAN 10 Banjarmasin, Sri Fatmawati, menilai, keberadaan Museum Kayuh Baimbai milik Pemerintah kota Banjarmasin, sangatlah tepat ditengah kecanggihan teknologi. Dimana, generasi tidak hanya menerima pembelajaran secara teori juga melihat langsung berbagai peninggalan benda pusaka.

Guru Bidang Study Sejarah SMAN 10 Banjarmasin, Sri Fatmawati, saat memberikan komentarnya

“Saya sarankan ke depan koleksinya dapat bertambah, agar semakin memperbanyak khazanah pengetahuan,” tutup Fatma

Untuk diketahui, jam operasional Museum Kayuh Baimbai milik Pemerintah kota Banjarmasin, selama lima hari dari Senin – Jumat, mulai jam 08.00 – 15.00 WITA. Sedangan Sabtu, Minggu dan Libur Nasional tutup, berlokasi di Jalan Teluk Kelayan, Kecamatan Banjarmasin Selatan. (NHF/RDM/RH)

PKPTK di Kalsel Resmi Dibuka

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Selatan menyelenggarakan program pelatihan kerja dan produktivitas tenaga kerja (PKPTK) berdasarkan klaster kompetensi tahun 2024.

Suasana Acara Pembukaan PKPTK Tahun 2024

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti ini bertempat di aula kantor Disnakertrans Kalsel, Selasa (23/4), dan dihadiri antara lain Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tala, perwakilan Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan, Pimpinan LPKS Cerika Kabupaten Batola, Pimpinan LPKS Novie Yanti Sima Kabupaten Tala, Instruktur dan para peserta Diklat Keterampilan.

Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti mengatakan berbagai pelatihan yang dilaksanakan Disnakertrans Kalsel sesuai dengan instruktur dari Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.

Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti

“Pelatihan kerja merupakan salah satu jalur untuk meningkatkan kualitas serta mengembangkan karier pencakar untuk masuk ke dunia industri,” jelasnya.

Irfan menerangkan pendidikan dan pelatihan bagi tenaga kerja ini sebagai kegiatan untuk memberi, memperoleh, meningkatkan, serta mengembangan kompetensi kerja, produktivitas, disiplin, sikap, dan etos kerja. Untuk itu, ia berpesan kepada para peserta yang lolos agar kesempatan yang berharga ini digunakan dengan maksimal karena tidak semua orang bisa mengikuti pelatihan.

“Jadikan ikhtiar ini menjadi jembatan menuju kesuksesan,” terangnya.

Sementara, Kepala Bidang Pembinaan Pelatihan Penempatan Produktivitas Tenaga Kerja (P4TK) Disnakertrans Kalsel, Indah Fajarwati menambahkan pada pelatihan ini diikuti sebanyak 10 peserta dari Kabupaten Tanah Laut untuk kompetensi Tata Busana dan 10 peserta dari Kabupaten Barito Kuala untuk kompetensi Operasi Komputer.

“Mereka nantinya akan diberikan pembelajaran di masing – masing Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) satu bulan dan dilanjutkan pemagangan empat bulan. Jadi total pelatihan yang mereka lakukan selama lima bulan,” jelasnya.

Indah menuturkan, pelatihan kompetensi Tata Busana dan Operasi Komputer ini dipilih berdasarkan dari tingginya minat masyarakat untuk meningkatkan keahlian di bidang tata busana maupun operasi komputer.

Sementara itu, Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin, Yuswiyanto Budi Santoso menuturkan bagi para peserta pelatihan nantinya akan diberikan perlindungan apabila terjadi kecelakaan kerja.

“Kami sebagai mitra dari Disnakertrans Provinsi Kalimantan Selatan akan memberikan perlindungan berupa santunan apabila terjadi kecelakaan kerja pada saat pelatihan,” jelasnya.

Selain itu, salah seorang peserta asal Kabupaten Tanah Laut, Nurhamiatsyah mengungkapkan pelatihan yang digelar oleh Pemprov ini sangat membantu dirinya beserta para peserta lain dalam mengembangkan keahlian di bidang industri.

“Karena dengan peningkatan skill ini nantinya kami bisa membuka usaha sendiri ataupun bekerja di perusahaan yang kami inginkan,” terangnya. (NRH/RDM/RH)

2024, HSS Jadi Tuan Rumah POPDA Tingkat Provinsi Kalsel

BANJARMASIN – Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sebagai tuan rumah pada pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tahun 2024 Tingkat Provinsi Kalsel.

Kasi Pembibitan Tenaga Keolahragaan Dispora Kalsel Donny Dwi Harsono mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan persiapan untuk pelaksanaan POPDA Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kandangan.

Kasi Pembibitan Tenaga Keolahragaan Dispora Kalsel Donny Dwi Harsono

“POPDA sendiri akan digelar pada tanggal 13 sampai 19 Mei 2024 mendatang,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Selasa (23/4).

Untuk kesiapan, lanjut Donny, saat ini sudah mencapai 80 persen. Tinggal menunggu pelaksanaan kegiatan saja.

“Segala persiapan sudah dilakukan seperti tempat pertandingan, dan lainnya,” ucapnya.

Sedangkan, untuk cabang olahraga yang dipertandingkan sebanyak 8 cabor, yaitu bola basket, bulu tangkis, pencak silat, sepakbola, sepak takwa, tenis lapangan, volly indoor, serta tinju.

Pada kesempatan tersebut Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan juga melakukan keabsahan atlet, untuk mengikuti POPDA Tingkat Provinsi di Kandangan tersebut.

Koordinator Keabsahan Atlet Dispora Kalsel Zul Khaidir menjelaskan, keabsahan atlet dimulai sejak Senin 22 – 24 April 2024.

Koordinator Keabsahan Atlet Dispora Kalsel Zul Khaidir

“Bertujuan untuk melihat apakah benar atlet pelajar tersebut memang benar masih pelajar serta lainnya. Sehingga, keabsahan ini diselenggarakan,” jelasnya.

Keabsahan ini diikuti oleh 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan yang mengikuti POPDA Tahun 2024 di Kandangan.

“Sampai saat ini pelaksanaan keabsahan berjalan lancar, tidak ditemukan kendala yang berarti,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version