Polda Kalsel Ukir Prestasi, 7 Satker dan Satwil Raih Penghargaan KPPN Banjarmasin

Banjarmasin – Keberhasilan Polda Kalimantan Selatan meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara, menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan dari Kantor Pelayanan Pembendaharaan Negara (KPPN) Banjarmasin.

Pemberian penghargaan itu berlangsung di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Polda Kalsel, yang dihadiri Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono, Kepala KPPN Banjarmasin Tri Ananto Putro, Auditor Itwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Kapolres Banjarbaru dan Kapolres Banjar.

“Pada prinsipnya, penghargaan yang diberikan KPPN Banjarmasin hari ini, merupakan salah satu bentuk apresiasi buat Polda Kalsel terlebih selama ini belum pernah ada,” terang Wakapolda Kalsel, Selasa (5/4) siang.

Selain itu, lanjutnya, penghargaan yang diperoleh ini juga menjadi motivasi untuk Satker dan Satwil Polda Kalsel lainnya.

“Paling tidak dengan nilai sangat bagus, yang sudah bagus menjadi sangat bagus, itu yang menjadi perhatian Kita selaku Pimpinan Polri di Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Dengan penghargaan yang ditorehkan ini, Wakapolda berharap upaya untuk mempertahankan capaian predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) di lingkungan Polri selama 8 kali berturut-turut dapat terwujud.

Sementara itu Kepala KPPN Banjarmasin Tri Ananto Putro mengatakan, tahun 2021 merupakan tahun yang luar biasa bagi Polda Kalsel karena atas kinerjanya berhasil meraih penghargaan dengan 7 kategori.

Dari tujuh kategori itu, ada kategori “Kuasa Pengguna Anggaran Terbaik” diberikan KPPN Banjarmasin kepada Polda Kalsel yang merupakan hal luar biasa, dan ini sebagai bentuk fokus perhatian Pimpinan dalam pengelolaan APBN tahun 2021.

Selain itu prestasi yang sangat luar biasa juga didapat dari kategori “Bendahara Pengeluaran” yang menjadi Bendahara terbaik, dan ini akan menjadi pemacu untuk memberikan kinerja yang lebih baik tidak hanya di lingkup Polri namun juga instansi lainnya.

Apresiasi pun diberikan KPPN Banjarmasin atas capaian kategori “Pengelolaan Hibah”, karena dengan hibah yang sangat banyak, Satker dilingkup Polda Kalsel dengan kinerja pencatatan dan pertanggungjawabannya mampu dilaksanakan dengan sangat baik dan luar biasa.

Adapun penerima penghargaan di lingkup Polda Kalsel dari KPPN Banjarmasin tersebut diantaranya :
1) Biro SDM Polda Kalsel (Terbaik Dalam Pengelolaan Hibah Tahun 2021).
2) Bid Dokkes Polda Kalsel (Terbaik I Laporan Pertanggungjawaban Bendahara Tahun 2021 Satker Pagu Besar)
3) Bid Dokkes Polda Kalsel (Terbaik II Pengelolaan Dokumen Pencarian Anggaran Tahun 2021)
4) Penda I Rizali Hadi – Rumkit Bhayangkara Banjarmasin (Terbaik I Bendahara Pengeluaran Tahun 2021 Satker Pagu Besar)
5) Kombes Pol Ronny Suseno, S.I.K. – Sat Brimob Polda Kalsel (Terbaik I Kuasa Pengguna Anggaran Tahun 2021 Satker Pagu Besar)
6) Polres Banjarbaru (Terbaik II Capaian Output Tahun 2021 Target Output Sedang)
7) Polres banjar (Terbaik II Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun 2021 Satker Pagu Besar). (POLDAKALSEL-RIW/RDM/APR)

Perda Pajak Daerah Terus Didorong, Yani Helmi Terapkan Sosialisasi Secara Berkelanjutan

TANAH BUMBU – Keberadaan Perda Nomor 05 Tahun 2011 milik Pemerintah Provinsi Kalsel diyakini dapat mendorong secara optimal penerimaan kas daerah agar mampu berkembang dengan baik.

Selain termaktub dalam peraturan resmi itu, pandangan ini juga dikemukakan langsung oleh anggota DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi, usai menggelar sosialisasi Perda terkait Pajak Daerah Pemprov Kalsel di Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (4/4) siang.

“Bagaimana masyarakat diatur sedemikian rupa melalui peraturan daerah sehingga ada tata cara membayar pajak yang mana sudah menjadi sebuah kewajiban,” ujarnya.

Selain menjelaskan langkah dan upaya dalam penerimaan di sektor Pajak Kendaraan Bermotor hingga Bea Balik Nama (BBN-KB). Perda itu juga mengatur pendapatan di sektor Pajak Air Permukaan (PAP).

“Ketika bicara Perda, itu tidak hanya pajak daerah, ada juga penerimaan lainnya bekaitan dengan pendapatan kas yang tentu selalu bersama-sama kami kejar. Sehingga, masyarakat dapat memahami dan mengerti apa yang menjadi sebuah kewajibannya,” paparnya Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi.

Politisi Partai Golkar di Komisi II menambahkan, keberadaan Perda itu turut mewujudkan transparansi dalam memudahkan masyarakat yang berhak mendapatkan pelayanan.

“Karena di Komisi II karena Bakeuda Provinsi Kalsel merupakan mitra, saya berkomitmen terus mengawal serta mendorong mereka untuk berkeliling dalam mengedukasi masyarakat terkait Perda tersebut,” ungkapnya.

Agar mampu mendongkrak penerimaan secara berkelanjutan, Yani Helmi mengatakan, salah satunya adalah sosialisasi secara terus menerus ke masyarakat dengan terjun melakukan pendekatan langsung kepada konstituennya.

Peserta yang mengikuti kegiatan Sosper Perda Pajak Daerah oleh anggota Komisi II DPRD Kalsel, M. Yani Helmi

“Ini terus kita digaungkan ke kabupaten/kota termasuk di Tanbu. Selama kegiatan sosialisasi Perda tentu hal tersebut berkaitan jelas dengan pendapatan bagi kas daerah,” papar anggota Komisi II di DPRD Provinsi Kalsel.

Sementara itu, Kasi Pelayanan PKB dan BBN-KB UPPD Samsat Batulicin, Haryadi, mengatakan, agar penerimaan yang tertuang dalam Perda Pajak Daerah Pemprov Kalsel mampu direalisasikan secara optimal langkah kongkritnya tentu memaksimalkan layanan unggulan.

“Salah satu inovasi yang dikembangkan saat ini adalah Samsat Keliling (Samkel) dan diarahkan beberapa daerah istilahnya jemput bola dengan mengoptimalkan dua unit,” bebernya.

Dikonfirmasi dilokasi yang sama, Kasi Pendapatan Lainnya (PL) UPPD Samsat Batulicin, Indra Abdillah, menyampaikan, salah satu fasilitas penunjang untuk mendukung kemudahan pelayanan khususnya penerimaan Pajak Air Permukaan (PAP), perusahaan yang tercatat sebagai wajib pajak hanya tinggal mengoptimalkan penggunaan aplikasi bernama SIPAPAN.

“Saat ini kami masih perlu melakukan sosialisasi kepada tiap-tiap perusahaan di Tanah Bumbu sehingga mereka dapat mengisi data dengan akurat dan benar sesuai apa yang ada di lapangan,” ungkapnya. (RHS/RDM/APR)

PEMKO BANJARMASIN GELAR PASAR MURAH RAMADHAN DI KANTOR KECAMATAN BANJARMASIN BARAT

BANJARMASIN – Naiknya harga bahan pokok sembako di pasaran saat ini, membuat Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan selama Bulan Ramadhan melaksanakan Pasar Murah. Seperti, pelaksanaan Pasar Murah Ramadhan di halaman Kecamatan Banjarmasin Barat.

Pasar Murah Ramadhan ini dibuka langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Selasa (5/4).

“Dilaksanakannya Pasar Murah Ramadhan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin, merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap Bulan Ramadhan,” ungkapnya.

Menurut Ibnu, tujuan dilaksanakannya Pasar Murah Ramadhan ini, tentu untuk membantu masyarakat di Kecamatan Banjarmasin Barat, untuk mendapatkan harga lebih murah dibandingkan dengan harga di pasaran.

Warga antri membeli minyak goreng

Harga minyak goreng dijual berkisar Rp21.000 yang biasa di pasaran dijual seharga Rp24.000 perliter, gula dijual Rp12.800 sampai Rp13.000 per kilo dipasaran dijual Rp13.500 – Rp14.000 perkilo.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin Ichroom Mutezar mengatakan, alasan dilaksanakan Pasar Murah Ramadhan selama Bulan Ramadhan, dikarenakan harga bahan pokok mengalami kenaikan di pasaran.

Dengan dilaksanakannya Pasar Murah Ramadhan semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Untuk mendapatkan harga distributor.

“Selama Bulan Ramadhan ini, Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin akan menggelar Pasar Murah Ramadhan sebanyak 16 titik, 4 titik dengan sistem Bazar, sedangkan sisanya Pasar Murah Ramadhan biasa,” ucap Tezar. (SRI/RDM/APR)

DPRD BANJARMASIN GELAR RDP TERKAIT LKPj WALIKOTA TAHUN 2021

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin, menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan SKPD dilingkup Pemerintah kota.

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD kota Banjarmasin, Muhammad Yamin menjelaskan, pembahasan rapat ini, menyikapi pengajuan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Banjarmasin tahun 2021, yang diajukan pada Kamis (24/3) lalu.
Rapat LKPj ini di bahas masing-masing empat komisi sesuai dengan mitra kerjanya, digelar mulai Senin (4/4) sore kemarin, dijadwalkan hingga pekan depan.

“Sebelumnya Senin (4/4) pagi, kami gelar rapat paripurna pembentukan susunan alat kelengkapan dewan, dilanjutkan penyampaian raperda inisiatif tentang penyelenggaraan toleransi kehidupan bermasyarakat,” ucapnya, Selasa (5/4).

Wakil Ketua DPRD kota Banjarmasin, Muhammad Yamin, saat memberikan komentarnya

Yamin menjelaskan, selama pelaksanaan rapat LKPj ini, berjalan lancar dan tertib, meski pada bulan suci Ramadhan, tidak mengganggu dalam beraktifitas, terbukti kehadiran anggota dewan dan Kepala Dinas bersama Kabid dan Kasinya tepat waktu.

“Kita ingin terjalin sinergitas dari kalangan legislatif, yang baru saja berubah posisinya di alat kelengkapan dewan, dengan pihak eksekutif,” katanya

Lebih lanjut politisi Gerindra DPRD Banjarmasin ini menambahkan, hasil rapat
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Banjarmasin tahun 2021, akan disampaikan ke unsur pimpinan untuk diberikan rekomendasi, melalui nantinya disampaikan dalam rapat paripurna, dan ini tentu mewujudkan pembangunan di kota seribu sungai lebih terarah.

Suasana Rapat Pembahasan LKPj di Komisi II DPRD Banjarmasin

“Mari bersama-sama membangun kota ini, untuk menjadikan maju terdepan dari kota besar lainnya,” tutup Yamin.

Untuk diketahui, dari hasil rapat paripurna
pembentukan susunan alat kelengkapan dewan, Komisi I dipimpin Faisal Heriyadi, Komisi II Awan Subarkah, Komisi III Hilyah Aulia, Komisi IV Saut Nathan Samosir. Sedangkan jabatan Badan Kehormatan (BK) Muhammad Isnaini dan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Darma Sri Handayani. (NHF/RDM/APR)

Jual Minyak Goreng Murah, Pasmur Gatriwara Kalsel Diserbu Warga

Banjarmasin – Baru hitungan detik dibuka oleh Ketua Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara) Kalsel, Faridah Supian HK didampingi Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, Pasar Murah Ramadhan 1443 Hijriah yang digelar di halaman belakang kantor “Rumah Banjar” diserbu warga, Selasa (5/4).

Mereka rela antri dan berdesakan berebut minyak goreng murah yang disediakan di satu stand khusus dan dijual hanya dengan harga Rp21.000 – Rp22.000 perliternya. Tak hanya itu, warga pun semakin membludak setelah Ketua DPRD Kalsel membeli beberapa dus minyak goreng dan dibagikan secara cuma-cuma kepada warga.

Ketua Pelaksana Pasar Murah Gatriwara Kalsel, Sanita M Syaripuddin, mengungkapkan ada sekitar 40 kios yang berpartisipasi dengan menjual berbagai produk, mulai dari produk makanan segar, sembako, hingga makanan beku dan peralatan makan. Termasuk minyak goreng berbagai merek dan gula pasir yang saat ini dibutuhkan warga.
Menurutnya pasar murah digelar untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat mendapatkan sembako dengan harga yang lebih murah dibandingkan di pasaran. Apalagi di bulan Ramadhan seperti saat ini, dimana kebutuhan pokok meningkat.

“Kita berharap kegiatan ini setidaknya dapat membantu masyarakat kita yang kesulitan karena harga minyak goreng kemasan meningkat dua kali lipat,” ungkapnya didampingi Ketua Gatriwara Kalsel, Faridah Supian HK dan Bendahara Gatriwara Kalsel, Yuana Dewi M Yani Helmi.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel, Supian HK memberikan apresiasi kepada Gatriwara Kalsel yang telah menggelar kegiatan tersebut. Ia juga meminta agar pasar murah ini kembali digelar di akhir Ramadhan, termasuk juga melibatkan para Wakil Rakyat lainnya di “Rumah Banjar” dan para pengusaha untuk berkolaborasi membantu warga memenuhi kebutuhannya menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Mudah-mudahan jelang lebaran nanti juga ada kegiatan serupa dari Gatriwara, mengingat kebutuhan juga akan meningkat,” tuturnya.

Pasar Murah Gatriwara juga diikuti oleh instansi lain, seperti Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel serta Bulog. (NRH/RDM/APR)

SKPD Kalsel Diminta Fokus Tingkatkan Akuntabilitas Kinerja

BANJARBARU – Hasil evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) Kalsel tahun 2021 mencapai 78,91. Meningkat sebesar 0,42 persen dibanding tahun 2020, yaitu sebesar 78,49.

Hal ini disampaikan Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel, Sulkan, usai menghadiri penyerahan hasil evaluasi akuntabilitas kinerja dan pelaksanaan reformasi birokrasi oleh Kementrian PAN-RB secara virtual di Command Center Setdaprov Kalsel, pada Selasa (5/4).

Meski dapat dikatakan hasil tersebut belum meningkat secara signifikan, namun SAKIP Kalsel masih berada pada kategori BB (Sangat Baik).

“Pada dasarnya akuntabilitas kinerja kita semuanya meningkat, tidak ada yang turun dibanding tahun 2020, namun peningkatannya masih sedikit. Nah kita mau tahun 2022 ini terjadi lompatan yang signifikan. Sehingga berubah dari BB menjadi A,” ucapnya.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel, Sulkan

Sulkan membeberkan, ada 5 indikator yang menentukan hasil evaluasi SAKIP ini. Diantaranya akuntabilitas perencanaan, akuntabilitas pengukuran, akuntabilitas pelaporan, dan akuntabilitas evaluasi internal, serta akuntabilitas capaian kinerja.

“75 persen SKPD kita harus mendapat nilai A agar hasil evaluasi SAKIP Kalsel juga berubah jadi A,” terangnya.

Sehingga dilanjutkannya, perlu komitmen seluruh pimpinan SKPD untuk memperbaiki semua kriteria yang direkomendasikan oleh Kementrian PAN-RB dalam laporan hasil evaluasi ini.

“Untuk itu, segera nanti mungkin dirapatkan dibawah pimpinan pak Sekda untuk lebih fokus lagi untuk memperbaiki target kinerja kedepan,” ungkapnya.

Dalam penyerahan tersebut juga diketahui, atas pembinaan Pemprov Kalsel, Kabupaten HSS berhasil meraih predikat A pada SAKIP tahun 2021.

“Ini merupakan cambuk bagi kita semua, utamanya para SKPD untuk lebih fokus lagi meningkatkan akuntabilitas ini dalam segala aspek,” tutupnya.(SYA/RDM/APR)

Polda Kalsel Bongkar Aksi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Delapan Tersangka Ditangkap

Banjarmasin – Sistem monitoring dan pengawasan ketat distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi kembali membuahkan hasil, dengan terbongkarnya aksi penyalahgunaan BBM atas Solar Subsidi di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pengungkapan kasus penyimpangan BBM Bersubsidi ini terwujud atas kerjasama yang baik antara Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalsel dan Polres Jajaran yang berhasil menangkap 8 (delapan) pelaku. Dari penangkapan itu, polisi juga mengamankan 3.075 liter Solar dengan total kerugian mencampai Rp. 14.182.500,- (Empat belas juta seratus delapan puluh dua ribu lima ratus rupiah).

Kedelapan pelaku tersebut berinisial AS, DA, BU, SA, RS, HY, SU, dan AR. Mereka ditangkap di lokasi dan wilayah berbeda.

Hal itu disampaikan Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto melalui Kabid Humas Kombes Pol Mochamad Rifa’i di Banjarmasin, pada Selasa (5/4).

Ia menuturkan, selain Ditreskrimsus Polda Kalsel, Polres yang turut serta mengamankan para tersangka diantaranya Polres Hulu Sungai Selatan, Polres Hulu Sungai Tengah, dan Polres Balangan.

Dikatakan oleh Kabid Humas, modus yang dipakai para pelaku adalah melakukan pengisian secara berulang – ulang untuk di jual kembali melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh Pemerintah.

“Pada saat melakukan pengisian, para pelaku menggunakan jerigen dan drum kosong, bahkan mobil yang telah di modifikasi tangkinya pun digunakan para pelaku agar bisa menampung banyak BBM jenis solar,” ujarnya.

Selain mengamankan 3.075 liter solar dan 8 tersangka, polisi juga menyita barang bukti lainnya seperti Mobil dan truk lengkap dengan STNK, struk pembelian, jerigen, drum, tangki modifikasi, pompa air, dan uang tunai. (BIDHUMASPOLDAKALSEL-RIW/RDM/APR)

Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan, Bank Kalsel Bagikan Ratusan Takjil

Banjarmasin – Momentum bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah
dimanfaatkan oleh jajaran Bank Kalsel untuk menebar kebaikan dengan membagikan
kotak makanan berbuka puasa secara gratis kepada masyarakat, di Perempatan
Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya menuturkan, momentum bulan Ramadhan
merupakan bulan yang sangat baik untuk mengerjakan amal kebaikan, salah satunya
berbagi takjil kepada masyarakat yang melakukan perjalanan menuju rumahnya.

“Kegiatan ini kita lakukan sebagai wujud kepedulian kami kepada masyarakat yang
menjalankan ibadah puasa, namun tidak sempat berbuka karena masih dalam
perjalanan. Kami harap kegiatan ini bisa bernilai pahala dan berkah,” terangnya saat
ditemui sesaat setelah membagikan takjil, Senin (4/4).

Tercatat sebanyak 300 takjil dibagikan di tahap awal bulan Ramadhan 1443 Hijriah ini. Pembagian makanan gratis untuk berbuka tersebut, dilaksanakan dari Senin
hingga Jumat di beberapa tempat selama Bulan Suci Ramadhan.

“Jadi kegiatan berbagi di bulan Ramadhan ini memang rutin digelar setiap tahunnya, dan ini murni inisiatif insan Bank Kalsel untuk berbagi kepada sesama. Terus semangat menjalankan ibadah puasa, tetap jaga kesehatan dan menerapkan
protokol kesehatan,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/APR)

TNI AD Manunggal Air Bersih, Pulihkan Fungsi Sungai Di Banjarmasin

Banjarmasin – Korem 101/Antasari bersama Balai Wilayah Sungai Kalimantan III melaksanakan kegiatan pemeliharaan sungai sepanjang 900 meter di Jalan Veteran Kilometer 1 Kecamatan Banjarmasin Timur, Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Senin (4/4).

Pemeliharaan sungai ini merupakan implementasi dari program yang dicanangkan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman untuk Manunggal TNI Air Bersih bagi masyarakat di sejumlah daerah.

Komandan Korem 101/Antasari yang diwakili oleh Kasiter Kasrem 101/Antasari Kolonel Kav Dicky Armunantho Mulkan selaku koordinator kegiatan mengatakan, kegiatan ini merupakan kerjasama antara Korem 101/Antasari dengan Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, untuk melakukan pembersihan sungai di Kota Banjarmasin, karena sedimentasi dan sampah sudah memenuhi aliran sungai.

“Hal ini juga dalam rangka implementasi program TNI AD Manunggal Air Bersih, untuk memperlancar ketersediaan aliran air di sungai. Selama mengerjakan kita bersyukur karena semua target sudah tercapai, hasilnya bisa berdampak positif pada kebersihan dan kelancaran aliran sungai,” ujarnya.

Pada kerjasama ini, menurut Dicky, pihaknya juga mengerahkan personel Kodim 1007/Banjarmasin, Yonif 623/BWU, alat berat, dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama melakukan karya bakti ini.

“Penyelesaian pemeliharaan sungai ini dapat diselesaikan lebih cepat dari kurun waktu yang ditargetkan selama 45 hari, berkat kerjasama dari banyak pihak, tanpa mengurangi kualitas kerja,” jelasnya.

Korem 101/Antasari berharap, pasca normalisasi sungai, masyarakat dapat bersama-sama menjaga sungai yang sudah baik dan normal, agar tetap bersih dan mengalir untuk bmemberikan manfaat bagi masyarakat. (PENREM-RIW/RDM/APR)

GUBERNUR KALSEL, RESMI BUKA PASAR MURAH RAMADHAN DI BANJARMASIN

BANJARMASIN – Pembukaan pasar murah Ramadhan, berlangsung di halaman kantor Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan S Parman, Senin (4/4).

Kepada sejumlah wartawan, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, setelah meninjau pasar murah mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi keberadaan pasar murah di bulan Ramadan hingga lebaran nanti, untuk membantu masyarakat, agar dapat memenuhi keperluan bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Kami minta kepada stakeholder lain, dapat berpartisipasi dalam pelaksanaan pasar murah atau pembagian sembako untuk membantu masyarakat di banua,” ucapnya.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, saat diwawancara awak media

Sahbirin meminta, bagi semua pedagang hendaklah menjaga stabilitas harga barang, karena yang banyak diperlukan warga saat ini di bulan Ramadan seperti minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, serta kebutuhan dapur berupa bawang putih dan merah.

“Pasmur ini hendaklah dapat dimanfaatkan masyarakat. Mengingat terjadi potensi fluktuasi harga sejumlah bahan pokok seperti minyak goreng, tepung, telur, daging, gula, dan lain-lain,” katanya

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, menjelaskan, kegiatan pasar murah ini produsen minyak goreng lokal menyediakan sebanyak 2.400 liter bagi pengunjung, dengan ketentuan maksimal pembelian dua liter per orang.

“Sejak dibuka pasmur, stand minyak goreng banyak didatangi warga. Mereka rela antri demi mendapat minyak goreng seharga Rp22.000 per liter. Bahan lain yang dibeli gula pasir dan telur ayam ras,” jelasnya

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, saat memberikan komentarnya

Lebih lanjut Birhasani menambahkan, untuk gula pasir disediakan sebanyak satu ton di satu titik, dan itu berlaku disemua titik di kalsel. Ia berharap warga memanfaatkan pasar murah Rammadhan dengan tetap disiplin protokol kesehatan.

“Setelah ini, kita gelar di halaman gedung DPRD Provinsi Kalsel pada Selasa (5/4), dilanjutkan ke 12 kabupatan dan kota lain,” tutup Birhasani.

Untuk diketahui, dalam kegiatan pasar murah Ramadhan, beberapa SKPD terkait turut berpartisipasi, diantaranya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Selatan serta Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura, kemudian dari Bulog, distributor minyak goreng, ritel modern hingga puluhan pelaku usaha mikro kecil menengah atau UMKM Banjarmasin. (BIROADPIM-NHF/RDM/APR)

Exit mobile version