Jamnas CAF Kalsel 2024, Gubernur Ajak Masyarakat Bangun Keluarga Harmonis

BANJAR – Jambore Nasional (JAMNAS) Camping Adventure Family (CAF) Indonesia Regional Kalimantan Selatan tahun 2024 resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dian Nur di Alam Roh 20, Kiram, Kabupaten Banjar, pada Sabtu (17/2).

Foto Bersama usai pembukaan JAMNAS CAF Indonesia Regional Kalimantan Selatan

Dalam sambutannya Gubernur Kalimantan Selatan yang dibacakan Agus Dian Nur mengajak kepada peserta Jamnas CAF Indonesia untuk membangun keluarga yang harmonis.

“Mari jadikan acara ini sebagai momentum untuk merenung dan memahami betapa pentingnya peran kita dalam membangun keluarga yang harmonis dalam tatanan masyarakat yang baik di Kalsel,” ujarnya.

Menurutnya, harmonisasi bukanlah sesuatu yang bisa dicapai secara instan, tetapi merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen bersama untuk saling mendukung dan menghargai satu sama lain

“Harmonisasi tidak hanya terbatas pada tingkat masyarakat secara keseluruhan, tetapi dimulai dari tatanan terkecil, yaitu dalam sebuah keluarga,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor juga berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi segala upaya yang bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi dan membangun keluarga yang harmonis.

“Saya selaku Gubernur Kalsel, akan terus berkomitmen untuk mendukung dan memfasilitasi segala upaya yang bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi dan membangun keluarga yang harmonis,” jelasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Ketua Pelaksanaan Jamnas CAF Indonesia Regional Kalimantan Selatan, Abdurahman mengatakan kegiatan ini merupakan wadah bagi pencinta camping untuk bersilaturahmi dan membangun komunikasi antar keluarga

“Melalui komunitas ini, kami berharap dapat memberikan banyak manfaat bagi keluarga kita, terutama dalam menumbuhkan kecintaan terhadap alam dan memperkuat kebersamaan, mudah-mudahan dengan kegiatan ini akan tercipta keluarga harmonis, dan dari keluarga harmonis akan tercipta generasi yang berkualitas,” ujarnya.

Untuk diketahui kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni pada 17 hingga 18 Februari 2024 dan diikuti oleh lebih dari 800 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan.

Kemudian juga dimeriahkan dengan berbagai macam stand UMKM serta penampilan Tari Tradisional seperti Tari Radap Rahayu, Tari Burung Ruai, Tari Panggkur Sagu Papua dan juga hiburan lainnya seperti Konser Musik hingga menyalakan Api Unggun. (BDR/RDM/RH)

Hingga Hari Ketiga, Rekapitulasi Suara di Kecamatan Banjarmasin Utara Berjalan Kondusif

BANJARMASIN – Memasuki hari ketiga dalam proses rekapitulasi suara di Kecamatan Banjarmasin Utara, masih berjalan kondusif. Hal itu disampaikan, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Banjarmasin Utara, Iberahim, kepada Abdi Persada FM, pada Senin (19/2).

PPK, Kepolisian dan Linmas Kecamatan Banjarmasin Utara

Iberahim mengatakan, sejak mulai dilakukannya rekapitulasi pada Sabtu 17 Februari 2024, untuk kondisi di lapangan berlangsung tertib, pihaknya menargetkan akan selesai paling lambat 2 Maret 2024, untuk nantinya digelar rapat pleno. Selama ini proses dilakukan, secara bertahap dari kelurahan yang jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) paling sedikit.

Ketua PPK Banjarmasin Utara, Iberahim

“Kami mengapresiasi adanya bantua dari berbagai pihak untuk keamanan selama bekerja,” ucapnya

Sementara itu, Ketua Panwas Kecamatan Banjarmasin Utara, Nora Purwati, menjelaskan pihaknya terus melakukan pemantauan dan mengawal di lapangkan, proses rekapitulasi suara, hingga berlanjut ke tingkat Kota Banjarmasin. Jumlah anggota yang diturunkan setiap harinya, masing-masing satu orang dari Panwaslu Kelurahan.

“Kita bergiliran mengawasi mulai pagi, siang bahkan hingga tengah malam Jam 00.00 WITA,” ungkapnya

Menanggapi itu, Perwira Pengendali Kepolisian Banjarmasin Utara, Sunarmo, menambahkan, ada sebanyak tiga regu pengamanan, telah disiagakan selama proses rekapitulasi suara, khususnya di Kecamatan Banjarmasin Utara. Pertama regu Kepolisian, kedua TNI dan ketiga Linmas, setiap harinya ada sekitar 10 hingga 12 orang melakukan penjagaan, selama 12 Jam secara bergantian.

“Alhamdulillah hingga sekarang berjalan aman di lapangan. Selama buka posko, pihaknya juga dibantu tim kesehatan dari Puskesmas setempat,” tutupnya

Untuk diketahui, setelah dilakukan pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024, langkah berikutnya dilakukan proses rekapitulasi mulai dari Tempat Pemungutan Suara atau TPS. kemudian dilanjutkan tingkat Kelurahan dan ke masing-masing Kecamatan setempat. (NHF/RDM/RH)

Warga Banjarmasin Dinilai Masih Tidak Disiplin Waktu Membuang Sampah di TPS

BANJARMASIN – Warga Kota Banjarmasin sampai saat ini masih banyak tidak tertib, pada waktu membuang sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS), yang ada di lingkungan tempat tinggalnya.

Menurut Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin Marzuki, Senin (19/2), sampai saat kami masih menemukan warga yang tidak disiplin dalam membuang sampah, padahal waktu pembuangan sampah di TPS tersebut, telah ditetapkan pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Banjarmasin.

Kabid Kebersihan DLH Banjarmasin Marzuki

“Seharusnya jam membuang sampah ke TPS di Kota Banjarmasin jam 8 malam hingga jam 6 pagi,” jelasnya.

Namun, lanjut Marzuki, pihaknya masih menemukan adanya warga yang membuang sampah di siang hari.

Ia mencontohkan, TPS Navigasi Belitung saat ini masuk ke dalam TPS yang tidak tertib waktu membuang sampah di Kota Banjarmasin.

“Untuk TPS yang tidak tertib dalam waktu pembuangan sampah di Kota Banjarmasin, salah satunya di TPS Navigasi Belitung,” ungkapnya lagi.

Sampah masih menumpuk hingga jam 11 siang, padahal di pagi hari sudah dibersihkan oleh petugas kebersihan DLH Kota Banjarmasin.

Karena itu, pihaknya mempertanyakan permasalahan pada TPS tersebut, hingga masih saja, sampah sampah menumpuk di waktu siang hari.

“Kami terus berupaya untuk pengangkutan sampah sampah di seluruh TPS yang ada di Kota Banjarmasin, demi kebersihan lingkungan di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Namun, tambahnya, untuk itu semua diperlukan kerjasama dan kedisiplinan warga Kota Banjarmasin, dalam membuang sampah di TPS, sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

“Kami menghimbau kepada warga untuk disiplin waktu membuang sampah di TPS,” ucap Marzuki. (SRI/RDM/RH)

Peringati Hari Dongeng Sedunia, Dispersip Kalsel Hadirkan Pendongeng Nasional, Kak Iman Surahman

BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Hari Dongeng Sedunia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel menghadirkan Pendongeng Nasional, Kak Iman Surahman.

Melalui kegiatan “Perpus Palnam Berdongeng”, Kak Iman turut menghibur ratusan anak yang merupakan perwakilan dari 19 Taman Kanak-kanak yang ada di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar di aula Dispersip Kalsel, Senin (19/2) pagi.

Suasana Perpustakaan Palnam Berdongeng bersama Pendongeng Nasional, Kak Imam Surahman

Kepala Dispersip Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie diwakili Kepala Bidang Pelayanan, Pembinaan Perpustakaan, Adethia Hailina menyampaikan pada kegiatan mendongeng ini, pihaknya sengaja memilih peserta usia didik TK karena pada usia tersebut anak-anak masih relatif mudah untuk ditanamkan nilai-nilai moral dan membangun karakter mereka.

“Sesuai dengan tema yang ditetapkan komunitas dongeng sedunia, tema tahun ini adalah membangun jembatan. Dengan kegiatan dongeng ini diharapkan bisa membangun jembatan komunikasi lewat anak-anak usia dini, agar kedepan mereka bisa menghadapi perbedaan tanpa perpecahan,” jelasnya.

Sementara itu, Pendongeng Nasional sekaligus Founder Komunitas Dongeng Ceria Management, Kak Iman Surahman menjelaskan, dongeng merupakan salah satu cara alternatif untuk menyampaikan pesan kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan, dan tidak memberi tekanan kepada mereka.

“Pada prinsipnya berdongeng ini merupakan suatu wadah berkomunikasi kepada anak secara massal, untuk menyelesaikan makna dari pesan atau cerita dongeng,” terangnya.

Dalam berdongeng, lanjut Kak Iman, ada beberapa hal yang harus diperhatikan salah satunya yakni pendongeng harus bisa menyamakan frekuensi anak-anak yang hadir.

“Jika mereka sudah satu frekuensi dan siap menerima pesan, baru kita bisa sampaikan pesan dari dongeng, jika tidak dikhawatirkan pesan yang kita sampaikan nanti akan mental lagi,” tambahnya.

Selain “Perpus Palnam Berdongeng”, Kak Iman juga berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam Workshop “Mendidik dan Menasehati Anak Lewat Bercerita” pada Senin (19/2) siang, yang diikuti kalangan guru dan orang tua. (NRH/RDM/RH)

Sambut Danlanud Syamsudin Noor Baru, Ini Harapan Paman Birin

BANJARMASIN – Setelah bertugas selama 1 tahun 5 bulan sebagai Komandan Lanud (Danlaud) Syamsudin Noor, Kolonel Pnb Vincentius Endy Hadi Putra akhirnya mendapat promosi ke Makoopsud. Posisinya digantikan Kolonel Pnb Sri Raharjo, melalui serah terima jabatan pada Jumat (16/2) di Makoopsud.

Danlanud Syamsudin Noor yang baru, Kolonel Pnb Sri Raharjo beserta istri

Untuk menyambut kedatangan pejabat baru, dan melepas pejabat lama, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor menggelar malam pisah sambut di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Sabtu (17/2) malam. Hadir pada malam ramah tamah ini, unsur Forkopimda Provinsi Kalsel, diantaranya Ketua DPRD Provinsi, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel, Danrem 101/Antasari dan para pejabat yang dilepas dan disambut.

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan

Dalam sambutannya, Gubernur mengucapkan selamat datang kepada Danlanud Syamsudin Noor yang baru, Kolonel Pnb Sri Raharjo. Paman Birin (sapaan khas Gubernur) juga mengajak pejabat baru untuk bersama-sama bergerak dan berkoordinasi satu sama lain, untuk kemajuan Banua.

Dimana amanat yang diemban masing-masing unsur Forkopimda, ujar Paman Birin, adalah tanggung jawab yang harus dilaksanakan untuk bangsa ini. Dan apapun masalah yang muncul, hendaknya diselesaikan bersama.

“Membangun dengan kebersamaan adalah persembahan kita untuk Bumi Pertiwi,” ujar Paman Birin.

Paman Birin juga menyampaikan ucapan terima kasih serta penghargaan yang luar biasa kepada Kolonel Pnb Vincentius Endy Hadi Putra atas pengabdiannya di Kalsel, selama 1 tahun 5 bulan.

“Sukses di tempat yang baru, dan jangan lupakan kami di Banua,” harapnya.

Malam pisah sambut ini, diakhiri dengan pertukaran cenderamata antara unsur Forkopimda Kalsel, dengan Kolonel Pnb Vincentius Endy Hadi Putra beserta istri. Diawali Gubernur Kalsel, yang menyerahkan cenderamata, diataranya berupa cincin dan kain Sasirangan. Sementara Kolonel Pnb Vincentius Endy Hadi Putra menyerahkan 2 cenderamata, yang salah satunya adalah miniatur pesawat tempur. (RIW/RDM/RH)

Exit mobile version