Lestarikan Permainan Balogo, Muslam Kalsel Kembali Gelar Belajar Bersama Pelajar

BANJARBARU – Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menggelar kegiatan Belajar Bersama, dengan mengangkat tema permainan tradisional Kalsel yakni Balogo.

Berpusat di ruang Auditorium Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Kamis (26/10), kegiatan diawali dengan penyampaian materi tentang sejarah dan tata cara permainan tradisional Balogo, oleh para narasumber termasuk Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar, yang sekaligus membuka kegiatan ini.

Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar (kiri), saat memberikan sambutan

“Kegiatan ini berdasarkan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang sudah diberikan kepada kita. Allhamdulilah kegiatan ini selalu dilaksanakan tiap tahunnya dan ini belajar bersama yang ke 4 di tahun ini,” kata Taufik Akbar di sela kegiatan.

Peserta belajar bersama yakni para pelajar serta dewan guru darj MTs Ihya Ulumuddin Banjarbaru.

Puluhan pelajar terlihat antusias mendengarkan penjelasan tentang permainan Balogo

Akbar menyebut, kegiatan ini bertujuan menambah wawasan dan pembelajaran pelajar untuk kedepannya. Karena sejarah yang ada di Museum, menurutnya, tidak luput dari sejarah yang ada di Kalsel.

“Jadi kita harus mengenal sejarah kita, didalam daerah kita dulu yang kita kenal lalu baru keluar,” pesan Taufik Akbar.

Akbar juga mengucap terima kasih kepada para dewan guru serta pelajar yang berkunjung dan mengikuti kegiatan belajar bersama itu.

“Semoga dengan adanya belajar bersama Permainan Balogo ini mudah-mudahan menjadi wawasan kita semua untuk kedepannya agar dapat melestarikan kebudayaan yang ada di Kalsel,” harapnya.(SYA/RDM/RH)

Pelajar Kalsel Sambut Gembira Sosialisasi Pemilu 2024

BANJARBARU – Ratusan pelajar dari empat sekolah di Kota Banjarbaru terlihat antusias mengikuti sosialisasi edukasi politik dan Pemilu 2024, yang digelar Badan Kesatuan Bangsa (Bakesbangpol) Provinsi Kalimantan Selatan.

Para pelajar berasal dari SMKN1 , SMKN 2, SMK PGRI dan SMA PGRI 2 tersebut mengaku terkesan dan gembira dengan kegiatan yagm digelar.

Mereka juga bangga dengan para narasumbet hebat serta profesional moderator selaku pemandu diskusi.

“Rasanya waktu terlalu singkat meski sudah dua jam lebih kami diberikan edukasi terkait pemilu dan edukasi politik,” tutur Rahmat , perwakilan pelajar dari SMKN 1 Banjabaru. di sela mengikuti.sosialisasi pemilu dan edukasi politik oleh Bakesbangpol Kalsel dii salah satu hotel Banjarbaru, Kamis (26/10)

Rahmat mengatakan, sosialisasi politik dan pemilu 2024 di kalangan pelajar atau pemilih pemula sangat penting.

Ini karena kesuksesan pemilu sangat tergantung dari animo.masyarakat untuk berpartisipasi datang ke tempat pemungutan suara , salah satu unsur itu adalah peran penting kalangan milenial.

Dipandu Toto Fachrudin dengan pengalaman sebagai jurnalis senior, membuat suasana jalannya sosialisasi makin hidup dan berkembang.

Kegiatan sosialisasi semakin semarak karena pihak Kesbangpol menghadirkan pakar yang kompetensi di bidangnya.

Mereka adalah, Taufik Arbain dari akademisi ULM, Akhmad Mukhlis dari Bawaslu dan dari unsur KPU diwakili Arif Mukhyar.

Tiga naraumber sepakat sosialisasi di kalangan pelajar atau pemilih pemula merupakan media strategis untuk meningkatkan partisipasi pemilu 2024.

Sementara itu Kepala Bakesbangpol Provinsi Kalsel Heriansyah melalui Kabid Politik Sri Rachma mengatakan, sosialisasi ini rangka meningkatkan parrtisipasi generasi muda atau pemilih pemula agar lebih awal mengenal proses politik melalui kegiatan edukasi poltik dan proses pemilu .

“Ini sesuai arahan.Bapak Gubernur Paman Birin melalui Kesbangpol agar giat melalukan sosialisasi dan edukasi dalam rangja mensukseskan pemilu dan meningkatkan pengetahuan atau pendidikan demokrasi,” terangnya.

Rachma menjelaskan, sebagai sebuah proses tranformasi politik maka keterlibatan pemilih pemula merupakan bagin dari penataan struktur betekelanjutan menuju demokrasi negara yang lebih baik dan maju. (Bakesbangpol.Kalsel/RDM/RH)

Gubernur Akan Pimpin Pemecahan Rekor Muri Pencak Silat di Kalsel

BANJARMASIN – Jelang pelaksanaan pemecahan Rekor MURI 10 ribu peserta Pencak Silat di Provinsi Kalimantan Selatan, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor akan memimpin pemecahan rekor tersebut.

Sumber Foto : Net

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, pemecahan rekor muri akan dilaksanakan pada Sabtu 28 Oktober 2023 mendatang.

Kadispora Kalsel Hermansyah

“Pemecahan rekor MURI dilaksanakan kawasan Perkantoran Setdaprov Kalsel, di Banjarbaru, dipimpin langsung oleh Gubernur Sahbirin Noor,” ungkapnya.

Gubernur Kalsel ini, lanjut Hermansyah, merupakan Ketua Umum IPSI Kalsel.

Dikatakan Hermansyah, untuk persiapan pemecahan Rekor MURI Pencak Silat saat ini sudah siap, tinggal pelaksanaannya saja.

“Pemecahan rekor Muri pencak silat ini dalam rangka Hari Sumpah Pemuda,” ujarnya.

Hermansyah berharap, Pemecahan Rekor 10 ribu peserta pencak silat dapat berjalan dengan sukses dan lancar.

“Tentunya kami berharap pemecahan rekor MURI ini, dapat berharap lancar,” ucap Hermansyah.

Ditambahkan Hermansyah, untuk peserta sendiri sampai saat ini, sudah tercatat sebanyak 11 ribu orang, yang siap meramaikan pemecahan rekor MURI Pencak Silat tersebut.

“Sampai saat ini sudah terdata 11 ribu peserta,” ucap Hermansyah. (SRI/RDM/RH)

Pemprov dan DPRD Kalsel Terus Perjuangkan Pemenuhan SPM Pendidikan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperjuangkan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang pendidikan.

Hal itu terungkap dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Kalsel bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) beserta UPTD-UPTD yang ada di bawah naungannya, pada Rabu (25/10).

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Muhammad Lutfi Saifuddin menyampaikan dalam rapat kerja untuk harmonisasi rencana kerja pada tahun 2024 mendatang, pihaknya menyoroti beberapa hal, salah satunya terkait pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan (SPM Pendidikan), yakni mengenai jenis dan mutu pelayanan dasar pendidikan yang wajib dan berhak diperoleh setiap Peserta Didik secara minimal.

“Kami ingin mengajak teman-teman di Dinas Perdidikan Provinsi Kalsel untuk sama-sama berjuang. Bahwa, di tahun akhir masa jabatan Gubernur Kalsel, ini bisa betul-betul terpenuhi SPM Pendidikan ini,” harapnya.

Apalagi, menurut Lutfi, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, adalah kepala daerah yang mendapatkan penghargaan nasional sebagai kepala daerah yang sangat konsen terhadap dunia pendidikan. Sehingga, ia yakin Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel itu juga mendukung hal tersebut.

“Namanya juga minimum ya, jadinya harus terpenuhi. Sehingga nantinya setelah kepemimpinan Paman Birin meninggalkan kenangan yang manis untuk dunia pendidikan di Kalsel,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Disdikbud Kalsel, Muhammadun menegaskan pihaknya terus berupaya untuk memenuhi SPM bidang pendidikan, terutama pada tahun anggaran 2024 mendatang.

“Secara garis besar, ada sekitar 7 item SPM termasuk sarana prasarana sekolah dan lain-lain yang akan kita penuhi di 2024 nanti,” tegasnya.

Untuk diketahui, SPM Pendidikan bertujuan untuk memberikan panduan kepada Pemerintah Daerah dalam pemenuhan kebutuhan dasar Peserta Didik sesuai dengan jenjang dan jalur Pendidikan. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Akan Gelar Event Banua Triathlon

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, akan menggelar Event Banua Triathlon.

Kepada Abdi Persada, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, melalui rilisnya pada Kamis (26/10) mengatakan, guna memperkenalkan dan mengembangkan potensi pariwisata Banua, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebentar lagi, akan menggelar Event Banua Triathlon, yang diagendakan pada tanggal 29 Oktober 2023.
Dimana, Event ini akan berfokus pada salah satu destinasi wisata di Kalsel.

“Kegiatan digelar di Kebun Raya Banua, yaitu dekat pusat Perkantoran Pemprov Kalsel, Kota Banjarbaru,” ucapnya

Disampaikan Syarifuddin, Triathlon sendiri merupakan event sport tourism yang menggabungkan tiga macam olahraga, yaitu renang, lari, dan bersepeda. Hal ini merupakan perdana dilaksanakan di Kalsel. Ia berharap, dapat berjalan lancar dan sukses nantinya. Dimana, bertujuan sebagai pengembangan dan promosi wisata daerah, serta memanfaatkan kondisi dan track lintasan yang memadai, seperti danau air buatan Kebun raya banua untuk lomba berenang.

“Selain juga lebar dan luasnya jalan untuk jalur Lari, dan kondisi kultur permukaan tanah yang menurun dan mendaki pada track bersepeda,” jelasnya

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, para peserta yang mengikuti Event Banua Triathlon
tidak hanya dari Kalsel, tetapi sebagian besar berasal dari luar daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur , Sulawesi, Sumatra, bahkan dari mancanegara berkebangsaan Inggris dan Irlandia. Total jumlahnya ada sebanyak 120 orang.

“Olahraga wisata yang memacu adrenalin dan fisik ini, akan dibagi menjadi tiga kategori sprint (750 m renang, 10 km sepeda, 5 Km lari), kategori standard (1500 m renang, 20 Km sepeda, 10 Km lari) dan kategori relay sprint (750 m renang, 10 km sepeda, 5 Km lari) dengam berhadiah puluhan juta rupiah,” tutup Pj Bupati Tapin. (NHF/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel Sosialisasikan Penggunaan Aplikasi E-Katalog dan SIRUP

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, melaksanakan sosialisasi tata cara penggunaan aplikasi E-Katalog dan SIRUP dalam pengadaan barang dan jasa dilingkungan Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan, pada Kamis (26/10).

Kepala Diskominfo Kalimantan Selatan Muhammad Muslim menyampaikan, bahwa pentingnya aplikasi E-Katalog dan SIRUP untuk mengawal hal-hal yang berkaitan dengan efektivitas, efisiensi, maupun akuntabilitas terhadap barang dan jasa.

Kepala Diskominfo Kalsel Muhammad Muslim

“Kita memantapkan lagi pemanfaatan aplikasi E-Katalog dan SIRUP untuk kebutuhan pengadaan barang dan jasa,” ungkap Muslim.

Aplikasi E-Katalog dan SIRUP juga akan memberikan dampak terhadap para produsen, yang akan lebih transparan, komoditif, sehingga Diskominfo Kalsel akan mendapatkan barang yanf berkualitas tinggi dan bagus.

“Aplikasi E-Katalog dan SIRUP ini mengawal terhadap operasi perangan daerah (OPD),” lanjut Muslim.

Aplikasi E-Katalog dan SIRUP memiliki hubungan langsung dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Yakni peningkatan Indeks SPBE dengan cara pemanfaatan-pemanfaatan aplikasi umum seperti E-Katalog dan SIRUP. Sehingga pemanfaatan aplikasi menjadi sebagai indikator, untuk pemanfaatan digitalisasi didalam sistem pemerintahan.

“Digitalisasi akan kita manfaatkan sebanyak mungkin didalam sistem pemerintahan,” tutup Muslim. (MRF/RDM/RH)

Pajak Kendaraan Bermotor di Kalsel Sudah Capai 684 M Lebih

BANJARBARU – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalsel merilis penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 80,94 persen atau Rp684 miliar lebih. Nilai yang menjadi kas daerah ini merupakan realisasi minggu ke 2 Oktober 2023.

Kepala Bapenda Kalsel, Subhan Nor Yaumil, melalui Kabid Pengelolaan Pendapatan Daerah, Riandy Hidayat, menyebutkan, penerimaan ini akan dimaksimalkan pihaknya agar pendapatan asli daerah bisa tercapai sesuai target.

“Capaian yang kita terima pada 24 November 2023 itu merupakan target murni,” ungkapnya, Kamis (26/10) siang.

Dalam sisa dua bulan ini, melalui Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) yang tersebar di kabupaten/kota itu terus berusaha. Harapannya, penerimaan dapat terus berjalan baik.

“Mudah-mudahan bisa terkejar semuanya. Karena ini akan menjadi tugas yang cukup ekstra bagi tim yang ada di UPPD Samsat se Kalimantan Selatan,” bebernya.

Realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang secara total sudah terkumpul sebesar 80,94 persen itu setidaknya Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalsel harus mencari 19,06 persen untuk mampu mencapai angka penerimaan 100 persen dalam dua bulan di tahun ini.

“Kita terus semangat agar target yang sudah ditentukan Bapenda Kalsel bisa tercapai,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version