Paman Birin Undang Warga Banua, Hadiri Haul Ganal ke-216 Datu Kalampayan

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengundang warga Banua untuk berhadir dalam Haul Ganal ke-216 Maulana Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari atau Datu Kelampayan di Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Kamis (12/5) besok.

Haul Ganal ke-216 Datu Kalampayan yang diselenggarakan Pemprov Kalsel bekerjasama dengan Madrasah Darussalam Tanfidz dan Ilmu Al Qur’an ini, akan dihadiri para alim ulama dan habaib yang ada di Banua.

“Insya Allah, haul ganal ke-216 Datu Kalampayan akan kita gelar di Mahligai Pancasila besok Kamis. Kami mengundang warga Banua untuk dapat berhadir,” kata Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel ini.

Selain mengundang masyarakat, Paman Birin melalui Kepala SKPD meminta kehadiran seluruh ASN dan karyawan-karyawati di lingkup Pemprov Kalsel mengikuti haul ganal ini.

Paman Birin juga menyebut masyarakat Kalsel yang dikenal religius menjadikan ulama sebagai panutan, teladan, karena merupakan pewaris para Nabi.

Sementara itu berbagai persiapan haul ganal ini pun terus dimantapkan. Mulai tempat acara utama di Mahligai Pancasila hingga nantinya juga bisa diikuti dari dalam Masjid Sabilal Muhtadin melalui layar TV.

Selain itu, masyarakat umum dan jamaah yang mengikuti haul ganal ini disarankan untuk membawa alas duduk masing-masing.

Haul ganal ini pun akan dimulai pukul 09.00 WITA dan diperkirakan selesai sebelum waktu shalat Dzuhur tiba. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Cegah PMK Ternak Masuk ke Kalsel, Tim Terpadu Disbunak Bergerak Cepat

BANJARBARU – Menindaklanjuti instruksi Gubernur Kalsel Sahbirin Noor agar melakukan pencegahan dini penyebaran penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kalsel menurunkan tim terpadu.

Upaya pengawasan dan pencegahan virus PMK ternak di Kalsel

Tim terpadu bertujuan untuk melakukan pelacakan dalam rangka kewaspadaan dini penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di wilayah Kalimantan Selatan.

Tim terpadu terdiri dari Tim Kesehatan Hewan Disbunak Provinsi Kalsel, Tim Balai Veteriner Banjarbaru, Tim Balai Karantina Pertanian Kelas 1 Banjarmasin,Tim Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarbaru, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin, serta Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar.

Kepala Disbunak Kalsel drh. Suparmi menyampaikan, sejak instruksi Gubernur, pihaknya gerak cepat dengan melakukan berbagai antisipasi, salah satunya dengan melakukan pelacakan hewan ternak sejak Minggu (8/5).

“Kita bergerak cepat sebagaimana instruksi Bapak Gubernur. Kita turunkan tin terpadu dan
mulai melakukan pelacakan di Rumah Potong Hewan (RPH) dan tempat-tempat pengumpul ternak sapi, kerbau dan kambing yang berada di wilayah Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, dan Kabupaten Banjar,” kata Suparmi.

Suparmi menjelaskan, pada wilayah Kota Banjarbaru dilakukan pemantauan di 3 tempat pengumpul sapi dan 1 tempat pengumpul kambing. Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Banjar dilakukan di RPH Martapura dan 3 tempat pengumpul sapi.

Tim terpadu untuk Kota Banjarmasin juga melakukan pemantauan di RPH Basirih Banjarmasin, dan 2 tempat pengumpul sapi dan satu tempat pengumpul kambing.

Dibeberkan Suparmi, tim terpadu melakukan pemeriksaan kesehatan pada hewan ternak yang ada dan pengambilan sampel, tracking pemasukan ternak dan distribusi ternak pada dua bulan terakhir. Selain itu juga melakukan sosialisasi dan KIE pada staf RPH dan pemilik tempat pengumpul ternak terkait kewaspadaan PMK.

Tidak sampai disitu saja, tim terpadu juga melakukan pengawasan di pintu masuk melalui jalur laut, yang dilakukan terhadap KM. Dharma Rucitra I yang berasal dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dalam rangka kewaspadaan PMK di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, dengan menggunakan mobil layanan karantina dan hasilnya nihil penyakit ternak yang berasal dari Provinsi Jawa Timur.

“Alhamdulilah, sampai hari ini belum kita temukan penyakit mulut dan kuku pada ternak yang ada di Banua. Semoga kewaspadaan kita ini benar-benar membuat hewan ternak di Kalsel bebas penyakit,” harap Suparmi.

Diketahui sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Disbunak, sesuai dengan arahan Gubernur Sahbirin Noor akan terus melakukan upaya-upaya pencegahan dan pengendalian virus PMK pada hewan ternak ruminansia. Antara lain dengan meningkatkan biosekuriti dan memperketat pengawasan lalu lintas ternak, mengingat banyaknya ternak yang berada di pengumpul ternak merupakan ternak yang berasal dari luar Kalsel.

Disbunak juga mengimbau masyarakat yang melakukan usaha yang berkaitan dengan lalu lintas ternak, agar selalu mematuhi peraturan yang berlaku dan melaksanakan tertib administrasi serta melaporkan kepada petugas Dinas yang melaksanakan fungsi kesehatan hewan, jika ditemukan ternak yang sakit. (DISBUNAK.KALSEL-RIW/RDM/RH)

Tarif Air Minum di PTAM Intan Banjar Bakal Naik, Juli Nanti

BANJARBARU – Komisaris Utama PTAM Intan Banjar Mokhamad Hilman usai RUPS Luar Biasa di Ruang Intan, PT Air Minum Intan Banjar, Rabu (11/5) menyampaikan kenaikan tarif air minum menjadi bahasan dalam rapat yang digelar bersama para pemegang saham di PTAM Intan Banjar kali ini. Dalam hal ini dari pemerintah kota Banjarbaru, pemkab Banjar dan Pemprov Kalsel. Dan disampaikan Hilman, dari yang dipaparkan sudah sesuai kondisi sekarang, dan menjadi keharusan.

Mokhamad Hilman, Komisaris Utama PTAM Intan Banjar

Sebab menurutnya, sejak 2012 hingga sekarang, PTAM Intan Banjar tidak pernah menaikkan tarif air minum. Sedangkan, dari dua sumber air curah yang salah satunya dari Banjarbakula, sudah naik 10 persen.

“Keduanya sudah naik harganya dari sebelumnya,” ungkap Hilman yang juga merupakan Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, kepada sejumlah wartawan.

Kemudian, yang dikelola oleh PTAM Intan Banjar sendiri sebutnya pasti akan naik juga, karena kenaikan inflasi dari bahan – bahan untuk operasional, bahan kimia, aksesoris dan sebagainya.

Dilanjut Hilman lagi, kenaikan tarif ini tentunya sudah melalui dasar – dasar yang memenuhi, juga sesuai SK Gubernur yang mengatur tarif dasar bawah dan tarif batas atas.

Namun ditegaskannya, karena PTAM Intan Banjar juga masih berfungsi sosial, juga berkewajiban memenuhi kebutuhan air minum masyarakat sebagai standar pelayanan kebutuhan dasar.

Maka, disepakatilah dalam rapat, untuk kenaikan tarif air minum dengan pengelompokan, yakni 4 kelompok pelanggan.

Untuk kelompok 1 dijelaskannya, yaitu masyarakat berpenghasilan rendah dan karena fungsi sosial maka akan dilakukan subsidi silang dari harga dasar Rp9.000. Sehingga bisa dibilang tidak terjadi kenaikan dari pembayaran sebelumnya.

“Jadi sama seperti dulu hanya Rp4100. Itu, kita paling rendah di Kalsel,” tegasnya.

Nah, sambungnya untuk kelompok lainnya yakni kelompok 2 hingga 4. Ini yang akan mengalami kenaikan 20 persen atau sebesar Rp2.000. Dari yang tadinya Rp9.000 menjadi Rp11.000.

“Dengan kondisi saat ini, apabila tidak dinaikkan maka kita tidak bisa full cost recovery atau pendapatan tidak bisa menutupi biaya operasional dan minus 19 M. apabila ini tidak dinaikkan,” jelasnya.

Karena itulah, kata Hilman dilakukan upaya menaikan tarif dengan range Rp2.000 hingga full cost recovery, untuk menutupi biaya operasional.

“Tapi tentu saja, kenaikan tarif ini, diikuti pula oleh peningkatan pelayanan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PTAM Intan Banjar Syaiful Anwar menerangkan, rencana penerapan kenaikan tarif ini pada Juli 2022 mendatang.

Syaiful Anwar, Direktur Utama PTAM Intan Banjar

“Rencana Juli nanti, jadi kita sosialisasikan dulu. Kalau kita lihat, sebelum kami, sudah banyak yang lebih dulu menaikkan tarif ini, bahkan sampai 100 persen,” ucapnya sembari menunjukkan data dari PTAM Intan Banjar perihal BUMD yang telah menyesuaikan tarif wilayah provinsi Kalsel, seperti;

  1. PTAM Kota Bandarmasin sebesar 10 persen otomatis per tahun.
  2. PTAM Kabupaten Batola sebesar 20 persen per Maret 2022.
  3. PTAM Kabupaten Tapin sebesar 100 persen per Maret 2022.
  4. PTAM Kabupaten HSS sebesar 19 persen per Februari 2022.
  5. PTAM Kabupaten Kotabaru sebesar 20 persen per Februari 2022.
  6. PTAM Kabupaten Tanjung sebesar 30 persen per September 2021.
  7. PTAM Kabupaten HST sebesar 34 persen per Maret 2022.
  8. PTAM Intan Banjar sebesar 20 persen, rencana Juli 2022. (RDM/RH)

Warga Sungai Raya Dikenalkan Perda Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

BATOLA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Hasanudin Murad melakukan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 tahun 2018 tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Desa Sungai Raya, Kecamatan Cerbon, Selasa (10/4).

Pasalnya, menurut Ketua Komisi III DPRD Kalsel, masyarakat di Kalsel, khususnya di Batola wajib mengetahui mengenai Perda yang sudah disahkan oleh Gubernur Kalsel. Oleh sebab itu, dirinya sebagai bagian dari wakil rakyat memiliki tanggung jawab untuk memberitahu kepada masyarakat Kalsel tentang adanya peraturan ini.

“Karena perda yang dibahas tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, maka saya mengundang orang nomor satu di Kabupaten Batola, ibu Noormiliyani AS sebagai narasumber pada kegiatan sosper ini,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Barito Kuala Noormiliyani melalui sosper Nomor 11 tahun 2018 ini, dapat meminimalisir hal-hal yang terkait dengan kesenjangan perempuan, baik itu yang berkiprah didunia politik, budaya dan pemerintahan.

Suasana Sosper Anggota DPRD Kalsel, Hasanuddin Murad di Desa Sungai Raya Kabupaten Batola

“Hal itu agar bisa memotivasi diri perempuan tersebut dan bisa membuat ia dikenal orang secara luas,” harapnya.

Selain itu, melalui kegiatan ini juga diharapkan Kabupaten Batola dapat mempertahankan nilai kesetaraan gender yang mana berdasarkan survei Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2021, Kabupaten Batola terbaik nomor satu di Kalsel.

“Jadi tahun 2022 ini, saya juga berharap Batola bisa kembali menjadi nomor satu di Kalsel,” pungkasnya. (DPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

Gedung Baru DPRD Banjarmasin Akan Dibangun, Ini Kata Legislatif

BANJARMASIN – Sebentar lagi akan dilaksanakan pembangunan gedung baru DPRD Kota Banjarmasin, dan saat ini prosesnya masih menunggu lelang fisik.

Kepada sejumlah wartawan, di ruang kerjanya, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Matnor Ali, pada Selasa (10/5) menjelaskan, usulan pembangunan Gedung Baru Dewan ini sejak tahun 2015 lalu, dan sekarang baru bisa terealisasi, untuk proses lelang manajemen konstruksi sudah selesai.

“Perkiraan estimasi waktu yang diberikan paling lambat minggu pertama bulan Juni 2022,” ucapnya

Disampaikan Matnor, dalam pengerjaan gedung baru DPRD Banjarmasin untuk proyek lelang jamak (multy years), sehingga tahun 2023 mendatang dapat berjalan lancar, dan bisa segera difungsikan. Terkait siapa yang nanti menjadi pemenang tender lelang, maka bisa melakukan kontrak dan merealisasikan pengerjaan fisik tersebut.

“Konstruksi pembangunan gedung baru DPRD Banjarmasin anggarannya sebesar Rp40 miliar,” kata Matnor

Politisi DPRD kota Banjarmasin ini menambahkan, rencananya gedung baru DPRD Banjarmasin akan dibangun tiga lantai. Pertama untuk basement atau parkir, kedua dibangun ruang komisi dan ketiga ruang pimpinan dewan serta ruang rapat serbaguna, dengan desain gajah menyusu dan bubungan tinggi sebagai konsep rumah banjar.

“Gedung lama tetap kami fungsikan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Lahan Pertanian di HST Diharapkan Tidak Semakin Berkurang

BANJARMASIN – Lahan pertanian di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tidak semakin berkurang. Hal itu disampaikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Gusti Rosyadi Elmi kepada wartawan, Selasa (10/5).

Pasalnya, menurut Rosyadi, berdasarkan data Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), saat ini luas lahan pertanian di HST semakin berkurang setiap tahunnya. Kondisi ini ditengarai disebabkan akibat banyaknya alih fungsi lahan pertanian menjadi wilayah permukiman atau perumahan. Selain itu juga dikarenakan terjadinya beberapa kali bencana alam di wilayah tersebut.

Suasana Sosper Anggota DPRD Kalsel, Gusti Rosyadi Elmi di Desa Paya Besar Kabupaten HST.

“Pasca banjir bandang satu tahun yang lalu, kerusakan lahan pertanian yang rusak akibat banjir mencapai 11.231 hektar, ini menyebar di sepuluh kecamatan,” ungkapnya.

Kondisi ini, lanjut Rosyadi, dinilai sangat mempengaruhi untuk target hasil produksi pertanian di Kabupaten HST. Sejumlah lahan pertanian yang rusak tentunya akan berpengaruh terhadap hasil panen beberapa tahun ke depan, dikarenakan lahan pertanian tertutup lumpur tebal dan tak bisa digarap.

Oleh karena itu, Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai perlu ada upaya untuk meningkatkan kembali luasan lahan pertanian di wilayah HST. Apalagi saat ini sebagai komponen pendukung, Pemprov Kalsel memiliki Perda Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Tanaman Pangan Berkelanjutan dimana dalam Perda ini mengamanahkan terkait jumlah minimal luasan lahan pertanian yang harus dimiliki Kabupaten HST.

“Dalam Perda ini, di pasal 12 ayat (2) huruf d mengamanatkan Kabupaten Hulu Sungai Tengah paling kurang seluas 29.000 hektar,” jelasnya.

Rosyadi berharap keberadaan perda ini mampu mencetak lahan pertanian dan menurunkan alih fungsi lahan pertanian menjadi pemukiman serta dapat menjadikan kabupaten HST menjadi daerah yang swasembada pangan.

Untuk diketahui, Anggota DPRD Kalsel Dapil IV wilayah Tapin, HSS dan HST ini menggelar sosialisasi Perda Nomor 2 Tahun 2014 yang diikuti puluhan peserta yang terdiri dari aparat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa, para ketua RT, pengurus langgar dan tokoh masyarakat di Desa Paya Besar Kecamatan Baru Benawa Kabupaten HST, Senin (9/5). Kegiatan ini menghadirkan narasumber yaitu Anggota DPRD Kabupaten HST, Laila Irnawati dan Kepala Desa Paya Besar Iberahim. (NRH/RDM/RH)

Harga Bawang Merah di Banjarmasin Naik

BANJARMASIN – Pasca Lebaran Idul Fitri, harga bawang merah mengalami kenaikan cukup tinggi. Kenaikan harga bawang merah ini terpantau di Pasar Tradisional Pekauman, Kota Banjarmasin, Rabu (11/5).

Norma salah satu penjual bawang merah di Pasar Pekauman mengatakan, naiknya harga bawang merah ini sudah terjadi sejak 4 hari lalu, atau setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri lalu.

“Sudah 4 hari ini harga bawang merah mengalami kenaikan,” ungkapnya.

Menurut Norma, kenaikan harga bawang merah saat ini bekisar Rp45 ribu perkilo. Sebelumnya harga bawang merah dijual dikisaran Rp35 ribu perkilo.

Hal senada juga dikatakan Siti pedagang lainnya. Harga bawang merah untuk per karung atau masih kotor berkisar Rp35 ribu perkilo. Sedangkan, sebelumnya dijual berkisar Rp18 ribu perkilo.

“Sekarang harga bawang merah bersih dijual berkisar 45 ribu rupiah perkilo,” ucapnya.

Sehingga kenaikan harga saat ini cukup signifikan di Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Kabid Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin Rakhman Norahim mengatakan, kosongnya pasokan bawang merah tersebut disebabkan, kekosongan bawang merah dari Setra Produksi.

“Penyebab kenaikan harga bawang merah di Kota Banjarmasin, salah satunya kosongnya pasokan bawang merah dari daerah setra produksi akibat belum masa panen,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Rakhman, naiknya harga bawang juga disebabkan transportasi yang mengalami kendala di Pulau Jawa.

“Kami berharap, kenaikan harga bawang merah ini dapat segera berlalu, dan harga bawang merah dapat normal kembali,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

Ribuan PPPK Jabatan Fungsional Guru SMA Sederajat di Kalsel Ucap Sumpah Jabatan

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pengambilan sumpah jabatan kepada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) jabatan fungsional guru SMA, SMK, dan SLB, di SMA Banua Kalsel, Kabupaten Banjar, pada Rabu (11/5) pagi.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor (kanan), saat mengambil sumpah jabatan PPPK guru

Dalam sambutannya, Sahbirin mengucapkan selamat dan sukses kepada para pegawai yang telah mengambil sumpah jabatan. Terutama kepada PPPK di wilayah Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Barito Kuala, yang mengikuti pengambilan sumpah di SMA Banua Kalsel ini.

Menurutnya, baik PPPK maupun PNS sama pentingnya sebagai motor utama dalam pelaksanaan roda pemerintahan, terlebih di sektor pendidikan sebagai guru.

“Kita ketahui, guru merupakan ujung tombak dari suksesnya program pendidikan di negeri kita,” ucap Paman Birin (sapaan akrabnya).

Kesuksesan pembentukan generasi penerus bangsa, serta kesuksesan pembangunan dan kemajuan peradaban sebuah bangsa pun diakuinya, juga tidak terlepas dari dunia pendidikan.

Sehingga, Paman Birin berpesan kepada seluruh PPPK yang baru saja mengambil sumpah, agar dapat menjadi sumber teladan bagi bagi peserta didik.

“Jadilah guru yang profesional, berintegrasi, inovatif dan kreatif, serta jadilah teladan yang baik,” pesannya.

Di tempat sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Muhammadun, mengapreasiasi Gubernur Kalsel, yang telah menyempatkan diri disela kesibukannya, untuk melakukan pengambilan sumpah tersebut.

“Alhamdulillah proses ini berjalan dengan cepat, dan Gubernur langsung yang melantiknya,” ucapnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini dilaksanakan di tiga wilayah berbeda, diantaranya SMA Banua Kalsel, SMAN 1 Pelaihari, dan SMAN 1 Rantau, serta diikuti oleh sebanyak 1171 PPPK jabatan fungsional guru SMA, SMK, dan SLB dari seluruh kabupaten/kota se Kalsel.

Setelah mengikuti pengambilan sumpah, selanjutnya seluruh PPPK tersebut akan mulai bertugas sesuai penempatan yang telah ditetapkan oleh BAKN. (SYA/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Buka Pelatihan CPNS Tahun 2022

BANJARBARU – Pembukaan pelatihan II dan III CPNS dilakukan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Aula Graha Kampus I Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalsel pada Rabu (11/5), yang didampingi oleh Kepala BPSDMD Provinsi Kalsel Mujiyat.

Dalam sambutannya Gubernur Kalsel menyampaikan apresiasinya kepada BPSDMD Provinsi Kalsel yang telah menyelenggarakan Pelatihan dasar CPNS Golongan III angkatan I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, IX, dan Golongan II angkatan I tahun 2022 Lingkup Provinsi Kalsel dan Kabupaten-Kota Se-Kalsel. Menurut gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini, perkembangan zaman selalu berubah dari tahun-ketahun, dan ditahun 2022 ini merupakan era digitalisasi yang dapat memudahkan sejumlah pekerjaan. Oleh karena itu BPSDM Provinsi Kalsel harus dapat menghadirkan Kurikulum yang sesuai dengan perkembangan zaman bagi peserta pelatihan.

Gubernur Kalsel saat memberikan kalung tanda dimulainya pelatihan peserta CPNS

“Pekerjaan kita akan lebih cepat dengan menggunakan digitalisasi, namun disisi lain digitalisasi seperti pedang bermata dua sehingga harus digunakan dengan sebenar-benarnya,” ungkap Paman Birin.

Paman Birin menambahkan, bagi Peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang mengikuti pelatihan, diharapkan akan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang lebih propesisional, memiliki loyalitas yang tinggi, disiplin, dan memiliki Integritas. Sehingga Calon Pegawai Negeri sipil (CPNS) dapat melayani masyarakat dengan sepenuh hati dikarenakan tugas para Aparatur sipil negara (ASN) adalah memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat.

“Pelatihan ini merupakan langkah awal untuk mengembangkan kopetensi dan kemampuannya dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutup Paman Birin.

Sementara itu, dalam sambutannya Kepala BPSDMD Provinsi Kalsel Mujiyat menyampaikan, peserta pelatihan dasar CPNS Golongan III angkatan I, II, III, IV, V, VI, VII, VIII, IX, dan Golongan II angkatan I tahun 2022 Lingkup Provinsi Kalsel dan Kabupaten-Kota Se-Kalsel, terdiri dari sebanyak 397 peserta yang berasal dari 323 peserta golongan III dan 32 golongan II lingkup Provinsi Kalsel, ditambah sebanyak 34 golongan III dan 8 golongan II darj Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). (MRF/RDM/RH)

RSD Idaman Banjarbaru Luncurkan Layanan Unggulan Thalasemia

BANJARBARU – Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman kota Banjarbaru kini memiliki layanan unggulan untuk para pasien Thalamessia. Layanan Hematologi Onkologi Anak ini diluncurkan dalam acara Hari Thalassemia Sedunia sekaligus peluncuran Layanan Hematologi Onkologi Anak (Thalasemia) RSD Idaman, Rabu (11/5).

Kepada sejumlah wartawan, Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Said Abdullah yang didampingi Komandan Yonif 623/BWU Mayor inf Dimas Yamma Putra, Direktur Poltekes Banjarmasin Mahpolah, dan Plt. Direktur RSD Idaman Banjarbaru dr. Danny Indrawardhana menyampaikan pihaknya bersama-sama saling bergandengan agar bisa memenuhi kebutuhan darah untuk pasien Thalasemia.

“Hari ini kami ingin memperlihatkan kepedulian kita kepada kota Banjarbaru bahkan Kalimantan Selatan, bahwa kita peduli terhadap pasien Thalassemia. Dan hari ini kita berkomitmen bekerjasama mengatasi permasalahan yang dihadapi oleh para pasien Thalasemia. Terutama persoalan kurangnya stok darah untuk mereka,” jelas Said.

Menurutnya, kebutuhan akan darah yang jumlahnya mencapai 120 -160 kantong perbulan ini, tidak bisa diatasi sendiri oleh RSD Idaman Banjarbaru. Ketidakmampuan ini dapat diatasi jika adanya kerjasama seluruh pihak.

“Seluruh komponen di Banjarbaru, baik instansi vertikal, lembaga-lembaga pendidikan, atau komponen masyarakat lainnya, mari kita bekerjasama untuk turut peduli mengatasi persoalan pasien thalasemia ini,” ajaknya.

Hal senada juga disampaikan Plt. Direktur RSD Idaman Banjarbaru dr. Danny Indrawardhana. Menurutnya RSD Idaman merupakan satu dari dua rumah sakit di Kalimantan Selatan yang secara konsen menangani pasien Thalassemia.

“Jika melihat data di RSD Idaman, kebutuhan akan darah untuk pasien ini perminggunya bisa mencapai 30-40 kantong. Dan pasien kita tidak hanya dari Banjarbaru, tapi juga dari luar kota bahkan luar provinsi. Hal inilah kemudian kita tindak lanjuti dengan beberapa kali rapat, bahkan studi banding ke daerah yang memiliki layanan thalasemia, hingga akhirnya kita resmi membuka layanan ini yang ditunjang dengan adanya kita miliki dokter ahli yang menangani penyakit ini,” jelasnya.

Danny berharap, dengan tersedianya layanan Hematologi Onkologi Anak (Thalassemia) yang termasuk dalam layanan unggulan di RSD Idaman Kota Banjarbaru ini, dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Kami berharap, layanan unggulan yang kami berikan ini dapat dimanfaatkan untuk masyarakat Banjarbaru dan sekitarnya, apabila memiliki masalah dengan gangguan darah seperti Thalasemia ini. Walau sebenarnya tidak hanya thalassemia yang ada dilayanan Hematologi Onkologi Anak ini, tapi juga persoalan Anemia Defisiensi Besi pada anak-pun ada di RSD Idaman ini,” harapnya. (RDM/RH)

Exit mobile version