Kejuaraan E Sport Piala Paman Birin, Perebutkan Total Hadiah 50 Juta

BANJARMASIN – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Kejuaraan E Sport Piala Paman Birin, di Gelanggang Olahraga Remaja Hasannudin HM, pada Selasa (26/7).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah, melalui Plt Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga sekaligus Kasi Pengembangan Olahraga Rekreasi, Tradisional dan Layanan Khusus Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Budiono mengatakan, saat ini pihaknya melaksanakan kegiatan Kejuaraan E Sport piala Paman Birin.

“Tujuan dari dilaksanakan kejuaraan ini, untuk menjaring atlet potensial cabang olahraga E Sport, dari kalangan masyarakat,” ungkapnya.

Mengingat, lanjut Budiono, peserta pertandingan yang mengikuti kejuaraan E Sport piala Paman Birin, berasal dari umum. Sehingga seluruh masyarakat dapat mengikuti kejuaraan tersebut.

“Pada kejuaraan E Sport ini, kami tidak membatasi peserta, semuanya boleh mengikuti,” ucapnya.

Budi mengatakan, kejuaraan E Sport piala Paman Birin ini, memperebutkan total hadiah mencapai Rp50 juta.

“Masing masing kategori lomba mendapatkan hadiah,” ujarnya.

Kategori yang dilombakan yakni, PUBG Mobile, Mobile Legend, .Efootball, Tekken, Crash Royale Mobile serta Cosplay E sport. (SRI/RIW/RH)

Diskop dan UKM Kalsel Gelar Rakor Pemberdayaan KUKM 2022

BANJARMASIN – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Koordinasi Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Tahun 2022.

Rakor Pemberdayaan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Tahun 2022

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kalimantan Selatan Gusti Yanuar Noor Rifai, kepada wartawan pada Selasa (26/7) mengatakan, Rapat Koordinasi ini sangat penting untuk menerima saran, dari seluruh Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Usaha Mikro Kecil Menengah di Kabupaten dan Kota, dengan mengangkat tema, membangun masa depan koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah yang berkelanjutan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifai

“Selama rakor kita siap menerima masukan, untuk menjadikan koperasi semakin maju dan UMKM di Banua naik kelas,” ungkapnya

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira, meminta, dengan digelarnya Rapat Koordinasi ini, Koperasi dan usaha mikro kecil menengah di Kalsel semakin bangkit. Apalagi selama pandemi COVID-19, sektor ini termasuk yang mengalami dampak paling besar.

“Gubernur Kalsel berpesan melalui rakor ini, Koperasi dan UMKM di Banua lebih maju lagi,” pungkasnya

Perlu diketahui, Rakor ini, digelar di salah satu hotel berbintang Banjarmasin, pada 25 – 27 Juli 2022, dihadiri seluruh Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kabupaten/Kota. (NHF/RIW/RH)

Nada Banua Etnika, Terpilih Jadi Penyaji Terbaik Lomba Gamelan Banjar

BANJARMASIN – Taman Budaya Provinsi Kalimantan Selatan, pada Senin (25/7) malam, menggelar lomba Gamelan Banjar, bertempat di Gedung Balairung Sari. Terpilih sebagai juara Penyaji Terbaik Nada Banua Etnika STKIP PGRI Banjarmasin.

Salah satu peserta lomba Gamelan Banjar

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Suharyanti, kepada wartawan mengatakan, pada program Ragam Pesona Budaya Banjar tahun 2022 ini, lomba Gamelan Banjar, baru pertama kalinya digelar, yang bertujuan mengenalkan kesenian dan melestarikan tradisi asli Banjar secara luas, kepada seluruh lapisan masyarakat.

Kepala UPTD Taman Budaya, Disdikbud Kalsel, Suharyanti

“Lomba ini dapat semakin meningkatkan kreativitas para seniman di Banua, rencananya setelah lomba, kita akan gelar diskusi bersama para seniman sebagai evaluasi,” ucapnya.

Disampaikan Suharyanti, sebelumnya ada delapan peserta yang tampil secara offline pada lomba Gamelan Banjar ini. Setelah babak penyisihan, terpilih lima peserta berhasil masuk nominasi. Yaitu SPIJ, Nada Banua Etnika, Sirang Bastari, Anak Pandawa, serta Mahadaruna.

“Dalam memberikan penilaian, kami menghadirkan para juri yang berkompeten dibidangnya. YaituTaufik Rahmat Hidayat dan Mukhlis Maman, serta juri tamu dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Gandung Djatmiko,” jelasnya

Sementara itu, Juri lomba Gamelan Banjar, Gandung Djatmiko memberikan tanggapan terkait penilaian. Secara keseluruhan penampilan peserta dinilai sangat bagus, namun ada dua poin penting yang harus diperhatikan. Pertama soal penyajian, masih kurang mengekspresikan musik gamelan, dan instrumen gamelan harus terlihat sepenuhnya, agar pertunjukan dapat semakin memukau penonton.

“Ke depan harus digelar workshop untuk Gamelan Banjar ini,” tutupnya

Perlu diketahui, lomba Gamelan Banjar ini, disaksikan secara langsung Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Hulu Sungai Utara, Muhammad Anhar yang juga mengapresiasi lomba yang baru pertama kali digelar tersebut. Begitu juga para seniman di masing-masing kabupaten dan kota, yang sudah berpartisipasi.

Lomba Gamelan Banjar ini , dapat langsung disaksikan dari Balairung Sari Taman Budaya, dengan tetap disiplin protokol kesehatan. Warga juga dapat menonton melalui akun youtube Taman Budaya Kalsel. (NHF/RIW/RH)

Pembentukan SMK BLUD Kalsel Sudah Semakin Dekat

BANJARBARU – Pembentukan 9 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kalimantan Selatan (Kalsel) sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sudah semakin dekat.

Adapun 9 SMK tersebut adalah SMKN 2 Banjarmasin, SMKN 3 Banjarmasin, SMKN 4 Banjarmasin, SMKN 5 Banjarmasin, SMKN 2 dan SMKN 3 Banjarbaru, SMKN 1 Martapura, SMKN 2 Amuntai, serta SMK PP Negeri Pelaihari.

Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Syamsuri, mengatakan beberapa waktu lalu pihaknya sudah mempresentasikan pembentukan ini di hadapan tim penilai BLUD dari Sekda Kalsel, diantaranya Biro Perekonomian Kalsel, BPKP, dan DjKN.

“Dari hasil penilaian oleh tim penilai, 9 sekolah tersebut sudah siap dijadikan sekolah BLUD,” ungkapnya, Selasa (26/7).

Proses selanjutnya disebutkannya, yaitu pemantapan mutu SDM di sekolah melalui bimtek dan studi tiru ke berbagai sekolah di luar daerah yang telah ditetapkan sebagai BLUD.

“Kita lakukan berbagai penguatan SDM dulu sampai ada Pergub mengenai resminya sekolah tersebut sebagai BLUD,” tuturnya.

Ke 9 SMK ini dianggap memiliki sarana dan prasarana yang memadai serta memiliki  kompetensi keahlian yang bisa diunggulkan untuk menjadi core bisnis dalam pengembangan Unit Produksi yang ada di sekolah.

“Potensinya beragam, ada dari bidang perhotelan, busana, otomotif, peternakan dan masih banyak lagi,” terangnya.

Pembentukan Sekolah BLUD ini diakui Syamsuri, bukan berarti mengutamakan bisnis di lingkungan sekolah, melainkan mengutamakan pelayanan yang lebih baik dan berkualitas, terutama di SMK.

Dirinya berharap 9 SMK tersebut dapat menjadi Pilot Project untuk menciptakan Sekolah BLUD lain di Kalsel.

“Semoga berjalan lancar dan sukses, terutama dalam tata kelolanya,” harapnya. (SYA/RIW/RH)

Dispersip Kalsel dan Uniska MAB, Bersinergi Tingkatkan Literasi dan Minat Baca di Banua

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggandeng Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari (Uniska MAB) bersinergi dalam rangka meningkatkan literasi dan minat baca masyarakat Banua.

Suasana Tabligh Akbar Yang Menghadirkan Pendakwah sekaligus Novelis Indonesia, Habiburrahman El Shirazy

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan langsung Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie dan Wakil Rektor IV UNISKA, Galuh Nasrullah Kartika Mayang Sari Rofam, di sela kegiatan Tabligh Akbar di Kampus II UNISKA, Kabupaten Barito Kuala, Senin (25/7).

Suasana Tabligh Akbar Menyambut Tahun Baru Islam 1444 H dan Milad ke 41 Uniska MAB

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani mengatakan, MoU tersebut sebagai tindak lanjut dari kerja sama sebelumnya antara Dispersip Kalsel dengan Program Sudi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Uniska MAB.

“Memang sebelumnya kami sudah ada menjalin kerja sama dengan program studi PGMI UNSIKA. Pada kesempatan ini kami menjalin kerja sama secara keseluruhan dengan Uniska MAB,” katanya kepada wartawan.

Kepala Dispersip Kalsel yang akrab disapa Bunda Nunung ini berharap, melalui kerja sama ini, dukungan antara kedua belah pihak bisa dilakukan dengan maksimal, khususnya dalam peningkatan literasi dan minat baca, guna meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Provinsi Kalsel.

Nurliani menambahkan, salah satu poin penting dalam peningkatan IPLM yaitu peningkatan jumlah pengunjung, peningkatan anggota, dan peningkatan jumlah pembaca.

“Seperti kegiatan tablig akbar hari ini dengan mendatangkan Kang Abik, yang merupakan bentuk dukungan kami terhadap Uniska MAB. Kedepan kami juga mengharapkan bantuan dari Uniska MAB untuk mendorong mahasiswanya agar mendayagunakan perpustakaan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Nurliani juga mengajak pihak Uniska MAB untuk bersama turun ke lapangan dalam meningkatkan literasi dan minat baca masyarakat desa di Kalsel.

“Saya berharap nanti kita bisa merealisasikan bersama turun ke lapangan, apalagi kami punya program literasi masuk desa dan kami berharap program ini dapat dukungan dari Uniska MAB melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswanya,” kata Nurliani. (NRH/RIW/RH)

Desa Sungai Gampa, Jadi Lokasi TMMD ke-114 di Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin bekerjasama dengan TNI, membangun Desa Sungai Gampa, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara, pada program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). TMMD ke-114 ini, dibuka langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, pada Selasa (26/7).

Upacara TMMD di Kota Banjarmasin

Ibnu Sina sangat bersyukur, TMMD telah dilaksanakan, dengan lokasi pembangunan fisik di Desa Sungai Gampa, Kelurahan Sungai Jingah, Kecamatan Banjarmasin Utara.

“Kami bersyukur pembukaan TMMD telah dilaksanakan,” ucapnya.

Menurut Ibnu, program ini merupakan kemanunggalan TNI bersama rakyat, karena TNI dari rakyat untuk rakyat.

Sedangkan kerjasama antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan TNI ini, merupakan percepatan pembangunan yang dilakukan secara bersama sama untuk Kota Banjarmasin.

“Sebagai bentuk dukungan dari Pemerintah Kota Banjarmasin kepada TNI, maka Pemko telah menganggarkan Rp1,8 miliar, pada program TMMD ke-114 di Desa Sungai Gampa ini,” ujarnya.

Menurut Ibnu, SKPD yang terkait di lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin juga akan dilibatkan dalam pengawasan pembangunan, seperti Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, serta Kesra Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Dandim 1007/Banjarmasin Letkol (Inf) Ilham Yunus mengatakan, pelaksanaan TMMD ini merupakan kemanunggalan TNI bersama rakyat. Untuk membangun kawasan Desa Sungai Gampa. Pada TMMD kali ini, pihaknya akan membangun jembatan, rehabilitasi rumah tidak layak huni, renovasi masjid, serta lainnya.

“Terpilihnya Desa Sungai Gampa tersebut, karena berdasarkan permintaan dari warga setempat, yang menginginkan perbaikan infrastruktur jalan serta lainnya,” tutup Ilham. (SRI/RIW/RH)

Exit mobile version