Sampai HSS, Paman Birin Bagikan Bantuan ke SMAN 1 Angkinang

HSS – Rombongan Turdes Kemerdekaan Bergerak Lintas Beribu Sungai Banua sampai di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Jumat (4/8) sore.

Di lokasi ini, rombongan yang dipimpin Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin, mendatangi SMAN 1 Angkinang, untuk menyerahkan bantuan mulai dari bibit tanaman, makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, tablet tambah darah remaja, sembako untuk lansia, KTP serta penyerahan Gerakan Pembagian 10 juta Bendera Merah Putih.

“Alhamdulillah kita bisa bertemu kembali dalam suasana yang hangat seperti ini. Ditambah sudah terbebas dari masa pandemi,” ujar Paman Birin.

Dalam kesempatan itu, Paman Birin juga mengucapkan apresiasi kepada Pemkab setempat khususnya warga SMAN 1 Angkinan karena telah memberikan sambutan yang luar biasa kepada rombongan.

Untuk diketahui, dari data kependudukan bersih (DKB), Kabupaten HSS berjumlah sebanyak 236.328 jiwa dengan junlah wajib KTP sebanyak 176.234 jiwa.

“Dari jumlah tersebut, yang sudah nemiliki KTP sebanyak 173.259 jiwa atau 98,31 persen. Untuk kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) sebanyak 53.863 anak atau 91,82 persen. Melebihi target nasional sebesar 40 persen,” beber Bupati HSS Achmad Fikry.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (kanan) saat meninjau perekaman e-KTP di SMAN 1 Angkinang

Selain itu, Bupati menyebut, demi mendukung Pemilu 2024, pihaknya telah melakukan rekam e-KTP bagi pemilih pemula berusia 17 tahun.

“Tercatat untuk Print Ready Record (PRR) sebanyak 99 orang dari sekolah-sekolah di HSS,” ungkapnya.

Paman Birin (cangkul) saat menanam bubit pohon di SMAN 1 Angkinang

Untuk diketahui, dalam kegiatan itu Paman Birin didampingi Bupati HSS dan Forkopimda setempat juga melakukan penanaman bibit pohon demi menggelorakan semangat revolusi hijau di sekolah.(SYA/RDM/RH)

Tak Perlu Lagi ke Banjamasin, Layanan Balik Nama Kendaraan Akan Hadir di Kapet Batulicin

KOTABARU – Rencana bakal dibangunnya gedung BPKB Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalsel di Kapet Batulicin untuk dua kabupaten yakni Tanah Bumbu dan Kotabaru diharapkan mampu lebih menunjang pelayanan terhadap kebijakan Bea Balik Nama (BBN) kendaraan bermotor yang selama ini jarak tempuh untuk penyelesaian mengurus administrasinya cukup jauh.

Pembangunan gedung bantu BPKB Ditlantas Polda Kalsel di Kapet Batulicin untuk pelayanan Tanbu dan Kotabaru diketahui saat dilaksanakannya Sosper Perda Pajak Daerah

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengungkapkan, dengan dibangunnya gedung tersebut di Tanah Bumbu setidaknya dapat memangkas waktu wajib pajak yang sering mengurus Bea Balik Nama (BBN) baik dalam melakukan mutasi atau pun pengantian nomor polisi (nopol).

Paman Yani saat menyampaikan rencana adanya gedung bantu BPKB Ditlantas Polda Kalsel di Kapet Batulicin, Tanah Bumbu

“Tadi sangat disambut antusias oleh masyarakat. Perlu diketahui, jarak antara Kotabaru atau pun Tanbu itu kan posisinya sangat jauh,” ungkapnya usai menggelar pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Propem, Raperda dan Perda Nomor 5 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah Provinsi Kalsel, di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Jumat (4/8).

Melalui kolaborasi antara Pemprov, DPRD dan Polda Kalsel setidak5hyyynya pembangunan untuk pengadaan gedung BPKB di Taman Kapet Batulicin, Tanah Bumbu, sudah terencana dengan anggaran Rp40 miliar.

“Ini lah hasil kerja keras dan bukti dari anggota dewan di DPRD Kalsel periode 2019 – 2024 untuk memperjuangkan masyarakat agar terus mendapat kemudahan dalam kepengurusan BBN kendaraan bermotor. Mudah-mudahan berdampak baik secara keseluruhan baik Tanah Bumbu atau pun Kotabaru,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Batulicin, Indra Abdillah, mengungkapkan, dengan hadirnya dukungan penuh dari anggota DPRD Kalsel terhadap pengadaan gedung bantu BPKB Ditlantas Polda Kalsel di Kapet Batulicin dapat lebih mempermudah layanan khususnya disektor Bea Balik Nama (BBN).

“Saya turut mendoakan agar anggota DPRD Kalsel yang memperjuangkan ini terus mengawal dengan sebaik-baiknya agar pembangunan gedung BPKB Ditlantas Polda Kalsel dapat terealisasi,” ucapnya.

Dilokasi yang sama, Tokoh Masyarakat Desa Tegal Rejo, Rafiansyah, mengaku, sangat menyambut baik dan berbahagia atas rencana pembangunan gedung BPKB Ditlantas Polda Kalsel yang menurutnya sudah tepat diperjuangkan dewan dan Pemprov.

“Kami sangat beterima kasih atas perjuangan dari DPRD Kalsel Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru yang bakal merealisasikan pembangunan gedung tersebut. Jadi, masyarakat Tanbu dan Kotabaru tidak usah jauh-jauh lagi mengurus balik nama ke Banjarmasin cukup di Kapet saja lagi,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Paman Yani Serukan Kebijakan Relaksasi Melalui Sosper Pajak Daerah di Kotabaru

KOTABARU – Kebijakan relaksasi Pajak Kendaraan Bemotor (PKB) yang direalisasikan Pemprov Kalsel dianggap sudah tepat. Pasalnya, selain bertepatan pada peringatan Hari Jadi (Harjad) ke 73 dan HUT RI ke 78 juga sebagai bentuk dukungan menurunkan tensi permasalahan yang ditimbulkan inflasi.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi mengungkapkan, selaras atas kebijakan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (Paman Birin) tentu diharapkan peran dari program ini dapat dimaksimalkan masyarakat sebagai wajib pajak (wp).

“Jadi, silahkan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh warga Kalsel khususnya yang ada di Tegal Rejo Kotabaru untuk bisa memaksimalkan kebijakan penghapusan denda dan pemberian diskon selama program ini masih berjalan hingga 30 September 2023,” ujarnya usai menggelar Sosialisasi Propem, Rancangan Perda (Raperda) dan Perda Nomor 5 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah Provinsi Kalsel, di Desa Tegal Rejo, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, Jumat (4/8).

Masyarakat di Desa Tegal Rejo sangat antusias dalam mengikuti kegiatan Sosper Paman Yani di Desa Tegal Rejo, Kelumpang Hilir, Kotabaru, Jumat (4/8)

Menurut dia, program tersebut jarang terjadi mengingat belum sampai akhir tahun kebijakan relaksasi yang dimantapkan Gubernur Paman Birin sejatinya telah direalisasikan.

“Keuntungan ini jangan sampai disia-siakan. Karena anggap saja yang 5 tahun hingga puluhan justru mendapat pembebasan dan diskon tentu meruapakan program sangat menggembirakan,” ungkap Legislator dari Dapil VI Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Lebih lanjut, Paman Yani menjelaskan, dengan adanya program relaksasi dari Pemprov Kalsel yang digencarkan melalui sosialisasi peraturan daerah (perda) itu diharapkan membantu meningkatkan efektivitas dalam mengumpulkam pendapatan asli daerah (PAD).

“Ini akan dikembalikan lagi kepada rakyat melalui sejumlah pembangunan. Maka dari itu, pajak untuk membangun banua,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala UPPD Samsat Batulicin, Indra Abdillah, menyampaikan, berkat adanya program relaksasi yang digencarkan pihaknya hingga Juli 2023 mendapat perolehan cukup positif. Bahkan, naik drastis.

“Penerimaan kita saja di UPPD Samsat Batulicin tercatat Juli 2023 sudah terealisasi Rp7,3 persen atau 10,60 persen itu selama relaksasi berjalan. Sedangkan, hari biasanya sebelum program rata-rata hanya menerima Rp5,7 miliar atau 8,3 persen. Kalau dikalkulasikan ada kenaikan sebesar 1,6 persen,” bebernya.

Secara keseluruhan, kata dia, angka realisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) dari Januari – Juli 2023 (pertengahan tahun) di UPPD Batulicin sudah 60,5 persen.

“Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan sebaik-baiknya momen yang realisasikan Gubernur Kalsel Paman Birin dan kami berterima kasih atas bantuan dari Wakil Ketua Komisi II DPRD Paman Yani untuk ikut menggerakan sosialisasi ini,” paparnya.

Di lokasi yang sama, Tokoh Masyarakat Desa Tegal Rejo, Rafiansyah, beterima kasih atas direalisasikannya kebijakan ini. Apalagi, kesulitan ekonomi pun menjadi ringan meski masih merebaknya inflasi.

“Kami berharap Paman Yani juga terus memperjuangkan ini. Termasuk, kami juga berterima kasih kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atas kebijakan relaksasi yang diberikan kepada masyarakat di Kalsel termasuk di Kotabaru,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Sarankan Masuk Sekolah Dilakukan Tes Psikologi

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menyarankan, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, memiliki aturan pra pendaftaran sekolah di tingkat pertama, dengan memberlakukan tes psikologi.

Hal itu disampaikan, Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Saut Nathan Samosir, kepada wartawan, pada Kamis (3/8)

Saut menjelaskan, belum lama tadi terjadi kasus penusukan terhadap salah siswa SMAN di Banjarmasin oleh rekan satu kelas,
berkaca kejadian itu, ke depan jangan lagi terulang dikemudian hari. Sehingga, perlu dilakukan tes masuk sekolah khususnya di Sekolah Menengah Pertama (SMP), agar dapat diketahui hasil pendidikan karakter selama peserta didik mengikuti pembelajaran di bangku sekolah dasar.

“Dengan adanya tes psikologi akan segera diketahui persoalan yang dihadapi selama ini bagi peserta didik baik di rumah ataupun di sekolah bahkan dengan teman-temannya,” ungkap Saut

Disampaikan Saut, peran Guru Konseling di Sekolah Menengah Pertama (SMP) mulai sekarang harus dimaksimalkan, guna membangun komunikasi yang baik dengan peserta didik, yaitu menjadi pembimbing siswa dalam mengenal diri, memfasilitasi perkembangan dan pertumbuhan, penyesuaian diri, serta pengembangan potensi dan minat secara optimal.

“Peserta didik ini generasi bangsa, maka harus tumbuh kembang yang baik lagi, ditengah kecanggihan teknologi,” jelasnya

Lebih lanjut Saut menambahkan, peran orangtua sangat penting dari sekarang, melalui jalinan komunikasi yang intens dengan buah hatinya, jangan sampai mereka tumbuh tanpa mendapat perhatian dan dukungan, dari keluarga terdekatnya.

“Pengawasan maksimal harus terus dilakukan, jangan sepenuhnya diserahkan ke sekolah,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Turdes Kemerdekaan : Gubernur Kalsel Tinjau Perbaikan Jalan Desa Barambai Barito Kuala

BARITO KUALA – Usai bermalam di Desa Sungai Lupak, Tabunganem, Gubernur Kalimantan Seatan Sahbirin Noor beserta rombongan bergerak meninjau perbaikan jalan yang dibangun Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Desa Barambai Kolam Kiri, Kecamatan Barambai, Kabupaten Barito Kuala Jumat (4/8).

Jalan tersebut merupakan ruas jalan penghubung Anjir Pasar menuju Marabahan.

“Jadi saya meminta kepada Dinas PUPR Kalsel untuk merampungkan perbaikan jalan di Kecamatan Barambai tahun 2024. Jalan tadi harus baik, jangan takut anggaranya,” kata Sahbirin Noor.

Ia menyebut jalan yang bagus dapat memberikan dampak optimal bagi kehidupan masyarakat.

“Jalan dapat menunjang kegiatan masyarakat terutama menunjang perekonomi di suatu daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Jalan Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kalsel, Wahid Ramadani mengatakan bahwa pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas PUPR Kalsel pada tahun 2023 telah meanggarkan perbaikan ruas jalan anjir pasar-Marabahan sebesar Rp24 miliar.

“Jadi tahun ini kita akan menangani perbaikan jalan sepanjang 3,3 km dari total panjang jalan 30 km. Perbaikan jalan tersebut dilakukan secara bertahan sejak tahun 2022 lalu,” kata Wahid

Untuk tahun depan jalan tersebut akan dilanjutkan perbaikannya dan dipastikan jalan tersebut dapat selesai ditahun 2024.

“Diharapkan masyarakat dapat bersabar. Pemeritnah terus berupaya untuk menyelesaikan perbaikan jalan ini agar arus lalu lintas dapat berjalan lancar,” ujarnya.

Kemudian Kepala Desa Barambai Kolam Kiri Sadikin mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Kalsel yang berkunjung dan membantu pembangunan jalan di wilayahnya.

“Kami telah menunggu pembangunan jalan berpuluh puluh tahun. Dan tahun ini harapan masyarakat terkabul untuk menikmati infrastruktur yang layak,” tutup Sadikin. (SYA-MRF/RDM/RH)

Puncak Peringatan Harjad Banjarmasin Tahun Ini Dimajukan

BANJARMASIN – Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin pada Tahun 2023 ini, dilaksanakan tidak bertepatan pada tanggal 24 September 2023.

“Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini sepertinya, untuk pelaksanaan Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin di Tahun 2023 ini, dilaksanakan tidak bertepatan pada tanggal 24 September 2023, tapi di tanggal 23 nya, atau hari Sabtu,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Jumat (4/8).

Karena, lanjutnya, pada tanggal tersebut bertepatan pada Hari Minggu.

“Sedangkan, untuk Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Banjarmasin dilaksanakan pada Kamis tanggal 21 September 2023,” jelas Ibnu lebih lanjut.

Kemudian pada Hari Jumat 22 September 2023 Pemerintah Kota Banjarmasin meresmikan beberapa kegiatan, seperti Pembukaan Banjarmasin Expo, serta Pekan Raya Banjarmasin, di kawasan Siring Menara Pandang, Kota Banjarmasin.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu juga mengatakan, akan ada acara Banjarmasin Bershalawat Bersama Habib Syech.

“Salah satu rangkaian kegiatan pada Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin mendatang, yaitu Banjarmasin Bershalawat bersama Habib Syech,” ucap Ibnu.

Acara tersebut, tambahnya, dilaksanakan pada Kamis Malam 22 September 2023. Dengan mengundang masyarakat untuk turut meramaikan acara tersebut.

“Pemerintah Kota Banjarmasin berharap, semua kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Banjarmasin Tahun 2023, dapat berjalan lancar dan aman,” ujar Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel dan Pemko Banjarbaru Diharapkan Bersinergi Dalam Membangun Ibukota Provinsi

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru diharapkan bersinergi dalam rangka pembangunan ibukota provinsi Kalsel yang sekarang ada di Kota Banjarbaru.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Agus Mulia Husin kepada Abdi Persada FM dalam program “Kabar Rumah Banjar” edisi Jum’at (4/8).

Agus Mulia menjelaskan sinergitas tersebut bisa dilakukan misalnya dengan melibatkan pemko Banjarbaru dalam pelaksanaan master plan pembangunan infrastruktur yang dimiliki Pemprov Kalsel. Mengingat, pembebasan lahan merupakan kewenangan pemko Banjarbaru.

“Contohnya, dalam rapat Komisi III DPRD Kalsel dengan Dinas PUPR Kalsel, beberapa waktu lalu, diungkapkan bahwa Dinas PUPR Kalsel memprogramkan untuk melanjutkan pembangunan jalan di kawasan Guntung Manggis menembus sampai Liang Anggang ke Pelaihari Kabupaten Tanah Laut. Namun yang jadi persoalan ke tanah masyarakat lagi dan pembebasannya kewenangan Pemko Banjarbaru”, jelasnya.

Selain itu, lanjut Agus, jika ada program pembangunan yang dilaksanakan tentu memerlukan sosialisasi kepada masyarakat pemilik lahan di sekitar sehingga pembangunan bisa dilaksanakan dan tidak terhambat.

Ditambahkan Agus, membangun sebuah daerah memerlukan kerja keras dan saling berkoordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dimana rencana pembangunan pemkab/kota harus dikolaborasikan dengan pemprov dan tentunya disesuaikan dengan keuangan daerah.

“Jangan sampai berjalan sendiri-sendiri. Namun harus saling mendukung demi kemajuan pembangunan di Banua,” tutupnya. (NRH/RDM/RH)

Dukung Kemajuan Literasi Banua, Perpustakaan BI Kalsel Raih Akreditasi A

BANJARMASIN – Sejak dibuka kembali untuk umum pada 20 Februari 2023, perpustakaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus berbenah diri. Terkini, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI memberikan predikat A (sangat baik) atas penilaian re-akreditasi terhadap perpustakaan BI Kalsel di Banjarmasin, pada Juli lalu.

Penyerahan souvernir dari BI Kalsel untuk tim Perpusnas

Predikat tertinggi yang diberikan Perpusnas RI itu, sekaligus meningkatkan nilai akreditasi perpustakaan BI Kalsel.

Seperti diketahui, pada penilaian akreditasi edisi sebelumnya, yakni tahun 2019, perpustakaan BI Kalsel mendapatkan predikat B (baik).

Kepala Perwakilan BI Kalsel Wahyu Pratomo, melalui Humas BI Kalsel, pada Kamis (3/8) mengatakan, BI Kalsel selalu memberi perhatian lebih pada upaya pembangunan kualitas sumber daya manusia di Banua, termasuk di bidang literasi.

Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan perpustakaan, yang berperan sebagai jendela wawasan bagi para pemustaka (pengunjung perpustakaan), juga menjadi salah satu indikator kinerja BI Kalsel.

“Nilai akreditasi A yang diberikan Perpusnas RI membuktikan bahwa kualitas layanan perpustakaan BI Kalsel meningkat. Dengan kata lain, naik kelas. Semoga capaian ini bisa mendorong dan mendukung kemajuan literasi di Bumi Banua,” tutur Wahyu.

Sesuai Undang-Undang (UU) Nomor 43 Tahun 2007, pelaksanaan akreditasi perpustakaan di Indonesia, termasuk perpustakaan BI Kalsel, dilaksanakan oleh Perpusnas RI.

Menurut asesor Perpusnas RI Supriyanto seperti diteruskan Humas BI Kalsel, ada sembilan komponen yang dinilai dalam pelaksanaan re-akreditasi kali ini.

Sembilan komponen itu mencakup koleksi, sarana dan prasarana, pelayanan, tenaga, dan penyelenggaraan. Kemudian, ada pula pengelolaan, inovasi dan kreativitas, tingkat kegemaran membaca, dan indeks pembangunan literasi masyarakat.

“Berdasarkan hasil visitasi tim asesor Perpusnas RI dalam rangka re-akreditasi di perpustakaan BI Kalsel, maka diperoleh predikat A atau sangat baik,” jelas Supriyanto.

Menurut Supriyanto, salah satu komponen yang mendapat nilai maksimal, adalah tingkat kegemaran membaca. Hasil maksimal itu diperoleh mengingat jumlah pengunjung perpustakaan BI Kalsel selama setahun terakhir cukup banyak, yaitu 13.821 pengunjung, sehingga mampu memenuhi standar yang ditetapkan Perpusnas RI.

Kepala Perpustakaan sekaligus Kepala Unit Humas BI Kalsel Adhi Nugroho mengatakan, jumlah koleksi yang dimiliki perpustakaan BI Kalsel saat ini mencapai 6.160 koleksi. Tahun ini, perpustakaan BI Kalsel fokus menambah jumlah koleksi buku digital, total sebanyak 263 koleksi, yang seluruhnya dapat diakses lewat aplikasi iBI Library.

Lebih lanjut, pustakawan BI Kalsel Cholili Hadina menyebutkan, perpustakaan BI Kalsel buka setiap hari kerja, mulai pukul 07.30 hingga 16.45 WITA. Setiap aktivitas perpustakaan BI Kalsel dapat dipantau melalui akun Instagram @perpustakaan_bikalsel dan YouTube: Perpustakaan BI Kalsel.
(BIKalsel-RIW/RDM/RH)

Meriahkan HUT Kalsel ke-73, Diskominfo Kalsel Gelar Lomba Video Kreatif

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan memperingati hari jadi ke-73 pada 14 Agustus 2023 mendatang. Berbagai macam kegiatan pun, dilaksanakan setiap SKPD Lingkup Provinsi Kalsel untuk memeriahkan hari jadi ke-73 ini. Salah satu SKPD yang turut memeriahkan hari jadi Pemerintah Provinsi Kalsel, yakni Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel dengan menggelar lomba video kreatif yang ditujukan kepada seluruh masyarakat di banua ini.

Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel Muhammad Muslim melalui Kepala Seksi Kemitraan dan Hubungan Media Diskominfo Kalsel, Erlinda Puspita Ningrum menyampaikan, lomba video kreatif tersebut bertujuan mendorong seluruh masyarakat untuk menggunakan teknologi secara baik dengan membuat konten-konten yang bersifat positif melalui media sosial (medsos).

“Kita coba dorong masyarakat menggunakan medsos dengan sifat positif, ” ujar Puspa kepada Abdi Persada FM, Jum’at (4/8).

Ia melanjutkan, lomba video kreatif pada hari jadi Pemprov Kalsel, mengusung tema Kalimantan Selatan (Kalsel) unik, banua menarik. Tema tersebut dinilai relevan agar para peserta lomba dapat fokus untuk mengulik pembangunan-pembangunan infrastruktur, dan lingkungan di banua ini.

“Ada program-program terkait pembangunan dan lingkungan yang menarik dan unik,” tambahnya.

Pendaftaran lomba video kreatif akan berakhir pada 10 Agustus mendatang, dan bagi masyarakat yang berminat mendaftar, maka bisa mengklik tautan https://linktr.ee/harjadkalsel2023 . Berbagai hadiahpun, telah disiapkan Diskominfo Provinsi Kalsel untuk para pemenang lomba video kreatif nantinya, yakni berupa uang tunai sebesar Rp.3.000.000 bagi juara pertama, Rp. 2.000.000 bagi juara kedua, Rp. 1.000.000 bagi juara ketiga, dan Rp. 750.000 bagi juara favorit. (MRF/RDM/RH)

Hari Kedua Turdes Kemerdekaan, Akses Jalan di Kuala Lupak Jadi Atensi Paman Birin

BATOLA – Mengawali hari kedua Turdes Kemerdekaan Bergerak Lintas Beribu Sungai Banua, Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor, kembali membagikan bantuan kepada masyarakat yang berada di Desa Kuala Lupak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Jumat (4/8).

Ratusan warga berjejer untuk menerima bantuan dari orang nomor satu di Kalsel itu.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat,” ujar Paman Birin sapaan akrab Gubernur.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor (kanan) saat memberi keterangan kepada wartawan didampingi PJ Bupati Batola Mujiyat (kiri)

Tak hanya untuk memberi bantuan rumah tangga, kedatangan Paman Birin ke ujung Barat Daya Kalsel ini juga sekaligus melihat sejauh mana proses pembangunan infrastruktur jalan di wilayah itu.

“Warga disini mengeluhkan akses jalan. Untuk bepergian ke wilayah kota mereka biasanya hanya menggunakan perahu,” ujarnya.

Foto bersama sejumlah warga di Desa Kuala Lupak bersama Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dan sejumlah pejabat Pemprov Kalsel

Sementara itu Kepala Desa Kuala Lupak Junaidi, berterimakasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, Paman Birin merupakan sosok pimpinan yang sangat peduli terhadap masyarakat.

“Ini kali ketiga Paman Birin kesini. Beliau Gubernur Kalsel pertama yang ke Desa kami,” ungkapnya.(SYA/RDM/RH)

Exit mobile version