Festival Bola Voli Open Piala Paman Birin Cup 2021 Resmi Digelar

BANJARMASIN – Untuk menciptakan bibit atlet bola voli handal di Banua ini, maka Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel menggelar Festival Bola Voli Open Pelajar SMA/SMK/MA Se – Kalsel Piala Paman Birin Cup 2021, di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Hasanuddin HM, Kota Banjarmasin, Rabu (15/12). Dibuka langsung oleh Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, digelarnya Festival Bola Voli Open pelajar ini, dalam rangka mencari bibit -bibit atlet bola voli berprestasi di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan saat ini, memberikan sarana kepada para atlet bola voli pelajar di Banua ini, untuk kejuaraan yang dapat mereka ikuti,” ungkapnya.

Ternyata, lanjut Hermansyah, tim bola voli pelajar ini antusias untuk dapat mengikuti Festival Bola Voli Open Pelajar Piala Paman Birin Cup Bergerak ini.

Pertandingan Bola Voli Open Pelajar Piala Paman Birin Cup Bergerak.

“Peserta dari sekolah sekolah di Kalsel antusias untuk dapat mengikuti Festival Bola Voli ini,” ujarnya.

Hal tersebut, tambahnya, dengan banyaknya tim bola voli pelajar dari sekolah sekolah yang mengikuti Festival Bola Voli Open Pelajar Piala Paman Birin Cup Bergerak, sebanyak 28 tim.

“Kami membatasi jumlah peserta karena saat ini masih berlangsung pandemi COVID-19,” katanya.

Menurut Herman, pada Festival Bola Voli Pelajar ini, diharapkan ditemukan bibit bibit atlet bola voli berusia muda, yang nantinya akan dibina lebih lanjut.

“Kami berharap pada festival bola voli ini, akan ditemukan atlet atlet berbakat, sehingga nantinya dapat dilakukan pembinaan lebih lanjut,” tuturnya.

Para atlet berusia muda tersebut, tambahnya, akan dimasukkan ke dalam tim bola voli, sehingga nantinya dapat menjadi atlet berprestasi yang mampu membawa nama harum Provinsi Kalimantan Selatan kedepannya.

“Bola voli ini merupakan olahraga strategis di Provinsi Kalimantan Selatan, sehingga diperlukan pembinaan dari Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Hermansyah. (SRI/RDM/MTB)

Sambut Nataru, Disdag Kalsel Gelar Pasmur Dan Operasi Pasar

BANJARMASIN – Menyambut Natal dan Tahun Baru, Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar pasar murah dan operasi pasar di tiga belas kabupaten/kota.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, pada Rabu (15/12) mengatakan, kegiatan pasar murah dan operasi pasar ini
digelar sejak akhir bulan November – Desember 2021.

Disampaikan kepala Dinas Perdagangan provinsi Kalsel Birhasani, banyak pihak yang dilibatkan, seperti Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalimantan Selatan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Dinas Perdagangan kabupaten/kota, Produsen minyak goreng, Bulog, serta puluhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Dengan banyak yang berpartisipasi dalam pasmur dan operasi pasar ini, semuanya telah berjalan lancar dan sukses,” ucapnya

suasana pasar murah dan operasi pasar

Disampaikan Birhasani, berbagai jenis keperluan bahan pokok digelar, dengan harga relatif lebih murah, antara lain beras, gula, minyak goreng, tepung, ayam, ikan laut, telur, bahkan pakaian jadi, kue jajanan, sayur mayur, peralatan dapur, dan make up serta minuman kesehatan. Masyarakat sangat antusias menyambut kegiatan ini, yakni barang yang dagangannya laku terjual.

“Paling favorit kebutuhan berupa minyak goreng, yang hingga kini sudah terjual hampir lebih 10.000 liter,” katanya.

Lebih lanjut Birhasani menambahkan, selama kegiatan pasar murah dan operasi pasar di 13 kabupaten/kota, ada beberapa kabupaten, yang juga sekalian melakukan vaksinasi COVID-19, hal itu di sambut baik oleh masyarakat setempat. Selain itu dalam pelaksanaan juga tetap mengedepankan protokol kesehatan, seperti dilengkapi tempat cuci tangan dan sabun, masker gratis, menghindari kerumunan, dibawah pengawasan dan pendampingan dari Tim Satgas COVID-19, aparat kepolisian, TNI serta Satpol-PP.

suasana pasar murah dan operasi pasar, tampak warga mengantri membeli minyak goreng.

“Dari kegiatan pasar murah dan operasi pasar, ada beberapa kabupaten/kota yang melaksanakan dengan dukungan dana operasional APBD setempat, namun masih belum semuanya. Birhasani berharap, semua kabupaten/kota mempunyai program ini, karena sangat bermanfaat untuk membantu masyarakat, agar mendapatkan bahan pokok secara mudah dan murah, terlebih dimasa masih pandemi COVID-19, yang berakibat menurun pendapatan dan daya beli masyarakat,” tutupnya. (NHF/RDM/MTB)

Kiprah FKKPI Konsisten Merawat Persatuan NKRI

BANJARMASIN – Ketua Pengurus Daerah (PD) XVI Keluarga Besar (KB) Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-POLRI (FKPPI) Provinsi Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor mengukuhkan/melantik para pengurus harian, di gedung Mahligai Pancasila pada Selasa (14/12).

Pada kegiatan yang sama juga dikukuhkan/dilantik Organisasi sayap yaitu  Generasi Muda KB FKPPI, Wanita KB FKPPI, dan Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta KB FKPPI Kalsel masa bhakti 2021 – 2026.

Pelantikan dilakukan masing-masing ketua umum organisasi yang bersangkutan.

Sahbirin Noor yang juga menjabat Gubernur Kalsel, mengatakan, jika melihat perjalanan panjang FKPPI yang konsisten dalam mengawal dan memperjuangkan kepentingan bangsa dan negara, dari pada kepentingan pribadi dan golongannya.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor

Andil FKPPI tidak diragukan lagi dalam merawat dan menyatukan  keragaman bangsa, dan konsisten merawat kesatuan dan persatuan bangsa, serta nilai-nilai Pancasila.

Tidak bisa dipungkiri, saat ini banyak tantangan dan ancaman yang bisa saja memecahbelah persatuan dankesatuan, baik perbedaan pandangan, suku, agama maupun pandangan lain.

Olel sebab itu ujar Sahbirin Noor yang biasa disapa Paman Birin itu, menghadapi tantangan iiu bisa dengan berbekal Pancasila yang hakikatnya simbol kekuatan  yang perlu ditanamkan dalam diri generasi muda sekarang.

“Saya berharap FKPPI etap konsisten untuk mengabdi kepada masyarakat, melaksanakan program kerja  yang sesuai kebutuhan, harapan dan kondisi sosial masyarakat kita pada hari ini.

Saya menyakini, Jika saudara-saudara tetap responsif terhadap kondisi sosial, yang terjadi di tengah masyarakat, maka perjuangan untuk meningkatkan ketahanan nasional dapat dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Paman Birin.

Ketua Pengurus Harian Daerah XVI Wanita FKPPI Provinsi Kalsel ditunjuk Yani Maryani bersama Wati Astuti, Noor Aida Hayatidan Yani Prasetya.

Pelantikan dilakukan Ketua Umum Wanita FKPPI Pusat,Weni Nasution.

Sedangkan Pengurus Harian Daerah XVI Generasi Muda FKPPI Kalsel dijabat Ricky TeguhTri Ari Wibowo dan sekretaris Yoyok Hardiayanto.

Mereka dilantik langsung Ketua Umum Generasi Muda FKPPI Shandy Mandela Simanjuntak

Selanjutnya, Ketua Umum PP HIPWI KB FKPPI, Toro Sudarmadi melantik dan mengukuhkan Pengurus Harian dan Pengurus Pusat HIPWI Daerah XVI FKPPI Kalsel yang menetapkan HM Bayu Budjang sebagai ketua, bersama M Imam Satria, Imam Khoiri, dan Yulian Chaniago. (BIROADPIM-NRH/RDM/MTB)

Binda Kalsel Berkolaborasi Dengan Pemko Banjarbaru Gelar Vaksinasi Massal di Laura

BANJARBARU – Rabu (15/12) bertempat di Halaman Kantor Kelurahan Landasan Ulin Utara (Laura) Kota Banjarbaru, Badan Intelijen negara Daerah (Binda) Kalsel berkerjasama bersama Pemerintah Kota Banjarbaru menggelar pelaksanaan vaksinasi massal di Kelurahan tersebut. Terlihat puluhan warga di Kelurahan Landasan Ulin Utara mendatangi Kantor Kelurahan, untuk ikut bervaksin baik vaksin dosis pertama maupun dosis kedua.

Kepada Abdi Persada FM, perwakilan Binda Kalsel Fradito Rio menyampaikan, pada pelaksanaan vaksinasi massal ini pihaknya telah menyediakan dosis vaksin sebanyak 500 ampul yang ditujukan untuk para lanjut usia (Lansia) di Kelurahan Laura.

Perwakilan Binda Kalsel Fradito Rio.

“Sasarannya adalah Lansia karena untuk mengejar target persentase 60 persen lansia di wilayah laura, sehingga selanjutnya bisa melangkah untuk memvaksin anak usia 6-11 tahun,” ungkap fradito.

Dilanjutkan Fradito Rio, pihaknya menilai Lansia adalah kelompok yang rentan terpapar pandemi COVID-19, sehingga pihaknya membantu Pemko Banjarbaru mengangkat angka capaian persentase vaksinasi COVID-19 di Kalangan Lansia.

Ditempat yang sama, Lurah Kecamatan Landasan Ulin Utara Syafrullah menyampaikan, agar para Lansia mau berdatang dan bervaksin di kantor Kelurahan  Laura, pihaknya telah memberikan himbauan-himbauan disetiap Masjid, Mushola dan langgar (Surau) sebelum pelaksanaan vaksinasi dimulai, sehingga pada saat vaksinasi digelar para masyarakat dan Lansia berdatang ketempat untuk bervaksin.

Lurah Kecamatan Landasan Ulin Utara Syafrullah

“Himbauan sudah sering kami lakukan juga melalui Ketu RT, RW dilingkungan masing-masing yang intinya ingin minta disampaikan kepada Lansia agar mau bervaksin,” tutup Syafrullah. (MRF/RDM/MTB)

Peserta PKP Angkatan VI Diharapkan Menjadi Pejabat Pengawas Yang Kredibel dan Kompeten

Banjarbaru – Pemerintah provinsi Kalsel melaksanakan penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan VI di Aula Graha I BPSDMD prov Kalsel, Rabu (15/12).

Dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Faried Fakhmansyah, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengungkapkan, para pejabat pengawas merupakan garda terdepan dalam setiap pelayanan pemerintah.

Staf Ahli Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Faried Fakhmansyah.

“Melalui PKP ini, saya harap para peserta pelatihan telah dibekali pengetahuan yang cukup untuk dapat menjadi pejabat pengawas yang kredibel dan kompeten,” harapnya.

Melalui sambutan tersebut, Gubernur juga berpesan agar peserta PKP dapat menjadi pemimpin yang memiliki gagasan untuk menentukan arah kebijakan pembangunan menjadi lebih terukur, terarah dan tepat sasaran.

“Kapabilitas dan kepercayaan di tengah masyarakat saat ini menjadi yang utama, karena masyarakat dapat melakukan kritik secara langsung melalui kanal media pemerintah,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Kabid Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDMD Provinsi Kalsel, Ahmad Bagiawan, berharap, para peserta PKP tidak hanya sekedar Diklat, tetapi juga mampu menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang profesional.

“Kita harapkan para ASN di Kalsel dapat bersinergi, sehingga apa yang di cita citakan Gubernur kita yaitu Kalsel Maju,” harapnya.

Dalam kegiatan PKP yang dilaksanakan mulai tanggal 21 September hingga 15 ini, sebanyak 40 peserta dari lingkup Pemprov dan kabupaten/kota Kalsel dan Kalteng, seluruhnya mendapatkan nilai diatas 80 dengan predikat memuaskan.(TR21-01/RDM/MTB)

Ciptakan Pengusaha Kuliner, APJI Gandeng Santripreneur Indonesia Adakan Pelatihan

BANJARBARU – Sejak pandemi COVID-19 menerpa dunia, perekonomian mengalami penurunan. Hal ini terjadi di semua negara tidak terkecuali negara Indonesia. Semua aspek kehidupan terdampak pandemi, produktivitas menurun dan daya beli masyarakat juga menurun.

Menghadapi hal ini, Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI) Kalimantan Selatan tergerak untuk membantu pemerintah supaya sektor usaha kecil menengah segera bangkit paska pandemi. Menggandeng PW Santripreneur Indonesia Kalimantan Selatan, APJI menyelenggarakan pelatihan membuat kue bagi santriwati, ustazah, ibu-ibu warga sekitar pondok se Kalimantan Selatan, Selasa (14/12) bertempat di Pondok Pesantren Walisongo Banjarbaru.

Ketua DPD APJI Kalsel Aftahudin, dalam sambutannya menyampaikan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah ingin memberikan pemahaman dan pelatihan kepada para peserta tentang peluang usaha kuliner yang bisa dilakukan untuk membantu perekonomian keluarga.

Ditambahkan Aftah, pondok pesantren bisa menjadi lokomotif pergerakan ekonomi, karena di pondok pesantren ada santri, ada ustad, ada orang tua snatri dan masyarakat sekitar pondok.

“Melalui pelatihan ini, para santri dan ibu-ibu harus mampu menjadi pengusaha-pengusaha di bidang kuliner,” ujarnya.

Sementara itu, kegiatan ini disambut baik oleh Ketua Wilayah Santripreneur Indonesia Kalimantan Selatan KH Abdul Hamid Marzuqi.

“Masya Allah Alhamdulillah, Walisongo diberi kepercayaan sebagai penyelenggara kegiatan pelatihan ini” ujar Gus Hamid (sapaan akrabnya) mengawali sambutan.

Lebih lanjut Gus Hamid yang juga sebagai ketua harian IPI Kalsel dan Ketua Himpunan Pengusaha Nahdliyin Kalsel berjanji akan mensinergikan kegiatan ini dengan perbankan untuk permodalan dan IPI dan Hebitren untuk pemasaran.

“Akan kita sinergikan, sehingga setelah pelatihan, peserta akan kita lakukan pendampingan dan mentoring, insya Allah,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini diisi dengan demo membuat kue yang diajarkan kangsung chef Remy Sedayu dari Jakarta dan diikuti oleh 100 peserta terdiri dari santriwati dan ustadzah, serta ibu ibu warga sekitar pondok pesantren, diantaranya ada pondok dari Kab HSS, Kab Tanah Laut, Kab Banjar, Kab Batola dan Kota Banjarbaru. (RILIS-RDM/RH)

Tujuh Lembaga Penyalur BBM 1 Harga di Kalimantan Diresmikan, Ini Harapan Gubernur Kalsel

BANJARMASIN – PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bersama BPH (Badan Pengatur Hilir) Migas, meresmikan secara serentak 7 titik lembaga penyalur bahan bakar minyak (BBM), melalui program BBM Satu Harga.

Adapun peresmian secara simbolis dilakukan di kantor Fuel Terminal Banjarmasin, Selasa (14/12). Penerapan BBM Satu Harga ini merupakan wujud program energi berkeadilan bagi masyarakat di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Sejak awal kehadiran program BBM 1 Harga pada tahun 2017 hingga Desember 2021, Pertamina telah membangun total 323 lembaga penyalur yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia sesuai dengan Perpres No. 63 tahun 2020. Sementara khusus untuk Tahun 2021, sudah terbangun 80 SPBU, jumlah ini melebih dari target awal yang ditentukan pemerintah yakni 76 lokasi.

Pertamina sendiri ditargetkan dapat membangun total 573 SPBU sampai dengan Tahun 2024. Sedangkan di tahun 2021 ini, Regional Kalimantan telah berhasil mencapai target yang ditetapkan oleh pemerintah yakni 23 SPBU BBM 1 Harga, yang tersebar di Provinsi Kalimantan Tengah sejumlah 3 SPBU, Provinsi Kalimantan Selatan sejumlah 1 SPBU, Provinsi Kalimantan Barat sejumlah 14 SPBU, dan Provinsi Kalimantan Utara sejumlah 5 SPBU.

“Dengan resminya 7 titik BBM Satu Harga yang kita lakukan pada hari ini, Pertamina bersama Kementerian ESDM dan BPH Migas kembali mewujudkan energi berkeadilan bagi saudara-saudara kita yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses untuk menikmati energi dengan harga yang terjangkau,” jelas Freddy Anwar, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.

Freddy menambahkan realisasi volume penyaluran BBM 1 Harga terus meningkat setiap tahunnya, pada tahun 2021 ini volume BBM yang tersalurkan kepada masyarakat sudah mencapai 101.896 KL. Hal ini menunjukkan bahwa program BBM 1 harga ini telah berhasil memberikan akses energi yang mudah dengan harga yang sama hingga ke wilayah 3T di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Komite BPH Migas, Abdul Halim dalam sambutannya menyampaikan harapannya akan BBM 1 Harga bagi masyarakat.

“Kami menargetkan BBM 1 Harga tidak hanya dapat mendukung pemerataan energi di seluruh negeri namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan produktivitas masyarakat di daerah tersebut,” ujarnya.

Terkait peresmian SPBU 1 Harga ini, maka Staf Ahli Bidang Perekonomian Pembangunan Provinsi Kalsel, Farid Fakhmansyah mengatakan, bahwa pemerintah provinsi sangat mendukung program ini.

“Program ini merupakan wujud keadilan energi bagi seluruh rakyat Indonesia. Baik yang tinggal di kawasan perkotaan, maupun di daerah Terpencil, Terdepan dan Terluar. Keberadaan SPBU 1 Harga ini juga sangat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, yang masih harus berjuang di tengah pandemi COVID-19”, ujarnya saat sambutan mewakili Gubernur Kalsel saat acara peresmian.

Dengan SPBU 1 Harga ini, maka masyarakat dapat menikmati BBM dengan harga sama. Yaitu biosolar Rp5.150 per liter, dan premium Rp6.450 rupiah per liter. (PERTAMINA-RIW/RDM/RH)

Paimin, Terima Sepeda Motor Dari Undian Simpeda KPE Bank Kalsel

BANJARMASIN – Beberapa waktu lalu, Bank Kalsel menggelar penarikan Undian Simpeda KPE (Kartu Pegawai Elektronik), dimana telah diumumkan 39 pemenang yang berasal dari masing – masing kantor cabang di seluruh Kalimantan Selatan. Sebagai tindak lanjut hal tersebut, salah satu cabang Bank Kalsel yakni Kantor Cabang Utama, menyelenggarakan acara penyerahan hadiah masing – masing kepada nasabah Simpeda KPE Cabang Utama sebanyak 5 unit kendaraan bermotor dan 5 unit sepeda lipat. Sedangkan untuk Cabang Pembantu (Capem) RSUD Ulin sebanyak 2 unit kendaraan bermotor dan 2 unit sepeda lipat.

Penyerahan hadiah dilakukan Direktur Kepatuhan, I G.K. Prasetya; Head of Business Group, Fachrudin; dan Kepala Bank Kalsel Cabang Utama, Firmansyah dengan disaksikan beberapa pegawai Bank Kalsel yang dilaksanakan di basement Bank Kalsel Kantor Pusat, pada akhir pekan lalu.

I G.K. Prasetya mengungkapkan, bahwa undian Tabungan Simpeda KPE merupakan salah satu wujud apresiasi Bank Kalsel kepada para PNS di seluruh Kalsel sebagai nasabah terbesar.

“Penyerahan hadiah Undian Simpeda KPE ini merupakan tindak lanjut atas penarikan undian yang dilaksanakan beberapa waktu lalu. Kami patut memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada PNS melalui Undian Simpeda KPE ini yang akan kami selenggarakan setiap tahunnya,” ucap Prasetya.

Tabungan Simpeda KPE merupakan produk tabungan Bank Kalsel yang diperuntukkan bagi pengelolaan gaji PNS secara elektronik di seluruh kabupaten/kota di Kalsel. Undian Simpeda KPE dikhususkan bagi nasabah Simpeda KPE yang berstatus PNS aktif maupun yang telah pensiun.

Ditemui setelah menerima hadiah, salah seorang pemenang bernama Paimin yang bekerja sebagai pegawai negeri sipil (PNS) di salah satu dinas provinsi Kalimantan Selatan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Bank Kalsel. Hadiah ini akan diberikan kepada tetangganya yang lebih membutuhkan.

“Terima kasih Bank Kalsel telah melaksanakan Undian Simpeda KPE dimana saya menjadi pemenang hadiah sepeda motor. Hadiah ini tentu memberikan kebahagiaan bagi keluarga saya, namun kami sekeluarga berniat memberikan hadiah ini kepada tetangga saya yang lebih membutuhkan,” jelas Paimin.

Lebih lanjut, Paimin menjelaskan bahwa ibu tersebut merupakan seorang janda yang ditinggal mati suaminya karena ditabrak kendaraan bermotor saat berdagang. Disamping itu, ibu tersebut juga memiliki banyak anak dimana salah satunya sedang menempuh pendidikan perguruan tinggi. Atas hal tersebut, Paimin ingin memberikan pertolongan menghidupi anak – anaknya, salah satunya dengan alat transportasi ini.

“Dengan ikhlas saya berikan hadiah kendaraan ini dengan harapan dapat sedikit meringankan kehidupan beliau bersama anak – anaknya terutama yang sedang kuliah agar dapat belajar dengan baik ke depan,” harapnya.

Paimin juga berharap Bank Kalsel dapat semakin jaya ke depan agar tetap menjadi pilihan utama nasabah serta masyarakat Kalimantan Selatan.

“Dengan telah diselengarakannya penyerahan hadiah Undian Simpeda KPE ini, saya berharap Bank Kalsel semakin sukses dan jaya agar semakin banyak nasabahnya dan tetap menjadi bank kebanggaan Kalsel,” ungkapnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Sharing Info Soal Media, Wawali Banjarbaru Ajak Puluhan Wartawan ke Pemko Yogyakarta

YOGYAKARTA – Untuk menambah pengetahuan tentang penyelenggaraan pressroom media, Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono, bersama puluhan wartawan mengunjungi pemerintah kota Yogyakarta, Selasa (14/12), bertempat di aula Yudistira kantor Diskominfosan Yogyakarta.

“Kami ingin sharing informasi terkait keberadaan media di Yogyakarta ini,” ujar Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono yang memimpin rombongan dalam kunjungan ini.

Berbagai hal pun dibahas pada pertemuan ini, seperti perlakuan terhadap rekan-rekan pers, hingga cara menyikapi pemberitaan kontra terhadap pemerintahan.

“Kami juga membahas bagaimana penyelenggaraan mekanisme kerjasama dengan kawan-kawan media di Yogyakarta,” tambahnya.

Sehingga, harapnya jajaran Pemkot Banjarbaru bersama rekan pressroom Banjarbaru dapat pulang ke Kota Idaman dengan membawa oleh-oleh pengetahuan baru terkait media dari Yogyakarta.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian Kadri Renggono menyampaikan, Pemerintah kota Yogyakarta menyambut baik kedatangan rombongan dari pemko Banjarbaru ini.

Menurutnya, Pemko Yogyakarta memiliki media center atau perssroom yang diberi nama  gardu pawarta atau paguyuban wartawan Yogyakarta.

“Sebanyak 53 rekan media wartawan baik media cetak, elektronik dan digital tergabung di dalamnya. Apabila ada Pro dan kontra ini sudah biasa, pasti ada berita yang membuat gerah, tapi kami lihat itu bagain dari aspek demokrasi, ya silahkan saja,” katanya.

Ditambahkannya, Pemko Yogyakarta juga memberi tanggapan balik, agar masyarakat mendapat informasi yang jelas, dan pihaknya juga meminta Unit Perangkat Daerah (UPD) untuk terbuka memberi informasi, dan harus transparan.

“Kami minta menyiapkan bahannya, Karena  media bagian aspek demokrasi, dan kembali kepada masyarakat, karena tugas utama pemerintah itu melayani masyarakat,” ucapnya lagi.

Untuk diketahui, selain puluhan wartawan presroom Banjarbaru juara yang mengikuti kunjungan ini, juga dihadiri Kabag Humas dan Protokol Setdako Banjarbaru Dhiah Tri Widhinigsih dan Kadinkes Banjarbaru Rizana Mirza. (RDM/RH)

Warga Tungkaran Antusias Ikuti Vaksinasi

BANJAR – Vaksinasi Bergerak kembali menyapa warga Kabupaten Banjar. Kali ini Desa Tungkaran Kecamatan Martapura menjadi lokasi pelaksanaan vaksinasi untuk ratusan warga, Selasa (14/12).

Suasana vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Banjar, Selasa (14/12)

Antusias tinggi pun begitu nampak ditunjukkan oleh masyarakat dalam mengikuti vaksinasi yang merupakan bentukan ikhtiar memutus rantai penyebaran COVID-19 ini. Terbukti masyarakat telah memenuhi lokasi sejak jam 08.00 WITA meski kondisi Kota Intan terus diguyur hujan.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Muhammad Muslim menyebut, pihaknya sangat mendukung upaya pemerintah kabupaten Banjar sebagai bagian dari percepatan target vaksinasi di Kalsel.

“Capaian vaksinasi di Banjar juga akan berpengaruh terhadap capaian di provinsi. Karena data yang masuk secara berjenjang hingga nasional,” ujar Muslim.

Pergerakan pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Banjar lanjut Muslim cukup menggembirakan, terutama dalam satu Minggu terkahir. Ia pun berharap agar kinerja ini terus konsisten hingga akhir Desember nanti.

“Banjar saat ini sudah berada di angka 37 persen. Namun angka terus bertambah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar Diauddin disela kegiatan, menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov Kalsel yang terus mendorong Kabupaten Banjar terkait percepatan vaksinasi.

“Kegiatan ini kerjasama dengan Dinkes Kalsel. Juga ada bantuan dari Paman Birin (Gubernur Kalsel Sahbirin Noor) berupa sembako untuk meningkatkan minat masyarakat vaksin,” katanya.

Target 70 persen pun lanjutnya, secara perlahan optimis akan tercapai, mengingat giat pelaksanaan dilakukan di berbagai tempat di Kabupaten ini.

“Kemarin saja, se-Kab Banjar tercatat 6.000 vaksinasi COVID-19 berhasil dilaksanakan. Di lokasi ini target kita sekitar 800,” paparnya. (ASC/RDM/RH)

Exit mobile version