Terima Kunjungan Puluhan Pelajar, Depo Arsip Kalsel Siap Beri Edukasi Tata Kelola Arsip

BANJARBARU – Depo Arsip Banjarbaru dibawah naungan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali menerima kunjungan puluhan siswa yang ingin melihat langsung proses pembentukan hingga pemusnahan arsip, Rabu (9/11). Kunjungan kali ini berasal dari siswa SMK Negeri 1 Pelaihari.

Antusiasi siswa saat melihat arsip yang ada di Depo Arsip Banjarbaru

Rombongan yang dipimpin Wakasek Bidang Kehumasan, Ahmad Robbi serta Wali Kelas dan sejumlah Guru ini disambut hangat oleh Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie yang diwakili Kepala Bidang Pengelolaan Arsip, Riza Fahlevi, serta ASN di Depo Arsip Banjarbaru.

Kepala Bidang Pengelola Kearsipan Dispersip Kalsel, Riza Fahlevi

“Kedatangan mereka (rombongan) adalah untuk mengetahui bagaimana proses pemilihan, pembentukan, hingga pemusnahan arsip yang ada di Depo Arsip,” papar Riza.

Depo Arsip sendiri memang menyediakan wadah untuk pelajar maupun mahasiswa yang ingin mengenal lebih jauh tentang tata kelola kearsipan yang sesuai standar dan kaedah yang tertera dalam Undang-Undang.

Menurut Riza, semua hal tentang kearsipan sangat penting bagi pelajar dan mahasiswa, terutama yang mengenyam pendidikan di jurusan perkantoran. Depo Arsip diakuinya siap untuk mengedukasi siapapun yang datang berkunjung.

“Kita sangat terbuka, kita siap melayani siapapun yang datanf berkunjung ke tempat kita, baik lewat surat terlebih dahulu atau datang langsung. Asalkan kita tidak ada kesibukan lain yang tidak bisa ditinggalkan,” ungkapnya.

Sementara Wakasek Bidang Kehumasan SMK Negeri 1 Pelaihari, Ahmad Robbi mengaku bangga atas pelayanan yang diberikan oleh Depo Arsip dibawah naungan Dispersip Kalsel ini.

Ia berharap, kunjungan rombongannya kali ini dapat meningkatkan tali silaturahmi antar sekolahnya dengan Depo Arsip Banjarbaru.

“Semoga nanti siswa kami bisa mengikuti program magang disini. Sebaliknya, dari Depo Arsip juga kami harap bisa jadi guru tamu kedepannya,” harapnya.

Untuk diketahui, SMK Negeri 1 Pelaihari mengikutsertakan 72 siswa kelas 11 dan 12 jurusan Manajemen Perkantoran pada kunjungan kali ini.

Puluhan siswa tersebut terlihat semangat ketika diajak mengelilingi lokasi penyimpanan arsip yang tertata rapi sembari dijelaskan tata cara pengelolaannya.

“Rencananya kita juga akan ajak siswa kelas 10 pada kunjungan kita di tahun depan,” tutup Robbi.(SYA/RDM/RH)

Diskusi Kajian Dana Transfer ke Daerah Bersama KPK RI Diharapkan Dapat Hasilkan Solusi Yang Konsultif

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel menggelar kegiatan diskusi kajian dana transfer ke daerah bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Kegiatan ini dihadiri Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Subhan Noor Yaumil sebagai Moderator, Direktur Monitoring KPK RI Agung Yudha Wibowo, Bupati Kabupaten Tapin Arifin Arpan, Wakil Bupati Kabupaten Banjar Said Idrus Al-Habsyie, Asisten Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Tanah Laut (Tala) Safarin, Serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) dan Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Tapin, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tanah Laut (Tala). Acara diskusi bersama KPK RI yang membahas terkait optimalisasi pajak sektor pertambangan, tata kelola batubara dan program dana transfer ke Daerah tersebut dilaksanakan di ruang rapat Pangeran Muhammad (PM) Noor Setdaprov Kalsel pada Rabu (9/11).

Direktur Monitoring KPK RI Agung Yudha Wibowo (batik biru)

Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Subhan Noor Yaumil menyampaikan, diskusi bersama KPK RI tersebut diharapkan, dapat menghasilkan solusi yang konsultif, sehingga pembangunan di daerah dapat berjalan berjalan tepat waktu serta sesuai target dan sasaran yang telah ditetapkan. Dengan demikian pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan dengan baik. Melalui diskusi bersama KPK RI ini pula, kajian dana Daerah dapat dioptimalkan agar dapat melakukan pencegahan penyalahgunaan anggaran.

“Melalui diskusi ini nanti, kajian dana transfer Daerah dapat dioptimalkan efektifitas dan akuntabilitas penggunaannya,” ungkap Subhan.

Subhan melanjutkan, dengan adanya Diskusi bersama KPK RI, diharapkan dapat melakukan pencegahan penyalahgunaan anggaran dari tingkat pusat, daerah, hingga tingkat desa. Melalui diskusi bersama KPK RI ini juga, dirinya mengajak seluruh Pemerintah Kabupaten-Kota untuk terus bersinergi dan berkolaborasi untuk bersama-sama mengelola program pembangunan.

“Mari kita jadikan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebagai Instrumen untuk mewujudkan keadilan dan kesejahteraan masyarakat,” tutup Subhan.

Sementara itu, Direktur Monitoring KPK RI Agung Yudha Wibowo menyampaikan, diskusi ini merupakan momen yang baik untuk bersilaturahmi menjalankan amanah tugas-tugas negara. Direktorat Monitoring KPK RI ingin berdiskusi bersama 3 Kabupaten-Kota terkait beberapa tugas dari pusat, yakni membahas terkait optimalisasi pajak sektor pertambangan, tata kelola batubara dan program dana transfer ke daerah.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Kalsel yang telah menyiapkan tempat, sarana dan prasarana diskusi ini, ” ungkapnya.

Ia menambahkan, dengan adanya diskusi ini, maka kita bisa bersama-sama menemukan solusi, merumuskan jawaban persoalan-persoalan yang ada di Daerah Provinsi Kalsel, untuk bisa diteruskan ke Pemerintah Pusat.

“Kehadiran kami di sini, dalam rangka melaksanakan tugas-tugas monitoring, yakni memetakan potensi-potensi korupsi yang ada di Program-Program Pemerintah Pusat, ” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

20 Kecamatan di Kabupaten Banjar Siap Dialiri Jaringan Internet

BANJAR – Kabupaten Banjar kembali mendapatkan bantuan menara Base Transceiver Station (BTS) dari pemerintah pusat sebanyak 17 unit. Bahkan, fasilitas ini bakal siap menjangkau 20 kecamatan hingga menembus ratusan desa di dalamnya.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Banjar, Aidil Basith menuturkan, dengan menggunakan fiber optik diharapkan bisa lebih memudahkan untuk berkomunikasi antar kecamatan.

Suasana rakor bersama dengan camat se Kabupaten Banjar soal bantuan 17 unit menara BTS

“Alhamdulillah, kita mendapatkan kabar tadi malam bahwa Pemkab Banjar kembali mendapatkan bantuan BTS sebanyak 17 unit dari pusat,” ujarnya melalui penyampaian rapat koordinasi (rakor) bersama seluruh camat, di Ruang Command Center Manis Banjar, Rabu (9/11).

Sebelumnya, lanjut dia, Pemkab Banjar juga pernah menerima bantuan 30 unit menara BTS untuk beberapa kecamatan. Hal ini bertujuan memudahkan masyarakat mengakses jaringan internet.

“Apabila ditotalkan keseluruhan ada sekitar 47 BTS,” bebernya.

Artinya, menurut Aidil, peran camat yang hadir dalam rapat koordinasi itu tentu sangat mendukung atas keberadaan dari bantuan pengadaan ini.

“Dukungan dari camat untuk memberikan informasi wilayah mana yang blank spot agar nantinya dapat ditindaklanjuti Kominfo,”

Dari 17 unit BTS, dia menargetkan, pembangunannya akan dilakukan dalam waktu dekat. Sehingga, 2024 seluruh ruang lingkup kecamatan di Kabupaten Banjar suda bisa menikmati jaringan internet.

“Semoga dapat terlaksana tanpa kendala,” ucapnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 17 desa di empat kecamatan di Kabupaten Banjar yang bakal terkoneksi dengan jaringan internet setelah tiang menara BTS resmi dipasang. Di antaranya Aranio, Pengaron, Cintapuri Darussalam dan Sambung Makmur.

“Tiwingan Baru, Tiwingan Lama, Surian Hanyar, Banua Hanyar, Sumber Sari, Simpang Lima, Keramat Mina, Atiim, Lubang Baru, Penyiuran, Maniapun, Gunung Batu, Batang Banyu, Sungai Lurus, Batu Tanam dan Pasar Baru,” pungkasnya. (PEMKAB BANJAR-RHS/RDM/RH)

Kendalikan Inflasi, Diskop UKM Kalsel Gelar Pasar Rakyat Untuk UMKM Bergerak

BANJARMASIN – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pasar Rakyat untuk Usaha Mikro Kecil Menengah Bergerak.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Yanuar Noor Rifai, kepada Abdi Persada FM, melalui sambungan telepon pada Selasa (8/11) menjelaskan, Pasar Rakyat untuk UMKM Bergerak digelar di tiga belas Kabupaten dan Kota, mulai 5 November – 3 Desember 2022 mendatang. Ia berharap dengan kegiatan dapat mengendalikan inflasi dan membantu warga dalam memenuhi dalam keperluan bahan pokok.

“Pasar Rakyat ini diperuntukkan bagi warga sebagai pedagang mikro dan kecil, dan sebelumnya mendapatkan kupon terlebih dahulu, yang diakomodir Kepala Desa setempat, bekerjasama Dinas Koperasi dan UMKM Kab dan Kota,” ucapnya

Rifai menjelaskan, paket yang disediakan Pasar Rakyat untuk UMKM Bergerak ada sebanyak 1.200 yaitu seribu paket dari Pemprov Kalsel dan 200 paket subsidi dari Bank Kalsel. Harga satu paketnya Rp68 ribu yang dijual berupa minyak goreng, tepung terigu, telur, bawang merah, bawang putih, dan gula.

“Sejak digelar Pasar Rakyat untuk UMKM Bergerak mulai 5 November di desa Loksaso Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dilanjutkan 6 November ke Kabupaten Tabalong dan 8 November di Kabupaten Balangan, antusias warga sangat tinggi dalam membelinya,” jelas Rifai.

Lebih lanjut Rifai menambahkan, Pasar Rakyat untuk UMKM Bergerak, di Kabupaten Balangan, pihaknya juga merangkai kegiatan menyelenggarakan penyuluhan dan pendampingan hukum, membina UMKM agar naik kelas dan pelatihan akutansi serta pengemasan produk bagi UMKM.

“Semoga dengan terlaksana kegiatan itu, dapat membantu peningkatan kesejahteraan warga di Banua,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

4.000 Kupon Disebar di Kelurahan Sungai Andai Untuk Pasar Murah Setempat

BANJARMASIN – Untuk menekan angka inflasi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin menggelar, Pasar Murah di Kelurahan Sungai Andai, Rabu (9/11).

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar mengatakan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin saat ini kembali, menggelar Pasar Murah Kota Banjarmasin Tahun 2022, dalam rangka pengendalian inflasi di Kota Banjarmasin.

Kadisperdagin Banjarmasin Ichrom Muftezar didampingi Kabid Perdagangan Rahman Noorrahim

“Saat ini dilaksanakannya pasar murah untuk yang ke 5 kali di Kota Banjarmasin. Dengan tujuan untuk penanggulangan serta pengendalian inflasi, dengan menggunakan dana BTT,” ungkap Tezar, kepada sejumlah wartawan.

Menurut Tezar, untuk di kawasan Kelurahan Sungai Andai total paket yang dibagikan sekitar 2 ribu paket lebih, sehingga total paket sembako yang telah dibagikan pada pasar murah di Kota Banjarmasin sebanyak 13 ribu lebih.

“Mudah mudahan disemua Kelurahan yang ada di Kota Banjarmasin bisa dilaksanakan Pasar Murah,” ucapnya.

Sementara itu Kabid Perdagangan Disperdagin Kota Banjarmasin Rahman Noorrahim mengatakan, pada pelaksanaan Pasar Murah di Kelurahan Sungai Andai ini, diselenggarakan dua hari 9-10 November 2022, dengan pemberian subsidi sebesar Rp20 ribu per paket.

Untuk telur satu rak isi 30 biji dapat ditebus dengan harga Rp 25 ribu harga dipasaran dijual Rp45 ribu, gula dan minyak ditebus dengan harga Rp 24 ribu dengan harga di pasaran Rp44 ribu , serta bawang merah ditebus hanya dengan harga Rp 9 ribu saja sedang harga di pasaran Rp29 ribu.

Sedangkan, Sekretaris Lurah Sungai Andai Nur Inayah mengatakan, Kelurahan Sungai Andai Kota Banjarmasin membagikan 4 ribu kupon paket sembako murah untuk warga setempat.

Seklur Sungai Andai Nur Inayah

“Pada pelaksanaan Pasar Murah yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian, pihak Kelurahan Sungai Andai membagikan 4 ribu kupon untuk warga setempat,” ungkapnya.

Menurut Nur Inayah, untuk mendapatkan paket sembako dengan harga murah, warga menebus dengan membawa kupon tersebut.

“Kupon untuk pasar murah dibagikan oleh RT masing masing yang ada di Kelurahan Sungai Andai,” ucap Nur Inayah. (SRI/RDM/RH)

DPRD Kalsel Usulkan Pembentukan Perda Perpustakaan Pada Propemperda 2023

BANJARMASIN – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan mengusulkan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Penyelenggaraan Perpustakaan dalam program Pembentukan Perda (Propemperda) tahun 2023.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, M. Lutfi Saifuddin kepada wartawan, usai memimpin rapat kerja bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, Selasa (8/11).

Lutfi menilai pembentukan Perda tersebut sangat penting sebagai acuan atau pedoman terkait pengembangan budaya literasi di Kalsel.

Mengingat budaya literasi ini, lanjutnya, bukan hanya sekedar kemampuan membaca dan menulis tetapi juga mengelola data dan informasi yang didapatkan dari bahan bacaan menjadi sebuah gagasan, ide maupun inovasi dan mengimplementasikannya dalam kehidupan.

“Hal ini tentu memerlukan payung hukum yang kuat agar program dan anggaran bisa terpenuhi,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani menyambut baik atas usulan tersebut karena selama ini hanya ada aturan terkait kearsipan sedangkan untuk perpustakaan belum ada.

“Tentu pembuatan raperda perpustakaan ini kita dukung untuk kemajuan literasi di banua,” jelasnya.

Suasana Rapat Kerja Komisi IV DPRD Kalsel Bersama Dispersip Kalsel

Sementara untuk tahun 2023, Dispersip Kalsel menyusun sebanyak 15 program kerja, diantaranya penyediaan sarana dan prasarana gedung perpustakaan disabilitas agar bisa segera beroperasi dan penyelesaian gedung depo arsip. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Akan Gelar PSOda Tingkat Provinsi

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam waktu dekat ini, akan melaksanakan Pekan Special Olympic Daerah (PSOda) Tingkat Provinsi. Hal ini disampaikan Plt Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Budiono.

“PSOda akan diselenggarakan selama 4 hari mulai tanggal 14 sampai 17 November tahun 2022 mendatang,” ungkap Budiono, kepada sejumlah wartawan, Rabu (9/11).

Kegiatan Pekan Special Olympic Daerah tahun 2022 ini, akan memperebutkan hadiah berupa uang pembinaan serta mendali.

“Pada Pekan Special Olympic Daerah, akan diikuti oleh peserta anak-anak bertalenta khusus dibawah naungan organisasi Special Olympics Indonesia (SOIna),” ujarnya.

Kegiatan Pekan Special Olympic Daerah ini, diikuti 200 atlet dari organisasi SOIna Kabupaten dan Kota Se Kalimantan Selatan.

Dengan mempertandingkan 8 cabang olahraga diantaranya bola voli, atletik, bola bocce, bulutangkis, tenis meja, senam ritmik, serta renang.

“Delapan cabor tersebut akan dipertadingkan di empat tempat yaitu Gedung PGSD Banjarbaru, Kolam Renang Idaman, Gor Berkat sungai sipai Martapura, serta Wisma Sulaiman Martapura,” jelasnya lebih lanjut.

Budiono berharap, kegiatan ini nantinya akan menghasilkan atlet yang berprestasi ditingkat Provinsi dan mampu mengikuti kegiatan Pekan Olahraga tingkat Nasional dan internasional untuk mengharumkan nama banua.

“Kami berharap pada PSOda ini akan menghasilkan atlet berprestasi untuk Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Budiono. (SRI/RDM/RH)

Gelaran Bazar UMKM Bangkitkan UMKM Banua Bersama Bank Kalsel

BANJARMASIN – Bank Kalsel mengajak para pelaku UMKM kembali menggeliatkan perekonomian daerah melalui satu program yang tidak hanya sekadar menunjukkan eksistensi UMKM daerah, namun juga beriringan dengan legitimasi Bank Kalsel sebagai bank digital.

Program yang diusung adalah BAZAR UMKM Bank Kalsel dengan tema “Bangkitkan UMKM Banua Bersama Bank Kalsel”, bentuk komitmen untuk berperan aktif dalam mendukung upaya pemulihan ekonomi secara lebih efektif dan diakselerasi dengan cepat, khususnya dalam mengoptimalkan sektor UMKM melalui transformasi digital.

BAZAR UMKM Bank Kalsel dilaksanakan pada 9 – 13 November 2022 dengan mengambil venue Halaman Eks Kantor Gubernur Kalsel dan Siring 0 Kilometer, Banjarmasin. Secara umum, BAZAR berisikan Stand Pelaku UMKM Binaan Bank Kalsel, Stand Kuliner, Stand Komunitas, Pojok Kopi, dan Stand Bank Kalsel Information Centre.

Selain itu juga, para pengunjung akan disajikan suguhan entertainment, dalam bentuk Band Performance, Stand Up Comedy, Panting Show, Opera Komedi Banjar, hingga penampilan Artis Nasional yang tentunya menarik untuk disaksikan.

Pada momen ini juga akan dilakukan kegiatan Literasi Keuangan dan Kuis Ranking 1 untuk Pelajar SD, Sosialisasi Pengelolaan Keuangan kepada Pelaku UMKM, Sosialisasi Produk dan Layanan Syariah, Lomba
Mewarnai untuk Tingkat Pelajar TK dan SD, dan tentunya sayang untuk dilewatkan adalah kegiatan JALAN SEHAT yang menyajikan total hadiah puluhan juta rupiah.

Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya, menyampaikan bahwa BAZAR UMKM Bank Kalsel digelar sebagai bentuk komitmen untuk menggeliatkan kembali UMKM Banua seiring dengan optimalisasi Transformasi Digital Bank Kalsel.

“Pada gelaran BAZAR UMKM Bank Kalsel, kami menerapkan sistem transaksi non tunai/cashless yang artinya seluruh transaksi yang dilakukan dalam BAZAR dengan melakukan mobile banking AKSEL by Bank Kalsel. Hal ini dilakukan agar UMKM Banua semakin melek digitalisasi, sehingga kedepannya mampu mendukung optimalisasi usahanya menjadi lebih berkembang” terangnya.

Sebagai informasi, bagi para pengunjung yang nantinya bertransaksi menggunakan mobile banking AKSEL by Bank Kalsel, akan memperoleh kesempatan meraih hadiah doorprize yang diundi dalam dua periode. Khusus untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang pada gelaran BAZAR UMKM Bank Kalsel nantinya melakukan pinjaman melalui aplikasi ReadyCash, akan memperoleh kesempatan hadiah Grand Prize berupa satu unit sepeda motor ataupun hadiah elektronik lainnya.

“Kepada seluruh nasabah setia Bank Kalsel dan juga masyarakat Kalimantan Selatan, ayo berhadir ke acara Bazar UMKM Bank Kalsel, yang Insya Allah digelar pada 9 hingga 13 November 2022, di siring 0 km Banjarmasin. Akan banyak suguhan hiburan dan hadiah yang tentunya sayang untuk dilewatkan. Jangan lupa aktivasi mobile banking AKSEL by Bank Kalsel dan penggunaan layanan ReadyCash serta raih hadiahnya. Mari kita hadiri beramai-ramai menuju Siring 0 Km untuk menyaksikan BAZAR UMKM Bank Kalsel,” pungkas Hanawijaya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Exit mobile version