Gaungkan Semangat Olahraga, Turnamen Paman Birin Thropy Kembali Digelar

BANJARBARU – Turnamen sepak bola Paman Birin Thropy V 2022 U-40 antar kelurahan se Kota Banjarbaru resmi di buka oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, di Lapangan DR Murjani Banjarbaru, Jumat sore (19/8).

Dalam sambutannya, Gubernur akran disapa Paman Birin berharap event kali kelima yang dilaksanakan ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor (mic), saat memberikan sambutan pada Turnamen Paman Birin Thropy V 2022

“Pesan saya pertama kepada wasit jangan berat sebelah, utamakan fair play, dan yang kedua jangan sampai ada perkelahian,” pesannya.

Sementara itu Kepala Dispora Kalsel, Hermansyah, mengatakan kerjasama yang dilakukan oleh Pemprov Kalsel dengan Pemko Banjarbaru ini merupakan upaya Gubernur Kalsel untuk menggaungkan semangat kemajuan khususnya di bidang olahraga.

Kepala Dispora Kalsel, Hermansyah

“Mudah-mudahan olahraga di Kalsel dapat kita tingkatkan, apalagi kan ini untuk usia 40 keatas, jadi sangat membantu dalam menjaga kesehatan dan kebugaran mereka,” harapnya.

Hermansyah mengakui, dalam waktu dekat pihaknya juga akan menggelar kejuaraan serupa bagi anak usia 12 tahun untuk memunculkan bibit pesepak bola andal di banua.

“Nanti (kejuaraannya) se Kalsel, di lapangan Murjani juga tempatnya,” bebernya.

Ketua Pelaksana, Riandy Hidayat, menuturkan di tahun 2023 mendatang pihaknya berencana menggelar kejuaraan ini di tingkat yang lebih besar. Yakni melibatkan 5 kabupaten/kota yang tergabung dalam Banjarbakula.

“Insyaallah kita akan laksanakan tahun depan jika pandemi sudah benar-benar usai,” tuturnya.

Kejuaraan yang diikuti oleh 16 Kelurahan se kota Banjarbaru ini dihadiri oleh Forkopimda Kalsel, serta seluruh SKPD lingkup Kalsel.

Pada kesempatan tersebut, juga dilakukan pertandingan persahabatan antar tim sepak bola Paman Birin All Star melawan Pemkab HSU, yang dimenangkan oleh tim Paman Birin dengan skor 5-1. (SYA/RDM/RH)

Turnamen Tenis Meja Internal DPRD Kalsel Resmi Ditutup, Ini Pemenangnya

BANJARMASIN – Turnamen Tenis Meja Internal DPRD Kalsel Tahun 2022 resmi ditutup oleh Ketua DPRD Kalsel yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha Sekretariat DPRD Kalsel, Riduansyah, Jum’at (19/8) sore.

Suasana Penutupan Turnamen Tenis Meja Internal DPRD Kalsel

Dalam sambutannya, Riduansyah mengucapkan selamat bagi para pemenang dan juga kepada panitia pelaksana. Ia berharap event serupa bisa dilaksanakan tahun-tahun berikutnya.

“Ini tahun kedua kita berkolaborasi dalam rangka memajukan olahraga di Kalsel. Kami selalu mendukung langkah ditempuh Pressroom DPRD Kalsel. Apalagi untuk pembangunan Banua tercinta,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, Shah Rizky Kurniawan berharap kerjasama yang terjalin ini bisa terus dipertahankan dan ditingkatkan lagi di masa-masa akan datang.

“Komitmen Bank Kalsel untuk meningkatkan berbagai sektor di masyarakat, termasuk olahraga di Banua,” jelasnya.

Sedangkan Ketua Panitia Turnamen Tenis Meja Internal DPRD Kalsel Tahun 2022, Rudi Setiawan mengucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang mendukung kegiatan ini.

Para pemenang dalam Turnamen Tenis Meja Internal DPRD Kalsel yaitu untuk tunggal putera yaitu juara pertama Surya, juara kedua Adi R, serta juara ketiga bersama Eep dan Sugi.

Sementara untuk pertandingan tunggal puteri, juara pertama diraih Aulia, juara kedua Berta, serta juara ketiga bersama Sundu dan Ismi.

Sedangkan untuk ganda putera juara pertama pasangan Gazali-Adi R, juara kedua pasangan Eep-Surya, juara ketiga pasangan Fansyah-Sigit, dan juara keempat pasangan Toriq-Dana.

Turnamen dengan tema “Junjung Tinggi Sportivitas dan Kebersamaan” yang dilaksanakan selama dua hari yaitu 18 dan 19 Agustus 2022 itu didukung, antara lain Ketua DPRD Kalsel, Sekdaprov Kalsel, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Plt Sekretaris DPRD Kalsel, Fraksi-fraksi DPRD Kalsel, PT Bank Kalsel, UPPD Samsat Banjarmasin I, serta UPPD Samsat Banjarmasin II serta sponsor lainnya. (NRH/RDM/RH)

Tingginya Harga Tiket Pesawat Terbang Penyebab Tingginya Inflasi di Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menjalankan arahan Pemerintah Pusat melalui Presiden RI Joko Widodo, untuk menjaga stabilitas inflasi harga di daerah masing masing.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, saat ini pihaknya telah mendapatkan arahan dari Presiden mengenai, penanggulangan inflasi.

“Arahan tersebut disampaikan melalui Rakornas Pengendalian Inflasi lewat Zoom Meeting,” ucap Ibnu.

Untuk Kota Banjarmasin pengendalian inflasi dilakukan Pemerintah bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), untuk harga agar tetap stabil atau tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

“Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan dalam pengendalian inflasi, seperti ketersediaan serta keterjangkauan daya beli di masyarakat,” ujarnya.

Jangan sampai, tambah Ibnu, pendapatan tetap sama namun daya beli menurun.

Tingginya inflasi yang terjadi saat ini, disebabkan oleh tingginya harga tiket pesawat saat.

Menurut Ibnu, tingginya harga tiket pesawat disebabkan pembelian tiket mengalami peningkatan, sejak pandemi COVID-19 melandai.

“Pemerintah saat ini berusaha untuk terus mengendalikan inflasi, agar daya beli masyarakat tetap terjadi, tidak terjadi penurunan,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Dispar Kalsel Gelar Pelatihan Implementasi Konsep CHSE

BANJARMASIN – Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan Banjarmasin, menggelar pelatihan implementasi konsep CHSE bagi ASN tahun 2022, mulai 18 – 20 Agustus di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin pada Jumat (19/8) mengatakan, pelatihan ini sebagai upaya pengembangan sumber daya manusia di bidang pariwisata, dengan menerapkan konsep CHSE (cleanliness, health, safety dan environment sustainability), yang dinilai sangat penting dilaksanakan, karena masih pandemi COVID-19.

“Pandemi COVID-19 yang terjadi di tahun 2020, memiliki pengaruh besar salah satunya disektor pariwisata,” ucapnya

Disampailkan Syarifuddin, akibat Pandemi COVID-19 ini, telah mengubah kesadaran masyarakat terhadap cleanliness, health, safety dan environment sustainability, sehingga konsep CHSE ini menjadi syarat dalam pelayanan hotel dan penginapan, yang tentu tidak terlepas dari slogan Sapta pesona pariwisata.

“Melalui pelatihan ini dapat menghasilkan ASN yang berkompeten dan menjadi pionir bagi para pelaku usaha terkait regulasi, alur perizinan, dan pemenuhan standar SNI terkait CHSE pada sektor pariwisata,” pintanya

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, untuk peserta pelatihan ini, terdiri dari perwakilan Dinas Pariwisata dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), baik tingkat provinsi, kabupaten dan kota ada sebanyak 56 orang. Selama tiga hari materi yang disampailan kepada peserta diantaranya, Regulasi perijinan dan pengawasan usaha, kebijakan pengembangan pariwisata provinsi, dan standar SNI 9042:2021 CHSE.

“Narasumber pelatihan Kemenparekraft RI, dan DPMPTSP Kalsel,” tutup Syarifuddin. (NHF/RDM/RH)

Apresiasi Pengunjung, Dispersip Kalsel Berikan Penghargaan Kepada Pemustaka Teladan

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel memberikan penghargaan kepada sejumlah pemustaka teladan seiring dengan momentum Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-72 Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Dispersip Kalsel, Endang Camsudin, didampingi Kepala Bidang Layanan dan Pembinaan Perpustakaan Wildan Akhyar, di salah satu ruang rapat Kantor Dispersip Kalsel, Kamis (18/8).

Plt Sekretaris Dispersip Kalsel, Endang Camsudin mengatakan, pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap pengunjung rutin yang memenuhi segala tata tertib layanan. Menurutnya, sebanyak enam orang ditetapkan layak mendapatkan penghargaan tersebut berdasarkan catatan Bidang Layanan.

“Yang dinilai dari lamanya menjadi anggota, tingkat keaktifan kunjungan, hingga kedisiplinan dalam meminjam dan mengembalikan buku, serta tertib dalam menikmati layanan perpustakaan,” katanya.

Endang berharap melalui pemberian apresiasi ini dapat memotivasi pemustaka lain agar bisa ikut memanfaatkan layanan optimal yang diberikan pemerintah sekaligus menjaganya dalam rangka menunjang kualitas sumber daya manusia di Kalsel. Selain itu, mereka juga diharapkan dapat menjadi pionir dalam peningkatan kegemaran membaca untuk mencerdaskan dan menunjang kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya ini dapat menjadi contoh bagi pemustaka lain, dan semoga nanti semakin banyak dan lebih sering lagi masyarakat Kalsel datang ke sini,” terangnya.

Sementara itu, Muhammad Hidayatullah selaku penerima penghargaan pemustaka teladan mengaku telah menjadi anggota perpustakaan selama 25 tahun. Hingga saat ini, dirinya masih sering berkunjung untuk mencari bahan bacaan dan referensi, guna menunjang studi dan pekerjaannya.

“Saya menjadi anggota saat masih Sekolah Menengah Pertama. Masih cukup sering ke sini mencari buku tentang kesehatan,” ungkap Hidayatullah yang juga seorang dokter gigi.

Hidayatullah juga memuji kemajuan layanan perpustakaan saat ini yang telah banyak berubah dan makin baik.

Selain Muhammad Hidayatullah, lima pemustaka lainnya yang juga turut mendapatkan penghargaan yaitu, Esa Oktarianor, Muhammad Azhar, Muhammad Samsul Arifin, Muhammad Haikal Fiqry dan Sari Bunga. (DISPERSIPKALSEL-NRH/RDM/RH)

SDM Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin Dituntut Melek Teknologi

BANJARBARU – Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang ahli dalam bidang teknologi sangat diperlukan di era modern saat ini, termasuk dalam bidang kesehatan.

Pembentukan SDM yang berkualitas ini merupakan salah satu harapan terbesar dari Ketua Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Akhmad Muntaha, pada puncak perayaan dies natalis atau HUT ke-37 Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Jumat (19/8).

Ketua Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Akhmad Muntaha, saat memberikan sambutan dalam dies natalis ke-37 Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin

Pasalnya, pemanfaatan teknologi canggih diakuinya sering ditemukan di Laboratorium Kesehatan (Labkes) untuk mempermudah Tenaga Kesehatan (Nakes) dalam menganalisa suatu penyakit atau faktor-faktor yang dapat berpengaruh pada kesehatan perorangan dan masyarakat.

“Banyaknya peralatan-peralatan canggih sekarang yang harus dioperasionalkan oleh mahasiswa di laboratorium. Tentunya ini memerlukan kemampuan dan SDM yang kuat di Jurusan Analis Kesehatan, khususnya para dosen dan PLP (Pranata Laboratorium Pendidik),” terangnya.

Diusianya yang ke-37 ini, ia berharap Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin dapat berkembang dalam menghadapi tantangan-tantangan untuk tetap eksis berkontribusi di dunia kesehatan khususnya di Kalimantan Selatan.

Apalagi diakuinya, Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin adalah penghasil SDM bidang laboratorium yang berkontribusi untuk Kalsel, Kalteng, dan Kaltim.

“Serapannya biasanya sekitar 80 persen masa tunggu dalam satu tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Program Sarjana Terapan di Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Haitami, membeberkan sejak 1985 hingga saat ini, pihaknya telah meluluskan 34 angkatan mahasiswa Analis Kesehatan.

Ketua Program Studi Teknologi Laboratorium Medik Program Sarjana Terapan di Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin, Haitami (tengah)

Dengan mengangkat tema “Pulih Lebih Cepat, Tumbuh Lebih Kuat, Analis Kesehatan Jaya”, Haitami berharap lulusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin bisa berkontribusi untuk menyehatkan negeri ini untuk Indonesia lebih sehat.

“Kami harap lulusan Analis Kesehatan Poltekkes Banjarmasin mampu menjadi garda terdepan dalam menegakkan diagnosa suatu penyakit dengan lebih baik, dan tetap lebih semangat, lebih sehat dan lebih kuat lagi,” harapnya. (SYA/RDM/RH)

Samsat Barabai Buka Tempat Baru di Dua Kecamatan HST, Ini Jadwalnya

HULU SUNGAI TENGAH – Samsat Keliling (Samkel) milik Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Barabai kini sudah bisa melayani pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) di dua titik Kecamatan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Lokasi layanan ini berada di Kecamatan Batang Alai Selatan (BAS) di Pasar Senin Birayang. Sedangkan, Barabai Kota dilaksanakan pada kegiatan rutin Car Free Day (CFD) yang berada tepat di Kantor Bupati HST dan resmi menjadi titik pelayanan ketiga dan keempat di wilayahnya tersebut.

Pelayanan Samkel di Car Free Day (CFD) bersama Kepala UPPD Samsat Barabai, Ali Mukhraji. (Sumber : Samsat Barabai)

Kepala UPPD Samsat Barabai, Ali Mukhraji, mengatakan, penyelenggaraan layanan ini selain telah mendapat izin resmi dari tim pembina Samsat. Pihaknya juga berhasil mengantongi persetujuan dari Bakeuda Kalsel.

“Untuk jadwal pelaksanaan Samkel di Batai Alai Selatan itu setiap hari Senin berdekatan dengan pasar yang lebih tepatnya di halaman utama Bank Kalsel cabang Birayang. CFD diselenggarakan pada hari Minggu,” ungkapnya, baru-baru tadi.

Untuk itu, dirinya mengimbau, apabila tak sempat melakukan layanan di kantor induk, samkel dapat diandalkan sebagai alternatif.

“Jadi, masyarakat dapat memanfaatkan layanan baru ini semaksimal mungkin,” ucapnya.

Sementara, beber Ali, Pasar Mu’ui, Kecamatan Pandawan, yang juga dicanangkan sebagai titik lokasi pelayanan terbaru. Hingga kini, UPPD Samsat Barabai masih menunggu arahan dari Bakeuda Kalsel.

“Doakan saja, mudahan di Triwulan keempat dapat terealisasi,” tuturnya.

Kendati begitu, ia menuturkan, selain Birayang dan Barabai Kota yang kini menjadi layanan resmi ketiga dan keempat. Kambat, Kecamatan Pandawan hingga Labuan Amas Selatan di Pantai Hambawang, HST, juga mendapat dukungan sama untuk mendapatkan pelayanan.

“Pasar Pantai Hambangan itu beroperasinya setiap hari Selasa dan Rabu di kawasan Pasar kambat,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version