Bantu Pemprov Atasi Persoalan “Gas Melon”, PT Bangun Banua Kembangkan Bisnis Agen LPG 3 Kg

BANJARMASIN – PT Bangun Banua Kalimantan Selatan berkomitmen untuk terus berkontribusi demi kepentingan masyarakat di Banua. Kali ini, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel tersebut mengembangkan keagenan LPG (Elpiji) 3 kilogram kerjasama dengan PT Pertamina Retail.

Suasana Syukuran kantor sekaligus gudang Keagenan LPG 3 Kg PT Bangun Banua Kalsel

Peresmian ditandai dengan syukuran di kantor sekaligus gudang Keagenan LPG 3 Kg PT Bangun Banua Kalsel yang terletak di Jl Mistar Tjokrokusumo Kelurahan Sei Tiung Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru, Jumat (3/3). Dalam acara tersebut dilakukan prosesi “Batapung Tawar” armada truk pengiriman tabung gas elpiji 3 kg secara bergantian.

Prosesi Tapung Tawar Armada Truk Pengiriman Gas LPG oleh Plt Asisten 3 Setdaprov Kalsel, Subhan Nor Yaumil

Dalam sambutannya yang dibacakan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten 3 Setdaprov Kalsel, Subhan Nor Yaumil, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor berharap dengan PT Bangun Banua menjadi agen LPG 3 Kg ini dapat berdampak kepada masyarakat untuk kemudahan mendapatkan tabung gas elpiji bersubsidi.

“LPG bersubsidi diharapkan dapat disalurkan dengan tepat kepada masyarakat yang berhak,” pesannya.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin juga meminta PT Bangun Banua Kalsel dapat membantu pemerintah mengatasi kelangkaan LPG bersubsidi yang kerap terjadi.

Sementara, Dirut PT Bangun Banua Kalsel, Bayu Budjang mengatakan keikutsertaan pihaknya menjadi agen gas elpiji atas permintaan masyarakat selama ini.

“Kita berharap PT Bangun Banua dapat membantu pemerintah daerah mengatasi melambungnya harga gas elpiji bersubsidi yang berada di atas HET,” jelasnya.

Pihaknya akan mendistribusikan gas elpiji 3 Kg ke seluruh kabupaten/kota se Kalsel secara merata.

“Tahap awal bakal 560 tabung gas kita bagikan,” katanya.

Sedangkan, Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo memberikan apresiasi kepada PT Bangun Banua Kalsel yang terus berinovasi dalam pengembangan bisnisnya untuk kepentingan masyarakat dan peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Kita harapkan PT Bangun Banua Kalsel juga berperan aktif mengatasi kelangkaan gas bersubsidi yang kerap terjadi dan menyalurkan tabung gas bersubsidi secara tepat,” terangnya.

Turut hadir dalam peresmian tersebut, antara lain Direktur Umum PT Bangun Banua Yusni Hardi dan seluruh jajaran direktur lainnya, Perwakilan Pemko Banjarbaru, Forkopimcam Cempaka serta stake holder lainnya. (RILISBANGUNBANUA-NRH/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Sarankan Penyertaan Modal Perumda PALD Dibentuk Pansus

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menyarankan, pengajuan penyertaan modal dari Perumda Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD), hendaklah dibentuk Panitia Khusus.

Hal itu disampaikan, Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Awan Subarkah, kepada wartawan, pada Senin (6/3).

Awan menjelaskan, adanya usulan Pemerintah Kota Banjarmasin, terkait pengajuan penyertaan modal untuk Perumda Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD) Banjarmasin, di tahun 2023 ini, disikapi positif. Secara umum Fraksi PKS DPRD Banjarmasin, memberikan pemandangan umum yaitu setuju, agar dibahas ke tahap berikutnya.

“Kalau disetujui nanti akan dibahas dalam bentuk pansus,” katanya

Disampaikan Awan, sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, maka akan dilakukan rapat pembentukan panitia khusus, supaya diketahui jumlah nominal yang diberikan, kemudian pencairan, termasuk ada atau tidaknya penolakan penyertaan modal tersebut.

“Kami mendukung penuh pembenahan sanitasi, karena sangat penting sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan warga,” jelasnya

Sementara itu, Direktur Perumda PALD Kota Banjarmasin Endang Waryono menyampaikan, saat ini kondisi perusahaan Pengelolaan Air Limbah Domestik memang memerlukan penyertaan modal, dalam bentuk menambah jaringan perpipaan, agar memperluas jangkauan pelanggan. Mengingat biaya operasionalnya lebih besar dari pendapatan yaitu sekitar Rp500 juta, sedang perolehan hanya sekitar Rp300 juta.

Direktur Perumda PALD Kota Banjarmasin Endang Waryono

“Kekurangan itu ditutupi adanya simpanan dana sekitar Rp3 miliar, dan hanya mampu diperkirakan bertahan hingga di tahun 2024 mendatang,” tutupnya.

Untuk diketahui, pelanggan rumah tangga Perumda PALD sekitar 5.000 atau baru 4 persennya, sedang untuk niaga sekitar 2 persen dari jumlah pelanggan PT Air Minum Bandarmasih Kota Banjarmasin yang mencapai hampir 170 ribu. (NHF/RDM/RH)

Penderita Batu Ginjal di Banjarmasin Meningkat

BANJARMASIN – Jelang Peringatan Hari Ginjal Sedunia Tahun 2023 yang akan diperingati pada 10 Maret nanti, masyarakat di Kalsel diminta untuk menjaga kesehatan ginjal mereka. Mengingat, saat ini tengah terjadi peningkatan penderita batu ginjal di Kota Banjarmasin.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar mengatakan, masyarakat Kalimantan Selatan hendaknya dapat mengkonsumsi makanan yang sehat, minum banyak air putih, tidak mengkonsumsi obat sembarangan atau tanpa resep dokter serta lainnya.

“Ginjal yang dimiliki oleh manusia ada dua, sehingga apabila terjadi kerusakan pada salah satunya, maka akan menyebabkan hal yang serius,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Senin (6/3).

Mengingat, lanjut Izzak, penyakit ginjal termasuk serius, maka Kesehatannya perlu dijaga.

Sementara itu, Direktur RSUD Sultan Suriansyah Muhammad Syaukani mengatakan, saat ini di Kota Banjarmasin terjadi peningkatan Penderita Penyakit Batu Ginjal.

Direktur RSUD Sultan Suriansyah Muhammad Syaukani

“Penyakit ginjal tidak hanya terbatas pada gagal ginjal saja, batu ginjal juga termasuk dari penyakit ginjal,” ungkap Syaukani.

Penyebab dari baru ginjal sendiri terjadi, menurutnya, disebabkan adanya konsumsi makanan yang tidak sehat. Seperti, makanan atau minuman yang terlalu manis dan kurang mengkonsumsi air putih.

Bahkan, tambah Syaukani, usia penderita batu ginjal saat ini juga, mengalami pergeseran.

“Jika dulu hanya diderita usia tua, kini sudah diderita usia muda atau usia produktif,” ucap Syaukani. (SRI/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Ingatkan Soal Potensi Bencana Hingga Inflasi Jelang Ramadhan

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar apel gabungan awal bulan maret tahun 2023, bertempat di Halaman Setdaprov Kalsel pada Senin (6/3). Apel gabungan dihadiri seluruh pejabat Eselon III, Eselon IV, Pejabat Fungsional Khusus, dan Staff PNS dari 24 dinas/badan/biro lingkup Setdaprov Kalsel.

Saat menjadi Pembina Apel, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan apel gabungan awal bulan ini merupakan sarana yang tepat untuk menyampaikan situasi dan dinamika daerah, yang perlu menjadi perhatian bersama, salah satunya terkait potensi hujan sedang, hingga lebat yang melanda beberapa waktu yang lalu hingga beberapa waktu ke depan.

“Kita perlu mempersiapkan diri dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi bencana,” ungkap Sahbirin Noor.

Sahbirin Noor melanjutkan, dirinya mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Provinsi Kalsel, agar dapat memiliki sifat peduli sosial, khususnya peduli terhadap masyarakat yang memerlukan bantuan akibat terdampak musibah bencana. Para ASN harus dapat tanggap, mampu merasakan dan memahami kebutuhan dan kepentingan rakyat yang sedang mendapat musibah.

Pada apel awal bulan Maret tersebut juga, Sahbirin Noor juga mengingatkan kepada semua pihak dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1444 Hijriyah sebagai bulan untuk sarana pengendalian diri dan meningkatkan kesadaran spiritual.

“Bahwa ibadah dibulan Ramadhan menjadi wahana pengendalian diri dan peningkatan spiritual, sehingga manfaatkanlah kesempatan ini untuk intropeksi diri dan mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Tuhan, ” ucap Sahbirin Noor.

Dirinya juga mengimbau kepada SKPD terkait, agar dapat mengendalikan kenaikan harga bahan-bahan pokok menjelang bulan Ramadhan. Langkah – langkah pengendalian inflasi menjelang bulan Ramadhan harus terus diperhatikan, sepertistabilitas bahan – bahan pokok supaya tidak memberatkan rakyat dibulan Ramadhan. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Hibahkan Tanah ke BKN RI

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel bersama Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negera (BKN) RI, menggelar penandatanganan serah terima hibah tanah untuk pembangunan gedung Kantor Regional BKN. Penandatangan Berita Acara Serah Terima Hibah Tanah Milik Pemerintah Provinsi Kalsel kepada BKN RI dilakukan langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, bersama Plt. Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana di Kantor Setdaprov Kalsel pada Senin (6/3), sebagai bentuk dukungan Pemerintah Daerah untuk kelancaran administrasi kepegawaian daerah.

Plt Kepala BKN RI Bima Haria Wibisana menyampaikan, pihaknya mengucapkan terima kasih dan apresiasinya kepada Gubernur Kalsel, atas hibah tanah sehingga BKN bisa memiliki kantor regional yang lebih baik.

“Sebelumnya kami sudah punya kantor regional, namun kurang memadai karena akhir-akhir ini banyak sekali permintaan assessment center dan untuk fasilitas seleksi CAT serta tempat parkir pun tidak memadai sehingga mengganggu lalu lintas sekitar,” ungkap Bima.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, dengan adanya hibah tanah ini pihaknya berharap, tanah seluas 10.000 meter persegi di area perkantoran Setdaprov Kalsel ini dapat membawa manfaat, khususnya untuk BKN dan jajarannya. Sehingga dapat membantu kegiatan BKN dalam hal urusan administrasi Pemerintahan.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja BKN Regional VII atas kerja sama yang sangat luar biasa dengan Pemerintah Daerah karena selalu memudahkan urusan persoalan kepegawaian Kalsel, ” ujar Sahbirin Noor.

Untuk diketahui, berita acara hibah tanah merupakan bagian dari pelaksanaan Naskah Hibah sekaligus sebagai tanda serah terima tanah dan merupakan satu kesatuan serta bagian yang tidak terpisahkan dari Naskah Hibah antara Pemerintah Provinsi Kalsel dengan BKN Nomor 9 Tahun 2023 dan Nomor 8/HM.04.01/2023. (MRF/RDM/RH)

Kalsel Ditetapkan Sebagai Tuan Rumah Pra PON Karate Tahun 2023

BANJARMASIN – Provinsi Kalimantan Selatan pada Tahun 2023 ini, telah ditunjuk sebagai Tuan Rumah Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) Karate. Hal ini terungkap pada saat pelaksanaan Rapat Kerja Koordinasi Provinsi (Rakorprov) Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Tahun 2023 yang digelar di Kota Banjarmasin, Sabtu (4/3). Dan, dibuka langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Dalam sambutannya Gubernur menyampaikan, rapat kerja ini dilaksanakan, untuk meningkatkan kinerja FORKI Kalsel dalam meningkatkan prestasi atlet di Banua.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

“Serta kehadiran semua pihak pada Rakorprov ini, untuk meningkatkan sinergisitas, komitmen, serta dapat menyamakan persepsi, dalam melaksanakan program kerja FORKI Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Sehingga, lanjut Sahbirin, apa yang menjadi program kerja FORKI dapat dilaksanakan dengan sebaik baiknya.

“Kami berharap apa yang menjadi program kerja FORKI dapat berjalan lancar dan sukses dalam pelaksanaan,” ucapnya.

Dengan ditetapkan Provinsi Kalsel sebagai Tuan Rumah Pra PON Karate tersebut, maka Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan sepenuhnya.

“Kami berharap atlet karate Provinsi Kalimantan Selatan dapat memberikan prestasi terbaik, pada ajang Pra PON Karate Tahun 2023 di Provinsi Kalimantan Selatan mendatang,” ujar Gubernur.

Seperti diketahui, pada Tahun 2023 ini merupakan tahun yang sibuk bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, karena ada beberapa agenda besar nasional yang dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan. Diantara juga ada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional. (SRI/RDM/RH)

Bank Kalsel Salurkan CSR Perlengkapan Penanganan Kebencanaan

BANJAR – Sebagai wujud kepedulian terhadap bidang sosial kemasyarakatan, Bank Kalsel melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan bantuan perlengkapan penanganan kebencanaan. Bantuan diberikan guna mendukung pemberian layanan yang cepat dan terarah dalam penanganan bencana dan kegiatan bakti sosial kemasyarakatan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Sosial Provinsi Kalsel.

Dana senilai Rp100 juta dikucurkan untuk pengadaan perlengkapan kebencanaan yang terdiri atas Tenda Serbaguna, Tenda DOP, Tenda Kerucut, Meja Makan dan Kursi Lipat. Secara simbolis bantuan diserahkan Komisaris Bank Kalsel, Rizal Akbar Sarupi, yang didampingi Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Suriadi, kepada Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Muhammadun disela seremonial pembukaan Jambore Akbar Relawan Sosial Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Bergerak, di Bumi Perkemahan Alam Roh, Kiram, Kabupaten Banjar akhir pekan lalu.

Menanggapi bantuan tersebut, Muhammadun, selaku Plt. Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalsel menyampaikan apresiasi, dan ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan Bank Kalsel melalui program CSRnya.

“Atas nama Dinas Sosial Provinsi Kalsel, kami berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan Bank Kalsel melalui program CSR, berupa perlengkapan penanganan dan penanggulangan bencana serta bakti sosial kemasyarakatan. Kami akan gunakan bantuan tersebut sebaik-baiknya, khususnya untuk penanganan bencana dan bakti sosial sebagaimana diamanatkan Bank Kalsel,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Rizal Akbar Sarupi selaku Komisaris Bank Kalsel menyampaikan komitmen Bank Kalsel untuk senantiasa mendukung program Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, terutama terkait dengan penanganan kebencanaan dan bakti sosial kemasyarakatan yang dilakukan Dinas Sosial.

“Melalui bantuan ini, kami berharap dapat mengoptimalkan pelayanan para relawan Dinas Sosial dalam aktivitasnya melakukan penanganan dan penanggulangan bencana di Kalimantan Selatan. Semoga para relawan kita selalu diberikan kesehatan dan perlindungan saat menjalankan tugasnya, serta menjadi amal jariyah bagi kita semua”, pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version