Penopang Pangan Indonesia, Mentan Amran Dongkrak Produksi di Kalsel Dengan Optimasi Lahan Rawa

TANAH LAUT – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman tancap gas mengoptimasi lahan rawa, menjadi persawahan produktif guna mengamankan serta meningkatkan produksi pangan khusus beras nasional.

Mentan didampingi plt Bupati Tala saat meninjau irigasi di lahan rawa

Usai kunjungan ke Sumatera Selatan yang memiliki potensi lahan rawa yang luas, lelaki yang juga Ketua Ikatan Alumni Universitas Hasanudin (IKA UNHAS) ini langsung berangkat ke Kalimantan Selatan sebagai daerah yang tak kalah juga akan potensi lahannya.

Menurut Mentan, Kalimantan Selatan adalah penopang pangan Indonesia sehingga Kementerian Pertanian akan merancang Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat dan Sulawesi Selatan menjadi penopang pangan nasional.

“Kementan akan mengoptimalkan lahan rawa di Kalimantan Selatan seluas 200 ribu hektar, minimal 150 ribu hektar,” ujar Amran saat meninjau lahan rawa tadah hujan di desa Padang Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut, pada Kamis (16/11).

Mentan didampingi plt Bupati Tala saat meninjau irigasi di lahan rawa

Amran menyebutkan, potensi lahan rawa di Kalimantan Selatan seluas 200 ribu hektar itu jika dikelola dengan optimal, dapat menghasilkan beras sebesar 1 juta ton.

Oleh karena itu, upaya yang dilakukan dalam optimasi lahan rawa yakni melalui rehabilitasi dan selebihnya dibangun menjadi lahan sawah.

“Indeks pertanaman lahan sawah rawa di sini 1 kali setahun, kita akan naikan menjadi 2 kali. Maka kita akan membangun tanggul sepanjang sungai, agar tersedia air dan tidak terjadi banjir,” tambahnya.

Amran optimis dapat membangun dan mengoptimalkan lahan rawa di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Tanah Laut. Sebab, Program Serasi (Selamatkan Lahan Rawa Sejahterakan Petani) berjalan baik. Bahkan penyaluran pupuk di Kabupaten Tanah Laut pun terbaik, yakni tidak ada satu pun petani yang mengeluh pupuk karena sudah menerapkan KTP untuk menebus mendapatkan pupuk subsidi.

Selain itu, benih padi yang digunakan pada lahan rawa ini yakni bibit unggul, sesuai keinginan petani bukan pemerintah pusat.

“Dulu kami dengar ada bantuan benih yang ditolak petani, kami minta Dirjen itu distop. Karena petani yang tanam, banyak petani yang tidak mau tanam benih bantuan karena produksinya rendah. Sekarang benih yang diminta petani di seluruh Indonesia itu yang kami siapkan,” tutur Amran.

Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Ali Jamil menambahkan, dalam mengelola lahan rawa, tata kelola air yang efisien dan perbaikan infrastruktur irigasi menjadi krusial.

Petani-petani di Tanah Laut ini tidak hanya mengubah lahan rawa tadah hujan menjadi ladang yang produktif, tetapi juga dengan gigih menciptakan jaringan saluran drainase yang menjaga tanah tetap subur.

“Sebelum program Serasi pada 2019, lokasi Kabupaten Tanah Laut ini mengalami kendala yang menghambat pertanaman. Dengan adanya program Serasi, manajemen air ditingkatkan, memungkinkan pertanaman pada musim hujan, yang sebelumnya sulit karena risiko banjir,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Bupati Tanah Laut, Syamsir Rahman mengatakan, program optimasi lahan rawa yang dilakukan Mentan Amran sangat bagus karena dibutuhkan pemerintah daerah dan petani. Pasalnya, tanggul dan saluran irigasi yang rusak dapat diperbaiki kembali sehingga lahan sawah dapat ditanami kembali dan yang satu kali tanam dapat menjadi dua kali tanam setahun.

“Dulu program Serasi di sini berhasil, tanggul bagus pengairan bagus namun setelah adanya banjir selama 10 hari yang sangat besar, petani saat itu sudah down. Tanggul semua rusak, ini sudah ada saluran saluran di sana, tapi keputus sama banjir. Kami senang dengan Pak Menteri hadir membawa program optimasi lahan rawa sehingga tanggul yang rusak bisa diperbaiki dan pertanaman padi bisa 2 kali setahun,” tutupnya. (KEMENTAN-RIW/RDM/RH)

Pastikan Keamanan Pemilu 2024, Kapolres Banjarbaru Sambangi Gudang Logistik KPU

BANJARBARU – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Banjarbaru AKBP Dody Harza Kusumah melaksanakan pengecekan langsung ke gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru, Rabu (15/11) pagi. Pengecekan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan keamanan logistik jelang Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 yang akan dilaksanakan dalam beberapa bulan mendatang.

Kedatangan Kapolres Banjarbaru ini didampingi oleh Wakapolres Banjarbaru Kompol Winda Adhiningrum, jajaran PJU dan disambut oleh Petugas Keamanan dari Polres Banjarbaru dan juga Anggota KPU.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres fokus untuk memastikan keamanan logistik yang akan dipergunakan dalam proses Pemilu.

“Kami sangat mengutamakan keamanan logistik Pemilu di wilayah kita. Ini merupakan tanggung jawab bersama untuk memastikan pelaksanaan Pemilu berjalan lancar dan aman,” ujar AKBP Dody Harza Kusumah.

Dalam pengecekan tersebut, Kapolres Banjarbaru meninjau langsung kondisi gudang logistik. Kapolres juga melihat secara langsung berbagai macam logistik Pemilu 2024 yang sudah mulai masuk ke gudang, seperti bilik suara, segel plastik / kabel ties, segel pemilu, tinta, dan lain-lain.

“Saya ingin memastikan bahwa gudang logistik ini bebas dari potensi kerawanan keamanan. Kita harus bekerja sama untuk menjaga integritas dan keamanan dalam pelaksanaan Pemilu,” tambahnya.

Selama pengecekan, Kapolres juga berinteraksi langsung dengan petugas KPU yang bertanggung jawab atas gudang logistik. Dia memastikan bahwa prosedur keamanan dan penyimpanan logistik Pemilu sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kapolres Banjarbaru pun mengapresiasi langkah KPU Kota Banjarbaru yang sudah mempersiapkan logistik Pemilu 2024 dengan baik. Kapolres juga berkomitmen untuk memberikan pengamanan secara maksimal terhadap logistik Pemilu 2024.

“Kami akan memberikan pengamanan secara maksimal terhadap logistik Pemilu 2024. Kami akan bersinergi dengan KPU Kota Banjarbaru untuk menjaga keamanan dan keutuhan logistik Pemilu 2024,” katanya.

Pengecekan gudang logistik ini juga dianggap sebagai langkah preventif untuk menghindari potensi masalah yang dapat muncul selama proses distribusi logistik. Kapolres Banjarbaru menegaskan bahwa keamanan logistik menjadi prioritas utama demi terciptanya Pemilu yang aman, damai dan kondusif.

Dengan berakhirnya pengecekan gudang logistik KPU Banjarbaru, AKBP Dody Harza Kusumah menegaskan kesiapan pihak Kepolisian dalam mendukung pelaksanaan Pemilu yang aman dan tertib di wilayah hukumnya. Pihaknya berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan semua pihak terkait guna menjamin keberhasilan dan integritas Pemilu 2024 di Kota Banjarbaru. (POLRES.BJB-RDM/RH)

Antisipasi Inflasi, Polda Kalsel Gelar Pasmur UMKM

BANJARMASIN – Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menggelar Pasar Murah UMKM, guna mengantisipasi inflasi sejak dini.

Kepada sejumlah wartawan, Kapolda Kalsel Andi Rian, disela kegiatan yang dikemas dengan Bakti Sosial, pada Rabu (15/11) mengatakan, untuk menekan angka Inflasi, pihaknya menggelar Pasar Murah dan Pameran UMKM, agar semakin meningkat daya beli masyarakat, terutama memenuhi keperluan sehari-hari, khususnya bahan pokok seperti beras, gula, bawang merah dan putih, sebagai bentuk kepedulian pihaknya.

Kapolda Kalsel, Andi Rian, saat diwancara awak media

“Kita bantu masyarakat yang kurang mampu dengan mengundang dan diberi kupon untuk datang belanja,” ucapnya

Disampaikan Andi, selain Pasar Murah dan Pameran UMKM, pihaknya juga memberikan Bantuan Sosial bagi warga ada sebanyak 1000 paket, dan menggelar Bakti Kesehatan, dalam bentuk pemeriksaan gratis. Ia berharap, kegiatan Sinergitas Forkopimda dan UIN Banjarmasin, dapat memberikan manfaat yang besar.

“Kami juga beri santunan kepada 20 anak yatim piatu,” ungkapnya

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin , Muhammad Yamin mengapresiasi kegiatan rutin yang digelar oleh Polda Kalsel tersebut . Menurutnya, hal itu dapat semakin membangun kebersamaan dalam membangun harmoni keselarasan di seluruh lapisan masyarakat.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, saat memberikan komentarnya

“Kegiatan ini tentu mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan masyarakat,” tutupnya

Di sela kegiatan, diberikan pula bantuan ke UIN Banjarmasin berapa satu unit Laptop, seunit Proyektor, Komputer Prosesor dan dua unit printer, dilanjutkan peninjauan pasar murah dan Pameran UMKM.

Untuk diketahui, Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan menggelar penyaluran Bantuan Sosial, Bakti Kesehatan, Pameran UMKM dan Pasar Murah, kegiatan dibuka secara resmi Kapolda Kalsel, Andi Rian, dan dihadiri oleh gubernur Kalsel yang diwakili Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangungan Kalsel, Suparmi, Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, Kapolres Banjarmasin Sabana Atmojo, dan Rektor UIN Banjarmasin, Mujiburahman, bertempat di Aula Universitas Islam Negeri Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Dispora Kalsel Gelar Pelatihan Brigade Remaja Masjid

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel laksanakan Pelatihan Brigade Remaja Masjid Tingkat Provinsi, di Halaman Masjid Raya Sabilal Muhtadin, dibuka oleh Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effedi mewakili Kadispora Kalsel Hermansyah, Selasa Sore (14/10).

“Pada pelatihan ini Dispora Kalsel bekerjasama dengan BKPRMI Kalsel dan Pengurus Masjid Raya Sabilal Muhtadin,” ungkap Rokhyatin.

Ini menurutnya, karena Pengurus Masjid Raya Sahbilal Muhtadin yang telah memberikan izin terlaksananya kegiatan tersebut.

“Tujuan dilaksanakan kegiatan ini, agar para remaja dapat lebih mencintai dan memelihara masjid dengan baik,” Ucapnya lagi.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan 14 – 16 November 2023.

“Peserta pelatihan perwakilan dari remaja masjid dari 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Diharapkan, tambahnya, setelah mendapatkan pelatihan ini para remaja masjid tersebut dapat menularkan ilmu yang didapat, kepada remaja masjid lainnya. Yang belum mendapatkan pelatihan.

“Pelatihan brigade remaja masjid ini dilaksanakan secara berkelanjutan,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Resmi Tutup Pelatihan Kader PKK se – Kalsel

BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, atau yang disapa Paman Birin secara resmi menutup Pelatihan Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Provinsi Kalsel 2023 di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Rabu (15/11) petang.

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin mengapresiasi kepada Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel Raudhatul Jannah, pengurus dan kader-kader PKK hingga pelosok pedesaan, yang telah mengikuti kegiatan pelatihan selama empat hari ini.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

“Bekal yang diperoleh melalui pelatihan ini, tentunya akan membuka wawasan bersama, bagaimana kader PKK dapat menyikapi berbagai tantangan zaman, khususnya berkaitan dengan kehidupan keluarga,” Ucap Paman Birin.

Sebagai gerakan perempuan terbesar di indonesia, PKK memiliki peran yang sangat strategis dalam upaya memajukan pembangunan bangsa.

“Melalui berbagai kegiatannya, PKK memiliki kapabilitas dalam melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal daerah, selain mendorong masyarakat, khususnya kaum perempuan, untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan, ” lanjut Paman Birin.

Dari tema pelatihan yang menggaungkan, “Kader PKK Kreatif Dan Inovatif, Mewujudkan Keluarga Sehat, Cerdas, Dan Berdaya Menuju Indonesia Maju”, mencerminkan betapa pentingnya posisi kader PKK dalam membangun keluarga indonesia.

“Saya berharap, kader-kader PKK dapat terus mendukung program strategis pemerintah dan membangun jejaring dengan pemerintah serta mitra kerja lainnya, demi terwujudnya pemberdayaan masyarakat dan kesejahteraan keluarga,” tutup Paman Birin.

Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Raudatul Jannah, berterima kasih dan rasa bangga kepada seluruh TP PKK dan kader-kader PKK Kalsel.

“Terimakasih dan rasa bangga saya sampaikan kepada seluruh TP PKK dan kader-kader PKK Kalsel yang tidak kenal lelah, selalu bersemangat dan tetap optimis dalam melaksanakan program-program PKK Khususnya yang diwujudkan dalam bentuk pelatihan ini,” kata Raudatul Jannah.

Raudatul Jannah menambahkan, pentingnya pelatihan ini untuk peningkatan pengetahuan, wawasan, keterampilan, dan keahlian bagi kader-kader PKK.

“Pelatihan ini sangat penting dan strategis untuk meningkatan pengetahuan, wawasan, keterampilan dan keahlian bagi kader-kader PKK adalah sangat kita perlukan agar bisa adaptif dalam membantu keluarga-keluarga di Kalsel untuk mencapai kehidupan keluarga yang berdaya dan sejahtera,” tutupnya.

Untuk diketahui, pelatihan selama empat hari yang diikuti ratusan kader dari Kabupaten Kota di Kalsel ini, diselenggarakan di Aula Kiram Park Kabupaten Banjar, pada 13 – 16 November 2023. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Sosialisasi Manajemen Sistem Proteksi Kebakaran

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Satpol PP dan Damkar Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar sosialisasi manajemen sistem proteksi kebakaran pada bangunan gedung dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, bertempat di Ruang Rapat H Aberani Sulaiman, Rabu (15/11). Selain sosialisasi kebakaran, juga dibentuk tim penanganan kebakaran dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dari setiap SKPD Pemprov Kalsel, untuk penanganan cepat kebakaran disetiap kantor SKPD masing – masing.

Sosialisasi manajemen sistem proteksi kebakaran

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel Sulkan, menyampaikan bahwa sosialisasi proteksi kebakaran pada bangunan gedung dilingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut, merupakan sebuah kegiatan yang sangat penting, sebagai upaya bersama dalam mencegah terjadinya kebakaran gedung, terlebih gedung itu adalah gedung milik Pemerintah.

“Gedung milik pemerintah provinsi kalimantan selatan merupakan sebuah aset Pemerintah Daerah yang sangat vital. karena gedung-gedung ini memiliki fungsi sebagai alat penunjang kegiatan roda Pemerintahan. Maka dari itu, keamanannya sangat penting untuk terus di jaga dan di pelihara,” ungkap Sulkan saat mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, membuka sosialisasi manajemen sistem proteksi kebakaran.

Sulkan menambahkan, kejadian kebakaran merupakan bencana yang paling sering terjadi di Kalsel, terlebih di musim kemarau. Oleh karena itu, para ASN diharapkan membekali diri, agar dapat mencegah terjadinya kebakaran pada objek vital, menyiapkan sarana prasarana pencegahan, inspeksi, penanggulangan kebakaran dan penyelematan, sesuai dengan ketentuan.

“Bencana kebakaran dapat terjadi setiap saat, seperti kebakaran hutan dan lahan, permukiman penduduk, juga tidak menutup kemungkinan terjadinya kebarakan di objek vital, seperti perkantoran lingkungan provinsi kalsel,” tutup Sulkan. (MRF/RDM/RH)

Gelar Undian Simpeda KPE Periode IX, Bank Kalsel Berikan Total Hadiah Hingga 1 Miliar

BANJARMASIN – Bank Kalsel terus menunjukkan komitmennya untuk memberikan manfaat maksimal kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang merupakan salah satu nasabah utama dalam menggunakan produk dan layanan Bank Kalsel.

Terbaru yang dilakukan adalah penyelenggaraan Undian Simpeda KPE Periode IX Tahun 2023, khusus untuk kalangan ASN se-Kalimantan Selatan (Kalsel). Acara ini berlangsung pada Rabu (15/11) di Kantor Pusat Bank Kalsel. Dalam undian kali ini, Bank Kalsel menyediakan total hadiah mencapai 1 Miliar Rupiah untuk 150 pemenang yang akan diundi secara acak. Proses undian disaksikan langsung perwakilan Dinas Sosial, Kepolisian, dan Notaris.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan, bahwa Undian Simpeda KPE merupakan bentuk penghargaan khusus kepada para ASN yang telah konsisten menggunakan produk dan layanan Bank Kalsel.

“Ini sudah tahun ke-9 Undian Simpeda KPE kita selenggarakan secara rutin. Tahun depan, sesuai arahan pemegang saham, acara ini akan dihelat dengan lebih meriah di perkantoran Pemprov Kalsel, disertai berbagai kegiatan seperti expo dan hiburan,” ujarnya.

Bank Kalsel tidak hanya fokus pada undian semata, tetapi juga berkomitmen untuk terus meningkatkan produk dan layanan perbankannya, terutama dalam sektor digital.

Upaya tersebut mencakup pembenahan layanan Mobile Banking Akselby Bank Kalsel serta menghadirkan Kantor Smart Hybrid Branch di Kantor Cabang Utama Banjarmasin.

“Berbagai upaya ini kami lakukan agar para ASN memilih Bank Kalsel bukan hanya karena kepemilikan Pemerintah Daerah, tetapi juga karena inovasi layanan yang memberikan kemudahan serta keuntungan lainnya yang dapat mereka nikmati,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, mengapresiasi upaya Bank Kalsel memberikan berbagai kemudahan dan manfaat kepada nasabahnya dan melakukan transformasi layanan secara konsisten.

“Undian Simpeda KPE Periode IX Tahun 2023 sangat kita apresiasi karena memberikan keuntungan lebih bagi para ASN yang menjadi nasabah Bank Kalsel,” bebernya.

Roy Rizali Anwar juga memberikan pujian terhadap Konsep Kantor SmartHybrid Branch yang baru diluncurkan di Kantor Cabang Utama Banjarmasin. Menurutnya ini merupakan langkah luar biasa yang sesuai dengan perkembangan zaman.

“Kami berharap Bank Kalsel terus memberikan pelayanan terbaik dan menjadibank unggulan di daerah,” ungkapnya.

Dukungan juga datang dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 9 Kalimantan, Darmansyah l, yang mengungkapkan kebanggaannya terhadap pencapaian Bank Kalsel.

Darmansyah menyoroti tidak hanya aspek layanan digital, namun juga perkembangan dalam hal kredit, dana pihak ketiga dan aset bank.

“Kami optimis bahwa jika tren positif ini terus berlanjut, Modal Inti Minimum (MIM) Bank Kalsel yang ditargetkan mencapai minimal 3 Triliun Rupiah pada tahun 2024 dapat tercapai sebelum akhir tahun,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Kejurnas Gantole dan Paralayang Resmi Ditutup

BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel, Sulkan resmi menutup Kejuaraan Nasional Gantole Ketepatan Mendarat (KTM) Seri 2 dan Paralayang Open Gubernur Kalsel Cup, di Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Mandiangin Kabupaten Banjar, Selasa (14/11) petang.

Pemberikan penghargaan pemenang oleh gubernur kalsel yang diwakili staff ahli bidang pemerintahan hukum dan politik

Sulkan menyampaikan, melalui Kejurnas Gantole dan Paralayang ini diharapkan dapat meningkatkan semangat dalam meraih prestasi yang lebih baik lagi kedepannya.

“Terlepas dari kalah maupun menang tetap mempererat silaturahmi dan menjadi momentum agar lebih bersemangat lagi dalam memajukan olahraga gantole dan paralayang di Banua,” ucap Sulkan.

Sulkan menambahkan, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menginginkan di tahun 2024 mendatang, Kejuaraan Gantole dan Paralayang bisa bertaraf internasional sehingga keindahan Tahura Sultan Adam tidak hanya terkenal di kalangan masyarakat Indonesia tetapi juga sampai mancanegara.

“Semoga Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Kalsel di bawah komando Vincentius Endy dapat terus bersinergi dan berkoordinasi dengan PB FASI Pusat agar di tahun depan Tahura Sultan Adam dapat melaksanakan event internasional,” lanjut Sulkan.

Pemerintah Provinsi Kalsel terus mendukung pengembangan olahraga di daerah, dengan melakukan kerjasama bersama pihak – pihak terkait, untuk meningkatkan fasilitas olahraga dengan memberikan dukungan kepada para pelatih dan merancang program-program pembinaan atlet muda.

“Sehingga dapat memastikan masa depan olahraga di Kalsel bisa semakin maju dan semakin baik kedepannya,” ucapnya.

Ia menambahkan, pihaknya merasa bangga melihat semangat para atlet gantole dan paralayang yang telah menunjukkan kekuatan tekad dan semangat pantang menyerah dalam mengatasi segala rintangan yang ada.

“Keberanian dan semangat mereka menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus berusaha dan berkembang, tidak peduli seberapa besar kendala yang mungkin akan dihadapi,” tutup Sulkan. (MRF/RDM/RH)

Putri Ariani Bakal Ramaikan Open Ceremony POMNAS ke XVIII di Kalsel

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan penuh terhadap, Pelaksanaan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) XVIII di Kalsel.

“Pemerintah Kalsel memberikan dukungan,” ungkap Kabag Peningkatan Prestasi Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Heru Susmianto, pada saat menjadi narasumber pada Program TKHI di Radio Abdi Persada FM, edisi Selasa (14/11).

Kabag Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Heru Susmianto

Heru menjelaskan, pada saat Provinsi Kalimantan Selatan ditunjuk sebagai tuan rumah untuk pelaksanaan POMNAS Tahun 2023 lalu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Gubernur Kalsel langsung memberikan persetujuan dan dukungan terhadap kegiatan tersebut.

“Ketika penunjukan Kalsel sebagai tuan rumah oleh Bapomi Pusat, Gubernur langsung memberikan persetujuannya,” ucap Heru.

Dukungan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berupa bantuan anggaran serta perbaikan tempat tempat sarana yang menjadi tempat pertandingan tersebut.

“Selama persiapan dan pelaksanaan POMNAS ke 18 Tahun 2023 di Kalsel ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan selalu bekerjasama dengan Bapomi Kalsel, untuk bersama sama mensukseskan kegiatan POMNAS ke 18 Tahun 2023 di Kalsel ini,” tutur Heru lebih lanjut.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan dukungan atas kesuksesan pelaksanaan POMNAS ke XVIII di Kalsel.

“Serta para atlet dapat memberikan prestasi terbaik pada ajang ini,” ujar Heru.

Sementara itu, Wakil Ketua Bapomi Kalsel Agus Febrianto menjelaskan, untuk acara pembukaan POMNAS ke 18 Tahun 2023 akan dilaksanakan di Halaman Perkantoran Gubernur Kalsel, di Banjarbaru, pada Rabu 15 Nopember 2023.

Wakil Ketua Bapomi Kalsel Agus Febrianto

“Untuk konsep pembukaan POMNAS ke 18 Tahun 2023 pihaknya mengambil tema transisional dengan menampilkan budaya yang ada di Banua ini,” ungkapnya.

Maka, dengan begitu seluruh peserta POMNAS ke 18 Tahun 2023 di Kalsel ini, dapat mengetahui budaya yang ada di daerah ini.

“Bapomi Kalsel juga mendatangkan artis Putri Ariani, untuk menghibur seluruh atlet yang berhadir pada acara pembukaan tersebut,” ungkapnya lebih lanjut.

Menurut Agus, dipilihnya Putri Ariani tersebut, agar dapat memberikan motivasi kepada para atlet untuk memberikan prestasi terbaik mereka. Karena Putri Ariani telah membuktikan ditengah keterbatasan yang dimiliki ia mampu memberikan prestasi internasional untuk bangsa ini. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin : Pembangunan Jembatan Harus Selesai Tepat Waktu

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta, program pembangunan jembatan, dari Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, dapat selesai tepat waktu.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, Hilyah Aulia, pada Selasa (14/11) mengatakan, saat ini beberapa proyek jembatan, masih dalam tahap pembangunan oleh kontraktor, diantaranya Jembatan di Jalan Sungai Andai, Jalan Pangeran berlokasi wilayah Kecamatan Banjarmasin Utara, dan di Jalan Tembus Mantuil Basirih Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, Hilyah Aulia, saat diwancara awak media

“Kami sudah sampaikan sebelumnya dengan Dinas PUPR Banjarmasin, setiap proyek itu dapat selesai tepat waktu,” ucapnya

Disampaikan Hilyah, selama pembangunan pihaknya akan terus melakukan pengawasan, mulai dari menjadwalkan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Banjarmasin, dan merencanakan untuk kunjungan kerja ke lapangan dengan seluruh anggota Komisi III DPRD Banjarmasin, dalam rangka melihat langsung proses dibangunnya jembatan tersebut.

“Jembatan ini merupakan sarana terpenting transpotasi warga untuk kegiatan sehari-hari,” jelasnya

Lebih lanjut Hilyah yang juga sebagai Anggota Badan Anggaran DPRD Banjarmasin ini menambahkan, pihak kontraktor hendaklah mengerjakan setiap proyek, menyelesaikan sesuai deadline dengan tanggal yang telah ditentukan. Mengingat dana dikucurkan bersumber dari APBD Perubahan Tahun 2023. Sehingga, akan diberikan sanksi tegas, kalau sampai molor finishing, apalagi tidak selesai.

“Kita minta kontraktor bukan cuma memperhatikan pekerjaan jembatan, juga perbaikan drainase,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version