Meriahkan Harjad Kalsel ke 73, Labkesda Kalsel Beri Diskon 10-15 Persen Pemeriksaan Klinik

BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke 73 dan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 78, Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) memberikan diskon untuk biaya pemeriksaan klinik dan medis.

Suasana Pasien Pemeriksaan Klinik di Labkesda Kalsel

Kepala Labkesda Kalsel, Zainal Firdausy mengatakan pemberian diskon pemeriksaan klinik dan medis dilaksanakan selama dua hari yaitu 14 dan 15 Agustus 2023 yang diberikan kepada pelanggan yang datang langsung ke Labkesda Kalsel yang berlokasi di Jalan Bumi Mas Banjarmasin.

Kepala Labkesda Kalsel, Zainal Firdausy (tiga dari kiri) berfoto bersama karyawan Labkesda Kalsel

“Labkesda Kalsel menyediakan pemeriksaan klinik dan medik secara paket dan per item. Untuk pemeriksaan klinik secara paket mendapat diskon 15 persen dan pemeriksaan klinik per item sebesar 10 persen,” jelasnya.

Zainal mengharapkan diskon ini dapat memberikan kemudahan layanan kesehatan bagi pasien dengan biaya murah dan berkualitas.

Sementara, warga Komplek Banjar Indah Permai, Muhammad Thoriq Sahab mengaku tidak mengetahui adanya pemberian diskon ini sehingga dirinya kaget ketika membayar di kasir dengan biaya yang berkurang dari biasanya. Mengingat, dirinya melakukan pemeriksaan klinik secara rutin setiap bulan sekali.

“Sebelumnya saya tidak tahu ada diskon. Jadi tadi pas bayar langsung dipotong 10 persen dari biaya semula. Harapannya kalau bisa waktunya juga diperpanjang,” terangnya

Hal senada juga disampaikan, warga jalan Ratu Zaleha, Numayri. Ia mengapresiasi pemberian diskon ini karena sangat membantu pasien mendapatkan layanan berkualitas dengan harga murah.

“Menurut saya, pemberian diskon ini sangat bagus. Bisa membantu masyarakat mencek kesehatan mereka dengan tarif yang murah. Saya tadi dapat diskon 15 persen untuk paket lengkap, diantaranya kolesterol, asam urat, ginjal dan lain-lain,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, para petugas di Labkesda Kalsel melayani pasien dengan baju sasirangan. Untuk petugas laki-laki memakai laung yaitu penutup kepala yang biasa dipakai oleh kaum laki-laki suku Banjar.

Untuk diketahui, layanan pemeriksaan klinik dan medis yang ada di Labkesda Kalsel, diantaranya pemeriksaan darah lengkap, pemeriksaan urin lengkap, pemeriksaan fungsi hati, pemeriksaan fungsi ginjal, pemeriksaan lemak, gula darah dan hepatitis. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Akan Luncurkan Logo Geopark Meratus

BANJARBARU – Puncak peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-73 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (15/8), rencananya akan dirangkai dengan peluncuran logo baru Geopark Meratus.

Logo baru Geopark meratus

Ketua Harian Badan Pengembangan Geopark Meratus (BPGM), Hanifah Dwi Nirwana menyampaikan, logo baru itu bertujuan sebagai new branding, beberapa penyesuaian serta simplifikasi, hasil diskusi dengan Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI), UNESCO Global Geoparks (UGGp), serta advisory mission Guy Martini sekjen GGN (Geopark Global Network) ketika berkunjung ke Kalsel. Dalam logo Geopark Meratus baru tersebut, merefleksikan permata dari berlian intan meratus yang bernilai sangat tinggi dan mempunyai arti “Banua Menyinari Dunia”.

Ketua Harian Badan Pengembangan Geopark Meratus (BPGM), Hanifah Dwi Nirwana

“Tergambar budaya Suku Banjar yang berdagang pada alur Sungai Martapura, dimana hulu sungainya dari Pegunungan Meratus yang dihuni Suku Dayak Meratus dengan berbagai budayanya dalam menjaga kelestarian flora dan fauna, menjadikan kawasan Pegunungan Meratus menjadi bagian dari paru-paru dunia dan sebagai atap Kalimantan Selatan, serta sebagai sumber kehidupan seluruh masyarakat Kalimantan Selatan dan sekitarnya,” ucap Hanifah.

Ia melanjutkan, Interaksi sosial antar masyarakat Suku Banjar dan Suku Dayak Meratus serta suku masyarakat lainnya menggambarkan jiwa kesetaraan yang tinggi sebagaimana jiwa nya borneo.

“Insya Allah Pak Gubernur yang langsung akan melauching logo tersebut pada puncak Harjad,” tutup Hanifah.

Untuk diketahui, berikut Makna Atas Filosofi dan Warna Logo baru Geopark Meratus.

  1. Bentuk utama logo berbentuk intan yang merupakan produk dari aktivitas pembentukan Pegunungan Meratus dan mempunyai arti Banua Menyinari Dunia, dimana intan digambarkan dengan warna biru yang bermakna rasa damai dan tenang.
  2. Pada bagian atas intan terdapat gambaran Pegunungan Meratus yang diwakili oleh warna hijau yang bermakna kesuburan dan kemakmuran dari alam semesta, serta terdapat bayangan ornamen Suku Dayakberupa Stilisasi dari citra tumbuhan yang bermakna sebagai Jubata(Tuhan) yang memberikan keselamatan dan perlindungan.
  3. Pada bagian tengah terdapat siluet orang mengayuh jukung di sungai, yang mencerminkan sebagai media transportasi tradisional dan budaya Suku Banjar. Aliran sungai mengalir dari Hulu Meratus ke Hilir, tergambar dengan warna biru kehijauan yang bermakna rasa damai.
  4. Pada bagian bawah bertuliskan Geopark Meratus yang mempunyai semboyan Memuliakan Warisan Bumi Mensejahterakan Masyarakat Setempat. Warna kuning pada tulisan tersebut merupakan identitas masyarakat Suku Banjar yang bermakna kesuburan dan kemakmuran. (MRF/RDM/RH)

Pertanian Tumbuh dan Tangguh, Wapres Serahkan Penghargaan Adhikarya Pertanian

JAKARTA – Wakil Presiden RI KH. Maruf Amin menyebut, sektor pertanian Indonesia selama dua tahun terakhir mengalami pertumbuhan positif sehingga mampu menjadi bantalan ekonomi di tengah kompleksitas pandemi, juga dampak perubahan iklim ekstrem dan dampak ketegangan geopolitik dunia.

“Ketangguhan sektor pertanian makin diuji dengan adanya ancaman krisis El Nino, sektor pertanian mampu mencukupi suplai beras sepanjang krisis tersebut,” ujar Wapres dalam kegiatan Penyerahan Penghargaan Adhikarya Pembangunan Pertanian 2023 di Istana Wapres, Jakarta, pada Senin (14/8).

Di tengah berbagai tantangan dan hambatan, sektor pertanian Indonesia telah menunjukkan kinerja positif. Pada tahun 2022 PDB Sektor pertanian tumbuh sebesar 2,33 (y-on-y). Hingga triwulan II 2023, PDB sektor pertanian tumbuh 14,28% (q-to-q).

Selain itu, Indonesia juga mengalami surplus dalam perdagangan produk pertanian. Pada tahun 2022, surplus perdagangan produk pertanian mencapai Rp275,15 trilyun. Selama Januari-Juni 2023, ekspor produk pertanian mencapai Rp258,46 trilyun dan mengalami surplus sebesar Rp74,35 trilyun.

“Alhamdulillah masalah pangan selama ini bisa diatasi dan harga pangan relatif terjaga. Ini ditunjukkan dengan turunya inflasi di Indonesia dan masih berada pada batas terkendali karena keberhasilan kita menjaga pasokan,” katanya.

Namun di samping itu, Wapres meminta agar kinerja pertanian dapat ditingkatkan kembali dalam menopang kemungkinan adanya krisis pangan global. Artinya capaian sektor pertanian Indonesia harus berada pada level sebelum masa pandemi.

“Capaian kita belum kembali ke situasi normal karena itu kita masih dituntut untuk bekerja lebih keras lagi setelah melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan. Saya menyambut baik inisiatif Kementan untuk pemberian Adhikarya Pembangunan Pertanian sebagai penghargaan atas dedikasi dan kerja keras berbagai pihak,” katanya.

Di tempat yang sama, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, penyerahan penghargaan Adhikarya ini merupakan wujud apresiasi dan ungkapan terima kasih kepada para pihak yang selama ini sudah membuktikan diri bekerja keras untuk mensukseskan pembangunan pertanian di Indonesia.

“Dengan penghargaan ini diharapkan kita semakin termotivasi dalam pelaksanaan pembangunan sektor pertanian. Ini juga adalah sebuah wujud kepedulian kita kepada kepentingan bangsa dan negara termasuk dua menteri yang hadir yang telah berkontribusi melampaui tugas fungsi dan peranan mereka,” katanya.

Penghargaan Adhikarya Utama diberikan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, beserta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas. Keduanya dinilai terlibat langsung bersama sejumlah kepala daerah yang terdiri dari 10 Gubernur dan 12 Bupati dalam gerakan Nasional Penanganan Dampak El Nino, untuk tambah tanam padi pada bulan Agustus – September 2023 seluas 500.000 hektar.

Kesepuluh Gubernur yang menerima Adhikarya Nararya adalah Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Sumatera Selatan, Gubernur Lampung, Pj. Gubernur Banten, Gubernur Jawa Barat, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Jawa Timur, Gubernur Kalimantan Selatan, Gubernur Nusa Tenggara Barat, dan Gubernur Sulawesi Selatan.

Wapres saat menyerahkan Adhikarya Pertanian kepada Pj Bupati Batola

Sementara Pemberian Penghargaan Adhikarya Pratama diberikan kepada 12 Kabupaten sentra yang telah memberikan dukungan maksimal dalam penyediaan pangan nasional, yaitu: Bupati Deli Serdang, Bupati Banyuasin, Bupati Indramayu, Bupati Grobogan, Bupati Lamongan, Bupati Bone, Bupati Lampung Tengah, Bupati Pandeglang, Pj. Bupati Barito Kuala, Bupati Lombok Tengah, Bupati Klaten, dan Bupati Gowa. (KEMENTAN-RIW/RDM/RH)

Pemilihan Pemuda Pelopor Keselamatan Lalulintas Tingkat Provinsi Kalsel Digelar

BANJARMASIN – Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan, Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalulintas dan Angkutan Jalan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2023, di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, pada Senin (14/8). Acara dibuka oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan, Fitri Hernandi.

“Tujuan digelarnya pemilihan ini, merupakan salah satu cara mensosialisasikan, keselamatan di jalan. Tidak hanya cara berkendaraan,” ungkap Fitri, kepada sejumlah wartawan.

Indonesia bisa tertib, lanjutnya, dimulai dengan di jalan. Sehingga, tertib berlalulintas ini bisa menjadi salah satu bagian revolusi mental, Indonesia tertib.

“Selain itu, pemilihan Pemuda Pelopor Keselamatan Lalulintas ini, dalam rangka meningkatkan kesadaran berlalulintas dikalangan pelajar, di Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Fitri.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Dirjen Perhubungan Darat memberikan apresiasi atas terselenggaranya, pelaksanaan Pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan tersebut.

Seperti disampaikan Kepala Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XV Kalsel Zulmardi.

“Atas nama Dirjen Perhubungan Darat tentunya kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dishubnya,” ungkap Zulmardi.

Kepala BPTD Wilayah XV Kalsel Zulmardi Didampingi Kadishub Kalsel Fitri Hernandi

Selain itu, lanjutnya, Pemilihan Pemuda Pelopor Keselamatan Lalulintas ini, tentunya untuk menyelamatkan generasi emas Provinsi Kalimantan Selatan serta Bangsa Indonesia. Dari bahaya kecelakaan berlalulintas yang bisa menghilangkan nyawa seseorang tersebut.

“Dengan adanya pemilihan ini, para pelajar ini dibekali dengan cara berlalulintas dari Polda Kalsel, serta lainnya,” jelasnya lagi.

Sehingga diharapkan, para pemuda ini dapat menularkan pengetahuannya tersebut, kepada rekan sebaya mereka. Untuk dapat bersama sama tertib dalam berlalulintas tersebut.

Pada pemilihan ini diikuti perwakilan peserta dari 13 Kabupaten/Kota di Kalsel. Dengan total peserta sebanyak 26 pelajar tingkat SMA/Sederajat. (SRI/RDM/RH)

Ekspedisi Meratus 2023 Kolaborasi Mensukseskan Revolusi Hijau

HULU SUNGAI TENGAH – Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan bekerjasama dengan Pena Hijau Indonesia, melakukan penanaman 1.000 pohon produktif di dua kabupaten. Meliputi Tapin dan Hulu Sungai Tengah. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Ekspedisi Meratus 2023.

Selain Pena Hijau, kegiatan penanaman di lokasi daerah aliran sungai (DAS) tepatnya di Desa Layuh, Kecamatan Batu Benawa, Hulu Sungai Tengah, Sabtu (12/8) berkolaborasi dengan berbagai pihak diantaranya Dinas LHP, Biji Kopi, organisasi IAAS Universitas Lambung Mangkurat, Posko Meratus, KNPI, Gembuk, Gema MA dan masyarakat desa setempat.

Sehari sebelumnya, Jumat (11/8) juga dilakukan penanaman di lokasi Desa Buniin, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin, bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Tapin dan Kelompok Tani Hutan Desa Buniin, Kecamatan Piani, KPH Hulu Sungai, PT Adaro dan PT Harapan Warga Mandiri.

Bibit pohon yang ditanam antara lain mahoni, kopi, jengkol, sawo, kayu manis, pulantan, mangga dan sebagainya.

“Ekspedisi Meratus 2023 ini merupakan bagian dari menyemarakkan Hari Jadi ke-73 Provinsi Kalsel dan Hari Kemerdekaan RI melalui kegiatan penanaman. Ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Kalsel untuk menggelorakan revolusi hijau untuk peningkatan kualitas lingkungan hidup Kalsel,” tutur Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Fatimatuzahra.

Pihaknya berharap bibit yang sudah ditanam ini dapat dipelihara masyarakat dengan baik, sehingga kedepannya dapat memberikan manfaat langsung secara ekonomi dan manfaat tidak langsung dengan meningkatnya kualitas lingkungan hidup.

Ekspedisi Meratus merupakan kegiatan penjelajahan desa-desa terpencil di kawasan Pegunungan Meratus, mengeksplor potensi keanekaragaman hayati, budaya, wisata dan ekonomi masyarakat desa. Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus hingga September 2023 ini juga dibarengi kegiatan pendakian puncak – puncak pegunungan Meratus. (Pena.hijau-RIW/RDM/RH)

Dorong Ekonomi dan Keuangan Digital Banua, BI Kalsel Kembali Gelar Festival Antasari

BANJARMASIN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan, kembali menggelar Festival Akselerasi dan Transformasi Ekonomi Digital Terkini (Antasari) tahun 2023. Kegiatan yang ditujukan untuk mendorong pengembangan ekosistem dan keuangan digital di Kalimantan Selatan itu, digelar dari 13 Agustus hingga 14 Oktober 2023 mendatang. Pembukaan atau kick off Festival Antasari 2023 dilaksanakan di pusat perbelanjaan terbesar di Banjarmasin, pada Minggu (13/8) malam.

Sekdaprov Kalsel (putih) berfoto bersama unsur perbankan Kalsel

Acara rutin tahunan Bank Indonesia ini, dibuka Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar. Turut hadir Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Wahyu Pratomo, dan sejumlah pimpinan perbankan di Kalsel.

Sekdaprov Kalsel (putih) berbelanja menggunakan QRIS usai membuka Festival Antasari

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BI Kalsel, Wahyu Pratomo mengatakan perkembangan teknologi digital tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Tren digitalisasi turut mempengaruhi sendi – sendi perekonomian, mengubah pola transaksi masyarakat, dan tatanan bisnis konvensional.

“Pola konsumsi masyarakat pun bergeser dalam bertransaksi menggunakan platform digital dengan berbagai fasilitas layanan sistem pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal,” tutur Wahyu.

Wahyu berharap, Festival Antasari dapat mewujudkan ekonomi keuangan Kalsel yang inklusif serta meningkatkan integrasi ekonomi dan keuangan digital nasional. Salah satu caranya adalah dengan meningkatkan volume dan nominal transaksi QRIS.

“Secara nasional, Kalsel memiliki target volume transaksi QRIS di angka kurang lebih 6,9 juta transaksi di tahun 2023. Selain itu, Kalsel juga memiliki target pengguna QRIS baru sebanyak 290 ribu,” ujar Wahyu kepada wartawan usai pembukaan.

Hingga Juni 2023, jumlah merchant QRIS di Kalsel mencapai sekitar 281 ribu merchant/pedagang. Jumlah ini mengalami peningkatan sebesar 45,24% dibanding Juni tahun 2022.

“Hal tersebut juga sejalan dengan peningkatan jumlah pengguna QRIS di Kalsel yang telah mencapai sekitar 475 ribu pengguna, atau meningkat sebesar 166,25% dibanding Juni 2022. Jumlah merchant maupun user QRIS diperkirakan akan terus meningkat sampai akhir tahun 2023,” kata Wahyu.

Capaian ini, menurut Wahyu, tidak lepas dari sinergi dan kolaborasi bersama dengan penyelenggara jasa pembayaran (PJP), pemerintah daerah, dan lembaga/instansi terkait lainnya dalam konteks mendigitalkan Banua.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar, mengapresiasi langkah BI Kalsel, mendigitalkan Banua.

Upaya mengakselerasi transaksi digital di Kalsel, juga sudah dilakukan melalui kolaborasi dan sinergi dari Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

“Kami berharap, Festival Antasari 2023 dapat meningkatkan pemahaman masyarakat soal pemanfaatan teknologi digital, sehingga mendorong terbentuknya ekosistem ekonomi dan keuangan digital di Kalsel,” harap Roy di hadapan wartawan.

Festival Antasari diisi dengan sejumlah kegiatan. Mulai dari kick-off yang dirangkaikan dengan kegiatan Banker’s Day 2023, Antasari Cashless Days selama 7 pekan, di mana PJP akan memberikan promo di ratusan merchant yang tersebar di Kalsel.

Selain itu, ada pula Pesta Rakyat Banua yang dirangkai dengan Pekan QRIS Nasional, Seminar Perlindungan Konsumen dan Transaksi Pembayaran Digital, Fun Run bertema “Banua Bukah Baimbaian”, High Level Meeting (HLM) TP2DD, serta dimeriahkan berbagai macam perlombaan dan ditutup dengan hiburan dan konser amal untuk warga Banua. (RIW/RDM/RH)

Lomba Membuat Kue Masubah, Kenalkan Kuliner Khas Kalsel

BANJARMASIN – Dalam rangka menghidupkan kembali khasanah kuliner khas masyarakat Banjar, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata menggelae lomba membuat wadai (kue) Masubah, di Siring 0 Km Banjarmasin, Sabtu (12/8).

Kegiatan ini masih dalam rangkaian Festival Budaya Pasar Terapung dalam rangka memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 dan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-73.

Turut hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar.

Dalam sambutannya, Roy mengapresiasi atas diselenggarakannya lomba membuat wadai Masubah ini. Ia mengajak masyarakat di Banua agar mencintai kuliner daerah. Selain itu, juga meminta kepada peserta untuk bertanding secara sportif.

“Bertandinglah secara sportif, pastikan cita rasa, tekstur, plating, dan kebersihannya sudah bagus, karena itu pasti masuk dalam aspek penilaian” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dispar Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifudin menyampaikan, bahwa wadai Masubah ini merupakan salah satu kuliner khas dari Sungai Jingah, salah satu kecamatan yang ada di Kota Banjarmasin.

Wadai ini, lanjutnya, sempat populer pada zaman dahulu, namun sayang saat ini wadai Masubah hanya ada pada saat tertentu saja seperti pasar wadai ramadhan yang menjajakan wadai kue khas Banjar.

Kue Masubah sendiri memiliki cita rasa yang unik dan kuat akan rempah, seperti kayu manis, adas manis, dan juga cengkeh yang menjadi bahan utamanya.

“Kue ini dulunya sangat populer di masyarakat, pada momen ini kita coba angkat kembali wadai Masubah, karena saat ini banyak orang yang tidak tahu,” terangnya.

Syarifuddin berkomitmen kedepan pihaknya akan terus menggali kearifan kuliner lokal agar wadai atau kue khas yang dulu sempat populer bisa terangkat kembali.

Para peserta dari 22 SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tampak sangat antusias mengikuti lomba membuat kue masubah.

Salah satunya, Direktur RSUD dr H. Moch. Ansari Saleh, Among Wibowo. Ia mengaku baru mengetahui dan mencicipi kue Masubah ini melalui kegiatan tersebut. Selain melestarikan kuliner khas Banua, menurut Among, lomba ini juga sebagai upaya promosi kepada masyarakat luas.

“Saya secara pribadi belum pernah merasakan. Ini baru tahu ada kue Masubah ini. Alhamdulillah dengan adanya kegiatan ini sekaligus promosi kuliner khas Banjar sehingga menambah wawasan citra warisan budaya Kalsel,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Empat Negara Delegasi Meriahkan Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2023

BANJARMASIN – Pelaksanaan Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Tahun 2023, tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena dimeriahkan empat Negara bertempat di Siring Nol Km Banjarmasin.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, diwakili Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar, resmi membuka Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Tahun 2023, pada Jumat (11/8) petang.

Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, saat memberikan komentarnya

Kepada sejumlah wartawan, Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar, setelah meninjau ke stand-stand Kampung Banjar mengatakan, Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Tahun 2023, kegiatan ini dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-73 tahun, dan menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun. Ia mengapresiasi, kehadiran empat Negara menyaksikan yaitu Korea Selatan, Turki, Taiwan dan Romania.

“Dengan hadirnya mereka ini dapat memperkenalkan secara langsung potensi pariwisata, budaya dan kuliner, agar dikenal oleh seluruh dunia,” ucapnya

Disampaikan Roy, dengan didatangkan delegasi dari empat negara sahabat ini, juga sekaligus memperkenalkan Geopark Meratus, dimana saat ini sudah didaftarkan untuk masuk ke dalam jajaran UNESCO Global Geopark, agar dapat dikenal oleh mereka keindahan alam dari pegunungan Meratus tersebut.

“Ke depan event ini lebih meriah dan dapat mendatangkan banyak lagi tamu dari negara sahabat,” ungkapnya

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menambahkan, pihaknya sangat berterima kasih kepada pihak Kementerian Dalam Negeri yang telah membantu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dalam mengkoordinasikan kedatangan Delegasi dari empat negara sahabat ini. Ia berharap, Kalsel tidak hanya dikenal di Nusantara, namun hingga ke Mancanegara.

Kadispar Kalsel, Muhammad Syarifuddin, saat diwancara awak media

“Ada banyak keragaman budaya dan keindahan wisata di Kalsel, yang tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia,” tutupnya

Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2023, dihadiri secara langsung dari perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Unsur Forkopimda Kalsel, Perbankan Kalsel, Bupati dan Walikota Se Kalsel serta tamu undangan lainnya.

Foto bersama : Sekdaprov Kalsel didampingi pihak Kemendagri (ditengah) bersama Unsur Forkopimda Kalsel

Untuk diketahui, rangkaian kegiatan Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2023, yang juga merupakan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 dan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-73 ini diantaranya ada lomba kelotok hias SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, lomba hias Astokona, balap dayung, pawai karnaval, dan lomba membuat kue Banjar antar SKPD Pemprov Kalsel, serta dimeriahkan stand Kampung Banjar dari 13 kabupaten/kota dan juga stand UMKM. Kegiatan dilaksanakan dikawasan Siring 0 KM Banjarmasin, mulai 11 – 15 Agustus 2023. (NHF/RDM/RH)

Paman Birin Lepas 9 Regu Lomba Gerak Jalan Kategori 20 K Putera

BANJARBARU – Dengan mengayunkan bendera start, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin melepas peserta lomba gerak jalan 20 K di halaman kantor Sekdaprov Kalsel, Banjarbaru, pada Minggu (13/8) pagi.

Acara lomba gerak jalan Piala Bergilir Gubernur Kalimantan Selatan Paman Birin yang rutin digelar tiap tahun ini, merupakan kegiatan yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Selatan untuk memeriahkan hari jadi ke-73 Kalsel dan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 9 regu dari kategori 20 K Putera, merupakan delegasi dari Yonif 623, Yonif 621, Ditsamapta Polda, KORMI Banjar, TNI AL, Denzipur 8/GM, Ditpolairud, Saka Bhayangkara Ditpolairut dan TNI AU.

Penilaian lomba gerak jalan ini adalah ketepatan waktu, keutuhan regu dan semangat, kedisiplinan, kerapian

Dalam sambutannya, Paman Birin mengatakan, bahwa lomba gerak jalan yang rutin digelar tiap bulan Agustus, mengandung makna yang dapat menggugah semangat, mengingat sejarah, dan menanamkan kecintaan generasi muda terhadap bangsa dan Banua.

“Melalui lomba gerak jalan ini, saya mengharapkan, para peserta dapat mengaplikasikan, semangat dan makna yang terkandung di dalamnya. Sehingga dapat menjadi pioneer atau teladan, sebagai generasi yang mencintai bangsa dan banua, generasi yang menghargai jasa para pahlawan, serta generasi yang terus berupaya, untuk mewujudkan cita-cita para pejuang, dan para pendiri bangsa dan banua kita,” ucap Paman Birin.

Ia juga mengenang masa kecilnya ketika mengikuti Lomba Gerak Jalan Agustusan, menurutnya waktu itu Ia mengikuti lomba tersebut berbeda jauh dengan yang sekarang.

“Lomba gerak jalan sekarang ini 20 Kilometer sementara di jaman saya itu jauhnya mencapai 45 Kilometer. Pokoknya sampai sepatu di taruh di pundak jauhnya dari Banjarmasin-Banjarbaru. Dan saya ditunjuk menjadi Komandan sama seperti sampeyan,” ujar Paman Birin disambut tepuk tangan peserta.

Paman Birin juga berpesan agar para peserta dapat mengikuti lomba gerak jalan ini dengan penuh semangat.

“Apa pun hasil yang didapatkan nantinya, yang terpenting adalah semangat kita dalam mengikuti, memeriahkan, serta memaknai hari yang bersejarah bagi bangsa dan Banua kita,” tutupnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Paman Birin Kukuhkan Pengurus KKB Pusat, Bergerak ke Arah yang Lebih Baik

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin, melantik pengurus Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) periode 2023 – 2028 di Mahligai Pancasila Banjarmasin pada Minggu (13/8). Paman Birin saat ini juga menjabat Ketua Dewan Pembina KKB Pusat.

KKB yang dibentuk pada 22 Februari 1953 ini, merupakan organisasi suku Bakumpai yang berdomisili di wilayah Provinsi Kalsel, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Acara yang turut dihadiri Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ari Ariyanto, dan Sekdaprov Kalteng Nuryakin ini, merupakan rangkaian kegiatan setelah Yuni Abdi Nur Sulaiman ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua KKB Pusat, pada Musyawarah Nasional IV sebelumnya di Banjarmasin.

Paman Birin dalam sambutannya, menggarisbawahi kalimat yang ada dalam catatan sejarah KKB, yakni bergerak ke arah yang lebih baik.

“Bergerak ini juga kita gelorakan, dan bergerak juga diartikan jangan pangoler (pemalas,red),” ujar Paman Birin.

Paman Birin memotivasi warga KKB agar tidak menyerah dengan kondisi atau masalah yang datang, termasuk ancaman El-Nino.

Gubernur juga berharap, kedepannya KKB di bawah kepemimpinan Yuni Nur Abdi, mampu membawa kesejahteraan rakyat.

Sementara itu, Ketum KKB Pusat, Yuni Abdi Nur Sulaiman menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diamanatkan kepadanya untuk memimpin organisasi ini.

Yuni berjanji akan membawa KKB lebih dikenal masyarakat dan memberikan manfaat melalui program-program positif.

“Amanah yang pian berikan ini sama dengan amanah ayahanda almarhum Sulaiman HB,” ujarnya.

Pelantikan juga diisi dengan tausiyah oleh Habib Fahmi Al Mihdar dari Probolinggo dan Habib Rifky Alaydrus dari Jakarta. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version